Claim Missing Document
Check
Articles

Rancangan Taman Rekreasi Dan Olahraga Di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Siti Nuurlaily Rukmana Rukmana; Moch. Shofwan; Anak Agung Sagung Alit Widyastuti; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari1; Suning Suning; linda Dwi Rohmadiani
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 02 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i02.a6029

Abstract

Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo diketahui bahwa fasilitas umum berupa ruang publik/taman kota belum dimiliki oleh desa Bligo. Namun untuk lapangan olahraga telah dituliskan sebesar 2,94 Ha dan keberadaannya saat ini juga belum optimal. Hal ini tentu menjadi tugas Bersama baik aparatur desa dan masyarakat untuk membangung ruang public yang ada di desa tersebut. Sesuai dengan peraturan PU No 5 Tahun 2008 fasilitas umum berupa taman rekreasi dan olahraga bagian dari RTH yang harus dimiliki di perkotaan dengan presentase 20% ruang terbuka publik dan 10% ruang terbuka privat. Tujuan dari PKM ini adalah pembuatan rancangan siteplan taman rekriasi dan olahraga di desa Bligo. Solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi perancangan siteplan taman rekreasi dan olahraga di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Hasil yang dicapai dari PkM ini adalah tersedianya gambar rancangan siteplan Taman Rekreasi dan Olahraga di Desa Bligo. Pemahaman masyarakat dan apparat Desa juga meningkat khususnya pentingnya keberadaan RTH serta metode pembuatan rancangan siteplan taman rekreasi dan olahraga di desa Bligo, yaitu dari 30% menjadi 70% Kata Kunci: Desain, Ruang Terbuka Hijau, Taman Olahraga Bligo Village, Candi District, Sidoarjo Regency has not had public facilities in the form of public spaces/city parks. However, this village has a sports field of 2.94 hectares and its current existence is also not optimal. This is of course the duty of the village apparatus and the community to build public spaces in the village. Under PU regulation No. 5 of 2008, public facilities in the form of recreation and sports parks are part of the green open space that must be owned in urban areas with a percentage of 20% public open space and 10% private open space. This PKM aims to design a recreational and sports park site plan in Bligo village. The solution offered is the socialization of the design of the recreation and sports park site plan in Bligo Village, Candi District, Sidoarjo Regency. The results achieved from this PKM are the availability of a design drawing of the Recreation and Sports Park site plan in Bligo Village. The understanding of the community and village officials has also increased, especially the importance of the existence of green open space and the method of designing a recreation and sports park site plan in Bligo village, from 30% to 70%. Keywords: Design, Public space, Sport Parks
Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Rancangan Fasilitas Pendukung Badan Usaha Milik Desa Buncitan Sedati Sidoarjo Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Linda Dwi Rohmadiani; Moch. Shofwan; Suning Suning; Siti Nuurlaily Rukmana; Annisa Bhudiyani Tribhuwaneswari
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/altifani.v3i2.373

