Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Zarah

TINJAUAN BIOFABRIKASI NANOPARTIKEL PERAK DAN EMAS DENGAN MENGGUNAKAN EKTRAK TANAMAN Willian, Nancy; Pardi, Hilfi
Jurnal Zarah Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v9i1.2799

Abstract

Material nano diperolah dari material sintesis biologis melalui teknik berbasis green chemistry yang ramah lingkungan. Ulasan ini difokuskan pada sintesis nanopartikel logam perak dan emas pada tanaman dan karaterisasinya. Ekstrak tumbuhan yang dilakukan secara eksperimental memberikan karakterisasi yang bervariasi. Strategi ini memainkan peranan penting dalam variasi strategi bentuk, ukuran, dan morfologi dari nanopartikel logam, yang mengarah pada perbedaan aktivitas aplikasi dari nnopartikel logam tersebut. Tulisan ini terutama merangkum berbagai metode sintesis nanopartikel emas dan perak dan karakterisai dalam berbagai bagian tanaman dan juga mendokumentasikan informasi rinci tentang strategi yang terlibat dalam penggunaan ekstrak tanaman sebagai reduktor dalam sintesis nanopartikel logam dengan berbagai aplikasi.
PENENTUAN LOGAM Pb PADA AIR LAUT BEKAS TAMBANG BAUKSIT MENGGUNAKAN METODE VOLTAMETRI STRIPPING ADSORPTIF-CALCONCARBOXYLIC ACID Hilfi Pardi; Friska Silitonga; Dina Fitriyah; Eka Ramdhani
Jurnal Zarah Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Zarah
Publisher : Prodi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v10i2.4924

