Claim Missing Document
Check
Articles

Found 67 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Rancang Bangun Turbin Bulb Pada Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro Di Dalam Saluran Pipa Air Muhammad Aslam; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan saluran penyalur air minum bersih yang dilakukan oleh Prof. J.Chen, et al, selaku ketua tim dari riset sekaligus dosen dari Hongkong University, dengan menggunakan saluran pipa bawah tanah sebagai penghasil sumber daya listrik, sehingga dapat menghidupkan sensor-sensor elektronik dan modul yang digunakan untuk mengawasi kualitas dan kuantitas dari air bersih langsung minum tersebut. Penelitian terhadap turbin jenis bulb (bohlam) yang dilakukan oleh tim J.Chen, et al, mengerucut kepada dua jenis turbin saja yaitu, turbin geser berlubang (drag hollow turbine) dan turbin geser pejal (drag solid turbine). Dengan adanya penelitian pada turbin jenis bulb pembangkit listrik tenaga Pikohidro menjadi lebih menarik, sehingga peneliti bermaksud untuk merancang serta membangun turbin sumbu vertikal (vertical axis water turbine) jenis bulb pada sistem pikohidro, sebagai penghasil energi listrik yang memanfaatkan aliran sungai dalam pipa saluran air. Dengan harapan besarnya daya listrik yang akan dihasilkan oleh sistem pikohidro ini dapat menghidupkan digunakan untuk penerangan serta penyimpanan energi listrik. Kata kunci: Pikohidro, vertical axis water turbine (VAWT), turbin bulb (bohlam), drag hollow turbine, drag solid turbine, light emitting diode (LED).
Rancang Bangun Maximum Power Point Tracking Menggunakan Buck Converter Dengan Metode Hill Climbing Febriansah Setiawan; Muhamad Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan energi terbarukan saat ini sudah semakin pesat. Berbagai riset yang berkaitan tentang instrumentasi yang mendukung penerapan energi terbarukan sudah banyak dikembangkan. Permasalahan yang ada saat ini adalah terkait distribusi energi terbarukan dalam proses charging pada baterai. Masalah tersebut berkaitan dengan kualitas baterai yang bisa menurun jika proses charging tidak baik. Kualitas baterai yang menurun dipengaruhi oleh terjadinya overheat pada baterai karena distribusi energi yang tidak stabil. Kondisi tersebut membuat tidak diperolehnya titik daya maksimum dari sistem untuk charging ke baterai. Sehingga distribusi daya output ke baterai kurang optimal. Sistem berfungsi memberikan distribusi energi yang lebih stabil dan untuk mencari titik daya maksimum agar distribusi daya output dari sistem bisa optimal adalah charge controller. MPPT (Maximum Power Point Tracking) merupakan charge controller yang optimal untuk charging. Hal tersebut dikarenakan MPPT mencari titik daya maksimum dari sistem sehingga tegangan yang terbuang tidak sepenuhnya hilang, tetapi akan diubah dengan memaksimalkan keluaran arus dari sistem. Sehingga daya yang disalurkan ke baterai bisa optimal dan lebih stabil. Pada penelitian ini dirancang charge controller MPPT menggunakan metode optimasi hill climbing. Dalam merancang alat ini kami melakukan studi literatur dan studi lapangan untuk mendapatkan data yang akurat, sehingga alat yang dibuat dapat bermanfaat dan tepat guna. Kata kunci: MPPT, hill climbing, charge controller.