Abstract

Desa memegang peranan penting dalam mendukung pembangunan nasional. Banyak program pemerintah pusat memberikan ruang pada desa untuk mengembangkan potensi yang ada melalui kewenangan dalam pengelolaan desa secara mandiri. Salah satu program pemerintah dalam upaya meningkatkan kemandirian desa yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya adalah melalui progam pendirian BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).  Potensi dan Kebutuhan desa menjadi landasan BUMDes membuat program kerja. Desa Buncitan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo menjadi lokasi pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat karena mempunyai beberapa potensi berupa lahan BUMDes yang luas yang bisa dikembangkan sebagai usaha mendukung kegiatan BUMDes berupa fasilitas bidang usaha. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi tentang BUMDes dan penyebaran kuisioner kepada apparat pemerintahan desa dan pengelola BUMDes. Hasil identifikasi potensi yang diharapkan adalah berupa pembukaan lahan untuk kegiatan kuliner berupa rumah makan dengan konsep back to nature serta bisnis kolam pemancingan yang sekarang ini marak di lingkungan perkotaan. Bentuk partisipasi masyarakat untuk memperkuat BUMDes adalah ide/gagasan, tenaga, dan keterampilan.
THE EVALUATION OF SUSTAINABLE TOURISM VILLAGES THROUGH MANAGEMENT STRUCTURE AND FRAMEWORK IN SURABAYA CITY Sucipto Sucipto; Siti Nuurlaily Rukmana
Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sustainable tourism development has become a positive trend in every region, especially in densely populated urban areas. Surabaya is one of the cities that has shown special attention to the development of sustainable villages through the tourism sector. Since 2005, Surabaya City has implemented a green village policy or program to realize Surabaya Green and Clean. The paper focused on discussing sustainable tourism villages through the existing structure and management framework in Surabaya City. The method used in this paper was descriptive evaluative with triangulation data wetness techniques in tourist villages in Nginden Village, Surabaya. The results of the evaluation of the structure and management framework of Kampong Herbal Nginden Surabaya have an evaluation result of 92% which is oriented as a smart village because it is used as a forum for learning communities.
Distribution Patterns and Spatial Relationships in the Perspective of Tourism Destination Typology Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Siti Nuurlaily Rukmana; Moch Shofwan; Anak Agung Gede kamajaya Waisnawayadnya
Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol 16, No 1 (2024): January 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/lw.v16i1.11656

Abstract

Gianyar Regency, as one of Bali’s leading tourist regions, continues to develop tourism destinations in support of the regional tourism development plan and vision of “Realizing High-Quality, Competitive, Sustainable, and Prosperous Cultural Tourism.” The development of Gianyar Regency’s tourism potential requires an understanding of the spatial relationships based on the typology and distribution patterns of tourism destinations. This research aimed to reveal the typology of tourism destinations in Gianyar Regency, determine the distribution patterns of tourism destinations in Gianyar Regency, and assess spatial relationships in Gianyar Regency based on the typology and distribution patterns of tourism destinations. The research method employed in this study is qualitative descriptive, Near Neighbour Analysis (NNA), and Linkage system analysis. The typology of tourism destinations in Gianyar Regency includes cultural tourism, marine tourism, and natural reserve tourism. The distribution pattern of cultural and marine tourism destinations is clustered, while natural reserve tourism exhibits a random distribution pattern. Overall, tourism destinations in Gianyar Regency have a clustered distribution pattern. Spatial relationships in Gianyar Regency, based on the typology and distribution patterns of tourism destinations, are visually characterized by linear elements such as roads, corridor elements like buildings and trees, and side elements consisting of variations in tourism typology. The collective spatial relationships found in Gianyar Regency fall into an open-ended group form. The policy implications of this research suggest the need for improvements in tourism infrastructure and the development of spatial relationships to enhance the tourist experience, supporting sustainable tourism development in Gianyar Regency
PERAN PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN KAMPUNG WISATA BERBASIS KOMUNITAS DI MASA PANDEMI COVID - 19 Rukmana, Siti Nuurlaily; Widyastuty, Anak Agung Sagung Alit; Sucipto, Sucipto
Jurnal Pengembangan Kota Vol 11, No 2: Desember 2023
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpk.11.2.112-123