Abstract

Metode elektroanalitik sederhana dan sensitif dikembangkan untuk penentuan timbal dengan metoda voltametri stripping adsorptif (VSAD) dengan adanya Calconcarboxylic Acid (CCA). Kompleks Pb-CCA terakumulasi pada permukaan elektroda drop merkuri gantung (HMDE) dan arus puncak diukur dengan metoda VSAD. Kompleks berkurang pada -0,46 V dan arus puncak meningkat ketika konsentrasi rendah CCA ditambahkan ke larutan sampel. Variabel eksperimen pH, konsentrasi CCA; waktu akumulasi (tacc); potensial akumulasi (Eacc), serta potensi gangguan, diselidiki. Di bawah kondisi yang dioptimalkan (pH 3,4; CCA: 0,6 mol/L; tacc: 60 detik; Eacc: 0,35 V; konsentrasi buffer 40 mmol), arus puncak sebanding dengan konsentrasi Pb(II) selama 0,05–100 µg/L, dengan batas deteksi 0,01 µg/L. Simpangan baku relatif untuk larutan yang mengandung 10,0 µg/L larutan Pb(II) adalah 0,5% untuk sepuluh pengujian berturut-turut. Metode ini divalidasi dengan menentukan Pb(II) dalam air laut bekas tambang bauksit yang dibandingkan dengan metoda Spektrofotometri Serapan Atom (AAS). Akhirnya, metode VSAD berhasil diterapkan pada penentuan Pb(II) dalam air laut bekas tambang bauksit.
ISOLASI DAN SKRINING ANTIBAKTERI DARI KAPANG ENDOFIT TANAMAN BAJAKAH (SPATHOLOBUS LITTORALIS HASSK) Dina Fitriyah; Hilfi Pardi; Friska Septiani Silitonga; Eka Putra Ramdhani; Noviana Ika Puspitasari
Jurnal Zarah Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Zarah
Publisher : Prodi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antibiotik merupakan salah satu solusi untuk melawan berbagai penyakit infeksi. Namun pemakaian antibiotik sintesis kontiniu tidak hanya membunuh patogen itu sendiri tetapi juga dapat mempercepat terjadinya resistensi. Sumber bahan baru bioaktif yang banyak dieksplorasi sekarang ini adalah kapang endofit. Penelitian ini melakukan isolasi dan skrining antimikroba kapang endofit yang hidup dalam jaringan batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk). Penelitian ini bertujuan : 1) Mengisolasi kapang endofit dari batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.)  dan 2) Mengetahui kemampuan antimikroba dari isolat kapang endofit batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk. Metode skrining antimikroba yang digunakan yaitu metode difusi cakram terhadap patogen bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolasi kapang endofit dari bajakah menghasilkan 4 isolat. Ekstrak kapang isolat UMRCC03 dengan media produksi PDB, pada  hari ke-20 memiliki zona hambat sebesar  15,11±0,19 terhadap Escherichia coli dan 15,56±0,50 terhadap Staphylococcus aureus. Hal ini menmbuktikan bahwa kapang endofit batang bajakah menunjukkan aktivitas antimikroba pada patogen Escherichia coli dan Staphylococcus aureus seperti bioaktivitas dari tanaman inangnya.
MANGROVE CERIOPS TAGAL SEBAGAI PEWARNA BATIK ECOPRINT DENGAN METODA IRON BLANKET Willian, Nancy; Pardi, Hilfi; Fitriyah, Dina
Jurnal Zarah Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove merupakan tanaman pesisir yang memiliki banyak keuntungan, salah satunya digunakan sebagai zat warna. Zat warna alami yang merupakan pigmen warna dari senyawa bioaktif tanaman telah diteliti dengan baik. Bagian tanaman propagul mangrove diambil mangrove jebis ceriops tagal yang tumbuh disepanjang pesisir Pulau Bintan, Kepuluan Riau. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan zat warna alami dari propagul buah tanaman mangrove dan diuji kandungan bioaktif menggunakan metoda skrining fitokimia dan uji karakterisasi dengan FTIR serta implementasi zat warna pada ecoprint menggunakan metoda iron blanket. Hasil skrining fitokimia memperlihatkan positif  kandungan alkaloid, flavonoid, polifenol dan tannin sedangkan FTIR memperlihatkan puncak -OH yang dominan sebagai komponen utama metabolit sekunder. Pemanfaatan zat warna dari pigmen tanaman dilakukan dengan mewarnai kain melalui metoda ecoprint dengan berbagai jenis mordant. Dihasilkan bahwa warna pada kain ecoprint menajdi lebih terang tahan lama dan bisa dimanfaatkan sebagai usaha produksi dalam peningkatan ekonomi yang berkelanjutan.
MANGROVE CERIOPS TAGAL SEBAGAI PEWARNA BATIK ECOPRINT DENGAN METODA IRON BLANKET Willian, Nancy; Pardi, Hilfi; Fitriyah, Dina
Jurnal Zarah Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove merupakan tanaman pesisir yang memiliki banyak keuntungan, salah satunya digunakan sebagai zat warna. Zat warna alami yang merupakan pigmen warna dari senyawa bioaktif tanaman telah diteliti dengan baik. Bagian tanaman propagul mangrove diambil mangrove jebis ceriops tagal yang tumbuh disepanjang pesisir Pulau Bintan, Kepuluan Riau. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan zat warna alami dari propagul buah tanaman mangrove dan diuji kandungan bioaktif menggunakan metoda skrining fitokimia dan uji karakterisasi dengan FTIR serta implementasi zat warna pada ecoprint menggunakan metoda iron blanket. Hasil skrining fitokimia memperlihatkan positif kandungan alkaloid, flavonoid, polifenol dan tannin sedangkan FTIR memperlihatkan puncak -OH yang dominan sebagai komponen utama metabolit sekunder. Pemanfaatan zat warna dari pigmen tanaman dilakukan dengan mewarnai kain melalui metoda ecoprint dengan berbagai jenis mordant. Dihasilkan bahwa warna pada kain ecoprint menajdi lebih terang tahan lama dan bisa dimanfaatkan sebagai usaha produksi dalam peningkatan ekonomi yang berkelanjutan
UTILIZATION OF CHITOSAN IN BIOSORPTION TECHNOLOGY: A REVIEW OF ADSORPTION CAPACITY AND ITS APPLICATIONS FOR HEAVY METALS pardi, Hilfi; Bella , Meicyntia; Ramadhani, Muhammad Rizki; Ramadani, Putri
Jurnal Zarah Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rising levels of heavy metal pollution in water bodies present major environmental and public health issues. Conventional methods for remediation often come with high costs and produce secondary waste, which can pose additional environmental risks. As an alternative, chitosan—a natural, biopolymer derived from chitin—has gained attention as a promising biosorbent for heavy metal removal. Its advantages include biocompatibility, biodegradability, and a strong ability to bind metal ions effectively. This review explores chitosan’s capacity to adsorb various heavy metals and examines its practical applications in biosorption technology. Key factors that impact its adsorption efficiency, such as solution pH, metal concentration, and contact time, are discussed. Additionally, structural modifications to enhance chitosan’s performance, including cross-linking and nanoparticle incorporation, are analyzed to highlight improvements in adsorption efficiency. By assessing these elements, this review aims to offer a comprehensive perspective on the role of chitosan in environmental management, particularly for treating heavy metal contamination in wastewater. The findings underscore chitosan's potential as a sustainable solution in pollution control, emphasizing its advantages over traditional methods and its capacity to contribute to cleaner water resources.