Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

STUDI PERJERNIHAN MINYAK JELANTAH DENGAN ARANG AKTIF TEMPURUNG KELAPA TERAKTIVASI Solehah, Gusti Hadiatus; Dony, Novrian; Rahmawanti, Novi
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i2.16767

Abstract

Sumber asam lemak salah satunya dari minyak jelantah yang masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali. Penelitian pemanfaatan limbah minyak jelantah telah banyak dilakukan. Tujuan penelitian adalah mengetahui kondisi optimum dalam pemurnian minyak jelantah dengan menggunakan arang aktif tempurung kelapa yang teraktivasi dengan H3PO4 dan Na2CO3. Metode yang digunakan yaitu perendaman arang aktif tempurung kelapa teraktivasi ke dalam minyak jelantah dalam variasi waktu, luas permukaan arang aktif, dan massa arang aktif. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa penyerapan maksimal minyak jelantah dengan arang aktif teraktifasi H3PO4 dan Na2CO3 pada konsentrasi 3 M dengan 5 gram arang aktif teraktivasi dalam keadaan serbuk butiran selama 72 jam.
SINTESIS KOMPOSIT ARANG AKTIF TEMPURUNG KELAPA AKTIVASI H3PO4-ZnO Novi Rahmawanti; Novrian Dony
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i1.13924

Abstract

Metode fotodegradasi menguraikan pewarna organik menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan bantuan cahaya (foton) dan katalis untuk mempercepat reaksi. Seng oksida (ZnO) merupakan katalis dengan nilai bandgap sebesar 3,17 eV, namun kapasitas adsorpsinya rendah sehingga fotokatalis ZnO dipadukan dengan bahan adsorben seperti arang aktif tempurung kelapa yang diaktivasi dengan H3PO4. Metode yang digunakan dalam pembuatan komposit arang aktif ZnO-tempurung kelapa pada penelitian ini adalah metode sol-gel. SEM-EDX memberikan hasil bahwa komposit karbon aktif-ZnO mempunyai morfologi volume pori yang besar dan dalam, dengan kandungan C dominan sebesar 53,69%. Pola XRD ZnO mempunyai puncak karakteristik pada 2q = 31,82; 34,52; 36.30; 47,50; 56,65; 62,87; 66,32; 67,85 dan 69,05, dan ditentukan bahwa ZnO yang terbentuk merupakan struktur heksagonal (wurtzite). Dari spektrum FT-IR, serapan sebesar 1032,53 cm-1 menunjukkan adanya C-O alifatik yang menunjukkan bahwa sampel tersebut merupakan karbon aktif. Puncak serapan 414,09 cm-1 dan 443,59 cm-1 menunjukkan adanya vibrasi ulur ZnO.
STUDI PERJERNIHAN MINYAK JELANTAH DENGAN ARANG AKTIF TEMPURUNG KELAPA TERAKTIVASI Gusti Hadiatus Solehah; Novrian Dony; Novi Rahmawanti
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i2.16767

Abstract

Sumber asam lemak salah satunya dari minyak jelantah yang masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali. Penelitian pemanfaatan limbah minyak jelantah telah banyak dilakukan. Tujuan penelitian adalah mengetahui kondisi optimum dalam pemurnian minyak jelantah dengan menggunakan arang aktif tempurung kelapa yang teraktivasi dengan H3PO4 dan Na2CO3. Metode yang digunakan yaitu perendaman arang aktif tempurung kelapa teraktivasi ke dalam minyak jelantah dalam variasi waktu, luas permukaan arang aktif, dan massa arang aktif. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa penyerapan maksimal minyak jelantah dengan arang aktif teraktifasi H3PO4 dan Na2CO3 pada konsentrasi 3 M dengan 5 gram arang aktif teraktivasi dalam keadaan serbuk butiran selama 72 jam.
PELATIHAN PEMBUATAN ACTIVATOR EM4 (EFFECTIVE MIKROORGANISME 4) BERBAHAN DASAR LIMBAH DAN PELATIHAN MOTIVASI DIRI PADA SALAH SATU SKB DI BANJARMASIN Novi Rahmawanti; Ani Wardah; Novrian Dony
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12425

