Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pemanfaatan Pupuk Kandang dan Kompos Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung (Ipomea retans) Dengan Menggunakan Aquaponik Erni Suryani; Irma Rubianti
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 1 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sempitnya lahan pertanian dapat diselesaikan dengan sistem teknologi yang tepat agar kebutuhan pangan masyarakat tetap tercukupi. Keterbatasan lahan pertanian menjadi kendala dalam produksi bahan pangan. Sehingga sistem pertanian menggunakan vertikultur merupakan salah satu solusi terbaik dalam peningkatan produksi hasil pertanian. Akuaponik adalah salah satu konsep pengembangan sistem pertanian, yaitu suatu rangkaian teknologi yang memadukan antara teknik pengembangan perikanan dan teknik pertanian. Data pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomea reptans) meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan panjang akar. Data kualitas air antara lain, Biochemical Oxsygen Demand (BOD). Aplikasi pupuk organik dalam bentuk pupuk kandang dan kompos mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basa. Pupuk kandang dengan takaran 600 g/5000 dapat memberikan hasil pertumbuhan yang terbaik
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN E-LEARNING DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMAN 2 KOTA BIMA Erni Suryani; Hartati Hartati
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang penggunaan model pembelajaran e-learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yang mengkaji kepustakaan atau library research. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran dengan kelas virtual (e-learning) merupakan sebuah terobosan baru dibidang pengajaran dan pembelajaran, karena mampu meminimalkan perbedaan cara mengajar dan materi, sehingga memberikan standar kulitas pembelajaran yang lebih konsisten selain itu sistem e-Learning mutlak diperlukan untuk perkembagan teknologi 4.0 dan sebagai antisipasi perkembangan jaman dengan dukungan teknologi informasi dimana semua menuju ke era digital, baik mekanisme maupun konten
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA PETA DAN GLOBE PADA SISWA SMPN 7 KOTA BIMA Erni Suryani
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1165

Abstract

Dalam proses belajar mengajar pada hakekatnya adalah proses komunikasi antara guru dengan siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran dengan menggunakan media peta dan globe pada. Berdasarkan hasil Penelitian bahwa penggunaan media peta dan globe dalam mata pelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar pada siswa SMPN 7 Kota Bima. Peningkatan ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 63% dan nilai rata-rata siklus II sebesar 87,5% yang berarti ada peningkatan sebesar 14,5%. Penggunaan media peta dan globe dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari rata-rata aktivitas siswa pada siklus I sebesar 33,5% yang tergolong cukup aktif dan pada siklus II sebesar II sebesar 35,5% yang tergolong aktif.
Lokakarya Pengembangan perangkat Pembelajaran dan Penyusunan Proposal PTK Bagi Guru SMP dan SMA/MA Se-Kota Bima Muh. Nasir; Nehru Nehru; Erni Suryani; Olahairullah Olahairullah; Sitaman Sitaman
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman guru tentang berbagai model pembelajaran, memotivasi guru untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan PTK, memberikan keterampilan langsung untuk melakukan PTK yang praktis, memberikan pemahaman pada guru akan kebermanfaatan PTK untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, melatih para guru agar dapat membuat proposal PTK. Metode kegiatan ini dijalankan menggunakan  Pendekatan kontekstual dengan metode off the job training, dan menekankan pada keikutsertaan penuh dari peserta dalam proses kegiatan lokakarya. Peserta lokakarya akan dikenalkan pada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, dan mendiskusikan proses serta hasil latihan. Peserta yang mengikuti kegiatan lokakarya ini adalah para guru SMP dan SMU/MA yang ada di Kota Bima. Lokakarya terdiri dari teori dan praktek dengan komposisi 40% untuk teori dan 60% untuk praktek. Berdasarkan hasil pelaksanaankegiatan lokakarya yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: kegiatan lokakarya ini dapat menginisiasi dan sekaligus membantu guru dalam penelitian, khususnya Penelitian Tindakan Kelas, yang hasilnya dapat menjadi perbaikan dalam pembelajaran baik yang dilakukan oleh guru tersebut maupun guru-guru lain yang mengajarkan topik tersebu, guru merasa senang dengan adanya kegiatan lokakakrya, namun dirasakan waktu yang disediakan untuk merencanakan proposal penelitiannya masih kurang, guru sudah mampu membuat perangkat pembelajaran dan draf proposal PTK.
Permainan Kartu Bergambar Sebagai Media Pengembangan Kemampuan Interaksi Anak Anita Rahmawati; Ferawati Ferawati; Erni Suryani
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kartu bergambar merupakan salah satu media pengembangan kemampuan interaksi pada anak yang telah lama digunakan. Kartu bergambar ini berisi gambar-gambar yang menarik yang memungkinkan anak-anak berinteraksi dengan teman-temannya melalui berbagai aktivitas bermain. Kegiatan pengabdian ini, anak-anak diberikan permainan kartu bergambar yang melibatkan interaksi dengan rekan sebaya. Permainan ini dirancang untuk membangun kemampuan komunikasi, kerjasama, dan keterampilan sosial lainnya. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan anak-anak setelah mereka bermain. Dalam konteks pendidikan, permainan kartu bergambar juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengajar anak-anak tentang berbagai konsep, seperti angka, huruf, bentuk, dan warna. Ini memberikan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan dalam pembelajaran, yang dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan anak dalam proses pembelajaran. Sehingga bisa disimpulkan bahwa permainan kartu bergambar merupakan media yang efektif untuk mengembangan kemampuan interaktif siswa. Tidak hanya memberi kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dengan orang lain, tetapi juga membantu dalam mengembangkan kemampuan sosial dan kognitif siswa.
Penerapan Media Pembelajaran IPA Menggunakan Kancing Genetika Pada Siswa SMP Ariyansyah Ariyansyah; Mei Indra Jayanti; Erni Suryani
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi mitra dalam proses pembelajaran IPA pada materi pewarisan sifat dan kelangsungan hidup. Solusi yang ditawarkan adalah dengan penerapan media pembelajaran kancing genetika untuk menunmbuhkan motivasi belajajar siswa SMPIT insan Kamil Kota Bima. Teknik pengumpulan data dalam kegiatan PKM ini yakni dengan melakukan observasi, studi dokumentasi dan refleksi. Data dianalisis secara kualitatif merujuk kepada variabel motivasi belajar dan media pembelajaran kancing genetika setelah itu diinterpretasikan berdasarkan kajian teori. Hasil observasi menunjukkan bahwa nilai tugas siswa pada materi pewarisan sifat mengalami peningkatan dari sebelum penerapan media pembelajaran  hanya 40% yang memiliki nilai >70 sedangkan setelah penerapan media pembelajaran kancing genetika 99% memiliki nilai >70. Diharapkan kepada guru IPA agar lebih variatif menggunaakn media pembelajaran disesuaikan dengan materi yang akan disampaikan.
Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X MAN 1 Kota Bima Tahun Pelajaran 2022/2023 Olahairullah Olahairullah; Amelia Turrahman; Erni Suryani
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol2.Iss3.769

