Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG PERILAKU MEROKOK TERHADAP RISIKO TERJADINYA HIPERTENSI SERTA MASALAH KESEHATAN RONGGA MULUT MELALUI WEBINAR Riolina, Ana; Hernawan, Budi; Amanu, Fahrul Mahardian; Nur’aini, Fatla; Sabrina, Rifda Muthia; Pratama, Rafika Surya; Gonzales, Nico; Kencana, Nabila Safhira Titan; Pertiwi, Arum Setya; Prestiaji, Unggul; Tiaradita, Lutfiana Chrisma; Syafi’ie, Muhammad; Mustipralampito, Firman; Irawan, Irvincha Aura Fasya; Yamsun, Rahmat Dani; Niza, Solikhatin; Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 1. No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.311 KB) | DOI: 10.23917/jpmmedika.v1i2.346

Abstract

ABSTRAK Permasalahan kesehatan sering dialami oleh masyarakat baik disadari ataupun tidak disadari. Permasalahan kesehatan dapat terjadi karena pola hidup yang kurang baik. Kurangnya aktivitas fisik, merokok, dan mengkonsumsi gula secara berlebihan dapat menimbulkan penyakit seperti hipertensi. Pengobatan hipertensi dapat memeberikan pengaruh bagi lingkungan rongga mulut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat sekitar lingkungan tempat tinggal tim penulis terkait hipertensi dan masalah kesehatan gigi dan mulut beserta faktor risikonya sebelum dan setelah dilakukan pemberian edukasi kesehatan melalui seminar tentang materi terkait. Hasil memeperlihatkan rata-rata hasil skor ujian sebelum pemberian edukasi (89%) dan sesudah pemberian edukasi (97%). Dari hasil dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dari pengetahuan masyarakat terkait hipertensi dan masalah kesehatan gigi dan mulut beserta faktor risikonya, sebelum dan setelah dilakukan intervensi berupa pemberian edukasi kesehatan melalui seminar online (p < 0,05).   ABSTRACT Health problems are often consciously or unconsciously experienced by the public. Health problems can occur because of an unfavorable lifestyle. Lack of physical activity, smoking, and consumption of excessive sugar can cause diseases, such as hypertension. The treatment for hypertension can give an effect on the oral cavity. The purpose of this study is to see the knowledge regarding hypertension, oral health problems, and their risk factors of the people who live in the same areas as the researchers before and after providing health education about the issue on webinar.  The results of the study are seen from the average score of the tests that were taken before giving health education (89%) and after giving health education (97%) on the study group. From the results of the study, it can be concluded that there are significant differences in the knowledge of the public regarding hypertension and oral health problems and their risk factors before and after the intervention of providing health education on the online seminar (p < 0.05).
PENGUATAN KELOMPOK KADER PTM ASMA DENGAN DUKUNGAN INFORMASI MANAJEMEN DIRI DENGAN PENDEKATAN INTERPROFESI TIM MAHASISWA KESEHATAN Enita Dewi; Kartinah Kartinah; Dyah Intan Puspitasari; Budi Hernawan; Wahyuni Wahyuni; Riska Cahyani Zahra; Budi Kristanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23213

Abstract

Abstrak: Perubahan suhu, polusi udara akibat industri, dan aktivitas fisik berlebihan dapat memperburuk asma. Pasien asma desa Trangsan belum mampu menunjukan perubahan perilaku keseharian secara holistik dalam manajemen diri asma, sehingga memerlukan paparan informasi dan pendampingan manajemen diri asma dari kader kesehatan. Oleh karena itu, pemberian pendidikan kesehatan terhadap kader PTM asma desa Trangsan secara holistik dengan melibatkan interprofesi menjadi urgensi yang harus dilakukan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan manajemen diri asma, mengenalkan informasi dengan beberapa media penyuluhan dan Youtube dengan pendekatan interprofesi tim mahasiswa kesehatan. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi kelompok dari tim mahasiswa keperawatan, gizi, kedokteran dan fisioterapi terhadap 22 kader PTM asma desa Trangsan. Hasil kegiatan yaitu terbentuknya kelompok kader PTM asma desa Trangsan, terlaksananya paket program penguatan  manajemen asma Tim interprofesi, dan adanya keaktifan 95% kader dalam kegiatan penyuluhanAbstract:  Temperature fluctuations, industrial air pollution, and excessive physical exertion can exacerbate asthma. Patients with asthma in Trangsan village have not exhibited comprehensive alterations in their daily routines with regard to asthma self-management. Consequently, they require exposure to information and assistance in the self-management of asthma from healthcare professionals. Therefore, it is imperative to provide comprehensive health education to asthma PTM cadres in Trangsan village through interprofessional collaboration. The objective of this initiative was to enhance asthma self-management knowledge, disseminate information through various counseling media, and utilize YouTube as an interprofessional approach to educate the health student team. The methodology employed involved lectures and group discussions conducted by a team of nursing, nutrition, medicine, and physiotherapy students for 22 asthma PTM cadres in Trangsan village. The results of the activity included the formation of a PTM asthma cadre group in Trangsan village, the implementation of an interprofessional team asthma management strengthening program package, and the active participation of 95% of cadres in counseling activities.
Strategi Peningkatan Pemahaman Pentingnya Pemanasan dan Pendinginan saat Melakukan Aktivitas Fisik pada Klub Olahraga Remaja Masjid Punggawan Surakarta Nurhidayat, Nurhidayat; Jariono, Gatot; Warthadi, Anugrah Nur; Sistiasih, Vera Septi; Hernawan, Budi
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): IJPM - Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.526

