Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Empowering Indigenous Communities to Understand and Preserve the Syntactic Structure of the Using Ethnic Language Afriani, Imro’atul Husna; Rahman, Abd.; Yudiana, I Kadek; Pradana, Dian Arief; Rohmah, St. Shabibatul; Anwar, Saiful
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.7334

Abstract

This Community Service activity aims to empower the Using indigenous community in Banyuwangi Regency to understand and preserve the Using language, particularly its syntactic structure, which includes phrases, clauses, and sentences. The main problems faced by the community are that the use of the Using language remains largely intuitive, without explicit understanding of syntactic rules, and that community-based linguistic assistance is still very limited. The approach employed in this activity is an educational and participatory approach through linguistic mentoring. The activities were conducted in the form of counseling sessions, group discussions, practical analysis of everyday utterances, and the use of visual media in the form of simple syntactic trees. The mentoring materials focused on introducing the structure of nominal, verbal, adjectival, adverbial, and prepositional phrases, as well as contextual understanding of clauses and sentences in the Using language. The results of the activity indicate an increase in community understanding and awareness of the syntactic structure of the Using language. In addition to enhancing linguistic knowledge, this activity also strengthens the community’s sense of ownership of the Using language as part of their local cultural identity and supports sustainable efforts to preserve regional languages.
Memperkuat Solidaritas Melalui Kontribusi Sosial Pertukaran Mahasiswa Merdeka Putri Luvita Dewi; Yoris Aprilia Mayasari; Abd. Rahman
JURNAL PUSPAKA Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Pusat Studi Pancasila dan Kebijakan
Publisher : Pusat Studi Pancasila dan Kebijakan Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/jurnalpuspaka.v1i1.302

Abstract

Modul Nusantara menjadi salah satu mata kuliah wajib mahasiswa yang mengikuti program Petukaran Mahasiswa Merdeka. Modul Nusantara adalah rangkaian kegiatan yang memfokuskan untuk menciptakan pemahaman mahasiswa dalam memperkenalkan kekayaan kebudayaan Nusantara dari berbagai hal. Salah satunya melakukan kegiatan kontribusi sosial di wilayah penempatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Kontribusi sosial adalah bentuk partisipasi kelompok kepada masyarakat untuk menciptakan kehidupan yang harmonis sehingga terwujudnya hubungan sosial yang memiliki rasa empati. Mahasiswa sebagai sosial kontrol dalam masyarakat harus mampu meningkatkan dan melatih jiwa kepedulian sosial yang dilaksanakan dalam bentuk kegiatan nyata. Kontribusi sosial merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan di akhir Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM). Kontribusi sosial yang dilakukan oleh kelompok Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4 Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi dilaksanakan di 3 tempat yaitu di Desa Patoman, Rumah Veteran dan Pondok Pesantren ABK. K.H. Ahmad Dahlan. Kegiatan kontribusi sosial dilakukan dengan memberikan sembako dan alat-alat kebutuhan sekolah kepada 70 orang. Kegiatan ini di sambut oleh pengurus yang ada di 3 tempat tersebut dan masyarakat yang sangat antusias menyebabkan tujuan pelaksanakan kontribusi sosial ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Selain itu tidak hanya memberikan kontribusi sosial saja, melainkan mahasiswa juga belajar langsung nilai-nilai Pancasila yang telah lama dipraktekkan oleh Masyarakat Desa Patoman dan sharing session di Rumah Veteran serta bermain bersama dengan adik-adik yang ada di Pondok Pesantren ABK. K.H. Ahmad Dahlan.