Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EKSISTENSI HUKUM YANG BERLANDASKAN KONSTITUSI DI INDONESIA Pakpahan, Zainal Abidin
Jurnal Ilmiah Advokasi Vol 13, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Advokasi
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jiad.v13i3.8244

Abstract

The constitution is the basic law and the highest law in a country, every citizen and state power organizer must submit to the constitution which is the guideline in state life. The existence of the constitution as one of the elements of the state reflects a state of law because in the constitution it regulates the protection of human rights, the existence of the principles of freedom, equality, openness, justice and the existence of limitations on the power of state organizers so that the law as a rule is not something that just comes, but the law comes from society which is used to regulate the form of relations between humans so that humans cannot escape from the bonds that exist in the midst of social life, and therefore, it is a reality that must be recognized that where there is society, there must be laws that are based on the constitutionKeywords: Existence, Law, Constitution, State
KEPASTIAN HUKUM ATAS HAK PENYANDANG DISABILITAS SEBAGAI WARGA NEGARA DALAM MENDAPATKAN PEKERJAAN DI INDONESIA Pakpahan, Zainal Abidin
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 18, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v18i2.4439

Abstract

Legal Study on Traffic Violations Committed by School Children at Bangko Police Traffic Unit Siagian, Chandra; Pakpahan, Zainal Abidin; Siahaan, Nimrot
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 12 (2024): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v1i12.94

Abstract

Traffic violations are committed not only on adults, even including the age of children also commit many traffic violations. Legal sanctions for violators will be imposed, both administrative criminal sanctions and imprisonment sanctions. Juridically, violators will be subject to imprisonment for a maximum of 1 (one) year and/or a maximum fine of IDR 2,000,000.00 (two million rupiah) in accordance with Article 229 paragraph (3) of Law Number 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation. The law imposes imprisonment, confinement and fines for traffic violations in the Bangko police station. In addition, criminals and perpetrators of traffic violations can be sentenced to additional crimes in the form of revocation of driver's licenses or compensation for losses caused by criminal acts or traffic violations, but this enforcement is intended for traffic offenders who are adults. Meanwhile, criminal liability for perpetrators of traffic violations committed by school children in the jurisdiction of the Bangko Police Station, usually first looks at the elements, namely intentional or not or negligence that results in the occurrence of the violation, it will affect the legal action that will be taken by the Bangko Police Station for traffic violators. For criminal law liability for traffic violations committed by school children in the jurisdiction of Bangko Police Station, violators of the age category of school children are only given criminal sanctions in accordance with applicable legal provisions.
SOSIALISASI BANTUAN HUKUM BAGI MASYARAKAT MISKIN DALAM MENDAPATKAN KEADILAN DI PENGADILAN Pakpahan, Zainal Abidin; Risdalina, Risdalina; Hakim, Abd.; Junus, Nasran; Tambunan, Haris Nixon
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.19893

