Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KKN-TEMATIK SOSIALISASI PSIKOEDUKASI MENGATASI KECANDUAN GADGET PADA ANAK DI DESA DEWI KECAMATAN BAYAN KABUPATENPURWOREJO Istiko Agus Wicaksono; Satriya Bagas Dwihandono; Aldi Wiranata Nugroho; Athaya Maualana Abiyyu; Dian Puji Lestari; Salsabilla Salsabilla
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13735

Abstract

ABSTRAKMayoritas anak sudah menggunakan internet melalui gadget mereka masing-masing tentu dapat memberikan hal yang positif ataupun negatif. Gadget sebagai teknologi canggih dapat berfungsi untuk mempermudah komunikasi antara satu dengan individu yang lain, membangun kreativitas anak dengan beragam program atau aplikasi yang ada pada gadget, memudahkan pembelajaran dengan menggunakan gadget, serta bermain sambil belajar. Namun demikian, juga dapat berdampak negatif pada munculnya berbagai permasalahan dalam perkembangan anak, baik secara fisik maupun psikis. Salah satu dampak negatif penggunaan gadget yang terlalu sering atau berlebihan yaitu dapat menimbulkan munculnya kecanduan ataupun acuh dengan lingkungan sekitarnya. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan informasi mengenai dampak gadget dan strategi penggunaan gadget pada anak untuk meminimalisir dampak penggunaan gadget yang berlebihan pada anak. Metode sosialisasi yang digunakan adalah dengan melakukan psikoedukasi bagi orang tua agar orang tua mengetahui cara menghadapi gangguan gadget pada anak dengan tujuan untuk memberikan wawasan mengenai karakteristik perkembangan anak, motif anak bermain gadget, strategi penggunaan gadget pada anak sehingga anak dapat menggunakan gadget untuk keperluan yang positif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua antusias mengikuti kegitan sosialisasi. Jadi bisa disimpulkan bahwa psikoedukasi kepada orang tua dapat memberikan wawasan kepada orang tua tentang karakteristik perkembangan anak, motif anak bermain gadget, strategi penggunaan gadget pada anak sehingga anak dapat menggunakan gadget untuk keperluan yang positif. Psikoedukasi dapat mempengaruhi peningkatan pengetahuan orang tua yang berkaitan dengan strategi penggunaan gadget pada anak. Penting untuk membantu anak-anak mengatasi kecanduan gadget dan membangun keterampilan digital yang sehat. Orang tua disarankan untuk melakukan pengawasan dan bersikap lebih tegas terhadap penggunaan gadget yang berlebihan oleh anak dengan cara memberikan sanksi atau konsekuensi tertentu atau memberlakukan syarat khusus seperti menghafal, membaca, memberikan tugas rumah sebelum memberikan gadget kepada anak. Keywords: psikoedukasi; gadget; anak ABSTRACTThe majority of children already use the internet through their respective gadgets, of course, they can provide positive or negative things. Gadgets as advanced technology can serve to facilitate communication between one another, build children's creativity with various programs or applications on gadgets, facilitate learning using gadgets, and play while learning. However, it can also have a negative impact on the emergence of various problems in the development of children, both physically and psychically. One of the negative impacts of using gadgets too often or excessively is that it can cause addiction or indifference to the surrounding environment. The purpose of this socialization is to provide information about the impact of gadgets and strategies for using gadgets on children to minimize the impact of excessive gadget use on children. The socialization method used is to conduct psychoeducation for parents so that parents know how to deal with gadget disorders in children with the aim of providing insight into the characteristics of child development, children's motives for playing gadgets, strategies for using gadgets in children so that children can use gadgets for positive purposes. The results of the activity showed that parents were enthusiastic about participating in socialization activities. So