Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENTINGNYA MENGGALI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PETANI DALAM RANGKA MEMELIHARA KELESTARIAN LAHAN PERTANIAN SEBAGAI PENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN REJANG LEBONG Neti Kesumawati; Yukiman Armadi; Rita Hayati
Jurnal AGRIBIS Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.44 KB)

Abstract

ABSTRAK                  Introduksi teknologi  revolusi hijau yang massif di masa lalu berdampak pada  menurunnya kualitas lingkungan, seperti rusaknya lahan-lahan pertanian di perdesaan (Sukayat, dkk. 2013). Hal ini telah melahirkan suatu gerakan untuk kembali menerapkan pertanian tradisionil yang pernah dilakukan oleh nenek moyang terdahulu. Biasanya nenek moyang memanfaatkan sumberdaya lokal tanpa aplikasi pupuk buatan dan pestisida kimiawi, sebaliknya menekankan pada pemberian pupuk organik (alam), dan pestisida hayati, serta cara-cara budidaya lainnya yang tetap berpijak pada pelestarian lahan-lahan pertanian (Tandisau dan Herniwati, 2009).  Sebenarnya cara pertanian ini telah dilaksanakan  secara turun temurun oleh nenek moyang yang merupakan kearifan local yang banyak mengandung tata nilai atau perilaku hidup masyarakat lokal dalam berinteraksi dengan lingkungan tempatnya hidup secara arif sehingga tidak akan menimbulkan kerusakan lingkungan, termasuk lahan-lahan pertanian (Rusandi, 2013). Mengingat besarnya peranan kearifan lokal dalam memelihara kelestarian lahan pertanian maka perlu digali, dihidupkan dan dikembangkan lagi, baik berwujud pengetahuan atau ide, peralatan, norma adat, nilai budaya, aktivitas dalam kegiatan pertanian guna mencukupi kebutuhan hidupnya, termasuk kearifan lokal yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.         Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kearifan local  masyarakat petani yang ada di Kabupaten Rejang Lebong; (2)  Mengetahui peran kearifan lokal masyarakat petani Kabupaten Rejang Lebong dalam memelihara kelestarian lahan pertania; (3) Mengetahui cara melestarikan kearifan local  masyarakat petani yang ada di Kabupaten Rejang Lebong         Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Rejang Lebong, selama lebih kurang 10 bulan mulai Februari 2015. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan dengan metode sengaja dengan tujuan tertentu (Purpossive sampling) dan teknik penarikan sampel menggunakan metode Snowball Sampling. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada responden serta pengamtan langsung kondisi lingkungan. Data ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif.         Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Rejang Lebong memiliki banyak kearifan lokal dalam hal bercocok tanam. Dalam kearifan lokal tersebut terdapat banyak pedoman atau tuntunan yang sangat bijak dan arif disaat bercocok tanam. Pemakaian bahan-bahan alami dalam kegiatan bercocok tanam yang diterapkan nenek moyang sangat bermanfaat bagi kelestarian lahan-lahan pertanian. Kata Kunci : Kearifan Lokal, Kelestarian Lahan Pertanian 
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK UREA DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) Naperi Zaman; Neti Kesumawati; Yukiman Armadi; Suryadi; Usman
Agriculture Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v17i1.3540