Abstract

Salah satu tujuan dari PKM ini adalah untuk menghindari cedera pada bagian tubuh saat berolahraga, jadi sangat penting untuk melakukan latihan pemanasan dan pendinginan. Meskipun aktivitas pemanasan yang dilakukan secara bertahap membuat tubuh berkeringat dan meningkatkan suhunya, itu membantu jantung dan pembuluh darah karena meningkatkan aliran darah ke otak. Untuk itu, perlu ada pelatihan yang difokuskan pada "Strategi Meningkatkan Pemahaman pentingnya pemanasan dan pendinginan saat melakukan aktivitas fisik Pada Club Olahraga Remaja Masjid Punggawan Surakarta ". Pelatihan ini diadakan di Masjid Sholihin Jl. Gajah Mada No.97, Punggawan, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini mencakup pendampingan melaksanakan pemanasan dan pendinginan saat berolahraga. Hasil pengabdian peserta memperoleh pengetahuan yang bermanfaat dan pemahaman tentang cara melakukan aktivitas pemanasan dan pendinginan saat berolahraga. Kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja masjid Punggawan Surakarta mengenai pemanasan dan pendinginan. Remaja masjid punggawan Surakarta tampak lebih terampil dan konsisten dalam melakukan pemanasan dan pendinginan dalam olahraga serta lebih siap dan lebih sedikit mengalami ketegangan otot sebelum dan sesudah berolahraga. Penerapan teknik yang diajarkan selama pendampingan menunjukkan hasil positif dalam mengurangi risiko cedera olahraga pada remaja masjid punggawan Surakarta.
JARAK PANDANG PADA PEMAKAIAN GAWAI BERHUBUNGAN DENGAN PENURUNAN VISUS MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN DI SURAKARTA Hernawan, Budi; Muhammad Hafizh Hanifa
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i2.641

Abstract

Tingkat pemakaian gawai mengalami kenaikan setiap tahunnya, hampir seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran di Surakarta menggunakan gawai tiap hari. Penurunan visus dapat menjadi salah satu akibat dari pemakaian gawai tersebut. Pemakaian gawai dengan jarak pandang kurang dari 30 centimeter serta durasi lebih dari 4 jam perhari dinilai sebagai unsafe action. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara jarak pandang serta durasi penggunaan gawai dengan penurunan visus pada mahasiswa Fakultas Kedokteran di Surakarta. Jenis penelitian ini memakai kuantitatif desain deskriptif korelatif yang mengenakan pendekatan cross sectional. Besar sampel yang digunakan sebanyak 63 responden dengan pengambilan sampel memakai stratified sampling. Pengambilan data dilakukan secara langsung pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hasil uji chi square terkait jarak pandang dengan penurunan visus didapatkan nilai p sebesar 0, 012 ( p< 0, 05). Hasil uji chi square terkait durasi penggunaan gawai dengan penurunan visus diperoleh nilai p sebesar 0, 935 ( p> 0, 05). Simpulan yaitu terdapat hubungan antara jarak pandang dengan penurunan visus serta tidak terdapat hubungan antara durasi pemakaian gawai dengan penurunan visus pada mahasiswa Fakultas Kedokteran di Surakarta.
Optimalisasi Pemahaman Pemanasan dan Pendinginan untuk Mencegah Cedera pada Klub Olahraga Nurhidayat, Nurhidayat; Jariono, Gatot; Warthadi, Anugrah Nur; Sistiasih, Vera Septi; Hernawan, Budi
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 2 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v2i1.23179