Perancangan Wattmeter Digital Ac Berbasis Mikrokontroller Atmega 32 Untuk Daya Maksimal 1200 Watt Pristian Firzatama; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah PLTMH, dibutuhkan sebuah sistem monitoring yang berfungsi untuk memantau dan melihat kinerja dari sistem PLTMH tersebut sehingga sistem dapat terjaga dan perubahan-perubahan yang terjadi dapat di analisis. Dengan demikian sistem dapat bekerja dengan optimal dan umur dari ketahanan sistem pembangkit dapat bertahan lama. Sistem monitoring PLTMH ini terdiri dari berbagai macam komponen pendukung yaitu, sensor tegangan, sensor arus, rangkaian catu daya simetris, unit pemroses sinyal input, serta unit penampil LCD untuk melihat hasil monitoring yang didapat dari sensor. Wattmeter merupakan komponen kesatuan dari setiap sensor-sensornya yang terintegrasi dengan data logger sehingga proses monitoring dapat terjadi. Wattmeter harus memiliki tingkat akurasi, presisi dan sensitivitas yang tinggi. Pengujian akurasi beban statik menggunakan dua macam pengujian yaitu pengujian resistif dan kapasitif. Pengujian resistif dilakukan dengan dua macam beban yang berbeda yaitu pengujian resistif terhadap beban resistor variabel dan pengujian terhadap beban lampu. Untuk pengujian beban resisitif dengan menggunakan resistor variabel didapatkan ketidakakurasian sebesar 2.46% dan untuk yang menggunakan beban lampu didapatkan ketidakakurasian sebesar 1.75%. untuk pengujian beban kapasitif didapatkan ketidakakurasian sebesar 4.425%. Untuk pengujian presisi beban statik didapatkan tingkat persebaran 58.253 ± 0.014 atau toleransi rentang persebaran 1.4%. Untuk pengujian sensitivitas beban statik didapatkan nilai sebesar 0.9871. Kata kunci : Wattmeter Digital AC, sistem monitoring, sensor tegangan, sensor arus.
Desain Dan Karakterisasi Konverter Dc Ke Dc Berbasis Rangkaian Buck-Boost Pada Sistem Maximum Power Point Tracking (Mppt) Aulia Laila Fithri; Reza Fauzi Iskandar; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Panel surya (photovoltaic) kini mulai banyak dimanfaatkan sebagai penyedia energi listrik. Karena melalui panel surya inilah energi matahari dapat diubah menjadi bentuk energi listrik secara langsung. Dalam implementasinya, energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya akan dipengaruhi oleh intensitas surya dan temperatur lingkungan sehingga nilai daya listrik sangat fluktuatif. Maximum Power Point Tracking (MPPT) merupakan sistem yang mampu membuat sistem panel bekerja pada efisiensi maksimumnya. Untuk mencapai daya yang maksimum, dibutuhkan sebuah perangkat (aktuator) untuk mengatur daya yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber untuk mengisi aki dengan tegangan konstan 12 Volt. Pada penelitian ini, dilakukan perancangan dan karakterisasi rangkaian Buck-Boost untuk menggeser titik kerja dari sistem photovoltaic. Penulis melakukan analisis terhadap nilai rasio perbadingan tegangan (M) terhadap perubahan Duty Cycle (D) dengan resolusi 0.05, analisis variasi nilai induktansi dan resistansi beban terhadap nilai M yang dihasilkan, analisis perbandingan operasi Discontinuous Conduction Mode (DCM) dan Continuous Conduction Mode (CCM) dengan nilai K bervariasi, serta analisis peningkatan nilai arus keluaran dengan variasi nilai induktansi (L) dan resistansi beban (R). Berdasarkan prosedur yang telah diuraikan, pengujian alat yang telah di realisasikan diuji memiliki hasil yang linier, dan kinerjanya pada nilai D=0.5, dimana Vin=Vout. Sehingga didapatkan nilai error adalah sebesar 4.11%. Pada nilai frekuensi penyaklaran 26.46 kHz, rentang daerah kerja DCM berada dalam rentang yang paling panjang yakni 0.05 hingga 0.35. Kata kunci : MPPT, Buck-Boost, Photovoltaic, Duty Cycle Abstract Solar which known as the energy source has an abundant availability in nature so that its utilization needs to be processed properly. Indonesia Island is geographically located along the equator, so that sunlight should be utilized optimally. Solar panel (photovoltaic) has begun to be widely used as a provider of electrical energy. By those solar cells the solar energy can be directly converted to another form of energy. As the implementation, the electrical energy which is generated by the solar cell will be affected by the light intensity and environment’s temperature. It causes