it can be concluded that psychoeducation to parents can provide insight to parents about the characteristics of child development, children's motives for playing gadgets, strategies for using gadgets in children so that children can use gadgets for positive purposes. Psychoeducation can influence the improvement of parental knowledge related to strategies for using gadgets in children. It is important to help children overcome gadget addiction and build healthy digital skills. Parents are advised to supervise and be more assertive towards excessive use of gadgets by children by giving certain sanctions or consequences or imposing special conditions such as memorization, reading, giving home tasks before giving gadgets to children. Keywords: pycoeducation; gadget; children
Tataniaga Cabai Merah Keriting (Capsicum Annum L.) di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo Firman Edi Wibowo; Dyah Panuntun Utami; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui saluran tataniaga cabai merah keriting di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo, 2) Mengetahui biaya margin dan keuntungan tataniaga cabai merah keriting pada masing-masing saluran tataniaga di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo, 3) Mengetahui bagian harga yang diterima petani (farmer’s share) di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo, 4) Mengetahui efisiensi tataniaga cabai merah keriting di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo, Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo. Analisis yang digunakan adalah metode survey untuk mengetahui saluran tataniaga margin dan keuntungan tataniaga, bagian harga yang diterima petani dan efisiensi tataniaga. Sampel petani dipilih dengan metode proportional random sampling dan sampel pedagang ditentukan dengan menggunakan metode snowball. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran tataniaga cabai merah keriting di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo terdiri dari 4 saluran, yaitu saluran 1 adalah dari petani – pedagang pengepul – pedagang pengecer – konsumen, saluran 2, 3 dan 4 adalah dari petani – pedagang pengepul – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen. Biaya tataniaga terbesar dikeluarkan oleh pedagang pengepul yaitu, Rp 2001/Kg. Margin Tataniaga terbesar pada saluran 2, 3 dan 4 adalah sebesar Rp 7.000/Kg. Keuntungan tataniaga terbesar pada saluran 3 adalah sebesar Rp 5237/Kg. Farmer’s Share masih di bawah 50% pada saluran 1 adalah 57,14%, saluran 2 adalah 36,36%, saluran 3 adalah 36,36% dan saluran 4 adalah 47,67%. Hal ini menunjukkan bahwa tataniaga cabai merah keriting di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo belum efisien, karena farmer’s share lebih dominan kurang dari 50%. Kata Kunci : tataniaga, cabai merah keriting
Efisiensi Pemasaran Brokoli (Brassica oleracea var. italica) di CV Soga Farm Indonesia Kabupaten Magelang Istiko Agus Wicaksono; Dyah Panuntun Utami; Yunita Puji Lestari
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) saluran pemasaran brokoli di CV Soga Farm Indonesia, 2) biaya, keuntungan dan marjin pemasaran brokoli di CV Soga Farm Indonesia, 3) bagian harga yang diterima petani (farmer’s share) pemasaran brokoli di CV Soga Farm Indonesia dan 4) efisiensi pemasaran brokoli di CV Soga Farm Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif, penentuan sampel penelitian adalah purposive sampling yaitu pemilik CV Soga Farm, bagian pemasaran, bagian produksi, mitra dan reseller. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa saluran pemasaran brokoli ada tiga yaitu Pola I: Soga Farm-Mitra-Supermarket-Konsumen; Pola II: Soga Farm-Supermarket-Konsumen dan Pola III: Soga Farm-Reseller-Konsumen. Dari tiga saluran pemasaran tersebut jumlah penjualan tertinggi pada saluran pola II. Biaya pemasaran pada saluran I sebesar Rp 16.750, keuntungan Rp 4.250, marjin pemasaran Rp 21.000, dan farmer’s share 53,33%. Saluran pemasaran II biaya sebesar Rp 6.000, keuntungan Rp 2.500, marjin sebesar Rp 8.500 dan farmer’s share 80,46%. Saluran pemasaran III biaya pemasaran Rp 5.500 keuntungan Rp 3.500, marjin Rp 9.000 dan farmer’s share 76,92%. Efisiensi pemasaran dilihat dari rasio total biaya pemasaran terhadap total nilai produk maka saluran pemasarn II dan III sudah efisien karena lebih kecil dari 33%, sedangkan saluran I kurang efisien karena lebih besar dari 33% yaitu 37,22%. Kata Kunci: brokoli; efisiensi pemasaran; saluran pemasaran
