Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Karet, di Desa Tamaila Moh. Iqbal Yusuf; Sri Maryati; Syahrizal Koem
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v10i3.46753

Abstract

Tanaman karet memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan namun kurang diminati di Gorontalo. Hal ini dikarenakan adanya anggapan petani bahwa tanah di Gorontalo tidak cocok untuk budidaya tanaman karet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan tanaman karet di Desa Tamaila, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Pendekatan penilaian kesesuaian lahan dalam penelitian ini adalah metode matching antara karakteristik lahan dan syarat tumbuh tanaman karet. Teknik pengumpulan data yaitu merupakan integrasi antara survey lapangan dan analisis laboratorium. Kesesuaian lahan tanaman karet pada daerah penelitian meliputi cukup sesuai (S2) dengan luas 155,62 Ha, sesuai marginal (S3) seluas 244,18 Ha dan tidak sesuai (N) dengan luas 132,04 Ha. Faktor penghambat kesesuaian lahan bervariasi meliputi media perakaran, ketersediaan oksigen, bahaya erosi, dan ketersediaan air. Penelitian selanjutnya sebaiknya menganalisis seluruh syarat tumbuh tanaman karet dan menambah jumlah sampel agar hasil penelitian lebih detil. Peneliti selanjutnya juga direkomendasikan melakukan analisis kesesuaian lahan untuk komoditas lain di Desa Tamaila sehingga dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kajian Geologi Desa Oluhuta, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango Mohammad Noorhidayat Baruadi; Sri Maryati; Muhammad Kasim
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 6 No. 2 September 2022: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1516.471 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v6i2.12108

Abstract

Secara administratif lokasi penelitian berada di Provinsi Gorontalo terletak antara 0° 19’ – 0° 57’ Lintang Utara dan 121° 23’ – 125° 14’ Bujur Timur. Lokasi penelitian ini terdapat di Desa Oluhuta, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Pada lokasi penelitan yang akan dipetakan hanya seluas 3,1 km2. Pemetaan geologi lanjut ini bertujuan memetakkan keadaan geologi daerah penelitian dengan pendekatan lapangan dan studio. Beberapa metode yang dilakukan meliputi aspek geomorfologi, stratigrafi dan struktur geologi. Hasil penelitian berupa peta kerangka geologi, peta geomorfologi dan peta geologi. Berdasarkan peta Geomorfologi didapatkan 3 satuan bentuk lahan berupa Satuan Dataran Alluvial, Satuan Perbukitan Piroklastik, Satuan Perbukitan Aliran Lava. Pada peta geologi Desa Oluhuta disusun oleh 4 litologi yaitu lava dasit, breksi piroklastik, batugamping wackstone, Aluvial & Endapan Pantai. Hasil dari analisis struktur geologi menghasilkan bahwa arah sesar Sinistral dengan bidang sesar berarah timur laut – barat daya dan diperoleh bidang sesar N2260/42E, slickensides 34°N314E dan pitch 35°, data-data ini kemudian dianalisis dan diperoleh nilai ϭ1 57°N59°E, ϭ2 22°, N287°E, ϭ3 21°, N187°E.
Studi Petrologi Batuan Granit Daerah Pohe, Kota Gorontalo Reskiyanto Fauzi Duwingik; Sri Maryati; Ronal Hutagalung
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 6 No. 1 Maret 2022: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1199.46 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v6i1.11844

Abstract

Gorontalo merupakan wilayah yang berada di bagian tengah lengan utara sulawesi. Gorontalo memiliki keterdapatan batuan granit yang tersebar di beberapa tempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kenampakan mikroskopi mineral penyusun batuan granit di daerah pohe. Penelitian ini dilakukan dengan metode pemetaan geologi yang digunakan pada saat observasi dan pengambilan data dilapangan serta metode analisis petrografi dengan menggunakan mikroskop polarisasi Olympus. Ada empat sampel batuan yang di ambil dari lokasi penelitian. Berdasarkan analisa petrografis pada stasiun EF 1, stasiun EF 2, stasiun EF 3, dan stasiun EF 4 menunjukan batuan granit dengan komposisi kuarsa diatas 30%, plagioklas diatas 20%, dan alkali feldspar diatas 15 %. Mineral sekunder yang hadir diseluruh batuan adalah biotit, klorit, dan serisit. Selain itu terdapat tekstur khas pada batuan beku yang ada pada seluruh sayatan berupa tekstur poikilitik sebagai penciri dari fraksionasi kristal. Tekstur mineral yang diamati yaitu tekstur myrmkite diinterpretasikan sebagai proses yang pembekuan magma yang pelan.
Kajian Geologi Bawah Permukaan Daerah Geotermal Bongongoayu, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo Lia Elviyanti; Sri Maryati; Intan Noviantari Manyoe
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 6 No. 2 September 2022: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.612 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v6i2.12550