Abstract

One of the goals of PKM is to avoid injury to body parts when exercising, so it is very important to do warm-up and cool-down exercises. Although warm-up activities performed gradually make the body sweat and increase its temperature, it helps the heart and blood vessels because it increases blood flow to the brain. For this reason, there needs to be training focused on "Strategies to increase understanding of the importance of warming up and cooling down when doing physical activity at the Punggawan Mosque Youth Sports Club, Surakarta". This training was held at the di Masjid Sholihin Jl. Gajah Mada No.97, Punggawan, Banjarsari, Surakarta City, Central Java. As a result of their service, participants gain useful knowledge and understanding of how to carry out warm-up and cool-down activities when exercising. Then every time you exercise, proper warm-up and cool-down can improve performance, temperature, blood flow and heart rate before exercise are also good, and injuries occur less frequently. Basically, cooling and warming up is really necessary to prepare the heart and blood vessels. In addition, it can help reduce the risk of cramps, injuries and muscle soreness after exercise.
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi pada Usia Dewasa Muda Budi Hernawan; Unggul Prestiaji
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14416

Abstract

The incidence of hypertension in young adults is usually caused by genetic factors, as well as unhealthy lifestyles. This can trigger health problems and can result in serious complications if prevention is not attempted early. The aim of this study was to determine the risk factors for hypertension in young adults. This study was a literature review. Literature was obtained through search engine databases, namely Pubmed, ScienceDirect and Google Scholar, with inclusion criteria namely: respondents aged 18-40 years, published in 2011 to 2021, written in Indonesian and/or English, full-text articles, and discussing Risk factors for hypertension in young adults. The results of the study showed that the risk factors for each factor were frequency of drinking alcohol = 4.85 times, high body mass index = 2.19 times, male gender = 4.31 times, hereditary factors and family history of hypertension = 0.733 times, increasing age = 8.685 times, socioeconomic level = 11.845 times, physical activity = 4.11 times, and poor lifestyle patterns = 0.84 times. It was concluded that high frequency of drinking alcohol, high body mass index, male gender, heredity and family history, increasing age, socioeconomic level, physical activity and unhealthy lifestyle are risk factors for hypertension in young adults.Keywords: hypertension; young adults; risk factors; lifestyle ABSTRAK Kejadian hipertensi pada dewasa muda biasanya diakibatkan oleh faktor genetik, juga oleh pola hidup yang tidak sehat. Hal ini dapat memicu masalah kesehatan dan bisa mengakibatkan komplikasi yang serius jika tidak diupayakan pencegahan sejak dini. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui faktor risiko terjadinya hipertensi pada usia dewasa muda. Studi ini merupakan literature review. Liteartur diperoleh melalui database search engine yaitu Pubmed, ScienceDirect dan Google Scholar, dengan kriteria inklusi yaitu: responden berusia 18-40 tahun, dipublikasikan dalam tahun 2011 sampai 2021, ditulis dalam Bahasa Indonesia dan/atau Bahasa Inggris, artikel full-text, dan membahas faktor-faktor risiko kejadian hipertensi pada usia dewasa muda. Hasil studi menunjukkan bahwa besarnya faktor risko untuk masing-masingfaktor adalah frekuensi minum alkohol = 4,85 kali, indeks massa tubuh yang tinggi = 2,19 kali, jenis kelamin laki-laki = 4,31 kali, faktor keturunan dan riwayat hipertensi keluarga = 0,733 kali, bertambahnya usia = 8,685 kali, tingkat sosial ekonomi = 11,845 kali, aktivitas fisik = 4,11 kali, dan pola gaya hidup yang buruk = 0,84 kali. Disimpulkan bahwa tingginya frekuensi minum alkohol, tingginya indeks massa tubuh, jenis kelamin laki-laki, faktor keturunan dan riwayat keluarga, bertambahnya usia, tingkat sosial ekonomi, aktivitas fisik dan gaya hidup kurang sehat merupakan faktor risiko hipertensi pada usia dewasa muda.Kata kunci: hipertensi; dewasa muda; faktor risiko; gaya hidup
Hubungan Kebiasaan Merokok Dan Mengkonsumsi Kafein Dengan Kejadian Osteoporosis Pada Usia Lanjut Dwi Nonita Nugraheni; Sri Wahyu Basuki; Anika Candrasari; Budi Hernawan
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 9 No 1 (2021): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 9.1 Edisi Maret - Juli
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v9i1.368

