Penelitian ini mengkaji strategi Public Relations (PR) digital yang diterapkan oleh Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih dalam membangun citra positif melalui akun Instagram resmi @rsijcempakaputih. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam praktik kehumasan, di mana media sosial menjadi sarana utama dalam membangun reputasi, menyampaikan informasi, serta menciptakan hubungan yang lebih dekat dan interaktif dengan publik. Instagram dipilih sebagai fokus penelitian karena memiliki karakter visual dan interaktif yang efektif dalam menyampaikan pesan kesehatan secara persuasif dan humanis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dengan tim Digital Marketing RSIJ Cempaka Putih, observasi terhadap aktivitas dan pola unggahan media sosial, serta analisis dokumentasi konten Instagram yang telah dipublikasikan. Kerangka teoretis yang digunakan meliputi Strategic Public Relations (Cutlip, Center & Broom, 2013), Image Theory (Frank Jefkins, 2004), Social Media Theory (Kaplan & Haenlein, 2010), serta Communication Strategy Theory (Middleton, 1980) guna memahami strategi komunikasi secara komprehensif. Hasil penelitian diharapkan mampu menggambarkan proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi strategi PR digital yang dilakukan RSIJ Cempaka Putih, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini juga menyoroti integrasi nilai-nilai keislaman dalam komunikasi digital, seperti pesan edukatif, empati, dan etika pelayanan, sebagai upaya memperkuat citra institusi. Secara akademis, penelitian ini memperkaya kajian PR digital di sektor kesehatan berbasis agama, sedangkan secara praktis memberikan rekomendasi strategis bagi institusi kesehatan dalam mengoptimalkan komunikasi digital yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepercayaan publik di era media sosial.