Articles
PENINGKATAN KEMAMPUAN AERONAUTICAL COMMUNICATION OFFICER MELALUI PELATIHAN ICAO ENGLISH LANGUAGE PROFICIENCY BERBASIS DIGITAL LEARNING
Laila Rochmawati;
Lady Silk Moonlight;
Dewi Ratna Sari;
Didi Hariyanto;
Fatmawati
Jurnal Penelitian 199-215
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46491/jp.v7i3.931
Persyaratan kemahiran Bahasa Inggris ICAO yang diberlakukan untuk semua pilot, ATS (Air Traffic Services) dan operator stasiun penerbangan, adalah Level 4 (Operasional). Untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan kemampuan Bahasa Inggris tersebut, Program Studi Diploma 3 Komunikasi Penerbangan pada tahun 2021 menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Workshop Peningkatan kemampuan ICAO English Language Proficiency (IELP) Aeronautical Communication Officer (ACO) yang bekerjasama dengan perum LPPNPI (Airnav Indonesia). Pada workshop ini, pelatihan bahasa Inggris ini diutamakan yang berbasis konten dan berfokus pada keselamatan, operasional, materi otentik atau materi lain dalam situasi penting pilot dan pengontrol. Setelah dilakukan workshop ini, dilakukan survey terhadap peserta untuk mengetahui efektifitas kegiatan workshop. Penelitian atas hasil survey workshop ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
RANCANG BANGUN TERAPAN VOLUNTARY SAFETY REPORTING DALAM LABORATORIUM APP CONTROL PROCEDURAL DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA
Fachry Ramadhan Wachdin;
Dewi Ratna Sari;
Paramita Dwi Nastiti
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Safety Management System (SMS) Safety Reporting merupakan upaya menjaga keselamatan dan keamanan dengan melaporkan segala hal yang tidak normal dalam operasional kerja. Pelaporan keselamatan merupakan hal yang sangat penting dalam operasi penerbangan. Selama pengalaman penulis dalam latihan APP di laboratorium, belum ada metode pelaporan keselamatan yang digunakan di Laboratorium ATS. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat aplikasi SMS Safety Reporting di Laboratorium APP Control Procedural Politeknik Penerbangan Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan R&D berdasarkan dokumen ICAO Annex 19 Safety Management dan ICAO DOC 9859 Safety Management Manual. Penulis merancang sebuah aplikasi berbasis website yang dapat digunakan untuk simulasi pelaporan keselamatan bagi taruna ATC saat selesai mengerjakan soal latihan di laboratorium APP Control Procedural (ACP). Aplikasi berbasis website tersebut bernama Student Safety Reporting. Aplikasi ini dibuat dengan bahasa pemrograman javascript dengan masa pengembangan selama 3 bulan. Dari April hingga Juni 2022. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini bekerja dengan baik dan benar. Situs Student Safety Reporting dapat menjadi inovasi dalam mata kuliah Sistem Manajemen Keselamatan untuk menciptakan budaya pelaporan keselamatan sukarela yang dapat dilatihkan bagi taruna di laboratorium Air Traffic Services (ATS) Politeknik Penerbangan Surabaya.