Abstract

Hasil belajar siswa yang masih rendah dan masih banyak yang tidak memenuhi KKM/tidak tuntas tersebut diakibatkan oleh kurangnya minat belajar serta keaktifan siswa dalam ruangan, Hal tersebut diakibatkan model pembelajaran yang kurang menarik yang diterapkan guru. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Stick terhadap hasilbelajar siswa kelas X MAN 1 Kota Bima tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimen dengan bentuk pretest-postest, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif,sehinga data yang diperoleh adalah data yang berupa hasil tes. Bedasarkan hasil penelitian dan pembahasan,yang dapat dikemukakan kesimpulan bahwa: penggunaan model pembelajaran Talking Stick terhadap hasil belajar siswa kelas X Man 1 Kota Bima tahun pelajaran 2022/2023 pada materi ekosistem ketuntasan dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 32,4 lebih tinggi dari nilai rata-rata kelas kontrol 26,5 pada nilai pretest. Sedanglan nilai rata-rata pada posttest kelas eksperimen sebesar 79,7 lebih tinggi dari nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 65,5. Berarti ketuntasan keberhasilan belajar telah  tercapai.  
Penguatan Kompetensi Guru Di Kabupaten Bima Dalam Menyusun Program Sekolah Nurfahurrahmah Nurfahurrahmah; Ferawati Ferawati; Erni Suryani
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v2i4.910

Abstract

Mengingat jumlah guru di kabupaten Bima yang sangat banyak dalam setiap jenjang pendidikan mulai dari TK,SD, SMP dan SMK/SMA,serta potensi, bakat dan minat guru untuk dikembangkan tentunya penguatan kompetensi guru menjadi solusi terbaik dalam memajukan pendidikan di kabupaten Bima, salah satunya melalui program-program yang dapat dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah baik ekstrakulikuler, kokurikuler maupun intrakulikuler. Kegiatan ini tentunya turut mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar dalam mewujudkan profil pelajar pancasila (P5). Dalam undang-undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005 pasal 8, kompetensi guru meliputi : (a) kompetensi pedagogik; (b) kompetensi kepribadian); (c) kompetensi sosial; dan (d) kompetensi professional yang akan didapatkan jika mengikuti pendidikan profesi. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan penguatan kompetensi guru di Kabupaten Bima dalam menyusun program sekolah sehingga terarah.  Kegiatan ini juga menghasilkan informasi penting bagi para praktisi dan mengambil kebijakan untuk dipertimbagkan dalam upaya mereka meningkatkan mutu pendidikan. Metode pelaksanaan dalam bentuk lokakarya yang didalam terdapat kegiatan pembimbingan dan pelatihan pada guru penggerak Kabupaten Bima, Teknik pengumpulan data melalui guru diberikan kesempatan untuk menyusun program sekolah baik dalam bentuk kegiatan ekstrakulikuler, kokurikuler maupun intrakulikuler kemudian dipresentasikan di depan peserta lainnya untuk mendapatkan penguatan maupun perbaikan. Teknik analisis data dilihat dari kemampuan guru dalam menyusun program dan relevansinya program dengan kondisi sekolah.