Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG KEONG MAS (Pomacea canaliculata Lamarck) TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN LEMAK ABDOMEN ITIK TALANG BENIH Alex Sander Agung; Rita Zurina
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v1i1.1422

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung keong mas (Pomacea canaliculata Lamarck) terhadap persentase karkas dan lemak abdomen itik Talang Benih. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Pembibitan Ternak dan Balai Inseminasi Buatan Dinas Peternakan dan Keswan Prov. Bengkulu Jl.WR. Supratman Pematang Gubernur Km 8 Kota Bengkulu pada bulan Mei – Juli 2016. Penelitian ini menggunakan 80 ekor itik talang benih dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan empat perlakuan dan empat ulangan, setiap ulangan terdiri dari 4 itik talang benih. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh pemberian tepung keong mas (Pomacea canaliculata Lamarck) dalam ransum berpengaruh tidak nyata terhadap persentase karkas, berpengaruh nyata terhadap persentase lemak abdomen Itik Talang Benih. Kata kunci : tepung keong mas (Pomacea canaliculata Lamarck), persentase karkas, persentase lemak abdomen.
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KANDUNGAN GIZI DAN pH TELUR ITIK TALANG BENIH Hari Aprian Joze; Rita Zurina; Nurhaita Nurhaita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v1i2.1817

Abstract

ABSTRAKTelur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir sempurna karena mengandung zat gizi lengkap antara lain protein, lemak, vitamin dan mineral. Telur memiliki kelemahan yaitu sifatnya cepat rusak, mempunyai daya simpan yang pendek. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui bagaimana pengaruh kosentrasi asap cair dan umur simpan terhadap kandungan gizi dan nilai pH telur itik talang benih. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret 2020 di laboraturium Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 4 perlakuan dan 3 ulangan dimana satu unit perlakuan berisi 4 telur. Perlakuan dalam penelitian ini adalah perendaman telur itik talang benih dengan kosentrasi yaitu A1 : 0%, A2 : 2,5%,  A3 : 5%,  A4 : 7,5% dan masa simpan yaitu B1 :7, B2 :14, B3 :21, B4:28 hari. Telur yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 192 butir itik talang benih. Parameter yang di ukur adalah kadar protein, lemak dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kosentrasi asap cair faktor (A) tidak berpengaruh nyata terhadap kadar protein  telur berkisar 12,09%-14,81%, putih telur berkisar 5,18%-6,51%, lemak kuning telur berkisar 26,21%-28,13% dan pH berkisar 7,62-10,24 keasaman. Tetapi masa simpan faktor (B) berpengaruh nyata terhadap kadar protein kuning telur 13,19%-14,47%, putih telur 5,33%-6,36%, lemak kuning telur 26,32%-27,83% dan pH naik 7,73-10,18 keasaman. Semakin lama di simpan semakin menurun kadar protein kuning, putih telur, lemak kuning telur dan semakin meningkat nilai pH. Tidak terdapat interaksi antara dosis asap cair dengan masa simpan terhadap kadar protein kuning, putih telur, lemak kuning telur dan pH. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dosis asap cair tidak berpengaruh terhadap nilai gizi dan pH telur itik talang benih. Lama simpan yang baik adalah sampai umur 21 hari, dengan nilai gizi dan pH yang masih layak untuk telur konsumsi.Kata kunci    :  Asap cair, Lemak, Protein, pH, Telur Itik Talang Benih, Umur Simpan
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG Azolla microphylla DALAM RANSUM TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN INCOME OVER FEED COST BURUNG PUYUH FASE GROWER Chintiya Rahayu; Rita Zurina; Nurhaita nurhaita; Lezita Malianti
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v1i3.2130