OPTIMALISASI SISTEM FLIGHT DATA OPERATOR DI ATS RO DAN UNIT FDO TERHADAP PENGIRIMAN FLIGHT PLAN DI KANTOR PERUM LPPNPI CABANG PONTIANAK
Muhammad Fathurrozy Trsida Junanto;
Dewi Ratna Sari;
Teguh Imam Suharto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perum LPPNPI Cabang Pontianak sebagai penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan terus memberikan pelayanan navigasi penerbangan yang mengutamakan keselamatan, efisiensi penerbangan dan ramah lingkungan untuk memenuhi harapan pengguna jasa penerbangan dan upaya peningkatan pelayanan navigasi penerbangan yang diberikan sesuai dengan Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (CASR) Part 170.002 sebagaimana dijelaskan yang menjelaskan tujuan dari Air Traffic Service yang bertujuan agar pelayanan penerbangan dapat memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan. Kebijakan pendistribusian berita penerbangan Perum LPPNPI Cabang Pontianak memiliki permasalahan yaitu berita penerbangan yang tidak terbaca pada saat pengiriman berita FPL, DLA CHG, ARR dan DEP yang ditransmisikan oleh ATS RO sehingga pada saat pengiriman berita tidak masuk ke sistem dari Unit. FDO. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji permasalahan yang ada atau sedang dihadapi pada Perum Airnav LPPNPI Cabang Pontianak mengenai transisi distribusi berita penerbangan yang tidak dapat dibaca oleh instrumen INDRA pada Unit FDO Cabang Pontianak. Dari hasil penelitian ini, keberadaan gangguan tersebut harus dioptimalkan dan sesuai dengan standar dan prosedur yang telah ditetapkan untuk menciptakan layanan informasi penerbangan yang aman dan efisien.
ANALISIS JARINGAN INTERNET WORKING UNIT ATS RO TERHADAP PENDISTRIBUSIAN FLIGHT PLAN DI MAKASSAR AIR TRAFFIC SERVICE CENTER
Rivaldy Rahim;
Dewi Ratna Sari;
Teguh Imam Suharto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) merupakan anak perusahaan dari Perum LPPNPI yang bertanggung jawab menyediakan layanan navigasi penerbangan. Berdasarkan Annex 11, Unit RO ATS adalah unit yang dibentuk dengan tujuan untuk menerima laporan dan flight plan. Pelayanan informasi yang baik dilakukan untuk meningkatkan mutu dan kualitas informasi lalu lintas udara. Hal ini dapat dilakukan jika kapasitas staf ACO didukung oleh sarana, prasarana dan sarana yang dalam kondisi prima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan penyediaan sistem jaringan internet untuk efisiensi distribusi rencana penerbangan (FPL). Metode penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Dari data yang diperoleh dan analisis masalah, dapat disimpulkan bahwa perlu adanya penyesuaian antara perangkat Transmitter (TX) dan Receiver (RX) yang digunakan untuk mengoptimalkan internetwork untuk efisiensi flight plan. pelayanan distribusi (FPL) di Makassar Air Traffic Services Center (MATSC). Flight plan (FPL), Internet, Efisiensi, Fasilitas, Pendistribusian
PENGARUH MISSCOORDINATION PADA UNIT FSS DAN ACC (UIOS) TERHADAP PELAYANAN NAVIGASI PENERBANGAN DI PERUM LPPNPI CABANG JAKARTA AIR TRAFFIC SERVICE CENTER (JATSC)
Muhammad Riyadh Firdaus;
Dewi Ratna Sari;
Teguh Imam Suharto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sebagai penyedia layanan navigasi penerbangan, Perum LPPNPI JATSC terus berupaya meningkatkan layanan navigasi penerbangan yang diberikan sesuai dengan dokumen International Civil Aviation Organization (ICAO) Document 4444 Chapter 10 Transfer Of Coordination. Menjelaskan prosedur koordinasi antar unit atau antar departemen kontrol dalam pelayanan informasi penerbangan. Penghalang jalan yang dihadapi personel Aviation Communications Officers (ACOs) adalah bahwa alat suara langsung tidak optimal. Alat direct speech memiliki masalah dengan nomor telepon yang memiliki kesamaan dan fungsionalitas antara unit FSS dan unit ACC (UIOS), dan masih belum ada prosedur standar untuk koordinasi antara unit FSS dan unit ACC (UIOS). Masalah kedua terletak pada pengiriman pesan yang tidak efisien dengan adjacent unit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan dua variabel. Unit FSS telepon (variabel X) dan unit ACC (UIOS) (variabel Y). teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, wawancara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah penyelenggaraan pelayanan penerbangan telah sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternatif solusi permasalahan di Jakarta Air Traffic Services Center (JATSC) dan meningkatkan pelayanan navigasi penerbangan khususnya dalam proses koordinasi dengan entitas lain.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN TELEPON DIRECT SPEECH SEBAGAI ALTERNATIF FASILITAS KOORDINASI ANTARA UNIT FSS DENGAN UNIT AFIS DI WILAYAH MEDAN PERUM AIRNAV CABANG MEDAN
