Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS DAN UPAYA PENANGGULANGAN BANJIR DI PERUMAHAN PURI DANDER ASRI NGUMPAKDALEM KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO YULIS WIDHIASTUTI
Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2018): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.172 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v3i1.133

Abstract

Banjir yang terjadi di perumahan Puri Dander Asri Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.Terjadi karena pada dasarnya keadaan di daerh tersebut sering terjadi banjir di karenakan ketika curah hujan yang abnormal, yang dikarenakan adanya dimensi saluran yang kurang memenuhi standart untuk debit limpasan banjir dan kurangnya kemampuan tanah untuk menyerap air dan akhirnya banjir terjadi.Dari hasil perhitungan sumur resapan yang telah direncanakan menggunakan diameter 0,8 m dengan kedalaman 1,5 m, maka rancangan sumur resapan yang disesuaikan dengan debit limpasan air maka di peroleh rancangan sumur resapan dan demikian debit AE tidak membutuhkan sumur resapan karena debit lapangan sebesar 0,040 m3 sedangkan debit saluran existing sebesar 0,093 m3 (dapat menampung debit).Debit GI membutuhkan sumur resapan sebanyak 20 sumur resapan karena debit lapangan sebesar 0,025 m3 sedangkan debit saluran existing sebesar 0,093 m3 (tidak dapat menampung debit). Juga debit J membutuhkan sumur resapan sebanyak 33 sumur resapan karena debit lapangan sebesar 0,104 m3 sedangkan debit saluran existing sebesar 0,093 m3 (tidak dapat menampung debit).Debit J + G membutuhkan sumur resapan sebanyak 9 sumur resapan karena debit lapangan sebesar 0,189 m3 sedangkan debit saluran existing sebesar 0,108 m3 (tidak dapat menampung debit). Dengan didapatkan hasil dari analisa dilakukan penggambaran sket rancangan penempatan titik titik sumur resapan agar menjadi usulan untuk upaya menanggulangi banjir di perumahan Puri Dander Asri Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro dapat teratasi.
PERBANDINGAN KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON NORMAL DAN BETON SERAT DENGAN PENAMBAHAN SERAT BAMBU Widhiastuti, Yulis; Dwi Rianto, Hindrawan
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.978 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i2.213

Abstract

Beton merupakan bahan kontruksi yang sering di gunakan di indonesia, namun bahan penyusun yang digunakan semakin terbatas. Dengan adanya perkembangan teknologi material kususnya teknologi beton. Utuk dapat memperbaiki sifat-sifat beton muncul ide salah satunya dengan menambahkan serat bambu yang diharapkan dapat memperbaiki sifat beton. Sebab bambumemiliki kenggulan yaitu dapat meningkatkan kuat lentur beton. Pada penelitian ini, objek yang diamati yakni, silinder dan dan balok. Kedua jenis benda uji ini masing-masing diberi presentase variasi serat sebesar 0,75%,1,20%,dan 1,95%. Masing-masing silinder dan balok menggunakan 3 benda uji untu silinder dan 2 benda uji untuk balok. Untuk menguji benda uji di lakukan setelah benda uji berumur 28 hari. Hasil kuat tekan silinder mengalami penurunan nilai kuat tekan dari beton normal yakni dari presentasi 0,78%,1,20% dan 1,95% muncul kuat tekan sebesar 10,73Mpa,11,84Mpa dan 11,10Mpa.sedangkan hasil kuat lentur balok mengalami kenaikan dari nilai kuat lentur normal yakni dari presentasi variasi 0,78%, 1,20% dan 1,95% muncul kuat lentur sebesar 17,41Mpa, 15,69 Mpa dan18,59Mpa dari kuat lentur normal sebesar 19,73 Mpa. Dan dari hasil pengujian kuat tekan dan kuat lentur dapat di simpul kan bahan penambahan serat bambu tidak dapan meningkatkan kuat tekan beton akan tetapi beton dengan penambahan serat bambu dapat meningkatkan hasil kuat lentur pada beton dari beton normal sebesar 0% serat bambu.
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH LOGAM SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON Widhiastuti, Yulis
Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 1 (2020): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.527 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v5i1.245