the power will fluctuate. Maximum Power Point Tracking (MPPT) is the system which is able to make the solar panel works efficiently. The hardware is required to\regulate the output power which is able to charge the accumulator with a constant voltage in 12 volts. In this experiment, there will be done a design and characterization of Buck-Boost Converter to track the maximum power point of the solar panel. Author will analyze the conversion ratio of the voltage to the change of Duty Cycle which has 5% of resolution, the effect of inductance and resistance variation to the power output, the boundary layer of Discontinuous Conduction Mode (DCM) and Continuous Conduction Mode (CCM) with the variation of K values, and the output current improvement with the variation of inductance (L) and resistance (R) value. Based on the experiment, the device at D=0.5 has the error value 4.11%. When the switching frequency is 26.46 kHz, the converter has the largest range of the DCM mode in range 0.05 to 0.35. Key Words: MPPT, Buck-Boost, Photovoltaic, Duty Cycle
Perancangan Kontrol Kestabilan Statis Wahana Roda Dua Menggunakan Aktuator Giroskop Fadhly Aziz Putra Pradana; Dudi Darmawan; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan roda dua merupakan transportasi yang paling banyak digunakan di indonesia. Kendaraan roda dua memiliki kelincahan gerak dan harga yang cukup ekonomis akan tetapi kendaraan roda dua memiliki kekurangan dalam hal pengontrolan keseimbangannya yang mana sangat bergantung pada pengendaranya. Untuk mengatasi hal tersebut maka pada tugas akhir ini dirancang sebuah model wahana roda dua yang mampu menjadi keseimbangannya secara otomatis dengan menggunakan metode kontrol PID menggunakan aktuator giroskop. Prototipe yang dirancang menggunakan kontrol PID untuk mengetahui respon dari posisi balik dari gangguan sudut yang diberikan. mikroprosesor yang digunakan adalah Raspberry Pi 3 Model B yang memiliki empat core berkecepatan 1.2GHz dengan cache memory level 1 sebesar 32kB. Proses pengecekan kontrol PID dapat dilakukan dengan cepat dan menghasilkan respon kecepatan motor DC terhadap kemiringan untuk kembali ke posisi mendekati nilai sudut 0o. Sensor accelerometer digunakan sebagai sensor kemiringan dan umpan balik sistem.Sistem telah mampu menghasilkan kecepatan sudut sebesar 541.3 dengan kecepatan 5170 rpm. sistem telah berhasil mempertahankan kestabilan posisinya hingga kemiringan 3.5o.
Pengaruh Elektroda pada Kinerja Microbial Fuel Cell Terhadap Kerapatan Daya Listrik yang Dihasilkan dengan Menggunakan Lumpur Bakau sebagai Substrat Paramitha Octavia; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pertumbuhan penduduk sangatlah berkaitan dengan konsumsi energi, semakin meningkat jumlah penduduk maka konsumsi energi yang dibutuhkan semakin besar sedangkan potensi sumber energi waktunya tidak lama. Sumber energi mayoritas bersumber dari energi fosil, Dimana energi fosil tidak dapat diperbarui dan jumlahnya terbatas. Maka dibutuhkan suatu pengembangan energi yang dapat dijadikan energi alternatif. Salah satu energi alternatif yang sudah banyak digunakan yaitu Microbial Fuel Cell. Microbial Fuel Cell adalah perangkat yang memanfaatkan mikroorganisme sebagai biokatalis untuk mengoksidasi kandungan organik dan anorganik dengan proses anaerobik untuk menghasilkan listrik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dalam pemilihan bahan logam sebagai elektroda dalam perangkat Microbial Fuel Cell, bahan logam yang digunakan yaitu timah, seng, dan tembaga berbentuk pelat dengan luas permukaan 10 yang dipemasangannya dikombinasikan. Reaktor yang digunakan dalam penelitian yaitu Microbial Fuel Cell Dual Chamber, pada reaktor ini terdapat dua ruang yaitu ruang anoda dan katoda yang dipisahkan oleh jembatan garam. Pada ruang anoda berisi lumpur bakau yang berlokasi di Jembatan Cinta Muara Gembong Kabupaten Bekasi, ruang katoda berisi akuades, dan larutan elektrolit pada jembatan garam yaitu yang berkonsentrasi 1 Molaritas. Output yang dihasilkan dalam penelitian Microbial Fuel Cell Dual Chamber yaitu nilai kuat arus dan tegangan. Setelah itu diolah untuk mendapatkan nilai daya dan kerapatan daya. Pengukuran dilakukan setiap 10 menit selama 180 menit atau 3 jam dengan dua kali pengukuran. Pengukuran tegangan dan arus sebagai output