Abstract

Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui pengaruh penggunan tepung azolla microphylla dalam ransum terhadap Bobot Akhir, Persentase Karkas, dan Income Over Feed Cost (IOFC) Burung Puyuh Fase Grower. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2021 yang bertempat di Jl. Ir. Rustandi, Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu dan analisa sampel bahan pakan yang dilakukan dilaboratorium FPIK IPB Bogor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan  menggunakan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 10 ekor Burung Puyuh sehingga jumlah Burung Puyuh yang disiapkan sebanyak 200 ekor yang berumur 15 hari dengan tidak membedakan jantan dan betina. Perlakuan yang diuji adalah penggunaan tepung azolla microphylla yaitu, A= 0%, B=2%, C= 4%, D= 6%, dan E= 8%. Bahan pakan yang digunakan terdiri dari jagung kuning giling, dedak padi, kosentrat, tepung azolla microphylla dan top-mix, ransum disusun dengan kandungan protein 23% dan energi metabolisme 2800 Kkal/kg. Parameter yang diamati adalah bobot akhir (gr/ekor), persentase karkas (%), dan income over feed cost (Rp).Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan tepung azolla microphylla dalam ransun burung puyuh berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap berat akhir, persentase karkas dan income over feed cost (IOFC). Berat akhir puyuh pada penelitian ini berkisar 119,23 – 122,95 gr/ekor, persentase karkas puyuh berkisar 63,19 – 63,72 % dan Income Over Feed Cost (IOFC) pada puyuh berkisar Rp. 2165,19 – 2230,36. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung azolla microphylla sampai level 8% tidak mempengaruhi bobot akhir, persentase karkas dan IOFC burung puyuh fase grower.Kata kunci : Tepung Azolla microphylla, Bobot Akhir, Persentase Karkas, Dan Income Over Feed Cost, Burung Puyuh.cost
SIKLUS PERKAWINAN DAN PRODUKSI TERNAK SAPI MELALUI INSEMINASI BUATAN (IB) DI PROVINSI BENGKULU zul efendi; Erpan Ramon; Wismalinda Rita; Rita Zurina
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v2i2.3247

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Provinsi Bengkulu pada Bulan Januari Sampai dengan Desember 2019. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui siklus perkawinan dan produksi ternak sapi melalui Inseminasi Buatan (IB) di Provinsi Bengkulu. Metode yqng digunakan yaitu dengan mengumpulkan data primer dan data skunder. Data primer diperoleh dari peternak dan petugas lapangan, sedangkan data skunder didapatkan dari Dinas Peternakan Kabupaten maupun Provinsi Bengkulu.  Data yang diperoleh di tabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah  persentase kebuntingan ternak sapi di Provinsi Bengkulu berkisar antara  9,36 – 50,0%, persentase kelahiran  ternak sapi di Provinsi Bengkulu berkisar antara 3,65 – 31,19%, perkawinan ternak sapi di Provinsi Bengkulu yang tertinggi terjadi pada bulan september, sedangkan yang terendah pada bulan desember, angka kelahiran anak sapi yang tertinggi terjadi pada bulan juli sedangkan yang terendah pada bulan maret. 
PENGARUH FERMENTASI AMPAS KELAPA(Cocos nucifera L ) DENGAN NEUROSPORA SITOPHILA TERHADAP KANDUNGAN FRAKSI SERAT Asmara Dewi; Edwar Suharnas; Rita Zurina; Nurhaita Nurhaita; Neli Definiati
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v2i1.3355

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fermentasi ampas kelapa ( Cocos Nucifera L ) dengan Neurospora sitophila terhadap kandungan fraksi serat. Penelitain ini telah dilaksanakan dari bulan Juli – September 2021 di Laboratorium Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan analisa Van Soest telah dilakukan di Laboratorium Ternak Perah Peternakan Institut Pertanian Bogor ( IPB ).Percobaan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Fermentasi Ampas Kelapa dibuat dengan formulasi 1,5 kg ampas kelapa dan 10% molases. dengan perlakuan dosis Neurospora sitophila P1 = ( 2% ), P2 = ( 4%), P3= ( 6%), P4 = (8%).Parameter yang diamati adalah Neutral Detergent Fiber (NDF), Acid Detergent Fiber (ADF), Hemiselulosa, Selulosa, Lignin.Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dosisNeurospora sitophilaberpengaruh nyata terhadap Kandungan NDF dan Hemiselulosa, Tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan ADF, Selulosa dan Lignin Ampas kelapa fermentasi, Kandungan fraksi serat ampas kelapa fermentasi dalam penelitian ini adalah NDF = ( 61,05 % - 70,89% ), Hemiselulosa = (21.68 % - 30,05 %), ADF = ( 37,57 % – 40,84 % ), Selulosa = ( 30,87 % - 33,78 %)dan lignin = ( 5,14 % - 5,33% ). Kesimpulan penelitian ini adalah Fermentasi Ampas Kelapadengan beberapa level Neurospora sitophila berpengaruh terhadap Kandungan Neutral Detergen Fiber (NDF) dan Kandungan Hemiselulosa tetapi tidak berpengaruh terhadap kandungan Acid Detergent Fiber (ADF), selulos, Lignin, Level Neurospora sitophila yang terbaik adalah P3 (6 % ).
PENGARUH FREKUENSI PEMUTARAN TELUR ITIK PERSILANGAN MOJOSARI ALABIO (MA) DALAM INCUBATOR TERHADAP DAYA TETAS DAN BOBOT TETAS TELUR Efendi, Zul; Ramon, Erpan; Zurina, Rita; Malianti, Lezita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v3i1.4836

