Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analysis of the effect of Supplementary Food Provision (PMT) budget distribution on improving child nutrition for stunting eradication in Mimika Regency Naa, Oktovina; Umar, Hasan Basri; Ngutra, Risky Novan
Global Academy of Business Studies Vol. 1 No. 3 (2025): January
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/gabs.v1i3.3477

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the effect of the distribution of the Supplementary Food Provision (PMT) budget on improving child nutrition as part of stunting alleviation efforts in Mimika Regency. The focus is on how government allocations and budget management contribute to nutritional improvements among vulnerable groups. Research methodology: The research applies an associative method to identify the relationship between budget distribution and nutritional outcomes. Data were collected through structured questionnaires and in-depth interviews with respondents directly involved in program implementation. The analysis technique used is simple linear regression to measure the effect of PMT budget allocation on child nutrition indicators. Results: Findings indicate that the distribution of the PMT budget has brought tangible benefits, particularly to children under five and pregnant women at risk of malnutrition. The regression results confirm that budget allocation has a positive and statistically significant impact on improving child nutrition for stunting alleviation in Mimika Regency. Nevertheless, the program still faces obstacles, including uneven distribution, limited monitoring, and external socioeconomic factors. Addressing these barriers is essential for achieving optimal and sustainable results. Conclusions: The distribution of the PMT budget plays a crucial role in enhancing children’s nutritional status and supporting stunting reduction strategies. Proper targeting and effective use of the budget can strengthen outcomes, though improvements in governance, monitoring, and community engagement remain necessary. Limitations: The study is limited by reliance on local government reports, a narrow geographic scope, and the exclusion of external determinants such as parenting practices, healthcare access, and socioeconomic conditions. Contribution: This study provides practical insights for policymakers to refine budget management and intervention strategies, while academically contributing to the literature on the role of public funding in combating malnutrition and stunting.
Raja Analysis of the potential and effectiveness of central market retribution revenue on the Regional Original Income (PAD) of Mimika Regency Pakage, Charlex Luis; Umar, Hasan Basri; Ngutra, Risky Novan
Global Academy of Business Studies Vol. 1 No. 3 (2025): January
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/gabs.v1i3.3478

Abstract

Purpose: This study aims to evaluate the potential and effectiveness of central market retribution revenue and its contribution to the Regional Original Income (PAD) of Mimika Regency. It seeks to determine whether market retribution is managed optimally and whether it provides meaningful income to the local government. Methodology: The research adopts a quantitative approach with descriptive and case study methods. Data were collected through documentation, questionnaires, and interviews conducted between 2019 and 2023. Analytical techniques included the calculation of effectiveness ratios, contribution analysis, and retribution potential assessment using standard regional financial formulas. Data validity was ensured through triangulation methods. Results: The findings indicate that the effectiveness of central market retribution collection in Mimika was consistently high, with an average rate above 90%, thereby categorized as effective. However, the contribution to overall PAD remained low, averaging only 2.03% during 2019–2023. The study also found that retribution potential was not fully realized due to incomplete trader registration, low payment compliance, and reliance on manual collection systems, which hinder transparency and efficiency. Conclusions: The study concludes that although central market retribution in Mimika Regency is effectively collected, its contribution to PAD is still minimal. This gap is primarily attributed to administrative inefficiencies and structural challenges. To maximize retribution revenue and strengthen local fiscal capacity, the government must improve trader data management, implement stronger monitoring systems, and adopt digital retribution mechanisms. Limitations: The research is limited to Pasar Sentral Timika and relies mainly on secondary financial data, which may not fully reflect informal transactions or administrative constraints. Contribution: This study contributes to regional fiscal policy literature by demonstrating the gap between potential and realized revenue, offering policy insights for enhancing local revenue through digitization, compliance enforcement, and governance reforms.
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI PAD KAB/KOTA DI PROVINSI PAPUA TAHUN 2016-2021 Immanuel Putra Perdana Simanjuntak; Adolf Z. D. Siahay; Risky Novan Ngutra
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mfvyfv69