Strategi Pengambangan Usaha Pengolahan Kopi Robusta (Studi Kasus di Kelompok Tani Maju Mukti Desa Tembelang Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo) Zaenul Abidin; Istiko Agus Wicaksono; Didik Widiyantono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dari kelompok tani Maju Mukti untuk mengembangkan usaha pengolahan kopi robusta, 2) faktor eksternal (peluang dan ancaman) yang berasal dari luar kelompok tani Maju Mukti untuk mengembangkan usaha pengolahan kopi robusta, 3) strategi yang dapat dilakukan kelompok tani Maju Mukti dalam mengembangkan usaha pengolahan kopi robusta, 4) prioritas strategi yang dapat diterapkan kelompok tani Maju Mukti dalam pengembangan usaha pengolahan kopi robusta. Metode dasar yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif adalah penelitian yang menggunakan metode studi kasus. Pengambilan sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan purposive sampling. Sampel yang diambil terdiri dari 4 informan kunci dan 4 informan pendukung. Hasil penilitian menunjukkan perumusan prioritas strategi yang dapat diterapkan kelompok tani Maju Mukti 1) pembuatan akun media sosial, market place dan website sebagai sarana promosi untuk mengoptimalkan kelompok tani dalam pemasaran, 2) memaksimalkann produktivitas kopi dengan meningkatkan quality control sehingga mempertahankan cita rasa yang khas, 3) mengedukasi generasi muda untuk menumbuhkan minat terhadap pertanian dan budidaya kopi. Kata Kunci: kopi robusta, strategi swot, qspm
Strategi Pengembangan Produksi Gula Semut Industri Rumah Tangga Manggar Agung di Desa Sokoagung Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo Monica Nanda Tuzzahra; Istiko Agus Wicaksono; Isna Windani
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui faktor internal yang mempengaruhi pengembangan produksi gula semut industri rumah tangga di Desa Sokoagung kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo, 2) Mengetahui faktor eksternal yang mempengaruhi pengembangan produksi gula semut industri rumah tangga di Desa Sokoagung kecamatan bagelen kabupaten Purworejo, 3) Mengetahui alternatif strategi pengembnagan gula semut di Manggar Agung, 4) Mengetahui prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan produksi gula semut industri rumah tangga di Desa Sokoagung kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo. Metode dasar yang digunakan menggunakan Matriks IFAS, Matriks EFAS, Matriks IE, Analisis SWOT dan Matriks QSPM. Pengambilan sampel penelitian ditentukan dengan berdasarkan purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah Gula Semut yang diproduksi oleh Manggar Agung di Desa Sokoagung kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo. Sampel yang diambil yaitu 3 informan kunci yaitu, pemilik Manggar Agung, Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Purworejo dan 2 informan biasa yaitu Reseller 1 dan Reseller 2. Hasil penelitian ini, prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam produksi gula semut adalah 1) Mengembangkan produk gula semut melalui inovasi produk 2) Menjalin kerjasama dengan pemasok bahan baku 3) Menggunakan peralatan produksi yang lebih modern yaitu alat penggerus gula sehingga dapat mempercepat proses produksi gula semut. Kata Kunci : gula semut, matriks ifas, matriks efas, matriks ie, analisis swot, matriks qspm