Abstract

Upaya memenuhi kebutuhan protein masyarakat melalui budidaya ternak itik tidak terlepas dari kualitas bibit yang digunakan dalam sistem budidaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemutaran telur terhadap fertilitas, lama menetas, daya hidup embrio, daya tetas,  dan bobot day old ducks (DOD) itik persilangan antara Mojosari dan Alabio. Penelitian ini dilakukan  di Kota Bengkulu pada bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2021. Penelitian menggunakan 630 butir telur itik persilangan jantan Mojosari dan betina Alabio (MA) yang dengan umur indukan sama yaitu 14 bulan, rasio perbandingan jantan dan betina 1 : 6. Telur dibagi menjadi 3 perlakuan pemutaran, Perlakuan pertama (1) telur diputar 4 x sehari 210 butir diulang sebanyak 3 kali, perlakuan kedua (2) telur diputar 5 x sehari 210 butir diulang sebanyak 3 kali, perlakuan ketiga (3) telur diputar 6 x sehari 210 butir diulang sebanyak 3 kali. Candling dilakukan pada hari ke 5 dan hari ke 9 setelah telor dimasukkan kedalam inkubator. Hasil yang diperoleh adalah frekuensi pemutaran telur tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap fertilitas telur, bobot DOD, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap daya tetas itik persilangan Mojosari dan Alabio. Sedangkan telur yang diputar sebanyak 6 kali/hari lebih cepat selesai waktu menetasnya. Kata kunci :   Frekuensi pemutaran, daya tetas, bobot tetas, itik mojosari alabio.
STUDI KASUS DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP FLUKTUASI HARGA PADA USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER DI KOTA BENGKULU Puspita Wulandari, Angel; Suharnas, Edwar; Zurina, Rita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v3i1.4837

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap pola hidup dan aspek lainnya. Dampak dari pandemi ini menyebar merata ke seluruh bidang mulai pemerintahan hingga perekonomian. PSBB (Pembatasan social Berskala Besar) yang diterapkan guna mengurangi penyebaran mata rantai covid-19 berakibat pada fluktuasi harga ayam broiler khususnya pada awal pandemi di beberapa peternakan ayam broiler di Kota Bengkulu yang juga berdampak pada proses produksi dan pendistribusian serta tingkat konsumsi di masyarakat. Ketidakstabilan harga daging ayam ras pedaging di Bengkulu seakan didukung dengan penurunan permintaan dari konsumen membuat beban pelaku usaha semakin berat. Baik peternak ayam ras pedaging maupun pedagang di pasar merasakan hal yang sama yakni menurunnya penjualan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dampak covid 19 dan faktor-faktor apasaja yang mempengaruhi terhadap fluktuasi harga ayam broiler sejak awal diberlakukannya PSBB di kota Bengkulu selama satu tahun. Penelitian ini dilakukan dengan metode metode Survey yaitu pengamatan atau penyelidikan dengan cara pengambilan langsung keterangan dan data harga ayam broiler di setiap perode dengan mewawancarai bagian marketing di setiap tempat penelitian serta memberikan daftar pertanyaan berupa lembar kuisioner. Kemudian menggunakan Analisis regresi linear berganda untuk mengetahui sejauh apa variabel internal produksi Ayam Ras Broiler terhadap harga Ayam. Hasil yang didapatkan berupa 1) Fluktuasi harga Ayam Ras Broier tidak dipengaruhi oleh variabel Harga DOC, Harga Pakandan Harga Vaksin. Harga-harga Variabel dimasa pandemi covid-19 cenderung tidak meningkat karena PSBB tidak mempengaruhi distribusi Kebutuhan Makanan termasuk Variabel DOC, Pakan dan Vaksin. 2) Fluktuasi Harga Ayam di Kota Bengkulu diakibatkan oleh faktor-faktor Eksternal seperti Oversupplay dan Kelangkaan Pasokan, Permintaan Ayam yang Tidak Stabil, Pemasaran Daging Ayam Ras Pedaging di Kota Bengkulu, Kesulitan Mencari Pasar Produsen akan kebutuhan Ayam yang menurun akibat PSBB membatasi dan kegiatan seperti hajatan ataupun acara-acara besar. Keywords: “Covid-19”,”Fluktuasi”,”Harga”, “Ayam Ras”.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRIZA ROXB) DALAM RANSUM TERHADAP KUALITAS TELUR AYAM RAS PETELUR Purwanto, Heji; Zurina, Rita; Definiati, Neli; Malianti, Lezita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v3i3.5620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Kualitas Telur (bobot telur, Tebal Cangkang, Indeks Putih dan Kuning Telur) ayam ras petelur yang diberikan tepung temulawak dengan konsentrasi yang berbeda. Penelitian ini telah dilakukan di Kandang Percobaan di Desa Pandan Kecamatan Seluma Utara Kabupaten Seluma Bengkulu Selatan. Penelitian ini berlangsung selama 45 hari, dimulai bulan Mei – Juni 2018. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari atas A (0 % tepung temulawak), B (1% tepung temulawak), C ( 2% tepung temulawak), dan D (3% tepung temulawak). Tepung temulawak diberikan setiap hari dengan cara dicampur pada pakan selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung temulawak berpengaruh nyata terhadap Bobot telur (P < 0,05) dengan rataan 61,24 (g/ekor/hari), sedangkan Tebal cangkang dengan rataan 0,47, indeks Putih telur dengan rataan 0,07 dan indeks kuning telur dengan rataan 0,42 tidak berpengaruh nyata (P > 0,05). Pemberian tepung temulawak sampai dengan 1%, 2% dan 3% tidak dapat meningkatkan Kualitas telur, ayam ras petelur namun bisa meningkatkan bobot telur. Kata kunci : Temulawak, bobot telur, tebal cangkang, indek putih dan kuning telur
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP PENURUNAN BOBOT TELUR, KEDALAMAN RONGGA UDARA, KADAR BAKTERI TELUR ITIK TALANG BENIH Ajiansah, Apri; Zurina, Rita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i1.6259

