Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Adopsi Agriculture Pratices Dan Pengaruhnya Terhadap Produktifitas Serta Pendapatan Usahatani Jagung Di Koya Barat Distrik Muaratami Kota Jayapura Daniel A. Dawan; Agustinus Numberi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencapai tujuan penelitian tertentu, yaitu menentukan sejauh mana penerapan praktik pertanian yang baik dan mengkaji dampaknya terhadap produktivitas dan pendapatan yang terkait dengan usahatani jagung di Koya Barat, Distrik Muaratami, Kota Jayapura. Selain itu, penelitian ini juga berupaya mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi penerapan praktik tersebut dan dampak selanjutnya terhadap produktivitas dan pendapatan usahatani jagung di wilayah yang sama. Penelitian ini akan dilakukan oleh penulis di wilayah yang dihuni oleh Petani Jagung di Koya Barat, yang terletak di Distrik Muaratami Kota Jayapura. Koya Barat merupakan wilayah yang memiliki potensi besar untuk budidaya tanaman pangan jangka panjang dan jangka pendek, yang dapat berperan penting dalam meningkatkan pendapatan pertanian. Selain itu, penting untuk menentukan pendapatan dengan menghitung selisih antara pendapatan yang diperoleh dari pertanian jagung dan total biaya yang terkait dengan operasi pertanian jagung. Sukirmo (2006: 6) mendefinisikan faktor produksi sebagai unsur-unsur yang terdapat di alam maupun buatan manusia yang berfungsi untuk memperlancar terciptanya barang dan jasa. Faktor-faktor yang terlibat dalam produksi dapat diuraikan sebagai berikut: (a) Lingkungan alam, (b) Tenaga kerja, (c) Sumber daya keuangan, (d) Pengetahuan dan keterampilan khusus. Oleh karena itu, petani perlu mendapatkan bimbingan tentang pemanfaatan teknologi secara efektif. Metode penelitian yang akan digunakan penulis sebagai alat penelitian adalah pendekatan analisis data kuantitatif. Pendekatan ini meliputi berbagai elemen, termasuk biaya, laporan laba rugi, analisis rasio R/C, dan penentuan Titik Impas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara spesifik mengenai Biaya Produksi yang terkait dengan Usaha Tani Jagung memerlukan total biaya produksi sebesar Rp13.890.000, di samping biaya operasional sebesar Rp24.520.000. Volume produksi pada Usaha Tani Jagung menghasilkan hasil penjualan sebesar Rp69.000.000, dalam kurun waktu tiga bulan. Hasil yang diperoleh dari perhitungan L/R (Laba Rugi) menunjukkan Laba sebesar Rp30.590.000, dalam kurun waktu 3 Bulan, dengan Rasio Laba per Bulan yang sesuai dihitung sebesar 10.196.667. Hasil perhitungan Rasio R/C menunjukkan bahwa nilai Rasio R/C melebihi 1 (R/C > 1) dalam konteks Usaha Tani Jagung. Hal ini menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh lebih kecil dari biaya yang dikeluarkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa mereka beroperasi secara menguntungkan. Nilai rata-rata R/C Ratio yang diamati adalah sebesar Rp. 1.796. Hal ini menunjukkan bahwa setiap Rp. 1,00 yang dikeluarkan untuk biaya, diperoleh pendapatan sebesar Rp. 1.796, sehingga menghasilkan laba. Nilai Break Event Point (BEP) menggambarkan nilai Harga Break Event Point (BEP Rp) di samping nilai Unit Break Event Point (BEP Q). Dalam konteks ini, responden melaporkan nilai BEP rupiah sebesar 16.016. Selain itu, BEP Unit dikuantifikasi sebesar 0,8008, sementara BEP Unit lainnya tercatat sebesar 1,007. Jika Petani berhasil menjual lebih dari 1.007 unit, mereka akan berada dalam posisi untung. Sebaliknya, jika penjualan mereka turun di bawah ambang batas 1.007 unit, mereka pasti akan menghadapi kerugian.
Pengaruh Kondisi Kerja, Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Tenaga Kerja Outsourcing (Studi pada PT Bank Papua Kantor Pusat Jayapura) Numberi, Agustinus; Setiawan, Margono
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 11 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This research aims at examining the direct and indirect influence of working condition andworking satisfaction on outsourcing employees'performance at PT Bank Papua, Jayapura Head Office.This research is an explanatory one. The approach used in this research was quantitative research, and theresearch model was survey by using questionnaires as the instrument. The approach used in determiningselected sample for this research was based on Slovin which resulted in 110 samples. The determination ofsample unit was done using simple random sampling technique through drawing the lots of sample elements(through lottery). The analysis model applied was path analysis. The research findings proof thatworking condition has direct and significant influence on the working satisfaction. Also, the improvementof working condition has direct and significant influence on the performance of outsourcing employeesMoreover, working satisfaction influences directly and significantly the performance of outsourcing employees.Finally, working satisfaction serves as the mediator between working condition and performanceimprovement, but it is not a dominant factor in the influence of working condition on the performance ofoutsourcing employees.
Emotional Intelligence and Spiritual Intelligence on Performance Through Employee Job Satisfaction Agustinus Numberi; Yasir Attamimi; Tantri Widiastuti
Jurnal Manajemen Vol. 29 No. 3 (2025): October 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jm.v29i3.3061

Abstract

This study examines the effect of employee job satisfaction on performance at the Ministry of Religious Affairs of Jayapura. A quantitative approach utilizing regression analysis was employed, with data collected through structured questionnaires distributed to a representative sample of employees. The results indicate that job satisfaction has a positive and significant effect on employee performance, as evidenced by a positive beta coefficient. In other words, an increase in job satisfaction leads to improved performance, which aligns with established theories and previous studies. These findings underscore the importance of enhancing job satisfaction to boost overall performance. For organizational leaders and HR professionals, this implies the need to develop strategies such as fair compensation, a comfortable work environment, and career development opportunities. By implementing these measures, organizations can foster a more harmonious and productive workplace, ultimately enhancing both employee well-being and performance.
Strategi Pemasaran Berbasis Kepuasan Pelanggan : Memahami Peran Kualitas Layanan dan Harga Widiastuti, Tantri; Numberi, Agustinus
Jurnal Ilmiah Aset Vol. 26 No. 1 (2024): Jurnal ASET Volume 26 No 1
Publisher : STIE Widya Manggala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37470/1.26.1.236

Abstract

This study aimed to find out and describe the influence of service quality and price on customer satisfaction. Furthermore, in this study, customer satisfaction research focused only on the Salon “X”. The method of analysis in this study was regression test conducted by testing the effects of independent variables to the dependent variable. Analysis used in the study was quantitative analysis. Based on the testing and the discussion that has been done it can be concluded that testing the assumptions of classical test, which consisted of the test multikoliniarity, heteroscedasity test, and normality test didn’t show any indicators and disorders in the classical assumption test. While the results of multiple linear regression test that consisted of quality of service and price were independent variables simultaneously or F test had positive and significant impact on customer satisfaction. And partial or t test showed that the quality of service and price had a positive and significant impact on customer satisfaction at Salon “X”.