Abstract

Osteoporosis is a disease that is classified as a silent killer because it is not detected early and only known after the fracture occurs. Smoking habits are a risk factor for osteoporosis, because smokers lose bone mass faster than nonsmokers. Excess caffeine intake is associated with the effect of caffeine on bone homeostasis. The purpose of this study was to analyze the relationship between smoking and caffeine consumption and the incidence of osteoporosis in the elderly.The design of this research is a literature study or literature review. This study draws sources from Pubmed, Science Direct, and Google Scholar with the keywords: (smoking OR smoking habits) AND (caffeine OR caffeine consumption OR drink coffee) AND (osteoporosis) AND (elderly OR aged). The search results showed 1,136 articles were found, then after the duplicates were removed the remaining 1,104 articles. Then identified based on the title, abstract, and eligibility in accordance with the restriction criteria, 8 articles were reviewed. The research results from the article stated that smoking can increase the risk of osteoporosis. High caffeine consumption can put you at risk for osteoporosis, while low to moderate caffeine consumption can lower your risk of osteoporosis. Based on the results of the research that has been done, it can be concluded that there is a significant relationship between smoking habits and high consumption of caffeine on the risk of osteoporosis in the elderly.
Dampak Integrasi Teknologi Informasi dan Clinical Pathway terhadap Efisiensi Operasional di Rumah Sakit X: Studi Mixed-Methods Binuko, Raafika Studiviani Dwi; Fauziyah, Nida Faradisa; AlFajri, Asri; Hernawan, Budi; Syifa, Hasna Nurwina
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.1975

Abstract

Efisiensi operasional merupakan isu strategis bagi rumah sakit di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan kesehatan berkualitas. Integrasi teknologi informasi dan clinical pathway dipandang potensial untuk meningkatkan efisiensi, meskipun hasil implementasinya belum konsisten. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak integrasi tersebut terhadap efisiensi operasional di Rumah Sakit X dengan desain mixed-methods. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi langsung, serta analisis data sekunder operasional. Tiga indikator efisiensi dianalisis, yaitu waktu tunggu pasien, lama rawat inap, dan tingkat pemanfaatan sumber daya manusia (SDM) medis. Uji ANOVA dan regresi linier digunakan untuk menilai signifikansi perubahan indikator sebelum dan sesudah integrasi, dengan konfirmasi validitas melalui uji normalitas, homogenitas varians, dan autokorelasi. Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada waktu tunggu pasien dan lama rawat inap, serta peningkatan efisiensi dalam pemanfaatan tenaga medis pasca integrasi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi informasi dan clinical pathway berkontribusi positif terhadap efisiensi operasional, sekaligus menyoroti pentingnya pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan sistem pelayanan rumah sakit berbasis data dan bukti empiris.
Hubungan Tingkat Stres dan Indeks Massa Tubuh Terhadap Keteraturan Siklus Menstruasi Pada Tenaga Kesehatan Di RS Qolbu Insan Mulia Batang Talita, Putri Nabilla Mitha; Agustina, Tri; Hernawan, Budi; Risanti, Erika Diana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menstruasi merupakan suatu proses alamiah yang dialamiperempuan dan akan menjadi masalah jika terjadi ketidakteraturandalam siklus menstruasi. Faktor yang mempengaruhiketidakteraturan siklus menstruasi diantaranya stres dan indeksmassa tubuh. Stres mempengaruhi produksi hormon prolaktin yangberhubungan dengan aktivitas elevasi kortisol basal sehingga terjadipenurunan hormon LH. Sedangkan indeks massa tubuh padaresponden dengan indeks massa tubuh normal memiliki lama siklusmenstruasi yang normal. Tujuannya untuk menganalisis adanyahubungan antara tingkat stres dan indeks massa tubuh terhadapketeraturan siklus menstruasi pada tenaga kesehatan di RS QolbuInsan Mulia Batang. Penelitian ini menggunakan desainobservasional analitik dengan metode cross sectional dilaksanakandi Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia Batang pada bulan Desember2020. sebanyak 149 responden dari tenaga kesehatan yang mengikutipenelitian ini. Pengambilan data skor stres, indeks massa tubuh, danketeraturan siklus menstruasi dilakukan menggunakan kuesionerPSS-10 (Perceived Stres Scale 10) dan mengisi google form. Datadianalisis menggunakan Chi Square dan regresi logistik. Hasilanalisis multivariat regresi logistik untuk stres mempunyai nilai p =0,000 dan OR = 0,077, indeks massa tubuh didapatkan nilai p =0313, dan OR = 0,675. Dengan demikian, terdapat hubungan antarastres terhadap keteraturan siklus menstruasi.
Rehabilitasi Ekosistem Pesisir melalui Penanaman Mangrove di Terengganu, Malaysia: Indonesia Hernawan, Budi; Dewi, Listiana Masyita; Anggitaratri, Zakia Novi; Fathin, Afif Naufal; Pranata, Nasywa Sekar Utami; Wafiq, Muhammad Azzim; Omar, Puteri Nur Atiqah Binti Omar; Muzaid, Intan Muzainah Binti Noorul
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 08, Issue 1, Maret 2026
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol8.iss1.art8

