Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Factors Affecting Audit Delay with Reputation of Public Accounting Firms as Moderation Variables in Food and Beverage Sub Sector Companies in Indonesia stock exchange Anggraeni, Rr. Dian; Wibowo, Susanto; Herijawati, Etty
AKUNTOTEKNOLOGI : JURNAL ILMIAH AKUNTANSI DAN TEKNOLOGI Vol. 12 No. 2 (2020): AKUNTOTEKNOLOGI : JURNAL ILMIAH AKUNTANSI DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Buddhi Dharma/Fakultas Bisnis/Program Studi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/aktek.v12i2.492

Abstract

This study is to examine the factors that influence audit delay with the moderating variable of public accounting firm reputation in companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Data observations were carried out on food and beverage sub-sector companies with financial reports from 2015-2018. The number of sample data is 36 sample data. The data sampling technique used purposive sampling technique. Statistical test using is multiple linear regressions with statistical software STATA. Statistical results show that Audit Tenure has no significant effect on Audit Delay with KAP as a moderating variable with a significance value of 0.724> 0.05, Leverage has no significant effect on Audit Delay with KAP as a moderating variable with a significance value of 0.203> 0.05 and Profitability has a significant effect. on Audit Delay with KAP as a moderating variable with a significance value of 0.015 <0.05.
Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar (Kurs) Rupiah Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (Ihsg) Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2016 -2020 Sutandi, Sutandi; Wibowo, Susanto; Sutisna, Nana; Fung, Tjong Se; Januardi, Lo
AKUNTOTEKNOLOGI : JURNAL ILMIAH AKUNTANSI DAN TEKNOLOGI Vol. 13 No. 2 (2021): AKUNTOTEKNOLOGI : JURNAL ILMIAH AKUNTANSI DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Buddhi Dharma/Fakultas Bisnis/Program Studi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/aktek.v13i2.891

Abstract

Pembangunan ekonomi menjadi salah satu masalah terbesar didalam suatu negara, dimana proses pembangunan ekonomi tersebut membutuhkan dana investasi. Pasar modal menjadi salah satu sarana dalam membantu pembangunan ekonomi disuatu negara. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan salah satu indikator pasar modal. Pergerakkan IHSG dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya kondisi perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh indikator makro ekonomi Indonesia yaitu inflasi, nilai tukar (kurs) rupiah serta tingkat suku bunga, terhadap Indeks Harga Saham Gabugan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 (lima) tahun mulai dari tahun 2016 -2020. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan level of significant 0,05. Secara simultan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi, nilai tukar (kurs) rupiah dan tingkat suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG). Secara parsial inflasi dan nilai tukar (kurs) rupiah berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap IHSG, tingkat suku bunga berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap IHSG. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel inflasi, nilai tukar (kurs) rupiah dan tingkat suku bunga dapat digunakan sebagai tolak ukur dan bahan pertimbangan dalam berinvestasi di pasar modal.
Rebranding Desa Wisata Kembang Arum untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah di Bidang Pariwisata Wibowo Wibowo
DeKaVe Vol 10, No 1 (2017): Jurnal DeKaVe Vol. 10 No. 1 2017
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2252.025 KB) | DOI: 10.24821/dkv.v10i1.1768

Abstract

ANALISIS INDIKATOR KEUANGAN PERUSAHAAN MIGAS PETRONAS MALAYSIA, PERTAMINA INDONESIA DAN THAI OIL THAILAND DALAM FLUKTUASI HARGA MINYAK MENTAH DUNIA (Studi Komparasi) Susanto Wibowo
JOURNAL OF BUSINESS STUDIES Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.492 KB)

