Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Knowledge and Attitudes of Pregnant Women towards High-Risk Pregnancies Sholikah, Siti Mar’atus; Nurwulansari, Fitria; Aini, Elfira Nurul
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2024): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i4.3121

Abstract

High Risk Pregnancies contribute to maternal and infant mortality rates. Risk factors in pregnancy can be screened through antenatal care which one of services is health education to increase knowledge and attitudes towards high-risk pregnancies. This study aims to analyze the relationship of knowledge and attitudes of pregnant women with high risk pregnancy events. This research used cross sectional method with the sample consisted of 82 pregnant women in the working area of Wonoayu Puskesmas in Sidoarjo Regency, taken using a simple random sampling technique. The independent variables are knowledge and attitudes of pregnant women, the dependent variable is the incidence of high-risk pregnancy. Data collection used questionnaires to measure knowledge and attitudes towards high-risk pregnancies, as well as the KSPR checklist for screening high-risk pregnancies. Data analysis using Spearman’s Rho and Chi-Square test with significance level of 0.05.The results showed that less than a portion (39%) of respondents with less knowledge, more than a portion (61%) of respondents with a positive attitude, less than a portion (47.6%) of respondents with low risk pregnancies, there is a relationship of knowledge with the risk of pregnancy events high (p 0.027) and there is a relationship between the attitude of pregnant women with high risk pregnancy events (p 0,000). With the conclusion that knowledge and attitude are significantly related to the incidence of high risk pregnancy. Health workers need to develop intensive education and empower families regarding high-risk pregnancies.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) dengan Kunjungan K6 pada Ibu Hamil Arroyani Lu'luil Ula Al Salsabila; Siti Alfiah; Fitria Nurwulansari
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v12i2.3292

Abstract

ANC visits have not yet become a top priority for some pregnant women. The lack of knowledge about the use of the KIA book, which is still considered only as a health record book for health workers. This study aims to determine the relationship between pregnant mothers' knowledge of the KIA book and K6 visits for pregnant mothers. This research is a type of descriptive-analytical study with a cross-sectional research design. The sample was taken using purposive sampling technique, totaling 104 people. The independent variable in this study is the knowledge of pregnant women about the KIA book, while thedependent variable is the K6 visits for pregnant women. Data collection instruments use questionnaires and data collection sheets. The data analysis used is univariate and bivariate using chi-square. The research results show that the majority have good knowledge and most conduct K6 visits. The results of the chi-square test indicate a relationship between pregnant women's knowledge of the KIA book and K6 visits among pregnant women with a p-value of 0.000. Based on the above description, it can be concluded that there is a significant relationship between pregnant women's knowledge of the KIA book and K6 visits among pregnant women.
Pengaruh Media Booklet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Hepatitis B Atik Rasmawati; Novita Eka Kusuma Wardani; Evi Yunita Nugrahini; Fitria Nurwulansari
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.20956