Abstract

Naperi Zaman. Mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertaian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Pengaruh Pemberian Pupuk Urea dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum lycopersicium L.). Dibimbing oleh Ir. Neti Kesumawati, M.Si dan Ir. Yukiman Armadi, M.SiTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui interaksi dan pengaruh pupuk urea danPupuk Kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum L). Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, pada bulan Desember 2020 - Maret 2021 di lahan percobaan Fakultas pertanian dan peternakan universitas muhammadiyah Bengkulu, propinsi Bengkulu di desa pondok kubang Bengkulu tengah pada ketinggian ± 21 mdpl. Menggunakan Rancangan Acak lengkap RAL (F) dengan 2 faktor yaitu faktor pertama pengaruh pupuk urea kotrol, U1 : 5 gr, U2 : 10 gr, U3 : 15 gr dan factor keduanya yaitu pengaruh Pupuk kandang ayam Pada perlakuan, K1 : 125 gr, K2 : 250 gr dan K3 : 375 gr. Dalam penelitian ini terdapat 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga di peroleh 36 satuan percobaan setiap satuan percobaan terdapat 4 tanaman, sehingga di peroleh 144 tanaman tomat Solanum lycopersicum L.Dari hasil penelitian, pada perlakuan pupuk urea terhadap tanaman tomat menunjukkan bahwa berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman 42 HST, jumlah cabang 28 HST, jumlah cabang 42 HST, jumlah buah, berat basah tanaman dan berat kering tanaman. Dan berpengaruh nyata pada diameter batang 42 HST, dan berat buah. Sedangkan pada perlakuan kotoran ayam terhadap tanaman tomat menunjukkan bahwa berpengaruh sangat nyata pada diameter batang 28 HST dan berat basah tanaman. Dan berpengaruh nyata pada jumlah buah, berat buah, dan berat kering tanaman. Dan terjadi interaksi antara pupuk urea dan Pupuk kandang ayam pada parameter diameter batang 28 HST.Kata Kunci : Tomat, Pupuk Urea dan Kotoran Ayam
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASILTANAMAN CABE RAWIT (Capsicum frutescens L.) TERHADAP PUPUK ORGANIK CAIR NASA DAN NPK Yeni; Yukiman Armadi; Rita Hayati; Fiana Podesta; Jafrizal Jafrizal
Agriculture Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabe rawit ( Capsicum frutescenc L.) adalah salah satutanaman hortikultura dari family solanacae tidak hanya memilikinilai ekonomi tinggi, tetapi juga karena buahnya yang memilikikombinasi warna, rasa, dan memiliki banyak kandungan gizi danvitamin, diantarannya kalori, protein, lemak, kalsium vitamin A,B1, dan vitamin C. Tujuan dari penelitian Mengetahui intraksipemberian POC NASA dan NPK terhadap Pertumbuhan danHasil Tanamn Cabe Rawit (Capsicum Frutescens L). Penelitianini dilaksanakan di Desa Tanjung Perdana, Kecamatan PondokKubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu.Rancangan yang di gunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap(RAK) dengan dua perlakuan, perlakuan 1 yaitu Pupuk OrganiCair NASA P0( kontrol) P1 (5 ml/l) P2 (10 ml/l) P3 ( 15 ml/l),perlakuan ke 2 yaitu NPK M1 (5), M2 (10). dan M3 (15). setiapperlakuan di ulangi sebanyak 3 kali sehingga di peroleh 36satuan setiap percobaan. Setiap satuan percobaan terdapat 4tanaman sehingga di peroleh 144 unit tanaman.hasil penelitianmenunjukkan perlakuan Pupuk Organi Cair NASA berpengaruhsangat nyata pada parameter berat basah brangkas padaperlakuan 15 ml. Perlakuan NPK berpengaruh sangat nyata padajumlah buah dan dan berat basah akar pada perlakuan 15 g.Sedangkan pada penelitian ini tidak terdapat intraksi antaraperlakuan Pupuk Organik Cair NASA dengan NPK Mutiarapada semua parameter yang di amati.Kata Kunci: Cabe Rawit ( Capsicum ftitescens L.),Pupuk OrganikCair, NASA dan NPK
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI MELALUI SISTEM EKONOMI BERBASIS AGROINDUSTRI MODERN Rita Hayati; Yukiman Armadi; Al-Amin
JOURNAL OF COMMUNITY DEDICATION Vol. 5 No. 2 (2025): MEI
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to find out how the process of Improving Farmers' Welfare through the Modern Agroindustry-Based Economic System. The form of this research is descriptive, analytical, and critical. Therefore, the author can comprehensively describe how to Improve Farmers' Welfare through the Modern Agroindustry-Based Economic System. In this study, the authors optimally use two data sources related to this study, namely. Primary data sources and secondary data sources. The main sources of this research are books and scientific journals on Improving Farmers' Welfare through. At the same time, this research is supported (secondary), namely the Modern Agro-Industry-Based Economic System. The result of this research is that the modern agro-industry-based economic system is a strategic solution to improve the welfare of farmers. With the integration of technology, agricultural product processing, and digitalization, farmers can obtain higher added value and have wider market access. Therefore, support from the government, the private sector, and the active participation of farmers are needed to realize a sustainable agro-industrial system.
PEMANFAATAN BIJI DURIAN MENJADI TEPUNG DURIAN DAN BROWNIES PADA KELOMPOK RUKUN BERSAMA DESA ARGA INDAH : Tepung biji durian, cake biji durian, kelestarian lingkungan Rita Hayati; Neti Kesumawati; Yukiman Armadi; Rita Zurina; Maheran Mulyadi; Ade Saputera, Surya; Harini, Ririn
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat di Desa Arga Indah Kecamatan Marigi Sakti  Kabupaten Bengkulu Tengah sebahagian besar memiliki mata pencaharian bertani Durian dan Sawit. Masyarakat petani mengalami kesulitan menangani Limbah Biji Durian yang tidak termanfaatan secara maksimal. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah mengolah biji durian menjadi produk yang bermanfaat. Pada umumnya petani hanya membuang biji durian menjadi limbah dan merusak lingkungan. Penggunaan Biji durian dapat digunakan sebagai bahan pangan alternatif. Adapun kandungan biji dalam durian 5-15%, yang biasanya hanya dibuang berupa limbah     juga menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan sehingga dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi manusia, ntuk mengatasi pencemaran lingkungan maka harus diupayakan mencari alternatif penggunaan biji durian sebagai bahan pangan alternatif. Untuk itu diperlukan pendidikan kepada masyarakat tani supaya dapat memanfaatkan biji durian menjadi lebih bermanfaat dan dapat juga menambah income masyarakat. Pengabdian pada masyarakat yang dilakukan ini berupa penyuluhan. pelatihan pembuatan tepung biji durian yang dioleh menjadi cake sebagai pangan alternatif,  praktek langsung dengan hasilnya cake yang enak dan lezat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini, yaitu berupa penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi untuk pendalaman. Kemudian dilanjutkan dengan pembimbingan praktek lapangan dan monotoring. Hasil yang dicapai dalam pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya ketrampilan masyarakat dalam pemanfaatan biji durian menjadi cake  dan menambah wawasan masyarakat petani dalam memelihara keberlanjutan lingkungan. Kata Kunci: Tepung biji durian, cake biji durian, kelestarian lingkungan