Abstract

Secara legal standing Pemerintah telah memberikan bantuan secara prodeo atau gratis kepada masyarakat miskin, hal ini tertulis pada UU Nomor 16 tahun 2011 tentang Bantuan hukum dengan turunannya yakni Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2013 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberi Bantuan Hukum dan Penyaluran Dana Bantuan Hukum melalu pemerintah yang berkeawjiban untuk memfasilitasi masyarakat miskin dalam mencari keadilan di Pengadilan, hal ini tingkat kemiskinan semangkin meningkat pada tahun 2023 ini terbukti melalui data yang telah dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik jumlah penduduk kategori miskin pada Maret 2023 sebesar 25,90 juta orang lebih besar dari pada tahun sebelumnya sehingga dari jumlah tersebut bisa dipastikan hanya sedikit masyarakat yang mengetahui hak-haknya sebagai warga negara salah satunya hak persamaan didepan hukum untuk mendapatkan keadilan melalui peran serta pemerintah dalam memberikan fasilitas bantuan hukum secara cuma-cuma bagi masyarakat yang kurang mampu bukan hanya diperhatikan oleh Pemerintah Pusat melainkan pemerintah daerah provinsi khusunya pada provinsi Sumatera Utara yang justru telah mengeluarkan Pergub Nomor 03 tahun 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor 1 tahun 2022 tentang Penyelenggara Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin, dengan ini mestinya disosialisasikan oleh pemerintah daerah khusunya Kabupaten/Kota yang berada di wilayah Sumatera Utara, bahwa masyarakat miskin bisa mendapatkan bantuan hukum di Pengadilan. Mitra dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan institusi karyawan Berastagi Supermarket Rantauprapat, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu dan dosen beserta mahasiswa pada Program Studi Hukum Program Magister Universitas Labuhanbatu. Permasalahan mitra yaitu kurangnya pemahaman para karyawan berastagi dalam mendapatkan keadilan secara cuma-cuma di Pengadilan, dimana karyawan berastagi supermarket masih banyak dari kalangan orang miskin yang justru perlu untuk diperhatikan dalam mendapatkan keadilan secara gratis sebagai bahagain mengakomodir dari kepentingan karyawan tersebut ketika berhadapan dengan hukum. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, diskusi dan dilaksanakan secara tatap muka. Peserta pada pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini berjumlah 15 orang berupa Karyawan, Meneger, hingga pengunjung yang berada di supermarket berastagi rantauprapat pengetahuan tentang mendapatkan bantuan hukum secara prodeo semangkin meningkat sehingga mendapatkan ilmu dari sosialisasi tersebut.
KOLABORASI DAN INOVASI: STRATEGI MENUJU EKOSISTEM INDUSTRI HALAL YANG BERDAYA SAING GLOBAL Putra, Raja Sakti; Pakpahan, Zainal Abidin; Munthe, Safaruddin
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 6, No 1: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JANUARI 2026
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v6i1.8475

Abstract

Ekosistem industri halal Indonesia menghadapi tantangan kompleks yang menghambat daya saing global, terutama pada level Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Artikel ini membahas hasil pengabdian masyarakat yang berfokus pada identifikasi masalah mendasar meliputi keterbatasan modal, tingginya biaya produksi, kesulitan pengembangan usaha, beban utang, rendahnya inovasi dan literasi, lambatnya adopsi digital, serta kompleksitas regulasi sertifikasi halal  dan menawarkan solusi strategis berbasis kolaborasi multidisiplin. Melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan, diterapkan solusi integratif berupa pengelolaan keuangan yang sehat, adopsi teknologi dan Go Digital, peningkatan kreativitas dalam promosi, serta diversifikasi layanan yang didukung pelatihan berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta mampu menerapkan ilmu, mengindikasikan efektivitas pendekatan kolaboratif-inovatif. Disimpulkan bahwa sinergi antara akademisi, pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional merupakan kunci untuk membangun fondasi industri halal yang tangguh dan berkelanjutan. Kata Kunci: Ekosistem Industri Halal, Kolaborasi, Inovasi, UMKM, Sertifikasi Halal, Digitalisasi, Literasi Keuangan, Daya Saing Global.
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Inggris Berbasis Communicative Language Teaching (CLT) Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas Labuhanbatu Selatan Nasution, Meisa Fitri; Siregar, Usmala Dewi; Pakpahan, Zainal Abidin
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 6 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v6i3.2675

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi siswa SMU di Labuhanbatu Selatan. Pelatihan diikuti oleh 120 peserta dan dievaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan dokumentasi. CLT digunakan sebagai pendekatan pembelajaran yang menggunakan bahasa dalam konteks nyata, interaksi aktif, dan fungsi komunikasi, bukan sekadar penguasaan tata bahasa. Hasil kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata kemampuan bahasa Inggris sebesar 27,3%. Aspek speaking dan listening mengalami peningkatan tertinggi. Distribusi nilai peserta juga menunjukkan pergeseran signifikan dari kategori "Cukup" dan "Kurang" ke "Baik" dan "Sangat Baik". Secara kualitatif, terjadi perubahan positif dalam sikap dan strategi belajar siswa, dari pasif menjadi aktif, dari ketergantungan pada terjemahan menjadi penggunaan bahasa yang fungsional dan kontekstual. Aktivitas seperti pair work, role play, dan task-based learning berhasil mendorong partisipasi dan kepercayaan diri siswa dalam berbahasa Inggris. Dengan demikian, pendekatan CLT terbukti efektif meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa secara menyeluruh dan direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran reguler di sekolah.