Abstract

Increasing coastal degradation in Terengganu, Malaysia, due to human activities and climate change, has prompted the need for ecosystem rehabilitation program through mangrove planting activities. This program is designed to restore coastal ecosystems, protect coastlines from erosion, and raise public awareness about the importance of the environment. Mangrove planting also provides economic benefits through ecotourism and sustainable fisheries. The implementation of activities involved students, lecturers, volunteers, and local communities in the MYCORAL 8.0 program, with stages of activities including site preparation, planting technique training, seedling planting, and initial monitoring. The results of the activity show an increase in mangrove coverage in the target area and the growth of active community participation in protecting the coastal environment. In addition to ecological benefits in the form of improved ecosystem quality and increased marine biota habitat, this activity also has a socio-economic impact through community empowerment and the potential for ecotourism development. These findings underscore the importance of integrating ecological, social, and technological aspects in coastal restoration, serving as a collaborative model that can be replicated in other regions. Overall, this program makes a tangible contribution to environmental conservation efforts while strengthening the relationship between academics and communities in addressing the challenges of climate change.
Co-Authors Alfajri, Asri Amalia, Lina Amanu, Fahrul Mahardian Ana Riolina Anggitaratri, Zakia Novi Anika Candrasari Annisa Khusnul Triyuniati Anugrah Nur Warthadi Aura Lintang Zahra Budi Kristanto Chelsa Destra Putri Winarno Cinta Nurul Husna Putri Suharyono Dwi Nonita Nugraheni Dwi Nonita Nugraheni Dyah Intan Puspitasari Em Sutrisna Enita Dewi Enita Dewi Erika Diana Risanti Fadhilah Nurluthfi Sari Fajri Khoirul Annam Fathin, Afif Naufal Fithriyah, Saidatul Gatot Jariono Gonzales, Nico Gusti Reka Kusuma Handika Muhammad Bimantoro Irawan, Irvincha Aura Fasya Irvan Dwi Cahyono Kartinah Kencana, Nabila Safhira Titan Listiana Masyita Dewi Luluk Ria Rakhma Lutfi Muflikha Malihatin Nur Rohmah Maulana, Faiz Muhammad Hafizh Hanifa Muna Laila Zava Mustipralampito, Firman Muzaid, Intan Muzainah Binti Noorul Naufal Yusuf Narindra Nida Faradisa Fauziyah Niza, Solikhatin Nurhayati Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat Nur’aini, Fatla Omar, Puteri Nur Atiqah Binti Omar Pertiwi, Arum Setya Pranata, Nasywa Sekar Utami Pratama, Rafika Surya Prestiaji, Unggul Putri Nabilla Mitha Talita Raafika Studiviani Dwi Binuko Ridha Fadhila Riska Cahyani Zahra Riska Cahyani Zahra Rizky Febrian Rona Nasywa Mahira Sabrina, Rifda Muthia Sahilah Ermawati Sofro, Zaenal Muttaqien Sri Dewi Astutik Sri Lestari Sulistyorini Sri Wahyu Basuki Sulistyani Sulistyani Sulistyorini, Sri Lestari Syafi’ie, Muhammad Syifa, Hasna Nurwina Talita, Putri Nabilla Mitha Thomas Jaya Gumilang Tiaradita, Lutfiana Chrisma Tri Agustina Tri Agustina Tri Agustina, Tri Unggul Prestiaji Vera Septi Sistiasih Wafiq, Muhammad Azzim Wahyuni Wahyuni Wahyuni Wahyuni Yamsun, Rahmat Dani Yuke Masaro