Abstract

Beton sebagai suatu campuran yang terdiri dari agregat halus, agregat kasar dan semen yang dicampur menjadi satu dengan air membentuk suatu massa yang mirip batuan. Agregat yang digunakan sebagai material penyusunan beton merupakan sumber daya alam yang mengalami penyusutan atau penurunan jumlah volume dibumi saat ini. Hal tersebut menyebabkan bumi mengalami kerusakan. Sehingga perlu adanya pemanfaatan bahan lain untuk dijadikan pengganti agregat beton. Limbah logam dapat dijadikan sebagai bahan pengganti agregat halus. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penmbahan limbah logam terhadap berat jenis dan kuat tekan beton. komposisi campuran limbah logam yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebesar 0%, 5%, 25%, dan 50% dari berat agregat halus. Benda uji yang digunakan adalah berbentuk silinder , mutu beton yang direncanakan adalah 20 Mpa yang diuji pada umur 28 hari dengan terlebih dahulu dilakukan perawatan sebelum pengujian. Penelitian ini menguji beton dengan benda uji silinder untuk uji kuat tekan (diameter 150 mm dan tinggi 300 mm) sebanyak 24 sampel dan terdiri dari 4 variasi dan masing-masing sebanyak 6 sampel. Dari penelitian diperoleh bahwa kuat tekan beton yang tertinggi pada campuran limbah logam sebesar 0% yaitu sebesar 8,91 Mpa dan setiap variasinya mengalami penurunan kuat tekan. Penggantian limbah logam sebesar 0%, 5%, dan 25% merupakan campuran yang memiliki berat jenis sesuai beton normal yaitu anatara 2300-2400 kg/m3.
Evaluasi Kinerja Dan Kapasitas Teriminal Tipe B Padangan Bojonegoro Widhiastuti, Yulis
Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2020): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.157 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v5i2.288

Abstract

Terminal Padangan Bojonegoro terdapat diwilayah kabupaten Bojonegoro yang bertipe terminal tipe B. Hal ini menyebabkan kemacetan di jalur keluar dan masuk terminal. Buruknya kondisi terminal Padangan tersebut berbanding terbalik dengan begitu besarnya manfaat terminal Padangan bagi masyarakat, khususnya warga Bojonegoro. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahu bagaimana kondisi kapasitas terminal saat ini .Mengetahui bagaimana tingkat kepuasan pengunjung terhadap kinerja terminal saat ini .Mengetahui fasilitas yang tersedia di terminal Padangan Bojonegoro apakah sudah sesuai dengan standart dari derektorat jendral perhubungan darat menganalisis variabel kinerja dan kapasitas terminal padangan , metode analisis deskriptif , IPA . Survei dilakukan pada jam operasional terminal hari kamis jumat senin dan selasa serta lokasi survei dilakukan di dalam terminal dan di beberapasekitar terminal yang dilintasi oleh bus yang melayani trayek Terminal Padangan Bojonegoro. Survei kinerja dan kapasitas terminal dan survei wawancara kuisoner kepada responden penumpang sebanyak 30 dan operator angkutan umum (supir) sebamyak 30 dan wawancara dinas terkait. Dari hasil penelitian didapatkan survei dengan yang mengetahui fasilitas terminal dan penumpang rata-rata turun di dalam terminal dan wawancara mengetahui terminal melayani 7 trayek yang melewati terminal padangan dan dari tabel IPA dapat di ketahui t ingkat kesesuaian yang paling rendah adalah atribut Ruang tunggu yang nyaman 85,36 hal ini menunjukan bahwa Para penumpang tidak puas dengan fasilitas tempat tunggu penumpang saat ini untuk tinkat kesesuaian total rata – rata dari setiap atribut di peroleh nilai sebesar 100,7 yang berarti pengguna jasa terminal Padangan Bojonegoro secara keseluruhan merasa sangat puas terhadap pelayanan yang di rasakan selama ini.
PERENCANAAN KONSTRUKSI PENGENDALI SEDIMEN (CHEKDAM) DI HILIR KALI PACAL BOJONEGORO Harjono, Harjono; Widhiastuti, Yulis
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2018): November (2018)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i2.1224