Abstract

ABSTRAK Fluktuasi atau gejolak harga minyak dunia mengalami turbulensi yang sulit untuk di prediksi saat ini. Peran manajemen dalam mengelola kinerja keuangan perusahaan-perusahaan minyak raksasa di kawasan Asia Tenggara juga mengalami penyesuaian-penyesuaian dalam operasi perusahaannya agar tetap efektif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat indikator keuangan perusahaan minyak terbesar di negara-negara  kawasan ASEAN. Proses pengumpulan data sampel menggunakan metode “purposive sampling”dengan sampel data perusahaan minyak Indonesia (Pertamina), Malaysia (Petronas) dan Thailand (Thaioil). Data series laporan keuangan menggunakan periode 2010-2014 dengan alat uji menggunakan analisis uji non-parametrik. Hasilnya menunjukkan indikator keuangan ketiga negara terdapat perbedaan yang signifikan dan tidak signifikan dan indikator kinerja keuangan menunjukkan Petronas Malaysia sangat baik dalam: DR (debt ratio), NPM (net profit margin), ROI (return on investment), ROE (return onequity) dan TATO (total assets turnover) dibandingkan dengan Pertamina Indonesia dan Thai Oil Thailand akan tetapi Pertamina (Indonesia) lebih baik dalam NPM (net profit margin dan ROE (return onequity) dibandingkan dengan Thaioil (Thailand). Akan tetapi Thai Oil Thailand lebih baik nilai CR (current ratio) bila dibandingkan dengan Petronas Malaysia maupun Pertamina Indonesia.   Kata Kunci: : Rasio Keuangan, Du Pont System, Kinerja keuangan     ABSTRACT Fluctuation or volatility in world oil prices experienced turbulence that is difficult to predict at this time. Management role in managing the financial performance of the giant oil companies in the Southeast Asian region also experienced adjustments in its operations in order to remain effective. This study aims to look at the financial indicators of the largest oil companies in the countries of the ASEAN region. Sample data collection process using the "purposive sampling" with a data sample Indonesian oil company (Pertamina), Malaysia (Petronas) and Thailand (Thaioil). The data series using the financial statements for 2010-2014 by the test equipment using non-parametric test analysis. The result shows the financial indicators of the three countries there are significant differences and no significant and financial performance indicators show Petronas Malaysia is very good in the DR (debt ratio), NPM (net profit margin), ROI (return on investment ), ROE (return onequity) and TATO (total asset turnover) compared with Pertamina Indonesia and Thai Oil Thailand but Pertamina (Indonesia) is better in the NPM (net profit margin and ROE (return onequity) compared with Thai Oil (Thailand). But Thai Oil Thailand better value CR (current ratio) when compared with Malaysia Petronas and Pertamina Indonesia. Keywords: Financial Ratios, Du Pont System, Financial Performance
Comparative Analysis of Performance of Cooperative Credit Method "PEARLS" Susanto Wibowo; Rr. Dian Anggraeni; Etty Herijawati; Salikim Salikim
Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 18 No 1 (2020): Primanomics : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.95 KB)

Abstract

Credit unions are cooperatives that help their members to prosper, because it is built on the principle of mutual kegotong among members to help each other and help each other in relation to finance cooperative members. Purpose of this study will show the difference in the financial performance of “Asisi” credit cooperatives and credit unions “Puspita Kencana” using PEARLS. The method used there is a descriptive study using methods PEARLS and Statistical test with the sample collection technique using the "purposive sample" then test different descriptive statistics and Kruskal-Wallis test and test different significance with the Mann-Whitney U Sample data are secondary data from Kopdit financial statements mentioned above. The results showed the average value of the PEARLS method Kopdit “Puspita Kencana” results are better when compared to Koperasi Kredit “Asisi”. Then, with a significance difference test showed that the value Protect Liquid Effect and no significant difference of 0.008>0.05. While the value of Assets (0.310>0.05), Rates (0421>0.05) and Signs Growth (0222>0.05), there was no significant difference
THE INFLUENCE OF CAPITAL STRUCTURE, WORKING CAPITAL ROUND, AND INTELLECTUAL CAPITAL STRUCTURE ON CORPORATE VALUE IN FOOD AND BEVERAGES SECTOR MANUFACTURING COMPANIES LISTED IN INDONESIA STOCK EXCHANGE IN 2015-2018 Susanto Wibowo; Ronaldo J.
Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 18 No 2 (2020): PRIMANOMICS : JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.116 KB) | DOI: 10.31253/pe.v18i2.357

Abstract

This study aims to examine the effect of capital structure, working capital turnover, and intellectual capital structure on firm value. The sampling method uses purposive sampling. Companies with criteria in the food and beverage sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2015-2018. The population is 51 companies and sampling is 14 companies. Data analysis techniques using statistical tests: multiple linear regression, descriptive testing, data normality test, heteroskedasticity test, multicollinearity test, determination test, t-test, and F test. The results showed that the company's capital structure and working capital turnover significantly had a positive effect on firm value. While the intellectual capital structure does not affect the value of the company.
Pengaruh Profitabilitas, Sales Growth, Leverage, Dan Likuiditas Terhadap Tax Avoidance (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Industri Otomotif Dan Komponen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2021) Angel Wijaya; Susanto Wibowo
NIKAMABI Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal NIKAMABI: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Faculty bussines

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.079 KB) | DOI: 10.31253/ni.v1i2.1560