Abstract

Asap cair merupakan hasil pirolisis kayu yang bersifat alami dan dapat digunakan untuk proses pengawetan pada produk peternakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh konsentrasi asap cair dan umur simpan terhadap penurunan bobot telur, rongga udara dan kadar bakteri telur itik talang benih. Parameter yang diukur antara lain Bobot telur, Kedalaman Rongga Udara, Kadar Bakteri telur. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 4 perlakuan dan 3 ulangan dimana satu unit perlakuan berisi 4 butir telur. Perlakuan kosentrasi A1 : 0, A2 : 2,5%, A3 : 5%, A4 : 7,5% asap cair dan lama simpan 7, 14, 21, 28 hari. Telur yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 192 butir telur itik talang benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asap cair (A) dengan lama simpan (B) terhadap interaksi penurunan berat telur (p < 0.05), lama simpan (B) berpengaruh nyata (p < 0.05) terhadap kedalaman rongga udara, Asap cair (A) dan lama simpan (B) tidak berpengaruh nyata terhadap koloni bakteri (p < 0.05). Disimpulkan pemberian asap cair (A) dengan lama simpan (B) dapat menjaga berat telur itik talang benih, Lama simpan (B) dapat mempertahankan rongga udara, Asap cair (A) dan Lama simapan (B) tidak terdapat pengaruh terhadap koloni bakteri telur itik talang benih. Kata kunci : Asap cair, Berat Telur, Lama Simpan, Koloni Bakteri, Rongga Udara.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PERLEMAKAN DARAH ITIK TALANG BENIH Fatchur Rochman, Deyo; Sunaryadi, Sunaryadi; Rita, Wismalinda; Zurina, Rita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i2.6508

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun kelor (Moringaoleifera) terhadap kadar High Density Lipoprotein (HDL), Low-Density Lipoprotein (LDL), danHaemoglobin pada darah itik Talang Benih. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakKelompok (RAK) yang terdiri atas 5 perlakuan dengan masing-masing 4 ulangan, menggunakan 80ekor itik Talang Benih pada setiap kelompok. Perlakuan A (Tanpa Penambahan Tepung DaunKelor), B (2% Tepung Daun Kelor), C (4% Tepung Daun Kelor), D (6% Tepung Daun Delor) danE (8% Tepung Daun Kelor) yang mulai diberikan pada umur 2 bulan. Pengambilan sampel secaraacak sebanyak 20 ekor dari setiap kelompok dilakukan di akhir pemeliharaan umur 3 bulan denganparameter yang meliputi: Komponen darah yaitu Haemoglobin, HDL dan LDL. Berdasarkanpenelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa Suplementasi Tepung Daun Kelor (Moringaoleifera) dalam ransum itik Talang Benih tidak berpengaruh nyata terhadap Haemoglobin tetapiberpengaruh nyata terhadap High Density Lipoprotein (HDL) dan Low Density Lipoprotein (LDL).Penggunaan Suplemen Tepung Daun Kelor sampai 8% mempengaruhi High Density Lipoprotein(HDL) dan High Density Lipoprotein (LDL).Kata Kunci: Tepung Daun Kelor, Itik Talang Benih, Haemoglobin, HDL Colesterol, LDLCholesterol