Abstract

Daerah penelitian secara administratif berada di Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, secara fisiografi daerah penelitian berada di lembah paguyaman yang didominasi oleh batuan gunungapi dan endapan danau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui geologi bawah permukaan daerah Bongonggoayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan geolistrik konfigurasi Wenner-Sclumberger. Hasil penelitian geologi bawah permukaan daerah penelitian menggunakan geolistrik Wenner-Schlumberger terbagi atas 4 lintasan berdasarkan pengolahan Res2dinv dan rockword terdapat beberapa lapisan litologi berdasarkan penampang 2D bawah permukaan dimana didominasi oleh lapisan kelompok batupasir, lempung dan pasir kerikil.  Kemudian terdapat anomali  yang kemungkinan besar pada anomali ini terdapat pengaruh struktur dengan arah barat laut-Tenggara pada lintasan 1 dan lintasan 4.
STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA BUKIT ARANG DI DESA LONUO, MENGGUNAKAN ANALISIS INTERPRETATIVE STRUCTURAL MODELING (ISM) mohamad arief beu; Fitryane Lihawa; Sri Maryati
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.61 KB) | DOI: 10.24815/jpg.v7i2.27869

Abstract

Penelitian bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan objek wisata Bukit Arang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Structural Modelling (ISM). Metode ini memiliki tiga elemen penting dalam strategi pengembangannya yaitu: elemen aktor, elemen kendala, dan elemen kebutuhan, yang setiap elemennya terdiri dari beberapa sub elemen. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi lapangan, wawancara, kuisoner, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik pemodelan Interpretative Structural Modelling sebagai berikut: Expert atau pakar atau seseorang yang ahli dalam bidangnya, Elemen atau sub slemen atau E, Structural Self Interaction Matrix, Reachability Matrix, Revision Matrix, Final, Diagraph, dan Structure. Hasil analisis menunjukan bahwa lima sub elemen aktor yang berada di level sama, saling  mempengaruhi dalam strategi  pengembangan wisata Bukit Arang untuk mengatasi kendala utama memiliki daya dorang tertinggi yaitu akses jalan, sumber air, dan  elemen kebutuhan yang mempunyai enam sub elemen berdasarkan  daya pengaruh yang tinggi sekaligus ketergantungan yang tinggi pula.
Pegembangan Media Pembelajaran Berbasis Focusky Pada Mata Pelajaran Geografi Materi Keragaman Budaya Indonesia Kelas XI Di SMA Negeri 1 Tilango, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo Monalisa Bakari; Sri Maryati; Rusiyah Rusiyah
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v10i1.14743

Abstract

Monalisa Bakari. 2022. "Development of Focusky-based learning media on Geography Subjects on Indonesian Cultural Diversity at SMA Negeri 1 Tilango, Tilango District, Gorontalo Regency". S1 Thesis, Department of Earth Science and Technology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Gorontalo. Advisor 1: Dr. eng. Sri Maryati, S.Si, Advisor 2: Rusiyah, S.Pd., M.Sc. This study aims to develop a focusky media on the material of Indonesian cultural diversity in class XI IPS. The development model used in this research is the ADDIE model. Data collection techniques through observation, interviews, questionnaires and documentation. The instrument used in the form of assessment criteria to determine the feasibility of the media from media experts, material experts and learning experts as well as student responses to learning media and suggestions for revision. The results of the material expert validation got a score of 61.6% at the beginning of the revision, then revised again to get a percentage value of 71% with the validity level being in a valid qualification, the validation results by media experts getting a value of 90.99% with a very high level of validity entering the qualification valid, and the results of the validation by learning experts get a score of 97% with the validity level being included in a very valid qualification. As for student responses from the results of the limited scale trial getting a value of 81.57% this value is included in the very valid category, then student responses from the general scale trial get a value of 88.9%, this value is included in the category very good.
KAJIAN PENGEMBANGAN DAYA TARIK OBJEK WISATA DI PANTAI MINANGA Dewita Dewita; Sri Maryati; Daud yusuf
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis pengembangan daya tarik objek wisata dengan menggunakan analisis SWOT di Pantai Minanga. Lokasi penelitian ini dilakukan di Pantai Minanga, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara. Metode penarikan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi  dan survei lapangan. Analasis data dalam bentuk deskriptif kualitatif berdasarkan metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunities dan Threats). Hasil penelitian ini adanya kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi pengembangan objek wisata di Pantai Minanga tersebut. Strategi pengembangan tersebut  dapat dilakukan oleh pengelola maupun pihak masyarakat objek wisata Pantai Minanga sehingga dapat berkembang lebih baik dan dapat bersaing dengan objek wisata lainnya. Pengembangan objek wisata Pantai Minanga sesuai analisis SWOT menghasilkan empat alternatif strategi yaitu SO merupakan strategi yang memanfaatkan kekuatan untuk memperhitungkan peluang, strategi WO yaitu strategi yang meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang, strategi ST adalah strategi yang mengunakan kekuatan untuk mengatasi ancama dan strategi WT merupakan strategi yang meminimalkan kelemahan- kelemahan dan menghindari ancaman. Kata Kunci: Daya Tarik Objek Wisata, Analisis SWOT, Pengembangan DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v11.i1.26161
LANDSLIDE SUSCEPTIBILITY ZONATION, KABILA BONE SUB-DISTRICT, BONE BOLANGO DISTRICT, GORONTALO PROVINCE I Gede Sindu Pratama; Sri Maryati; Ronal Hutagalung
Geographica: Science and Education Journal Vol 3, No 2 (2021): December
Publisher : USN Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.798 KB) | DOI: 10.31327/gsej.v3i2.1612

