Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JUQUTS

Variety Of Allah's Help In The Quran (methodology of tafsir Abdul Hayy Al-Farmawi analytical study Qs. al-Baqarah 216, Qs. Ali Imran 12-13, and Qs. al-Anfal 9-10) Kaida, Urfa; Rohmanudin, Deden; Muhamad Fajar
Journal of Ulumul Qur'an and Tafsir Studies Vol. 3 No. 2 (2024): JUQUTS: Journal of Ulumul Quran and Tafsir Studies
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/8ns5pm76

Abstract

Pertolongan Allah dalam Alquran memiliki derivasi bentuk kata yang berbeda yang menyebabkan memiliki makna dan konteks yang berbeda pula, mulai dari pertolongan Allah terhadap kaum muslimin, pertolongan Allah dalam peperangan dan berbagai bentu jenis pertolongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ragam pertolongan Allah, apa saja bentuknya, bagaimana cara Allah menolong hambanya terkhusu pada medan pertempuran yang akan di paparkan lebih jelas pada pembahasan penelitian ini. Penelitian dilakukan dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan mengumpulkan data-data yang dapat digunakan yang berkaitan, dengan menggunakan pendekatan melalui metode tafsir maudhu’i (tematik). Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah adanya ruang lingkup yang beragam dalam memaknai pertolongan Allah. Hasil penelitian ini adalah di temukannya berbagai macam jenis pertolongan Allah dalam Alquran, terkhusus analisis yang lebih khusus adalah pertolongan Allah dalam Alquran di medan pertempuran antara kaum beriman dan kaum kafirin.  
Jalinan Ayat untuk Bumi: Munāsabah Qur’an Sebagai Moral Idea di Tengah Krisis Ekologis Muhamad Fajar
Journal of Ulumul Qur'an and Tafsir Studies Vol. 4 No. 2 (2025): JUQUTS: Journal of Ulumul Quran and Tafsir Studies
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/6em14p59

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji ayat-ayat ekologi dalam al-Qur’an melalui pendekatan munāsabah sebagai upaya merumuskan prinsip moral Qur’an yang relevan dengan krisis ekologi kontemporer. Pentingnya penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa degradasi lingkungan global menuntut paradigma etis baru, dan al-Qur’an dapat menjadi sumber normatif dalam membangun kesadaran ekologis umat manusia. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan library research. Data dikumpulkan melalui telaah ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan tema lingkungan serta literatur tafsir klasik dan kontemporer kemudian dinalisis dengan metode munāsabah makna, guna menemukan keterkaitan makna antar-ayat yang membentuk kerangka moral lingkungan. Temuan utama penelitian ini menemukan adanya munāsabah makna antara QS. al-Rūm (30:41), QS. al-A‘rāf (7:56), dan QS. al-Raḥmān (55:7–9) yang membentuk kerangka ekoteologis Qur’an. Temuan utama menunjukkan bahwa kerusakan ekologis merupakan konsekuensi moral-spiritual dari ulah manusia yang mengabaikan amanah kekhalifahan dan prinsip mīzān.  Bagian implikasi penelitian ini menegaskan bahwa konservasi lingkungan dapat dipandang sebagai ibadah sekaligus dasar kebijakan berkelanjutan melalui integrasi nilai Qur’an dalam pendidikan, regulasi publik, dan dakwah ekologi. Keaslian dan nilai penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan munāsabah makna yang jarang diaplikasikan dalam studi ekoteologi, sehingga menghasilkan kerangka moral Qur’an yang aplikatif bagi konservasi dan kebijakan ekologis kontemporer
Marine in the Qur'an: Interpretation of Al-A’raf verse 57 and Ar-Rahman verses 19-20 Muhamad Fajar; Muhamad Lutfi Puadi; Qama Ramadhan; Yusran Anshar Musyaffa; Naelin Najihah, Bannan
Journal of Ulumul Qur'an and Tafsir Studies Vol. 2 No. 1 (2023): JUQUTS: Journal of Ulumul Quran and Tafsir Studies
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/juquts.v2i1.168

Abstract

[Ocean in the Qur'an: Interpretation Study of Ar-Rahman verses 19-20] Indonesia is an archipelagic country with a traffic lane that connects the Pacific Ocean and the Indian Ocean. The sea is a natural wealth with various phenomena and biota in it. There are various signs in the verses of the Qur'an about natural phenomena that occur in the world, one of which is the phenomenon of the meeting of two seawaters but they do not mixing each other. This phenomenon deserves to be researched because of the rarity of studying discussions regarding this in the community. So this study aims to provide knowledge to the public regarding natural phenomena in the Qur'an. This study uses a descriptive method by collecting various references from the marine sector and interpretive studies about natural phenomena in the Qur'an. The discovery of the phenomenon of two sea waters that do not mix with each other proves the truth of the word of Allah SWT. Hopefully, this research will provide readers with an understanding of this phenomenon and this research study of commentary will become one of the evidences of the truth of the Qur'an and have an impact on science, especially in the marine sector.