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Penduduk Kabupaten/Kota di Provinsi Papua. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi masing-masing variabel yang berkontribusi terhadap pendapatan Kabupaten/Kota di Provinsi Papua. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan populasi penelitian ini adalah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pendapatan Kabupaten/Kota di Provinsi Papua. Contoh dari faktor-faktor tersebut adalah Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Penduduk. Desain penelitian ini menggunakan korelasi yang bertujuan untuk menguji hubungan antara variabel-variabel. Selain itu, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda untuk menguji hubungan antara beberapa variabel independen dan satu variabel dependen. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Penduduk memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan Kabupaten/Kota di Provinsi Papua dengan nilai signifikansi masing-masing variabel kurang dari standar kepercayaan, yaitu α=0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menjadi variabel yang paling signifikan dalam pendapatan Kabupaten/Kota di Provinsi Papua, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai koefisien model regresi, yaitu 0,350, diikuti oleh Iuran Daerah sebagaimana ditunjukkan oleh nilai koefisien model regresi, yaitu 0,129.
Pengaruh Efisiensi Anggaran terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Gloria Christianie Nussy; Westim Ratang; Risky Novan Ngutra
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 6 No 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/z31exw95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi anggaran terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh aparatur sipil negara pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat sebanyak 67 pegawai. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus, sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen resmi instansi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Efisiensi anggaran juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja memediasi secara parsial pengaruh efisiensi anggaran terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa efisiensi anggaran dan motivasi kerja mampu menjelaskan 58,72% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi anggaran tidak hanya berperan sebagai instrumen pengendalian keuangan, tetapi juga sebagai faktor organisasi yang dapat meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai. Oleh karena itu, kebijakan efisiensi anggaran perlu diikuti dengan strategi penguatan motivasi kerja agar peningkatan kinerja pegawai dapat dicapai secara lebih optimal.
The Influence of Human Resource Competence and Information Technology Utilisation on the Accuracy of Treasurer Accountability Reporting in the Jayapura Regency Government A. Ahmad; Siti Rofingatun; Quincy F. Kambuaya; Paulus K. Allo Layuk; Risky Novan Ngutra; Alfiana Antoh
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 6 No. 1 (2026): November - January
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v6i1.1802

Abstract

This study analyses the influence of human resource competence and information technology utilisation on the accuracy of treasurer accountability reporting in the Jayapura Regency Government, as well as testing the role of organisational commitment as a moderating variable. The study uses a quantitative approach with an explanatory survey design. A sample of 160 respondents was determined using the Slovin formula, and data was collected through questionnaires administered to regional financial management officials/employees. Analysis was performed using multiple linear regression and interaction (moderation) tests with the aid of statistical software. The results show that human resource competence has a positive and significant effect on the accuracy of treasurer accountability reporting (p<0.05), and the use of information technology also has a positive and significant effect (p<0.05). Simultaneously, both variables have a significant effect on reporting accuracy (p<0.05).
Analisis Sistem Kewaspadaan Pangan Dan Gizi Kabupaten Jayawijaya Risky Novan Ngutra; Boy Piter Nizu Kekry
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v2i1.2058