diukur tanpa menggunakan hambatan luar atau disebut open circuit. Berdasarkan hasil penelitian yaitu kombinasi maksimum dengan menggunakan variasi seng dengan tembaga, nilai kerapatan daya yang diperoleh berbanding lurus dengan nilai dan kuat arus per luas permukaan elektroda, yaitu 61,39 pada pengukuran pertama menit ke 140 dan 56,745 pada pengukuran kedua menit ke 110. Kata kunci :Microbial Fuel cell Dua Chamber, Elektroda, Lumpur Bakau Abstract There is a strong proportional relation between population growth and energy consumption basis which could cause depletion of energy source in a short time. Fossil energy, the major source of today’s energy, need to be developed or replaced by a more renewable alternative. One of the alternatives that have been used broadly is Microbial Fuel Cell. Microbial Fuel Cell uses microorganism as biocatalyst to oxidize organic and inorganic compositions with anaerobic process to generate electricity. This research intends to understand how the different materials of Microbial Fuel Cell Electrodes affect its performance. The metals to be observed are lead, zinc, and copper in a shape of plate with surface area 10 . In this research, pair of electrodes either has same metals combination in both cathode and anode or different metals in ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.2 Agustus 2018 | Page 2350 2 cathodes and anodes. Reactor used in this research is Dual Chamber Microbial Fuel Cell, which has sodium chloride bridge between the electrodes with the concentration of 1 M. The anode is filled with mangrove mud from Cinta Muara Gembong Bridge, Bekasi, while the cathode is filled with pure . Outputs of this research are electric voltage and current value which then be calculated to get power and power density. Measurement will be done every 10 minutes in 180 minutes in the same time twice with digital multimeter, Measurements were performed every 10 minutes for 180 minutes or 3 hours with two measurements. Measurement of voltage and current as outputs is measured without the use of external resistance or called open circuit. Based on the research result that is maximum combination using zinc with copper variation, the power density value obtained is directly proportional to the value and the current strength per electrode surface area, which is 61,39 at the first measurement 140 minutes and 56,745 at the second measurement of 110 minutes. Keywords: Microbial Fuel Cell, electrodes, mangrove mud
Estimasi State Of Charge Pada Baterai Lithium Ion Menggunakan Metode Perhitungan Coulomb Andica Dian Isnaini; Suwandi Suwandi; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang berperan penting dalam kemajuan peradaban manusia. Penyimpanan energi sangat penting untuk mendukung penyediaan pasokan dalam waktu relatife lama, salah satunya adalah baterai. Baterai adalah salah satu media penyimpan energi listrik yang dapat digunakan sewaktu-waktu serta dapat dengan mudah dipindahkan dari satu tempat ketempat lainnya.Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja baterai diantaranya adalah kapasitas dan energi keluaran. Pada penelitian ini dirancang baterai manajemen sistem untuk memantau kinerja baterai pada saat pengisian dan pengosongan agar tidak berlebihan. Adapun beberapa indikator penting pada baterai seperti tegangan tiap sel, arus yang keluar atau masuk ke dalam baterai dapat dipantau dengan menggunakan parameter State of Charge (SOC). Dengan menggunakan parameter SOC baterai dapat menunjukan keadaan pada saat pengosongan dan pengisian secara aman untuk meningkatkan daya tahan baterai. Salah satu metode estimasi SOC yang cukup mudah untuk diimplementasikan dan paling banyak digunakan adalah metode perhitungan coulomb. Prinsip dasar perhitungan coulomb adalah melakukan penjumlahan terhadap arus listrik yang masuk ataupun keluar pada baterai. Dari perhitungan coulomb inilah yang nantinya akan mendapatkan nilai SOC pada baterai tersebut. Nilai SOC yang didapatkan dengan menggunakan beban lampu 15 watt 9.6 ohm pada proses pengisian adalah minimum 0%. dan maksimum 100% Sedangkan pada proses pengosongan nilai SOC yang dihasilkan maksimum 99.99 % dan minimum 0.33%. Pada percobaan dengan menggunakan beban resistor 35 watt 77ohm pada proses pengisian hasil SOC yang diperoleh adalah minimum 21.51%. dan maksimum 100% Sedangkan pada proses pengosongan nilai SOC maksimum 99.99 % dan minimum 0%. Kata Kunci: Energi Listrik, Baterai, SOC, Perhitungan Coulomb
