Claim Missing Document
Check
Articles

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN MASYARAKAT PESISIR (Studi Kasus pada Masyarakat Pesisir di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah) Kusumaningrum, Arta
Agriekonomika Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTCommunity development is a strategy to improve potencies of community and to be empowered. Poverty reduction should be done through community development program. Practices of community development is not only involve government, and pertinent institution as subject in poverty reduction but also involving society. Study case on coastal community in Purworejo Regency, with regard to community development policy has been directed to solve poverty in coastal community by analysing the cause of poverty, identify problem, and problem solving. Policy that can be taken is the idea to direct in creating program so that will be effective in poverty reduction for coastal community in Purworejo Regency. By involvement of many parties such as government, pertinent institutions, and society, the sustainability of poverty reduction program with community development as basic strategy can be sustain.Keywords: Community development, Coastal community, Poverty reduction, and Purworejo Regency
KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN MASYARAKAT PESISIR (Studi Kasus pada Masyarakat Pesisir di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah) Kusumaningrum, Arta
Agriekonomika Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTCommunity development is a strategy to improve potencies of community and to be empowered. Poverty reduction should be done through community development program. Practices of community development is not only involve government, and pertinent institution as subject in poverty reduction but also involving society. Study case on coastal community in Purworejo Regency, with regard to community development policy has been directed to solve poverty in coastal community by analysing the cause of poverty, identify problem, and problem solving. Policy that can be taken is the idea to direct in creating program so that will be effective in poverty reduction for coastal community in Purworejo Regency. By involvement of many parties such as government, pertinent institutions, and society, the sustainability of poverty reduction program with community development as basic strategy can be sustain.
PERAN PENYULUH PERTANIAN LAPANG (PPL) DALAM PENGEMBANGAN GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) SRI TANI MULYO DI DESA LUBANGLOR KECAMATAN BUTUH KABUPATEN PURWOREJO Mujahid, Akbar; Wicaksono, Istiko Agus; Kusumaningrum, Arta
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 8, No 2 (2019): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.358 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui peran Penyuluh Pertanian ­Lapang dalam pengembangan Gapoktan Sri Tani Mulyo di desa Lubanglor Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, 2) mengetahui peran Penyuluh Pertanian Lapang dalam peningkatan hasil panen di Gapoktan Sri Tani Mulyo di desa Lubanglor, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo.. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Untuk menganalisis karakteristik petani responden menggunakan analisis deskriptif. Untuk menganalisis peran (PPL) dalam pengembangan Gapoktan Sri Tani Mulyo menggunakan skala Likert. Jumlah sampel sebanyak 40 orang petani. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran Penyuluh Pertanian Lapang berpengaruh dalam pengembangan Gapoktan Sri Tani Mulyo dapat dilihat dalam hasil analisis menggunakan skala Likert yaitu sebesar 45,9 masuk kategori berperan. Hasil analisis menggunakan skala Likert diperoleh bahwa peran Penyuluh Pertanian Lapang dalam meningkatkan hasil panen yaitu sebesar 19,7 masuk kategori sangat berperan. Kata Kunci : Penyuluh Pertanian, Gapoktan
KEPUTUSAN PETANI BERUSAHATANI TEBU LAHAN BERPASIR DI KECAMATAN NGOMBOL KABUPATEN PURWOREJO Arbiyansah, Lukman Rizqian; Widiyantono, Didik; Kusumaningrum, Arta
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 8, No 1 (2019): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.899 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) korelasi faktor internal terhadap keputusan petani berusahatani tebu lahan berpasir; 2) korelasi faktor eksternal terhadap keputusan petani berusahatani tebu lahan berpasir; 3) faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani  dalam berusahatani tebu lahan berpasir di kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo. Metode pengambilan sampel dilakukan secara survei dan metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif, rank spearman, dan analisis regresi linier berganda dengan lokasi penelitian adalah kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo. Jumlah sampel petani tebu yang diambil adalah 44 petani di kecamatan Ngombol yang menanam tebu di lahan berpasir. Hasil penelitian tersebut adalah faktor internal  petani  yang  tidak  berkorelasi  dengan keputusan petani berusahatani di lahan bepasir adalah usia, pendidikan non formal, luas lahan dan tanggungan keluarga. Faktor internal yang berkorelasi dengan keputusan petani di lahan berpasir adalah pendidikan formal, penerimaan usahatani, dan pengalaman usahatani tebu. Faktor eksternal yang tidak berkorelasi dengan keputusan petani berusahatani dilahan berpasir adalah peran teknologi dalam kecepatan mendapat informasi dan harga gula. Faktor eksternal yang berkorelasi dengan keputusan petani berusahatani dilahan berpasir adalah peran pabrik gula, peran pendamping lapangan, peran KPTR, kondisi alam, kemudahan membudidaya, dan ketersediaan saran prasarana. Faktor  internal  dan  eksternal  yang  mempengaruhi petani berusahatani tebu di lahan berpasir diketahui melalui hasil regresi bahwa pendidikan formal, penerimaan usahatani, pengalaman usahatani tebu, peran pabrik gula, peran pendamping lapangan, peran KPTR, kondisi alam, kemudahan membudidaya, dan ketersediaan saran prasarana secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani. Hasil uji t diketahui bahwa variabel yang berpengaruh signifikan   terhadap keputusan petani adalah pendidikan formal, pengalaman berusahatani tebu, peran pabrik gula, peran KPTR, dan kemudahan membudidaya. Kata Kunci: tebu, lahan berpasir , keputusan petani
