Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eCo-Buss

Pengaruh Recruitment, Kompetensi, dan Pengembangan Dosen terhadap Daya Saing Perguruan Tinggi melalui Organizational Leadership Sugiyanto; Nana Sutisna
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rekrutmen, kompetensi, dan program pengembangan dosen terhadap daya saing perguruan tinggi dengan kepemimpinan organisasi sebagai variabel mediasi. Studi dilaksanakan di Universitas Buddhi Dharma (UBD) Tangerang dengan menggunakan metode kuantitatif berbasis Structural Equation Modeling (SEM). Data diperoleh dari 175 responden yang terdiri atas dosen, staf administrasi, dan pengurus yayasan melalui kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, dan model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekrutmen dan kompetensi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap daya saing institusi. Sebaliknya, program pengembangan dosen terbukti berpengaruh signifikan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepemimpinan organisasi. Mediasi kepemimpinan hanya efektif pada hubungan pengembangan dosen dengan daya saing, sedangkan pada rekrutmen dan kompetensi tidak signifikan. Kesimpulannya, daya saing UBD lebih ditentukan oleh program pengembangan dosen yang terintegrasi dengan kepemimpinan organisasi yang efektif. Hal ini menegaskan pentingnya strategi SDM berbasis pelatihan berkelanjutan dan kepemimpinan transformatif dalam memperkuat keberlanjutan institusi
Pengaruh Beban Kerja, Disiplin Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan dengan Komitmen Organisasi sebagai Pemediasi Sucipto Wijaya; Nana Sutisna
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3117

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja, disiplin kerja, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan karyawan dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi pada Perkumpulan Boen Tek Bio. Sampel penelitian terdiri dari 250 karyawan yang dijadikan responden, dengan data diperoleh melalui kuesioner. Analisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) berbantuan Smart PLS. Uji validitas menunjukkan nilai konvergen dan diskriminan >0,7, dengan lingkungan kerja tertinggi (0,906) dan komitmen organisasi terendah (0,822), sedangkan semua nilai AVE >0,50, menegaskan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan beban kerja, disiplin kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi (β = 0,609; p = 0,000; β = 0,125; p = 0,009; β = 0,257; p = 0,000). Ketiga variabel juga berpengaruh langsung pada kepuasan kerja, dengan beban kerja (β = 0,321), disiplin kerja (β = 0,104), dan lingkungan kerja (β = 0,228). Selain itu, komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (β = 0,343). Temuan lain menunjukkan adanya pengaruh tidak langsung melalui komitmen organisasi, yakni beban kerja (β = 0,209), disiplin kerja (β = 0,043), dan lingkungan kerja (β = 0,088). Hasil ini menegaskan peran penting komitmen organisasi sebagai mediator dalam meningkatkan kepuasan kerja.
Pengaruh Motivasi Kerja, Gaya Kepemimpinan, dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Mediasi Keterampilan Interpersonal Organisasi Deni Septiawan; Nana Sutisna
eCo-Buss Vol. 8 No. 3 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i3.3777

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi kerja, gaya kepemimpinan, dan budaya kerja terhadap kinerja karyawan dengan keterampilan interpersonal sebagai variabel mediasi. Meskipun hubungan antara faktor organisasi dan kinerja telah banyak diteliti, mekanisme yang menjelaskan bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi kinerja masih belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 110 responden, yang kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan keterampilan interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, gaya kepemimpinan dan budaya kerja tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja. Keterampilan interpersonal terbukti memiliki pengaruh yang kuat terhadap kinerja dan berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan antara budaya kerja dan kinerja karyawan. Namun, peran mediasi keterampilan interpersonal tidak signifikan pada hubungan motivasi kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dengan menekankan pentingnya mekanisme perilaku dalam menjelaskan hubungan antara faktor organisasi dan kinerja. Secara praktis, organisasi disarankan untuk mengembangkan keterampilan interpersonal karyawan sebagai strategi utama dalam meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.