Estimasi State Of Charge Pada Baterai Lithium Ion Menggunakan Metode Support Vector Machine (Svm) Ifta Rifqi Tyesadha; Reza Fauzi Iskandar; Indra Wahyudin Fathonah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di zaman teknologi kegiatan yang memerlukan dan memakai baterai semakin banyak. Baterai merupakan media penyimpanan energi yang dapat dibawa dan mudah ditemukan. Dalam kasus yang ditemukan adanya penggunaan baterai yang kurang efisien bekerja karena penggunaan yang berlebihan. Untuk menanggulangi keadaan itu, maka dengan mengetahui kapasitas baterai dapat membantu menjaga umur baterai. State of Charge merupakan metode yang dapat menunjukkan energi yang tersedia pada baterai. Pada penelitian ini untuk mencari nilai SOC akan digunakan metode Support Vector Regression yang menghasilkan fungsi regresi dari hyperplane dan untuk mengolah data akan digunakan program MATLAB. Untuk mendapatkan nilai SOC hal pertama yang dilakukan adalah membuat tabel. Selanjutnya melakukan proses cross validation yang membagi data menjadi dua bagian yakni data training dan data test. Kemudian setelah data dibagi masuk ke proses berikutnya, yakni pengolahan data menggunakan metode (Support Vector Regression) SVR. Karena data non linear, maka perlu sebuah kernel yang berfungsi memperkecil nilai error saat menentukan hyperplane dan membangun ulang data menjadi linier, maka digunakanlah Radial Basis Function. Penelitian ini akan menghasilkan data SOC pada dua kondisi, pengosongan dan pengisian. Setelah penelitian dilakukan, maka diperoleh nilai SOC 2.73 % - 95.65 % saat kondisi pengosongan dan 3.11 % - 96.98 % saat kondisi pengisian. Hal ini memberikan informasi untuk nilai SOC pada baterai yang sama dengan metode yang berbeda. Kata kunci : State of Charge, Supprot Vector Regression, MATLAB, Hyperplane Abstract In the age of technology activities that require and use more and more batteries. Batteries are a carryable and easy-to-find energy storage device. In cases where battery usage is found to be less efficient at work due to excessive use. To cope with the situation, then by knowing the capacity of the battery can help maintain battery life. State of Charge is a method that can show the energy available on the battery. In this research to find SOC value will be used Support Vector Regression method that yield regression function from hyperplane and to process data will be used MATLAB program. To get the SOC value the first thing to do is create a table. Next do the cross validation process that divides the data into two parts namely training data and test data. Then after the data is divided into the next process, namely data processing using the method (Support Vector Regression) SVR. Because the data is non-linear, it needs a kernel that minimizes the error value when determining hyperplane and rebuild the data to be linear, then use Radial Basis Function. This study will produce SOC data on two conditions, discharging and filling. After the research done, then obtained value of SOC 2.73% - 95.65% during discharge conditions and 3.11% - 96.98% during filling conditions. This provides information for SOC values on the same battery with different methods. Keywords: State of Charge, Support Vector Regression, MATLAB, Hyperplane
Disain Kontrol Slip Mobil Listrik Menggunakan Pid Adaptif Dahlin Indirect Koko Friansa; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada jurnal ini masalah yang akan dipecahkan adalah membangun kontrol slip yang mungkin terjadi pada sebuah roda mobil listrik. Slip terjadi adanya perbedaan kecepatan kendaraan dan kecepatan tangensial roda yang semakin membesar bila torsi yang diberikan terus bertambah. Slip dapat dikurangi dengan cara mengontrol torsi roda sehingga kecepatan tangensial roda tidak melebihi kecepatan kendaraan. Pengujian pada jurnal ini menggunakan simulasi dengan MATLAB Simulink dan menggunakan kontrol PID adaptif. Respon yang dihasilkan kecepatan tangensial roda terkendali mendekati kecepatan kendaraan di permukaan aspal kering, aspal basah, salju dan, es berturut-turut pada waktu 2s, 3s, 9s, dan 60s. Kata Kunci: kontrol slip, kontrol adaptif, mobil listrik.