Abstract

Meeting the needs and maintaining the availability of water is an effort where a situation where the area is usually not run by water such as settlements, industrial areas, and other public facilities. This situation is considered to be detrimental to both morally and materially, the impact of which will directly be felt by humans. Therefore humans must balance between needs and natural conditions.Please note that the Klepek Dam is one of the buildings that functions as a water reservoir after the Pacal Reservoir for irrigation needs in the rice fields. To realize the success of quality Dam buildings and able to function as planned, it is needed by making check dam using concrete consumption.From studies and calculations that have been done using software, AutoCad, and Harpes calculation methods, it is known the impact of flood discharge and cross section in the Lusi watershed to determine whether or not the cross section of the Pacal Reservoir is necessary. The problem of holding water in the Pacal Reservoir is overcome by making check dam using concrete consumption
ANALISIS GEOMETRI DAN PERLENGKAPAN JALAN DI DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS PADA RUAS JALAN BOJONEGORO – BABAT (STA 13+000 s/d 14+000) Widhiastuti, Yulis; Rahmawati, Alfia Nur
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi darat yang meliputi segala jenis bagian jalan, termasuk perlengkapannya. Dan berbicara transportasi maka juga akan bicara juga tentang akibat dari proses berjalannya transportasi yaitu kecelakaan. Menjadi sebuah hal yang sering dijumpai masyarakat umum bahwa kasus kecelakaan itu menjadi suatu hal yang tidak diinginkan oleh semua orang, oleh karena itu perlu adanya proses analisa penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. Tujuan dari tugas akhir ini untuk mengetahui faktor penyebab dari kecelakaan, karena terjadinya kecelakaan ini ada 3 faktor, faktor pengguna jalan (manusia), kendaraan, dan lingkungan. Cara mendapatkan data yang dibutuhkan untuk menganalisa kasus kecelakaan itu dengan mengumpulkan data primer dan sekunder, data primer yaitu data yang di ambil langsung di lapagan, kemudia untuk data sekunder ialah data yang diambil dari instansi terkait, kemudian data diolah menggunakan untuk menentukan pengaruh geometrik jalan, dengan faktor penyebab kecelakaan. Hasil yang didapat berdasarkan data di lapangan, pada ruas jalan yang diteliti itu masih ada sebuah komponen yang belum memenuhi standart Bina Marga, yaitu pada lebar bahu jalan yang kurang lebar dan untuk rambu yang dibutuhkan belum terpasang. Untuk mengurangi angka kecelakaan perlu adanya penindakan terhadap pemaksimalan penggunaan jalan, seperti pemasangan segera untuk rambu – rambu yang belum ada, kemudian pembuatan bahu jalan baru agar bisa memenuhi standar jalan arteri kelas 1 tipe 2/2 UD.
Analisis Kinerja Simpang Empat tak Bersinyal dengan Metode PKJI 2023 Rahmawati, Alfia Nur; Widhiastuti, Yulis; Soegyarto, Soegyarto
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i1.3379

Abstract

Simpang empat Jalan Panglima Sudirman Kabupaten Bojonegoro adalah simpang yang menghubungkan antara Jalan Panglima Sudirman-Jalan Setya Budi-Jalan Hassanudin. Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa pada simpang tersebut sering terjadi kemacetan, terutama pada jam sibuk. Hal ini terjadi karena pada simpang tersebut merupakan jalan yang melewati kawasan dengan aktivitas cukup padat, antara lain kawasan sekolah, pemukiman, dan pertokoan. Pada simpang ini juga aktivitas penyeberang jalan baik pejalan kaki maupun kendaraan bermotor menyebabkan simpang ini rawan terjadi kecelakaan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka akan dianalisis kinerja simpang tak bersinyal menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) tahun 2023 dengan studi kasus “Simpang Empat Jalan Panglima Sudirman-Jalan Setya Budi-Jalan Hassanudin”. Hal ini dilakukan sebagai bentuk usaha untuk mendapatkan solusi untuk mengatasi konflik yang terjadi pada simpang tersebut.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh sebagai berikut: nilai kapasitas simpang diperoleh sebesar 2203,03 SMP/jam; nilai DJ diperoleh sebesar 0,48 ini menunjukkan bahwa kualitas kinerja arus lalu lintas dari tabel diatas menunjukan bahwa zona waktu dari total kendaraan yang masuk simpang didapat nilai skr /jam yang paling tinggi pada periode waktu 12:00-13:00 WIB sebesar 1055,2 SMP/jam; analisa nilai tundaan diperoleh sebesar 9,67 det/SMP; Analisa Peluang antrian Karena nilai DJ < 1, maka nilai peluang parkir (PA) (%) berkisar antara 23,46%-10,25%. Jika nilai DJ < 1, maka tidak perlu dilakukan perubahan untuk meningkatkan pelayanan Simpang, meliputi utamanya penambahan lebar rata-rata pendekat atau manajemen lalu lintas yang lain yang memungkinkan arus lalu lintas yang masuk ke Simpang tersebut berkurang atau kombinasinya
Performance Evaluation of The Apparatus at The Intersection of Jl. Teuku Umar-Jl. Pemuda and Jl. Sawunggaling - Jl. Basuki Rahmat Bojonegoro District Soegyarto; Yulis Widhiastuti; Andy Yanuar Putra Riyadi
Journal of Green Science and Technology Vol 9 No 1 (2025): Journal of Green Science and Technology Vol. 9 No. 1 March 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jgst.v9i1.9946