Abstract

ABSTRACT Hepatitis B is an infectious disease that can cause liver infection and potentially lead to serious complications, such as liver cirrhosis and liver cancer. Pregnant women infected with hepatitis B have a high risk of transmitting the disease to their babies during pregnancy, labor and delivery and can cause death in both mother and baby. Adequate knowledge about hepatitis B can help pregnant women to take appropriate preventive measures, such as vaccinating their babies against hepatitis B and following antiviral treatment. However, there are still many pregnant women who have insufficient knowledge and attitudes about Hepatitis B. The Surabaya City Government has implemented a program to prevent and control hepatitis B virus in pregnant women, namely infectious and non-communicable disease screening activities in pregnant women, triple elimination examinations and HBIg (Hepatitis B Imuoglobolin) vaccination. This study aims to analyze the effect of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. This research is a quantitative study with a pre-experimental research method with a one group pretest post test approach. Respondents of this study were pregnant women who attended pregnant women's classes with a sample of 97 people. The sampling technique in this study was purposive sampling with data analysis using the Wilcoxon Sign Rank Test. The results of the analysis of the effect of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B using the Wilcoxon test, showed that the p-value obtained was 0.000, so the hypothesis was accepted, meaning that there was an effect of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. Based on the description above, it can be concluded that there is an influence of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. Education with booklet media is useful for increasing the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. Mothers' knowledge is good or bad depending on how often they participate in prenatal classes, prenatal care at health facilities, Posyandu activities, and other activities. Keywords: Booklet¸ Hepatitis B, Pregnant Women, Knowledge, Attitude ABSTRAK Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menyebabkan infeksi hati dan berpotensi mengakibatkan komplikasi serius, seperti sirosis hati dan kanker hati. Ibu hamil yang terinfeksi hepatitis B memiliki risiko tinggi untuk menularkan penyakit ini kepada bayinya selama kehamilan, proses persalinan dan bisa menyebabkan kematian pada ibu dan bayi. Pengetahuan yang adekuat tentang hepatitis B dapat membantu ibu hamil untuk mengambil tindakan pencegahan yang tepat, seperti melakukan vaksinasi hepatitis B pada bayinya dan mengikuti pengobatan antivirus. Namun, masih banyak ibu hamil yang memiliki pengetahuan dan sikap yang kurang tentang Hepatitis B. Pemerintah Kota Surabaya sudah melaksanakan program upaya pencegahan dan penanggulangan virus hepatitis B pada ibu hamil yaitu kegiatan skrining penyakit menular dan tidak menular pada ibu hamil, pemeriksaan triple eliminasi dan pemberian vaksinasi HBIg (Hepatitis B Imuoglobolin). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest post test. Responden penelitian ini yaitu ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil dengan sampel berjumlah 97 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara purposive sampling dengan analisa data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil analisis pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B menggunakan uji Wilcoxon, menunjukkan nilai p-value diperoleh 0,000 maka hipotesis diterima, artinya ada pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Edukasi dengan media booklet bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Baik buruknya pengetahuan ibu sesuai dengan seberapa sering mereka mengikuti kegiatan kelas ibu hamil, kontrol kehamilan di fasilitas kesehatan, kegiatan Posyandu dan kegiatan lainnya. Kata Kunci: Booklet, Hepatitis B, Ibu Hamil, Pengetahuan, Sikap
Penguatan Praktik Responsive Feeding melalui Pemberdayaan Kader dan Ibu Balita sebagai Upaya Pencegahan Stunting Fitria Nurwulansari; Elfira Nurul Aini; Ahdatul Islamiah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.24144

Abstract

ABSTRAK Permasalahan gizi anak masih menjadi isu utama di Indonesia, di mana ibu memegang peran penting dalam pembentukan kebiasaan makan anak sejak dini. Prinsip Responsive Feeding (RF) yang direkomendasikan oleh WHO dan UNICEF menekankan pentingnya interaksi positif dan kepekaan ibu terhadap tanda lapar dan kenyang anak. Desa Popoh merupakan salah satu wilayah dengan prevalensi tinggi balita gizi kurang, pendek, dan berat badan rendah di area kerja Puskesmas Wonoayu. Pada tahun 2023 masih ditemukan 26 balita dengan berat badan kurang (9,8%) dan 12 balita dengan gizi kurang (4,5%), serta peningkatan jumlah balita pendek menjadi 13 anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik responsive feeding ibu balita melalui pemberdayaan kader di Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Intervensi dilakukan terhadap 21 kader dan 20 ibu balita menggunakan strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terpadu yang mencakup edukasi, simulasi, dan Small Group Discussion (SGD). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 92% (berdasarkan nilai rata-rata post-test) dan peningkatan keterampilan sebesar 87%. Selain itu, tercapai komitmen bersama antara kader dan ibu balita dalam penerapan praktik responsive feeding sebagai upaya pencegahan stunting. Dukungan berkelanjutan dari tenaga kesehatan diperlukan untuk menjaga keberlanjutan praktik responsive feeding di tingkat keluarga dan memastikan kader tetap berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kata Kunci: Kader, Responsive Feeding, Flashcard, Buku Saku.  ABSTRACT Nutritional problems among children remain a major concern in Indonesia, where mothers play a crucial role in shaping healthy eating habits from an early age. The Responsive Feeding (RF) principle recommended by WHO and UNICEF emphasizes positive interaction and maternal sensitivity to children’s hunger and satiety cues. Popoh Village is among the areas with the highest prevalence of underweight, stunted, and malnourished toddlers in the Wonoayu Health Center region. In 2023, there were still 26 underweight toddlers (9.8%), 12 malnourished children (4.5%), and an increase in the number of stunted toddlers to 13. This community engagement program aimed to enhance the knowledge, attitudes, and practices of mothers of toddlers through cadre empowerment in Popoh Village, Wonoayu District, Sidoarjo Regency. The intervention involved 21 cadres and 20 mothers using an integrated Communication, Information, and Education (CIE) strategy, including educational sessions, simulations, and Small Group Discussions (SGD). The results demonstrated an increase in knowledge by 92% (based on the average post-test score) and improvement in skills by 87%. Furthermore, the activity fostered collective commitment among cadres and mothers to apply responsive feeding practices as a strategy to prevent stunting. Sustained support from healthcare workers is essential to maintain cadre engagement and strengthen the implementation of responsive feeding within families and communities. Keywords: Cadres, Responsive Feeding, Flashcard, Pocket Book.
Pengaruh Edukasi Media Buku Saku Terhadap Pengetahuan dan Sikap Anemia Pada Siswi SMK Islam (Tikung Kabupaten Lamongan): The Effect of Pocket Book Media Education on Anemia Knowledge and Attitudes in Islamic Vocational School Students (Tikung, Lamongan Regency) Hidayati Wijaya; Rekawati Susilaningrum; Fitria Nurwulansari; Mamik
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i1.185