Abstract

The research area is administratively located in the Kabila Bone Sub-district, Bone Bolango District, Gorontalo Province which has an area of 143,51 km2. The purpose of the research is determine landslide susceptibility zonation of Kabila Bone  Sub-district , Bone Bolango District, Gorontalo Province. The method used in this research is geological survey method and analysis of geographic information system. The parameters used refers to Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 22/PRT/M/2007, which includes of slope, soil condition, lithology, rainfall, slope water system, seismicity, and vegetation. The result of research show that Kabila Bone Sub-district consists of a zone with a low level of  susceptibility which has an area of 1258,76 ha, a zone with a medium level of  susceptibility which has an area of 4026,90 ha, and a zone with a high level of  susceptibility which has an area of 502,03 ha. Zones that have a high level of  susceptibility are distributed in several villages, namely Botubarani Village with an area of 117,92 ha, Huangobotu Village with an area of 89,35 ha, Bintalahe Village with an area of 64,22 ha, Oluhuta Village with an area of 119,98 ha, and Olele Village with an are of 104,01 ha.
IDENTIFICATION OF VULNERABILITY AREA OF MASS MOVEMENT USINGSTORIE METHOD IN BONE BOLANGO REGENCY, GORONTALO PROVINCE Joni Djakun; Sri Maryati; Muh. Kasim
Geographica: Science and Education Journal Vol 1, No 2 (2020): June
Publisher : USN Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.714 KB) | DOI: 10.31327/gsej.v1i2.1268

Abstract

Based on the analysis result, the research sites are divided into three levels of mass movement vulnerability; low as much as 10,98, moderate as much as 84,41, and high as much as 4,61% out of the entire research areasMass movement occurs due to the natural process in the changes of surface structure, in which there is a disturbance of stability in the soil or rocks making up the slope. The disturbance is caused by some conditions such as a relatively steep slope, the condition of rock or soil making the slope, high rainfall intensity, uncontrolled human activity in exploiting the nature as well as the state of geological structures. The research site is located in three sub-districts in Bone Bolango District; Suwawa Timur, Suwawa Tengah, and Suwawa Selatan. These three sub-districts have a history of mass movement during the rainy season. The availability of up-to-date data is required to reduce the impact caused by the mass movement. This research aims to identify the areas prone to mass movement. One of the approaches applied to identify the areas prone to mass movement is Storie Index method by calculating the parameter, which is considered influencing the mass movement. Among others, the parameters are steepness of the slope, rainfall, type of soil, land usability, and lineament density as the parameter of geological structures.
DIGITAL LITERACY BOOST: MODUL DIGITAL BERFORMAT EPUB SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN EFEKTIF Merlin Lauhi; Sri Maryati; Rakhmat Jaya Lahay
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 3 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i3.16151

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di era revolusi industri 4.0 telah mendorong dunia pendidikan untuk mengembangkan media digital dalam pembelajaran. Pengembangan modul digital tentunya membutuhkan perangkat teknologi yang dapat mengemas menjadi media yang efektif untuk mendukung literasi digital siswa. Oleh karena itu perangkat pengembangan modul digital dan format publikasi modul menjadi hal yang perlu dipertimbangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul digital berformat EPUB menggunakan perangkat lunak sumber terbuka. Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) diadaptasi untuk mengembangkan modul digital. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian telah melewati proses validasi oleh ahli materi, media dan pembelajaran. Persentase skor validasi masing-masing sebesar 96,47%, 87,62%, dan 92,72%. Respon siswa juga menunjukan hal yang positif dengan persentase rata-rata nilai sebesar 85,73%. Skor ini termasuk pada kategori Sangat Baik. Dengan demikian modul digital ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif di sekolah untuk mendukung literasi digital siswa.