Abstract

SKPG merupakan sistem yang tepat digunakan oleh pemerintah daerah karena SKPG merupakan sistem pengelolaan informasi pangan dan gizi dalam rangka menetapkan kebijakan program pangan dan gizi. Selain itu, informasi pangan dan gizi dapat dipakai untuk menetapkan kebijakan dan tindakan segeraterutama dalam keadaan krisis pangan dan gizi. Berdasarkan kenyataan ini analisis kerawanan pangan melalui kajian SKPG sangat penting artinya bagi upaya pencegahan terjadinya beberapa dampak negatif dari kerawanan pangan, terutama agar berbagai program dengan sumberdaya terbatas dapat betul-betul efektif, efisien dan tepat sasaran dalam menanggulangi masalah kerawanan pangan. Metode Analisa yang diterapkan dalam Kajian SKPG ini, terdiri atas (1) Analisis SKPG, dengan menggunakan analisa rasio dan indeks komposit; (2) Analisis Deskriptif. Hasil analisis yang diperoleh pada umumnya data-data terkait dengan ketersediaan pangan I cukup lengkap, dimana teridentifikasi hanya terdapat 12 distrik yang memiliki data dasar dari 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya. Selain itu di distrik pemekaran data dasar masih banyak yang belum tersedia. Terkait dengan analisa data, ada sebagian komoditi yang tidak dapat diukur tingkat produktifitasnya, misalkan komoditi ubi jalar (hipere). Hal ini dikarenakan sesuai dengan budaya mereka, panen dilakukan dengan cara mengambil sebagian tanaman untuk konsumsi hari itu, sisanya masih disimpan didalam tanah (lumbung hidup). Kekurangan data pada lokasi penelitian di Dinas Pertanian, Badan Ketahanan Pangan Daerah, maupun BPS di Kabupaten Jayawijaya disebabkan kurang koordinasinya antara Tenaga Penyuluh Lapangan dengan Badan Ketahanan Pangan Daerah dan Dinas Pertanian. Selain itu kurangnya hubungan yang harmonis antara BKP Daerah dengan tenaga penyuluh lapangan di masing-masing di distrik.   Kata Kunci: Ketahanan Pangan, SKPG, Komoditi
Analisis Produktivitas Komoditi Kelapa Kabupaten Sarmi Risky Novan Ngutra; Charlota Stella Kakisina
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v2i2.2060

Abstract

Tanaman Kelapa (Coco nucifera L) merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang sangat potensial sebagai komoditas perdagangan baik dalam negeri maupun luar negeri. Masyarakat pada umumnya, sudah sejak lama mengenal tanaman kelapa sebagai tanaman multifungsi yang dapat dimanfaatkan hampir semua bagiannya. Kabupaten Sarmi termasuk kabupaten penghasil kelapa terbesar di Provinsi Papua dengan luas wilayah tanam produksi kelapa terbesar di Papua. Selain itu, jika dilihat dari jenis tanaman perkebunan, komoditas kelapa di Kabupaten Sarmi termasuk komoditas unggulan. Penelitian ini menganalisis bagaimana pengembangan produktivitas komoditi kelapa kabupaten Sarmi; serta bagaimana arah kebijakan pengembangan komoditas kelapa untuk memfasilitasi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sarmi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa penerimaan dari usaha tani kelapa secara monokultur jika dihitung berdasarkan harga yang berlaku dengan luas lahan yang dimiliki/dikelola, diperoleh penerimaan sebesar Rp 2.700.000/ha/tahun sampai dengan Rp. 3.100.000/ha/tahun atau Rp.225.000/ha/bulan sampai dengan 258.000/ha/bulan. Sedangkan penerimaan yang diterima oleh petani kelapa di kabupaten setelah di hitung menghasilkan penerimaan adalah dengan usahatani kopra sebesar Rp. 36,971,650,000,-, dengan usahatani buah kelapa sebesar Rp 22,182,350,000.- dan usahatani minyak kelapa sebesar Rp 9,981,470,000,-. Sedangkan arah kebijakan yang dapat meningkatkan nilai kelapa untuk mendukung perekonomian petani perlu dilakukan pengembangan komoditas kelapa yang diarahkan pada peningkatan produktivitas melalui penggunaan bibit unggul dan pengelolaan usaha tani yang efisien, pengembangan produk kelapa yang bernilai ekonomi dengan mutu yang sesuai permintaan pasar, pemberdayaan kelompok tani atau gapoktan yang bermitra dengan industri kelapa/eksportir, bantuan teknis pembinaan dan pembiayaan bagi gapoktan dari instansi terkait yang terprogram dan berkelanjutan. Kata Kunci: Produktivitas, Komoditi Kelapa, Pertumbuhan Ekonomi
Analisis Efisiensi Dan Efektifitas Pengelolaan Keuangan Daerah Guna Menunjang Kemandirian Fiskal Kabupaten Mamberamo Tengah Yuliana Jitmau; Mesak Iek; Risky Novan Ngutra
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i1.2097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efisiensi dan Efektifitas Pengelolaan Keuangan Daerah Guna Menunjang Kemandirian Fiskal Daerah Kabupaten Mamberamo Tengah. Penelitian ini dilakukan di Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mamberamo Tengah pada pengelolaan dana Kabupaten periode 2012 - 2016. Tekhnik pengumpulan data menggunakan data primer yaitu melalui wawancara dan data sekunder menggunakan studi kepustakaan serta alat analisis Deskriptif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan dana pemerintah daerah dengan efisien dan efektif akan berguna untuk menunjang kemandirian fiskal Daerah Kabupaten Mamberamo Tengah. Selain itu faktor pendukung dan penghambat pengelolaan dana pemerintah daerah dalam menunjang kemandirian fiskal daerah Kabupaten Mamberamo Tengah. Faktor pendukung yaitu lancarnya aliran dukungan dana yang mengalir ke pemerintah daerah Kabupaten dan penerapaan analisa standar belanja (ASB) serta faktor penghambat yaitu rendahnya SDM dan kurangnya infratruktur pendukung pengelolaan keuangan daerah Kesimpulan : Keuangan Daerah,  Kemandirian Fiskal Daerah
Analisis Dampak Kebijakan Pemerintah Terhadap Perkembangan Perekonomian Pada Wilayah Adat Mamta Provinsi Papua Hasan Basri Umar; Risky Novan Ngutra; La Maga
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i2.2108