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar hemoglobin kurang dari normal. Kadar Hb normal pada remaja putri >12 g/dl. Remaja putri dikatakan anemia jika Hb <12 gr/dl. Anemia remaja putri berdampak negatif menurunkan fokus belajar di sekolah, mempengaruhi pertumbuhan fisik remaja, mempengaruhi imunitas tubuh, dan meningkatkan kejadian infeksi pada remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi media buku saku terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang anemia. Penelitian ini menggunakan design Pre Eksperimenal dengan one group pretest-posttest. Penelitian dilakukan di SMK Islam Tikung Kabupaten Lamongan pada bulan Januari–April 2023 dengan jumlah sampel 89 remaja putri. Responden dipilih menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner yang sudah di uji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data akhir pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dengan signifikansi p value < 0,005. Tingkat pengetahuan sebelum dilakukan edukasi kesehatan dengan media buku saku menunjukkan 52,8% remaja memiliki pengetahuan cukup, 30,3% memiliki pengetahuan baik dan 16,9% remaja memiliki pengetahuan kurang. Terkait data sikap sebelum intervensi 51.7% remaja memiliki sikap negative terhadap anemia dan 48.3% sisanya memiliki sikap positif. Setelah dilakukan dilakukan edukasi kesehatan dengan media buku saku, pengetahuan dan sikap remaja menunjukkan peningkatan. Sebagian besar remaja atau 88.8% memiliki pengetahuan yang baik dan 11.2% sisanya memiliki pengetahuan yang cukup. Sedangkan data sikap sebagian remaja memiliki sikap positif 77.5% dan sebagian kecil sebesar 22.5 % meliliki sikap negatif. Berdasarkan uji statistik didapatkan р value 0,000 < 0,05, ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan pada remaja tentang anemia dengan media buku saku terbukti meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap anemia.
Hubungan Perilaku Ibu Nifas dengan Penyembuhan Luka pada Perineum di Puskesmas Krembangan Selatan Kota Surabaya: The Relationship Between Postpartum Behavior and Wound Healing in The Perineum at The South Krembangan Health Center, Surabaya City Dwi Lia Rahmawati; Sherly Jeniawaty; Fitria Nurwulansari; Sri Utami
Gema Bidan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v14i1.201

Abstract

Robekan perineum terjadi hampir pada semua persalinan sehingga diperlukan perawatan yang intensif untuk mencegah infeksi. Meskipun bukan penyebab langsung, infeksi jalan lahir yang tidak di tangani dengan benar akan menyebabkan komplikasi sehingga terjadi kematian ibu. Profil Kesehatan Indonesia 2021 menyebutkan jumlah kematian ibu karena infeksi yaitu sebanyak 207 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku ibu nifas dengan penyembuhan luka pada perineum di Wilayah Puskesmas Krembangan Selatan Kota Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan survei analitik dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel penelitian adalah 39 ibu hamil yang dipilih menggunakan non probability sampling yaitu purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, dan tindakan, sedangkan variabel dependen adalah penyembuhan luka pada perineum. Tehnik pengumpulan data secara primer dengan kuiosioner dan lembar penilaian. Analisis yang digunakan dalam menguji penelitian ini adalah chi square dan fisher exact.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan penyembuhan luka perineum dengan p-value 0,047 < α (0,05), terdapat hubungan sikap dengan penyembuhan luka perineum dengan p-value 0,033 < α (0,05), dan terdapat hubungan tindakan dengan penyembuhan luka perineum dengan nilai p-value 0,019< α (0,05). Penyembuhan luka pada perineum berhubungan dengan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu selama masa nifas. Oleh karena itu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terutama pada ibu nifas yang mengalami luka perineum adalah dengan memberikan penyuluhan serta asuhan tentang cara menjaga dan merawat luka perineum sampai luka perineum sembuh dan membaik.