Reza Fernanda Ginting;
Dewi Ratna Sari;
Teguh Imam Suharto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perum LPPNPI Cabang Medan sebagai penyedia jasa pelayanan navigasi penerbangan, terus melakukan upaya dalam meningkatkan pelayanan navigasi penerbangan yang diberikan sesuai dengan International Civil Aviation Organization (ICAO) Document 4444 Chapter 10 Transfer Of Coordination yang menjelaskan tentang prosedur koordinasi antar unit atau sector control dalam layanan informasi penerbangan. Kendala yang dihadapi personel Aeronautical Communication Officer (ACO) adalah tidak optimalnya alat Voice Communication Control System (VCCS) sebagai fasilitas koordinasi antara Medam Sector dan Unit AFIS dibawah wilayah Medan. Alat Voice Communication Control System (VCCS) tersebut memiliki kendala pada suara yang sinyal atau nomor telepon yang belum lengkap ketika Medan Sector dengan Unit AFIS sedang berkoordinasi. Permasalahan kedua terletak pada output suara yang berkualitas buruk atau bahkan terdengar kecil. Peneliti menggunaan metode penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan 2 variabel; Telepon Direct Speech (Variabel X) dan koordinasi dengan Unit AFIS (Variable Y). Teknik ini menggunakan: Observasi, kuesioner dan wawancara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah telepon Direct Speech (DS) dapat digunakan sebagai perangkat koordinasi alternatif untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi perangkat Voice Communication Control System (VCCS) di sektor Medan. Hasil penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif pemecahan masalah Perum LPPNPI Cabang Medan untuk meningkatkan pelayanan navigasi penerbangan khususnya dalam proses koordinasi dengan departemen pengatur lalu lintas udara lainnya
ANALISIS LAJU KOROSI PADA SUPERALLOY METAL SEBAGAI BAHAN UTAMA TURBINE BLADE PADA ABU VULKANIK
Moch. Annas Ikhsanudin;
Suyatmo;
Dewi Ratna Sari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Korosi ialah suatu kejadian alam, dimana logam mengalami kerusakan yang timbul oleh reaksi kimia maupun elektrokimia akibatnya logam berubah bentuk seperti kombinasi logam misalnya : oxide, hydroxide. Korosi dalam struktur pesawat merupakan hal yang fatal jika diabaikan dan bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kecelakaan pesawat terbang. Dalam penelitian ini material yang digunakan adalah superalloy pada media korosi larutan H2SO4 dan larutan abu vulkanik. Metode yang digunakan adalah metode weight loss. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh larutan H2SO4 dan larutan abu vulkanik terhadap laju korosi superalloy dan mengetahui perbedaan laju korosi material tersebut. Hasil pengujian laju korosi yang dilakukan dengan waktu 24, 48, 72, 96, dan 168 jam. Hasil yang dicapai adalah mengetahui perbedaan laju korosi superalloy dengan menggunakan larutan H2SO4 dan larutan abu vulkanik sehingga dapat diketahui laju korosi yang terjadi pada material tersebut. Hasil perhitungan laju korosi untuk material superalloy pada larutan H2SO4 selama 48 jam didapat nilai sebesar 1,55 mm/y sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa superalloy termasuk fair terhadap korosi. Sedangkan hasil perhitungan laju korosi untuk superalloy pada larutan abu vulkanik selama 48 jam didapat nilai sebesar 0,24 mm/y dan dapat disimpulkan superalloy termasuk fair terhadap korosi. Hasil laju korosi larutan H2SO4 dan larutan abu vulkanik pada superalloy dan memiliki selisih laju korosi 1,29 mm/y.