Analisis Pengaruh Membran Polimer Nilon Terhadap Filtrasi Hho Pada Hho Generator Tipe Dry Cell Ihsan Adhi Nugroho; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menanggapi masalah yang diakibatkan penurunan cadangan minyak bumi dan kerusakan lingkungan dari gas buang pada kendaraan, penelitian mengenai energi alternatif mulai dikembangkan. HHO generator merupakan alat untuk menghemat bahan bakar yang bekerja dengan cara memisahkan senyawa kimia antara gas hidrogen dan oksigen dari molekul air dengan menggunakan arus listrik (elektrolisis). Efek penambahan hidrogen pada mesin spark ignition (SI) dapat menaikan efisiensi termal sebesar 14% dan emisi NOx dapat berkurang hingga 95% (SAE paper, Suzuki.T.2006). Optimasi kondisi pembakaran pada mesin spark ignition dengan menambahkan hidrogen sebagai suplemen bahan bakar mampu menaikan efisiensi lebih dari 25% (SAE paper, J.A. Goldwitz, J.B. Heywood, 2005). Dengan demikian perlu dilakukan filtrasi untuk mendapatkan konsentrasi hidrogen yang sesuai untuk suplai mesin salah satunya mengggunakan beberapa bahan polimer untuk filter seperti nilon. Nilon bersifat semikristalin, kuat dan tahan terhadap suhu tinggi. Nilon dapat dijadikan membran yang memiliki sifat fisik, kimia dan mekanik yang baik, seperti memiliki ketahanan terhadap pH ekstrim dan suhu tinggi.Sifatsifat nilon adalah sebagai berikut: kuat dan tahan gesekan; elastisitasnya besar; kalau diregang sampai 8%. Kata kunci: HHO Generator, elektrolisis, Hidrogen, Nilon.
Co-Authors Abdillah Muttaqin Achmad Rifdatul Hisan Adityo Sandhy Putra Adwin Welmark Cristri Ahmad Faridh Ahmad Marjan Ahmad Qurthobi Ahmad Ramdono Anas Rafii Ramadhan Andi Aditya Pratama Andica Dian Isnaini Andrianto, Deny Anggita Bayu Krisna Pambudi Aprilia Susanti Apriliani Putri Prasetyo Arief Budi Nugraha Ary Halimawan Ary Pranajaya Asep Suhendi Auditio Mandhany Aulia Laila Fithri Awaludin, Rahmat Ayu B. Artini Ayu, Christina Putri Bella Pratiwi Binandika Arya Wangsa Chartika Fadilah Prasetiani Christina Christina Danny Dimas Debriano Dewa Buana Muharmadin Dewi Novianti Diah Ayu Sitoresmi Dinda Rizqi Ridha Debiyani Dudi Darmawan Edi Leksono Edi Leksono Endang Rosdiana Erik Deardo Purba Ery Djunaedy Fachri Devanika Fadhli Rahman Fadhly Aziz Putra Pradana Fajri Amenda Putra Falery Widyawan Fani Putri Utami Fathir Endrawan Fathonah, Indra Wahyudin Febriansah Setiawan Firdy Bahari Putra Fransiskus Xaverius Dwiyanto Meas Friansa, Koko Guntur Bhatara Sutra Hanafi Rusmantika Handre Kertha Utama, Putu Hertiana Bethaningtyas Dyah K I Putu Arya Suarsana Ibrahim Fahri Fuady Ifta Rifqi Tyesadha Ihsan Adhi Nugroho Imam Maulana Taufan Indah Wardati Indra Wahyudin Fathonah Indrapraja, Rachmadi Irsyad Nashirul Haq Irsyad Nashirul Haq Isman Kurniawan Ismudiati Puri H Ismudiati Puri Handayani Jaya Wikrama Justin Pradipta Justin Pradipta Justin Pradipta Koko Friansa Liman Hartawan Lukman Nugraha M An Naas M S M Saladin Prawirasasra Mahesa Nanda, Rezky Maidasari Br Manurung Mamat Rokhmat Maulana, Baharuddin Nur Melina Melina Miranti Widyastuti Mochammad Iqbal Bayeqi Mohammad Rakha Farizi Muhamad Ramdlan Kirom Muhammad Aslam Muhammad Fatih Hasan Muhammad Pandu Aryo Gumilang Muhammad Wawan Kurniawan Muhammad Zakaria Muhammad Zaky Mubarok, Muhammad Zaky Nanda Aulan Tamami Nashirul Haq, Irsyad Nina Retna Utami Nirwana Prasetia Sipayung Nissa, Nabilah Khoirun Novian Lisdi Wahyoto Novita Fatkhuromah Nurwulan Fitriyanti Octo Emerald Siregar Paramitha Octavia Pristian Firzatama Putri, Vika Ristiana Putu Handre Kertha Utama Putu Handre Kertha Utama Raden Rizki Mulia Putra Rahmat Awaludin Salam Rasmid Rasmid Rayhan Humamuddin Reksa Putra Restianim, Vivien Rezky Mahesa Nanda Rizkar Febrian Rizky Anggara Robi Sobirin Suwandi Suwandi T. Nuzul Akbar Tri Ayodha Ajiwiguna Valentina Adimurti Kusumaningtyas Ventiano Ventiano Yanky Newalse