Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Cut Bank dan Point Bar Pada Bentang Lahan Fluvial DAS Bedadung Jember Maria Ulfa; Fahmi Arif Kurnianto
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 1 No. 1 (2023): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.927 KB) | DOI: 10.59435/jimnu.v1i1.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan dalam menganalisis mengkaji persebaran point bar dan cut bank di daerah tengah dan hilir DAS Bedadung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, studi literature dan dokumentasi. Melalui wawancara, informan yang diwawancarai ialah masyarakat sekitar yang berada di daerah peneitian utamanya yang lokasinya berdekatan dengan bentang lahan fluvial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tidak semua point bar dan cut bank terbentuk pada bentang lahan fluvial DAS Bedadung, selain itu setiap point bar memiliki panjang yang berbeda dan jenis erosi pada cut bank pun juga berbeda. Cut bank dan point bar pada DAS Bedadung memiliki karakteristik yang beragam baik dari jenis erosi beserta panjang point barnya. Persebaran point bar di lokasi penelitian rata-rata banyak ditemukan dengan ciri khas berupa endapan pasir. Sedangkan untuk cut bank dominan memiliki erosi tebing sungai yang sifatnya menggerus tebing sungai.
Analysis of Agricultural Land Classification in East Kotawaringin District, Central Kalimantan Province using Landsat 8-OLI Image Maria ULFA; Novitasari Sudar RIYANTI; M. Holilur ROHMAN; Emy KHILMIAH; Jihan Ratna FAUZIAH; Ahmad Ardinata PRIANDANA; Sabrina Auliauz ZAHROH; Fahmi Arif KURNIANTO
Loka: Journal Of Environmental Sciences Vol. 1 No. 3 (2023): Loka: Journal Of Environmental Sciencesy (July – September)-In Press
Publisher : PT. Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ljes.v1i3.169

Abstract

Purpose:This research aims to map agricultural land in East Kotawaringin Regency, Kalimantan Province, and analyze it using Landsat 8 OLI satellite imagery in 2023.Methodology:The method used in this research is supervised classification, which will then carry out a data analysis process related to natural conditions in the field. Based on the results of satellite image data processing, there are five categories of land cover classification in the East Kotawaringin Regency area: built-up land, empty land, fields/moors, gardens and forests.Findings:According to the accuracy test results, the overall accuracy value of satellite imagery in East Kotawaringin Regency is 87%. Community activities, such as economic activities and meeting needs for public facilities and housing, influence the distribution of existing land cover areas.Implication:The classification results obtained later through maps of agricultural land in East Kotawaringin Regency can be used to find various studies, especially on expanding the agricultural sector.