Abstract

Dalam penelitian ini, menggunakan sampel perusahaan industri otomotif dan komponenyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2021. Teknik pengambilan data yangdigunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 5 perusahaan. Sumber data dalampenelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan tahunan yang diperoleh dariwebsite resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu www.bei.co.id. Teknik analisis data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah Uji Statistik Deskriptif, Uji Asumsi Klasik, Uji Statistik,Uji Hipotesis, serta Uji Signifikansi Simultan dengan menggunakan software SPSS Versi 25.Hasil pengujian dalam penelitian ini membuktikan bahwa variabel Profitabilitas, SalesGrowth tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Sedangkan berdasarkan hasil Uji Simultan(Uji F) membuktikan bahwa variabel Leverage dan Likuiditas berpengaruh terhadap TaxAvoidance
Pengaruh Gross Profit Margin (GPM), Current Ratio (CR), Inflasi, dan BI Rate Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Indeks LQ45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2018-2020 Elvira Audina; Susanto Wibowo
Global Accounting Vol. 1 No. 2 (2022): Global Accounting
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.235 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis secara parsial maupun simultan pengaruh Gross Profit Margin, Current Ratio, Inflasi, dan BI Rate terhadap Harga Saham pada perusahaan indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2020. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi penelitian adalah sebanyak 45 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yaitu metode purposive sampling, sehingga didapat sebelas perusahaan sebagai sampel. Uji analisis statistik data menggunakan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis dengan olah data menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian secara parsial, Gross Profit Margin dan Current Ratio berpengaruh terhadap Harga Saham dengan nilai signifikan sebesar 0,021 dan 0,037, sedangkan Inflasi dan BI Rate tidak berpengaruh terhadap Harga Saham dengan nilai signifikan 0,644 dan 0,966. Namun secara simultan, Gross Profit Margin, Current Ratio, Inflasi, dan BI Rate berpengaruh terhadap Harga Saham pada perusahaan indeks LQ45 yang terdaftar di BEI periode 2018-2020.
Pengaruh Legalitas Cryptocurrency, Praktik Money Laundering dan Tax Avoidance Terhadap Transaksi Cryptocurrency (Studi Pengguna Crypto) Bryane Sandie; Susanto Wibowo
Global Accounting Vol. 1 No. 3 (2022): Global Accounting
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.09 KB)

Abstract

Sekarang ini banyak sekali negara dari berbagai belahan dunia masih tidak mempunyai sikap didalam merancang peraturan berkaitan terhadap cryptocurrency. Dikarenakan faktor tersebut maka sangat penting dilaksanakan analisis mengenai legalitas cryptocurrency, praktik money laundering dan tax avoidance sebagai alat pembayaran. Riset ini memiliki tujuan yakni guna bisa mengkaji apa saja perlindungan dari hukum terkait dengan pemakaian cryptocurrency yang menjadi alat pembayaran. Secara khusus cryptocurrency mempunyai dua fungsi yaitu menjadi komoditas serta alat tukar. Dalam riset ini, jenis data yang dipakai ialah kuantitatif. Data primer ialah sumber data yang dipakai didalam riset ini. Data primer ialah data yang diperoleh atau diakumulasikan oleh peneliti dan data primer didapat melalui penyebaran kuesioner. Penyebaran kuesioner untuk penelitian ini dilaksanakan mulai dari tanggal 04 Juni 2022 sampai dengan 15 Juni 2022. Hasil pada riset yang sudah diolah menunjukkan jika nilai signifikan legalitas cryptocurrency sebanyak 0,006 < 0,05, praktik money laundering sebesar 0,004 < 0,05, tax avoidance sebesar 0,000 < 0,05, dan legalitas cryptocurrency, praktik money laundering dan tax avoidance berpengaruh simultan sebesar 0,000 < 0,05.
Pengaruh Thin Capitalization, Sales Growth, Capital Intensity, dan Kompensasi Manajemen Terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Consumer Goods yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2017- 2021) Michael Kristiawan; Susanto Wibowo
Global Accounting Vol. 2 No. 1 (2023): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna menganalisa dampak yang diberikan dari Thin Capitalization, Sales Growth, Capital Intensity dan Kompensasi Manajemen pada Tax Avoidance pada perusahaan manufaktur Consumer Goods yang ada di BEI tahun 2017-2021. Secara khusus, laporan keuangan tahun 2017–2021 yang berasal dari BEI merupakan data yang dipakai untuk penelitian ini. Sampel penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan di Consumer Goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2017 sampai 2021 dan sebanyak 23 perusahaan digunakan sebagai sampel yang ditetapkan dengan metodologi purposive sampling. Sedangkan metode analisis digunakan analisis regresi linear berganda. Dari penelitian yang dilaksanakan diperoleh hasil bahwa: (1) terdapat dampak yang diberikan Thin Capitalization pada Tax Avoidance; (2) terdapat dampak yang diberikan Sales Growth pada Tax Avoidance; (3) terdapat dampak yang diberikan Capital Intensity pada Tax Avoidance; (4) terdapat dampak yang diberikan Kompensasi Manajemen pada Tax Avoidance; dan (5) terdapat dampak yang diberikan seluruh variabel bebas secara bersama-sama pada Tax Avoidance