Abstract

Rencana induk pariwisata Kota Surabaya tahun 2017 mencatat terdapat 21 objek kampung wisata. Kampung wisata ini memiliki tipologi yang berbeda sesuai dengan ciri khas dan keunggulannya, seperti Kampung Arab, Kampung Gundih, Kampung Hijau dan kampung tematik lainnya. Salah satu daya tarik dari kegiatan kampung wisata adalah keikutsertaan perempuan dalam aktivitas pariwisata kreatif di kampung-kampungnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan eksistensi kampung wisata selama pandemi Covid 19 dengan pendekatan Community Based Tourism (CBT) dan peranan perempuan dalam mempertahankan kampung wisata. Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis skoring dan analisis Nvivo 12 plus. Berdasarkan hasil analisis, terdapat 6 kampung yang masuk dalam kategori dengan konsep CBT di masa pandemi Covid 19, yaitu Kampung Kue, Kampung Krupuk Gunung Anyar, Kampung Tempe Tenggilis, Kampung Hijau Jambangan, Kampung Sepatu Osowilangon, Kampung Herbal Genteng. Peran perempuan dalam mempertahankan kampung wisata yaitu 88% sebagai pelaksana dan 28% sebagai pemantau.
Analisis Kinerja Jalan pada Ruas Jalan Jemur Andayani, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya, Jawa Timur Afifah Nor Fadhilah; Siti Nuurlaily Rukmana; Yuni Lestari; Virli Delia Monika; Farid Pranowo; Rifan Pramudya; Aldin
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jemur Andayani Street is a secondary arterial road facing traffic issues during peak hours such as morning, noon, and late afternoon. This is due to diverse land use including offices, educational institutions, commercial enterprises, industries, and residential areas. Key challenges identified include traffic entering and exiting from offices, improper parking, and vehicles stopping abruptly, disrupting road performance due to high traffic volumes and often causing congestion at certain times. The study aims to address congestion issues by enhancing existing infrastructure performance through optimization. Data collection methods employed include observation of road geometric conditions, traffic flow, side obstacles, documentation, literature review, and data analysis to support development planning. Survey results indicate peak traffic flows in the evening westbound and morning eastbound on Jemur Andayani Street during weekdays. Based on these findings, plans are underway to develop public transportation facilities and infrastructure by adding and maintaining facilities, and improving public transportation services to reduce private vehicle usage. Other measures include providing pedestrian crossings, dedicated bike lanes, and controlling vehicle parking to maximize road utilization. Keywords: Traffic study, traffic congestion, urban transportation Abstrak Jalan Jemur Andayani is a secondary arterial road facing traffic issues during peak hours such as mornings, afternoons, and evenings. This is due to varied land uses including offices, educational institutions, commercial activities, industries, and residential areas. The main constraints identified include vehicle movements to and from offices, indiscriminate parking, and sudden stops or pulls-over that disrupt road performance due to high traffic volumes, often causing congestion at certain times. This study aims to address congestion issues by enhancing infrastructure performance through optimization. It combines qualitative and quantitative descriptive research methods. Data collection involved direct surveys for primary data and literature reviews for secondary data. Survey results indicate peak traffic flow in the afternoon westbound and morning eastbound on Jalan Jemur Andayani during weekdays. Based on these findings, recommendations include the development and maintenance of public transport facilities, provision of zebra crossings, dedicated bicycle lanes, and parking spaces. Kata Kunci : Studi lalu lintas , kemacetan lalu lintas, transportasi perkotaan
Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Rancangan Fasilitas Pendukung Badan Usaha Milik Desa Buncitan Sedati Sidoarjo Widyastuty, Anak Agung Sagung Alit; Rohmadiani, Linda Dwi; Shofwan, Moch.; Suning, Suning; Rukmana, Siti Nuurlaily; Tribhuwaneswari, Annisa Bhudiyani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i2.373

Abstract

Desa memegang peranan penting dalam mendukung pembangunan nasional. Banyak program pemerintah pusat memberikan ruang pada desa untuk mengembangkan potensi yang ada melalui kewenangan dalam pengelolaan desa secara mandiri. Salah satu program pemerintah dalam upaya meningkatkan kemandirian desa yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya adalah melalui progam pendirian BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).  Potensi dan Kebutuhan desa menjadi landasan BUMDes membuat program kerja. Desa Buncitan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo menjadi lokasi pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat karena mempunyai beberapa potensi berupa lahan BUMDes yang luas yang bisa dikembangkan sebagai usaha mendukung kegiatan BUMDes berupa fasilitas bidang usaha. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi tentang BUMDes dan penyebaran kuisioner kepada apparat pemerintahan desa dan pengelola BUMDes. Hasil identifikasi potensi yang diharapkan adalah berupa pembukaan lahan untuk kegiatan kuliner berupa rumah makan dengan konsep back to nature serta bisnis kolam pemancingan yang sekarang ini marak di lingkungan perkotaan. Bentuk partisipasi masyarakat untuk memperkuat BUMDes adalah ide/gagasan, tenaga, dan keterampilan.
PEMANFAATAN ENERGI HIBRIDA ANGIN DAN TENAGA SURYA DI DESA BATANG-BATANG DAYA SUMENEP Nurcahyanie, Yunia Dwie; Rochman, Sagita; Rukmana, Siti Nuurlaily; Prasetya, Dwi Arman; Rosariawari, Firra; Jariyah
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 02 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i02.a8239