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak Kebijakan Pemerintah terhadap perkembangan perekonomian guna meningkatkan perekonomian daerah dikawasan wilayah adat Mamta Provinsi Papua. Peran Pemerintah Daerah Provinsi Papua dalam menetapkan kebijakan ekonomi, khususnya diwilayah adat Mamta yang berkaitan dengan pemanfaatan seluruh sumberdaya pembangunan guna meningkatkan perkembangan perekonomian terutama disektor fiskal, sehingga dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu sumber pembangunan ekonomi masyarakat pada wilayah adat Mamta Provinsi Papua. Penelitian ini memaparkan beberapa hasil temuan terutama besaran dampak Kebijakan Pemerintah melalui Program pembangunan Ekonomi Wilayah Adat Mamta dengan pengembangan perekonomian masyarakat lokal pada program bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan pengembangan ekonomi pada masyarakat yang berdomisili dikawasan adat Mamta Provinsi Papua.Kata kunci : Perkembangan Ekonomi, DAK, DAU
Implikasi Produksi Kopi Terhadap Pendapatan Anggota Koperasi (Studi Kasus Pada KSU Amungme Gold Coffee Di Kabupaten Mimika) Anna E. M. Tuwaidan; Mesak Iek; Risky Novan Ngutra
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i3.2180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam pelaksanaan program di koperasi KSU Amungme Gold Coffee, mengetahui dan menganalisis pengaruh keberadaan Koperasi Serba Usaha (KSU) Amungme Gold Coffee terhadap peningkatan pendapatan masyarakat (anggota koperasi), untuk mengetahui dan menganalisis Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Amungme Gold Coffee. Metode analisis, untuk menjawab permasalahan pertama penulis menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif, menjawab permasalahan menggunakan alat analisis pendapatan, dan menjawab permasalahan ketiga penulis menggunakan alat analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 7 program yang sudah ditetapkan oleh anggota KSU Amungme Gold Coffee yang hanya di jalankan untuk 2 program di tahun 2017. Berdasarkan rata-rata pendapatan anggota KSU Amungme Gold Coffee di atas rata-rata pendapatan per kapita masyarakat di Kabupaten Mimika. Hasil faktor internl IFAS dan faktor eksternal EFAS didapatkan nilai SO 3,96 disusul nilai ST 3,78 WO 3,59 dan WT 3,41 dan KSU Amungme Gold Coffee ada pada kuadran 1 menunjukan situasi yang sangat menguntungkan bagi KSU Amungme Gold Coffee tersebut.Kata Kunci: Produksi Kopi, Koperasi, Pendapatan Anggota Koperasi