RANCANGAN ALAT PERAGA PEMBELAJARAN STARTING SYSTEM CESSNA 172 SKYHAWK DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA
Mochammad Ardiansyah;
Suyatmo;
Dewi Ratna Sari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian Rancangan Alat Peraga Pembelajaran Starting System Cessna 172 Skyhawk di Politeknik Penerbangan Surabaya adalah untuk membantu taruna teknik penerbangan dalam memahami sistem kinerja awal dan memfasilitasi pembelajaran dengan gambaran yang realistis menggunakan indikator dalam perancangan ini. Starting system merupakan sebuah sistem yang melibatkan komponen – komponen yang secara kompleks untuk menyalakan engine. Fungsi dari pemahaman starting system salah satunya yaitu untuk memahami prosedur serta urutan pada saat engine kondisi mati hingga engine dalam kondisi menyala.
RANCANGANnz ALAT zPERAGA PENGENDALIANz nTERBANG PADAz SISTEM zFLY BY WIREz SEBAGAI zPENUNJANG PEMBELAJARANz PRAKTIKUM DI znPOLITEKNIKn PENERBANGAN SURABAYA
Ilham Hana Habiballah;
Suyatmo;
Dewi Ratna Sari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
zPada zpesawat terbang flight control sangatlah penting untuk penerbangan diberbagai belahan dunia. zPada pesawat modern zflight zcontrol menggunakan system zfly by zwire dikarenakan zpada sistem ini zmempermudah zpilot untuk mengendalikan pesawatz terbang. Padaz sistem ini zpenerbang tidak langsung menggerakkan sirip-sirip kendali dengan kemudi yang ada di kokpit, ztapi hanya memberiz sinyal ke komputer lalu komputer mengolahnya dan meneruskan sinyal perintah yang diperlukan ke zservo hidrolik yang zmenggerakkan kendali pesawat. Penelitian ini menggunakan menggunakanz beberapa metode zyaitu pengumpulanz data, zidentifikasi masalah. zAlat peraga ini menggunakan material kayu, akrilik, kawat. zTeknik pembutanz alat untuk teknik cutting menggunakan hacksawz dan teknik penyambungan zmenggunakan lem. zHasil yang didapat zpenulis pada zrancangan alat zperaga pengendalian terbang pada sistem zFly By Wire adalahz untuk menunjang tarunaz dalam kegiatan belajar agar taruna dapat lebih mengerti dan paham mengenai pergerakan flight control padaz pesawat. Serta mempermudah memahami cara zkerja zflight control pada sistem Fly By Wire.
PENGARUH KERJA SAMA TERHADAP KINERJA PRAKTIK TARUNA PADA PEMBELAJARAN PRAKTIK MESIN PISTON DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA
Muhamad Rizal Septiyan Pratama;
Suyatmo;
Dewi Ratna Sari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teknik Pesawat mempelajari dasar-dasar cara merawat pesawat secara teoritis, yang mencakup penjelasan tentang tindakan pencegahan keselamatan pesawat & workshop, praktik workshop, dan prosedur perawatan. Untuk mendukung pengetahuan dasar perawatan pesawat dan memberikan pengetahuan dalam memperoleh lisensi dasar A1 (Airframe dan Powerplant), A3 (Piston Engine) dan A4 (Turbin Engine). Untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang cara perawatan pesawat untuk menunjang ilmu dan praktek di bidang sistem pesawat terbang. Pada saat taruna Politeknik Penerbangan Surabaya melaksanakan praktik kerja sama memerlukan kerjasama tim yang baik yang bertujuan untuk mencapai tujuan yang ideal. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner untuk mengetahui bagaimana pengaruh kerja sama terhadap kinerja praktik taruna program studi Teknik Pesawat Udara saat melaksanakan praktik pada pembelajaran mesin piston. Hasil penelitian yang telah dilakukan penulis membuktikan memanfaatkan uji validitas dengan strategi person correlation dan uji reliabilitas menggunakan rumus cronbach alpha untuk mendapatkan data yang reliabel. Hasil uji data yang dilakukan, terdapat koefisien korelasi, hubungan kerjasama berpengaruh signifikan.