Abstract

Along with the increasing progress and development in society, the desire to use time and money is very necessary. Population growth in an urban area is always followed by an increase in space requirements. In Bojonegoro itself, which is one of the cities of industry, tourism, and education that cannot be separated from the movement of traffic in and out of both people and goods. So there are many intersections that connect roads to shopping centers, offices, government, housing, and roads to the city center. One of the intersections in Bojonegoro is the intersection of Jl. Teuku Umar-Jl. Pemuda and Jl. Sawunggaling-Jl. Basuki Rahmat Bojonegoro Regency which has a fairly high transportation density during working time hours, so the use of traffic signals is needed. This causes the traffic flow that passes through to continue to experience changes in vehicle volume, especially at certain hours which causes delays in travel due to increased traffic flow. In order to avoid travel delays due to increased traffic flow, improvements in traffic management are needed. This study aims to analyze and evaluate the performance of the intersection of Jl. Teuku Umar-Jl. Pemuda and Jl. Sawunggaling-Jl. Basuki Rahmat Bojonegoro Regency using the PKJI 2023 method. From the results of the analysis, it is found that there is a need for an additional phase from 2 phases to 4 phases so that there is no queue length and the number of vehicles stopped on the East Approach (Jl. Pemuda) is too long and many. Keyword: intersections, traffic, transportation, traffic signals.
Performance Analysis of APILL at the Intersection of Jl. Pemuda Timur - Jl. Ngampel and Jl. Lisman - Jl. Veteran, Bojonegoro Regency: Analisis Kinerja Simpang APILL Pada Simpang Empat Jl. Pemuda Timur - Jl. Ngampel Dan Jl. Lisman – Jl. Veteran Kabupaten Bojonegoro Rahmawati, Alfia Nur Rahmawati; Yulis Widhiastuti; Andy Yanuar Putra Riyadi
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 7 No 2 (2025): Vol.7 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v7n2.p204-210

Abstract

An intersections are areas where two or more roads meet and often cause traffic conflicts that can lead to congestion and accidents, especially in locations near crowded centers. With the development of cities such as Bojonegoro, which has industrial, tourism, and educational activities, the volume of vehicles at certain intersections has increased rapidly, especially at certain hours. One of the busy intersections in Bojonegoro is the Four-Way, which requires effective traffic management through the use of traffic signal devices (APILL). However, the physical conditions of this intersection, such as unclear left-turn signs and limited visibility, increase the risk of vehicle conflicts. These conditions prompted the idea to conduct research analyzing the performance of the traffic signal system at the Four-Way Intersection of Jl. Lisman, Jl. Veteran, Jl. Ngampel, and Jl. Pemuda Timur in Bojonegoro using the PKJI 2023 method. This study aims to analyze the performance of the APILL at this intersection and identify alternative phases required if the APILL performance is inadequate, with the hope of improving understanding of traffic performance at this intersection, evaluating road service levels from a delay perspective, and providing useful data for relevant parties and future
Analisis Karakteristik Campuran Aspal Berbasis Batu Kasar Dengan Pengganti Kandungan Aspal Menggunakan Serbuk Ban Karet Yulis Widhiastuti; Rahmawati, Alfia Nur Rahmawati; Andy Yanuar Putra Riyadi; Mohammad Irfan Alfanani
Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 1 (2026): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan infrastruktur yang pesat di Indonesia membutuhkan permukaan jalan berkualitas tinggi untukmendukung mobilitas dan ketahanan lalu lintas. Namun, banyak jalan mengalami kerusakan dini akibat bebanberlebihan dan faktor lingkungan. Salah satu alternatif yang telah dikembangkan adalah Stone Matrix Asphalt(SMA), yang memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap deformasi. Untuk meningkatkan kinerjanya, penelitianini menggunakan bubuk ban bekas sebagai pengganti sebagian agregat kasar, sekaligus sebagai upaya pengelolaanlimbah yang ramah lingkungan. Hasil laboratorium menunjukkan bahwa agregat dan aspal yang digunakanmemenuhi Spesifikasi Umum Konstruksi Jalan 2018. Uji Marshall pada campuran SMA dengan kandungan bubukban 3%, 4%, dan 5% menghasilkan peningkatan stabilitas, kepadatan, dan ketahanan deformasi pada kandunganoptimal. Namun, kandungan bubuk ban yang terlalu tinggi mengurangi kinerja campuran akibat berkurangnyaikatan antarpartikel agregat. Oleh karena itu, bubuk ban bekas dapat menjadi aditif efektif dalam campuran SMAuntuk meningkatkan kualitas permukaan jalan sambil memanfaatkan limbah secara berkelanjutan.