PERAN KETUA KELOMPOK TANI TERHADAP PRODUKSI DURIAN ( DURIOZIBETHINUSMURR ) DI DESA KALIGONO KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Marlena, Anton; Kusumaningrum, Arta; Widiyantono, Didik
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 8, No 2 (2019): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.597 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1)Mengetahui peran ketua kelompok tani terhadap produksi Durian di desa Kaligono Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo, 2) Mengetahui Faktor faktor yang mempengaruhi peran ketua kelompok tani terhadap perubaha npeningkatan produksi durian di desa Kaligono Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. Metode pengambilan sampel dilakukan secara survei dan metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif, skala likert, dan analisis regresi linier berganda dengan lokasi penelitian adalah desa Kaligono kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo.Jumlah sampel anggota kelompok tani yang diambil adalah 70 anggota kelompok tani di kecamatan Kaligesing yang berusahatani durian Berdasarkan hasil penelitian,  Peran ketua kelompok tani terhadap produksi  durian  di Desa Kaligono  Peran ketua kelompok diukur dengan skala likert dengan skor yaitu sebesar 8,44 masuk dalam kategori sedang atau rendah yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak Peran Ketua Kelompok Tani Terhadap Produksi Durian dalam melakukan perannya tidak berpengaruh dalam perannya dengan hasil produksi durian . Hasil analisis linier berganda faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peran ketua kelompok dalam hal meningkatkan produksi durian secara signifikan yaitu (Umur petani,Pendidikan dan pengalaman berusahatani)  dan yang tidak signifikan faktor-faktor yang mempengaruhi peran ketua kelompok yaitu jumlah pohon dan produksi durian.     Kata Kunci :Durian,Produksi ,Peran ketua kelompok tani.
PERSEPSI PETANI TERHADAP PERAN BUMDES DALAM PENYEDIAAN PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN MANGGIS DI DESA SOMONGARI KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Widiyantono, Didik; Maulana, Arief; Kusumaningrum, Arta
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 8, No 2 (2019): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.118 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk 1) Mengetahui peran BUMDes di Desa Somongari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejodalam penyediaan pupuk organik; 2) mengetahui persepsi petani terhadap peran BUMDes di Desa Somongari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. Metode dasar dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Lokasi penelitian dipilih secara purposive di Desa Somongari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode proportional random samplingdan diperoleh 63 sampel dari 166 petani anggota Gabungan Kelompok Tani. Hasil penelitian peran BUMDes Dewi Sri dalam penyediaan pupuk organik pada tanaman manggis di desa Somongari dalam kategori Sedang dengan total skor 865. Hasil penelitian persepsi petani terhadap peran BUMDes Dewi Sri dalam penyediaan pupuk organik pada tanaman manggis di desa Somongari dalam kategori Baik (Setuju) dengan skor 1313. Kata kunci :BUMDes, peran, persepsi, petani manggis, pupuk organic
STRATEGI PENGEMBANGAN KOPERASI PETANI TEBU RAKYAT (KPTR) PADA AGRIBISNIS TEBU LAHAN PASIR PANTAI (STUDI KASUS DI KPTR TANI TEBU MANDIRI (KTTM) KECAMATAN NGOMBOL KABUPATEN PURWOREJO) Masrukhin, Masrukhin; Widiyantono, Didik; Kusumaningrum, Arta Kusumaningrum
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 8, No 2 (2019): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.85 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi pengembangan Kelembagaan  Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) di kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo.Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. kepada petani sampel untuk dijawab. Pengambilan sampel lokasi penelitian dan sampel informan dilakukan secara proportional random sampling. Penelitian ini dilakukan pada kelembagaan Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Tani Tebu Mandiri di kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo. Berdasarkan SWOT ada 7 alternatif strategi yang digunakan dalam pengembangan KPTR Tani Tebu Mandiri yaitu  1) Pengembangan produk baru  pasca panen dan meningkatkan kualitas; 2)  Memanfaatkan sarana prasarana yang ada untuk meningkatkan kualitas produksi dan produktivitas; 3) Menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk memperluas jaringan; 4) Menggunakan modal yang ada secara efektif untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi; 5) Mengadakan pelatihan-pelatihan tentang koperasi, budidaya tanaman tebu, dan pengolahan produk untuk meningkatkan keterampilan pengurus dan anggota koperasi; 6) Membuka unit usaha baru; 7) Membuat dan menata pembukuan yang jelas untuk mengetahui kondisi keuangan dan data data koperasi sehingga dapat mengetahui pula perkembangan pada koperasi. Membuka unit usaha baru  merupakan prioritas strategi utama yang disarankan dengan nilai TAS sebesar 7,15. Kata kunci: Peran KPTR, Agribisnis Tebu, Strategi Pengembangan.
