Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGEMBANGAN SAPI POTONG MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI DETEKSI KEBUNTINGAN DINI DAN INOVASI PAKAN RAMAH LINGKUNGAN PADA KELOMPOK TANI DI NAGARI PERSIAPAN LANGGAM, PASAMAN BARAT Ferry Lismanto Syaiful; Fauzia Agustin; Rusmana Ningrat; Uyung Gatot S. Dinata; Efrizal Efrizal
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 1 No. 4.a (2018)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Pasaman Barat merupakan daerah yang memiliki potensi lahan perkebunan maupun pertanian yang cukup luas. Daerah Langgam merupakan salah satu nagari di Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang memiliki daya dukung lahan berupa lokasi yang luas. Daerah ini cocok untuk pemeliharaan sapi potong yang bisa memberikan keuntungan yang baik bagi peternak jika dikelolah dengan manajemen yang baik. Disamping itu daya dukung lahan yang luas berpotensi untuk pengembangan usaha sapi potong. Namun disuatu sisi, potensi yang dimiliki daerah ini belum tergali secara optimal dan rendahnya pengetahuan peternak dalam inovasi teknologi pengembangan ternak. Kegiatan ini bertujuan untuk 1. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam budidaya sapi potong yang baik dan menguntungkan, 2. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak tentang teknologi deteksi kebuntingan dini sapi potong dan 3. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam formulasi ransum dan inovasi pakan yang ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi dan pelatihan tentang deteksi kebuntingan dini, formulasi ransum dan inovasi pakan yang ramah lingkungan berupa teknolosi silase dan pakan komplit. Sedangkan mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah kelompok tani Karya Muda dan Usaha Muda di daerah Langgam, Pasaman Barat. Kelompok Tani Karya Muda dan Usaha Muda ini memiliki ternak sapi potong sebanyak 200 ekor berupa sapi Bali yang pemeliharaannya secara semi intensif. Hasil kegiatan adalah peternak meningkat pengetahuannya tentang teknik budidaya sapi potong yang baik yang berbasis menguntungkan dan mampu melakukan teknologi deteksi kebuntingan dini pada sapi potong mereka. Disamping itu, peternak juga meningkat kemampuannya dalam formulasi ransum sehingga kebutuhan nutrisi ternak dapat terpenuhi sesuai standar kebutuhan ternak. Lebih lanjut, peternak mampu pemanfaatan limbah pertanian dan pengolahannya melalui teknologi inovasi pakan ramah lingkungan berupa teknolosi silase dan pakan komplit sebagai pakan ternak. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelaksanaan kegiatan ini dikategorikan sukses dalam pencapaian target yang direncanakan dan peserta/ peternak pun sangat antusias mengikuti pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan yang dilakukan sanagt bermanfaat dan berhasil dalam mentransfer pengetahuan dan meningkatkan keterampilan peternak.
PELATIHAN BUDIDAYA SIRIH HUTAN DAN PENGOLAHANNYA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN INSEKTISIDA BOTANI DI NAGARI SIKABU BUKIK KABUPATEN PADANG PARIAMAN Lina, Eka Candra; Nelly, Novri; Refdi, Cesar Welya; Dinata, Uyung Gatot S; Fithri, Prima
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v7i3.802

Abstract

Community service for Bumnag Sehati and Saiyo Sakato highlights training and post-harvest cultivation of forest betel plants (Piper aduncum) as raw materials for botanical insecticides. This activity involves outreach to farmers about the economic potential of forest betel plants and cultivation and management techniques. As a result, farmers understand the economic value and how to manage these plants, increase their knowledge and open up opportunities to increase income through the use of local resources. The recommendations provided include optimal use of forest betel plants, development of new products, ongoing education and training, as well as strengthening cooperation with various parties. The aim of the activity is to provide an in-depth understanding of forest betel cultivation techniques and post-harvest for making botanical insecticides. Train participants in the process of cultivating, harvesting and processing forest betel effectively to produce quality raw materials. Introducing the latest technology in forest betel cultivation and processing to increase efficiency and yield. Providing an environmentally friendly alternative for pest control through forest betel-based botanical insecticides. The activity method used is the delivery of material regarding the theory of forest betel cultivation, post-harvest processes, and making botanical insecticides through lecture sessions. The result of this activity is that participants gain practical skills in cultivating forest betel and the process of making botanical insecticides. Participants understand the importance of forest betel in making insecticides and the optimal way to process it. The conclusion that can be obtained from this activity is that the use of forest betel as a raw material for botanical insecticides provides an environmentally friendly alternative for pest control. Continued efforts are needed for the development of cultivation techniques, as well as further research into the effectiveness and market acceptance of forest betel-based botanical insecticides.