Abstract

EM4 merupakan salah satu  jenis  larutan   yang   mengandung   bakteri seperti decomposer, lactobacillus sp, bakteri asam laktat, bakteri fotosintetik, jamur pengurai selulosa, bakteri pelarut fosfor yang berfungsi sebagai pengurai bahan organik secara alami. Pemberian pelatihan kepada warga belajar merupakan salah satu sasaran pendidikan yang ingin dicapai guna memaksimalkan proses pembelajaran warga belajar paket C di SKB Kota Banjarmasin. Pelatihan yang diberikan adalah pelatihan pembuatan activator EM4 (efektif mikroorganisme 4) berbahan dasar limbah. Pembuatan activator EM4 merupakan salah satu bagian dari riset yang telah dilakukan oleh penulis dalam hal pemanfataannya untuk mempercepat pembuatan kompos. Penyampaian pelatihan pembuatan EM4 di Paket C SKB Kota Banjarmasin dilakukan untuk memenuhi pembelajaran yang berorientasi pada kecakapan hidup karena warga belajar dapat mengaplikasikan cara pembuatannya dan pemanfaatannya dalam pembuatan kompos. Hasil post test menunjukkan bahwa pengetahuan warga belajar peserta pelatihan terhadap pupuk dan EM4 meningkat sebesar 80%. Keinginan untuk mengaplikasikan juga terlihat dari pertanyaan yang muncul selama berlangsungkanya kegiatan. Perubahan juga terjadi pada warga belajar paket C yang awalnya belum memahami wajibnya hadir rutin dalam pembelajaran pada jadwal yang ditentukan, dengan adanya praktik konseling motivasi belajar yang telah kami lakukan telah banyak memberikan dampak perubahan  dengan adanya kehadiran yang rutin dan mereka menjadi bersemangat untuk mengikuti  pembelajaran.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Lidah Buaya Pada Masyarakat Pondok Pesantren (Santri Putra) Sebagai Upaya Memberdayakan Santri Dalam Keterampilan Dony, Novrian; Gusti Hadiatus Solehah; Ani Wardah
FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/fundamentum.v2i3.345

Abstract

Keterampilan dan pengetahuan umum berperan penting sebagai pendukung ketika santri telah terjun ditengah masyarakat. Keterampilan pembuatan sabun diberikan bertujuan untuk mengedukasi masyarakat pondok pesantren (santri) dan pengurus pondok mengenai pembuatan sabun. Sabun merupakan salah satu perlengkapan dalam rumah tangga yang tidak terlepas dari kebutuhan sehari-hari. Dalam pembuatan sabun selain memanfaatkan humektan alami ekstrak air tanaman Aloe vera L. sebagai bahan pelembut dalam formulasi sabun cair cuci piring, santri juga dapat menambah pengetahuannya dalam kimia. Peserta kegiatan adalah santri putra Pondok Pesantren Al Ihsan Banjarmasin sebanyak 15 orang. Kegiatan ini terdiri dari diskusi (penyuluhan) dan praktik langsung. Materi penyuluhan menjelaskan mengenai proses saponifikasi sementara pelatihan pembuatan sabun dilakukan melalui demonstrasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa hampir semua santri atau sekitar 90 % santri putra belum pernah melakukan percobaan yang melibatkan bahan kimia terutama proses saponifikasi/pembuatan sabun dari bahan minyak dengan basa. Mereka sangat antusias dan bersemangat dengan pengetahuan yang mereka dapatkan dari proses pembuatan sabun dan keterampilan ini dapat mereka manfaatkan dalam pembuatan sabun dengan melakukan modifikasi warna dan bau wewangian yang berbeda.
Penentuan Konsentrasi Asam Sulfat Accu Zuur Untuk Kebutuhan Praktikum Kimia Dony, Novrian; Rahmawanti, Novi; Solehah, Gusti Hadiatus; Putri, Leonye Shafiera; Ila, Nurli; Sari, Nurtika
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 4 (2022): Volume 7 Nomor 4, November 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.201 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i4.1101

Abstract

Accu zuur mengandung asam sulfat (H2SO4) yang digunakan sebagai elektrolit pada aki basah. Accu zuur berpotensi sebagai sumber asam sulfat alternatif pada praktikum kimia, namun masih terkendala karena konsentrasinya belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi asam sulfat yang terdapat pada 3 merek accu zuur yang banyak dijual di bengkel kendaraan di Banjarmasin. Konsentrasi asam sulfat ditentukan dengan menggunakan metode titrasi asam basa. Titrasi ini menggunakan larutan standar asam oksalat, sedangkan larutan standar sekundernya menggunakan kalium hidroksida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi asam sulfat masing-masing 3,969; 4,020; dan 3,883 M. Disimpulkan konsentrasi asam sulfat pada accu zuur ⁓ 4 M.
ANALYSIS OF STUDENT LEARNING INTERESTS IN CHEMISTRY CLASS XI IPA AT A PANYIPATAN PRIVATE SENIOR HIGH SCHOOL Rahmah; Novi Rahmawanti; Novrian Dony
Indonesian Journal of Education (INJOE) Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Education (INJOE)
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the profile of students' interest and the factors that influence students' interest in learning chemistry in class XI IPA SMAS Abdul Kadir Panyipatan. This type of research is a qualitative descriptive research with a phenomenological approach. Data collection techniques were carried out through interviews, direct learning activities carried out by researchers, questionnaires, and document studies. The number of samples 15 students, was carried out using a census technique by taking the entire population of class XI IPA students. The results showed that the profile of students' interest in studying chemistry in class XI IPA at Abdul Kadir Panyipatan Private High School was 20% high, 33.3% medium, and 46.7% low. The factors that influence the learning interest of class XI IPA students consist of internal factors which include curiosity, initial ability, perception, intelligence, aspirations, and motivation. Internal factors include teachers, learning models, teaching materials, and peers