Abstract

Pendistribusian air ke masyarakat warga Desa Batang-Batang Daya dengan memanfaatkan teknologi pompa hibrida, yaitu dengan menggunakan energi tenaga angin dan tenaga matahari. Pompa ini cocok untuk dimanfaatkan di area permukiman dengan potensi alam angin dan matahari. Pompa hibrida di desain untuk menutupi kekurangan energi dari masing-masing sumber, dimana jika hembusan angin tidak stabil dapat dipenuhi dengan energi matahari, ataupun sebaliknya. Sistem hibrid turbin angin dan solar sel mampu menghidupkan pompa air, sehingga pompa bisa mengalirkan air dari sumur ke tandon air. Pengolahan listrik tenaga surya memerlukan sistem otomatis dengan memutus sirkulasi sistem pengisian baterai jika sudah penuh, hal ini bertujuan untuk menghindari kerusakan pada baterai. Selanjutnya disambungkan dengan pompa, sensor dan modem internet agar dapat dimanfaatkan dengan koneksi IoT. Dengan koneksi IoT ini dapat dilakukan monitor dengan penggunaan smartphone untuk data indikator sensor debit, kelembaman tanah dan kecepatan angin. Berdasarkan hasil di lapangan bahwa terjadi peningkatan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 50% dengan penggunaan sumur bor dan pompa hibrida. Hal ini tentu produktivitas kinerja petani dan peternak sapi di Desa Batang Batang Daya meningkat sebesar 70%
Pola Sebaran Proses Urbanisasi di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo Siti Nuurlaily Rukmana; Sari Cahyaningtias
Jurnal Kawistara Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.63539

Abstract

Urbanisasi merupakan salah satu isu yang tidak bisa dilepaskan dari permasalahan demografi. Pertambahan jumlah penduduk memiliki sejumlah dampak pada permasalahan perkotaan seperti perubahan lahan, dan kebutuhan permukiman. Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoharjo di Jawa Timur dapat menjadi kasus yang menarik. Kecamatan Taman terletak di perbatasan kota Surabaya dan telah menjadi tujuan utama urbanisasi. Dengan mengambil fokus kajian pada tren urbanisasi di Kecamatan Taman, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola distribusi proses urbanisasi di kecamatan Taman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis. Average Nearest Neighbor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola sebaran proses urbanisasi jika dilihat dari aspek jumlah penduduk, urbanisasi di kecamatan Taman memiliki pola urbanisasi mengelompok sedangkan untuk aspek migrasi dan mata pencaharian memiliki pola yang bervariasi ada yang mengelompok (centered), berpencar (dispersed) dan acak (random).
Sosialisasi Peran Aparat Desa Buncitan dalam Penyelenggaraan Penataan Ruang Sidoarjo Linda Dwi Rohmadiani; Suning Suning; Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Moch Shofwan; Siti Nuurlaily Rukmana; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: June 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v2i1.19206

Abstract

Buncitan village has an area of 145.9 hectares with a population of 4,976 people and 1,981 households. The function and role of Sedati Sub-district according to Sidoarjo Regency Regional Regulation No. 9 of 2009 concerning the Regional Spatial Plan of Sidoarjo Regency 2009-2029 is as a settlement, industry and trade on a local, regional and international scale. The issuance of the Job Creation Law and Government Regulation on the Implementation of Spatial Planning that changes the authority of local governments in district or city spatial planning needs to be socialized to village officials, so that they are expected to increase their participation in supporting spatial planning. The method of implementing the activity uses a socialization method that begins with distributing a pre-test and ends with a post-test regarding understanding in the implementation of spatial planning. The results obtained were the initial condition of the level of understanding of village officials about their role in the implementation of spatial planning of 78% while post-socialization increased to 100%. The findings of community service that can be input for the local government are the need for socialization and ease of accessing the district spatial plan regional regulation document for the Buncitan Village community.