KEPUTUSAN PETANI MENJADIPENANGKAR BENIH PADI DI KABUPATEN PURWOREJO Aji, Ari Restu; Widiyantono, Didik; Kusumaningrum, Arta
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 9, No 1 (2020): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.064 KB)

Abstract

ABSTRAK          Tujuan penelitian untuk : 1) mengetahui karakteristik petani penangkar benih padi di Kabupaten Purworejo, 2) mengetahui hubungan faktor internal dan eksternal dengan keputusan petani dalam melakukan usahatani penangkar benih padi, 3) mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keputusan petani dalam melakukan usahatani penangkaran benih padi.          Pengambilan sampel daerah penelitian ditentukan berdasarkan purposive sampling. Lokasi yang dipilih yaitu Kabupaten Purworejo. Sampel yang diambil di desa Awu Awusebanyak 13 orang, di desa Sukomanah sebanyak 10 orang, di desa Seborokrapyak sebanyak 6 orang, di desa Lugu sebanyak 3 orang, di desa Tunjungrejo sebanyak 6 orang. Penentuan jumlah sampel berdasarkanskala likert. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner.            Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) pendidikan formal, ketersediaan sarana dan prasarana, dukungan kemitraan mempunyai hubungan kuat dengan keputusan petani, sementara kesesuaian dengan aspek lahan dan kemudahan untuk diusahakan mempunyai hubungan sangat kuat terhadap keputusan petani dalam melakukan usahatani penangkaran benih, 2) dukungan kemitraan mempunyai pengaruh signifikan terhadap keputusan petani. Kata kunci : Keputusan, Penangkar, Usahatani, Benih, Padi.
PERAN KELOMPOK TANI TERHADAP PRODUKSI DURIAN DI DESA KALIGONO KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Pandan Arum, Dwi Indah Suryani; Kusumaningrum, Arta; Windani, Isna
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 9, No 1 (2020): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.105 KB)

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk : (1)Mengetahui peran kelompok tani terhadap produksi durian di desa Kaligono kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo. (2)Mengetahui hubungan peran kelompok tani terhadap produksi durian di desa Kaligono kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey. Populasi penelitian semua petani durian yang tergabung dalam kelompok tani di desa Kaligono kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo yang berjumlah 262 petani. Sampel responden yang diteliti berjumlah 73 petani durian yang ditentukan menggunakan metode Simple Random Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuisioner, analisis menggunakan skala likert dan Rank Spearman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan skala likert, peran keseluruhan kelompok tani terhadap produksi durian diperoleh rata-rata skor sebesar 25,58 yang berarti masuk dalam kategori sedang, dimana peran masing-masing kelompok tani terhadap produksi durian yaitu peran kelompok tani sebagai unit belajar dan sebagai unit kerjasama masuk dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 35 % dan 37 %, sedangkan peran kelompok tani sebagai unit produksi masuk dalam kategori rendah dengan persentase sebesar 28 %. Hasil analisis dengan Rank Spearman, diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran kelompok tani sebagai unit kerjasama dengan keeratan hubungan yaitu cukup kuat dan tidak ada hubungan yang signifikan antara peran kelompok tani sebagai unit belajar dan unit produksi.  Kata Kunci: peran, kelompok tani, produksi, durian
KEPUTUSAN PETANI MENJADI PENANGKAR BENIH PADI DI KABUPATEN PURWOREJO Aji, Ari Restu; Widiyantono, Didik; Kusumaningrum, Arta
JURNAL RISET AGRIBISNIS & PETERNAKAN Vol 4, No 1 (2019): JURNAL RISET Agribisnis & Peternakan
Publisher : JURNAL RISET AGRIBISNIS & PETERNAKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.366 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk : 1) mengetahui karakteristik petani penangkar benih padi di Kabupaten Purworejo, 2) mengetahui hubungan faktor internal dan eksternal dengan keputusan petani dalam melakukan usahatani penangkar benih padi, 3) mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keputusan petani dalam melakukan usahatani penangkaran benih padi. Pengambilan sampel daerah penelitian ditentukan berdasarkan purposive sampling. Lokasi yang dipilih yaitu Kabupaten Purworejo. Sampel yang diambil di desa Awu Awu sebanyak 13 orang, di desa Sukomanah sebanyak 10 orang, di desa Seborokrapyak sebanyak 6 orang, di desa Lugu sebanyak 3 orang, di desa Tunjungrejo sebanyak 6 orang. Penentuan jumlah sampel berdasarkan skala likert. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) pendidikan formal, ketersediaan sarana dan prasarana, dukungan kemitraan mempunyai hubungan kuat dengan keputusan petani, sementara kesesuaian dengan aspek lahan dan kemudahan untuk diusahakan mempunyai hubungan sangat kuat terhadap keputusan petani dalam melakukan usahatani penangkaran benih, 2) dukungan kemitraan mempunyai pengaruh signifikan terhadap keputusan petani. .