Strategi Pengembangan Pasar Benih Kacang Hijau di CV PB Utama Kabupaten Purworejo Nur Sugiarti; Dyah Panuntun Utami; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) merumuskan hasil analisis faktor IFAS CV PB Utama (2) merumuskan hasil analisis faktor EFAS CV PB Utama (3) merumuskan strategi pengembangan pasar CV PB Utama berdasarkan analisis SWOT, dan (4) merumuskan alternatif strategi pengembangan pasar CV PB Utama melalui analisis QSPM. Metode penentuan tempat penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Metode analisis data menggunakan Analisis SWOT dan QSPM. Faktor internal berupa kekuatan yaitu benih kacang hijau bersertifikat, sudah menggunakan teknologi memadai, harga stabil, menjadi mitra pemerintah penyedia benih bersubsidi, memiliki petani mitra tetap dan kelemahan yaitu konsumen di pasar free market masih terbatas, kurangnya media promosi dalam pemasaran, kurangnya kontinyuitas produk, brand produk belum terlalu dikenal masyarakat, kurangnya pengetahuan manajemen pemasaran serta faktor eksternalnya yaitu peluang, meningkatnya harga kacang hijau dari tahun ke tahun, peluang pasar benih kacang hijau masih terbuka luas, berkembangnya teknologi digital marketing untuk pemasaran, kebijakan pemerintah mendukung penggunaan benih bersertifikat, berkembangnya teknologi produksi benih dan ancaman yaitu musim tidak menentu yang mempengaruhi produksi, munculnya pesaing, ketatnya persyaratan sertifikasi benih, pergeseran minat bertani dari kacang hijau beralih ke komoditas lain, turunnya permintaan karena petani menggunakan benih sendiri menggunakan matriks SWOT. Hasil evaluasi dari masing-masing faktor tersebut akan diperoleh strategi pengembangan pasar yang digunakan oleh CV. PB Utama. Alternatif strategi pengembangan pasar yang dipilih yaitu menggunakan matriks QSPM (Quantitative Strategy Planning Matrix) untuk menentukan prioritas strategi yang digunakan dan memutuskan prioritas yang terbaik.Hasil penelitian menunjukkan prioritas alternatif strategi yang dapat digunakan dalam pengembangan pasar benih kacang hijau di CV PB Utama yaitu meningkatkan promosi produk baik menggunakan teknologi digital maupun secara langsung menggunakan demplot, meningkatkan produksi untuk menangkap peluang pasar yang semakin terbuka luas, meningkatkan branding produk untuk menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap benih bersertifikat produksi CV PB Utama. Kata Kunci: kacang hijau, swot, qspm
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Pemasaran UMKM Lanting di Desa Jetis Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo Sinika Astarizki Josnia; Dyah Panuntun Utami; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui profil UMKM Lanting di desa Jetis, kecamatan Loano, kabupaten Purworejo, 2) mengetahui kinerja pemasaran UMKM Lanting di desa Jetis, kecamatan Loano, kabupaten Purworejo, dan 3) mengetahui pengaruh orientasi pasar, intensitas persaingan, dan orientasi kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran UMKM lanting Jetis, kecamatan Loano, kabupaten Purworejo. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh dengan jumlah sampel 17 orang. Analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui profil UMKM Lanting, analisis interval kelas, dan analisis regresi linear berganda. UMKM Lanting desa Jetis termasuk dalam usaha yang berskala mikro, dengan produksi yang dihasilkan 2.001 – 3.000 kg dan omzet yang dihasilkan Rp 400.000.001,00 – Rp. 600.000.000,00 dan modal yang dikeluarkan antara Rp 200.000.001,00 – Rp. 300.000.000,00. Legalitas rata–rata yang dimiliki yaitu Nomor Induk Berusaha (NIB), dalam produksinya menggunakan teknologi semi modern dengan jumah tenaga kerja rata-rata yaitu 11 orang, pemasaran menjangkau wilayah kabupaten Purworejo dan masih memasuki pasar tradisional. Kinerja pemasaran UMKM Lanting termasuk dalam kategori cukup baik dengan skor 61,64. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran adalah orientasi pasar, intensitas persaingan, dan orientasi kewirausahaan. Kata Kunci: kinerja pemasaran, umkm lanting