Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peranan Produk Wisata Dan Brand Strategy Terhadap Minat Kunjungan Wisatawan Di The Herritage Palace Sukoharjo Kris Cahyani Ermawati
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 2 No 2 (2021): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v2i2.366

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui produk wisata dan brand strategy terhadap minat kunjungan wisatawan di The Herriatge Palace Sukoharjo. Penulisan laporan ini disajikan secara deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran informasi yang berhubungan dengan produk wisata dan brand strategy terhadap minat kunjungan wisatawan di The Herriatge Palace. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka, serta menggunakan analisis triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk wisata The Herritage Palace memiliki daya tarik wisata sejarah, dan buatan manusia yang diidentifikasi berdasarkan komponen attraction, amenity yang disediakan sudah lengkap dan memudahkan pengunjung selama berwisata. Accesibility yang tersedia memudahkan pengunjung menuju ke lokasi. Ancilary telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Strategi brand identity The Herriatge Palace diterapkan melalui logo dan tagline. Brand personality yang ingin dibangun oleh The Herritage Palace berdasarkan kepribadianya yaitu karakter excitement (kegembiraan). Strategi brand communication yang dilakukan The Herriatge Palace Sukoharjo yaitu kerjasama dengan perusahaan lain dengan bertukar materi promo dan memanfaatkan media sosial. Kesimpulan dari penelitian ini adalah produk wisata The Herritage Palace sudah memenuhi empat komponen yaitu attraction, amenity, accessibility, dan ancillary. Adanya empat komponen tersebut serta ditambahkan brand strategy yang dilakukan oleh pihak pengelola membuat tempat wisata ini banyak diminati oleh wisatawan.
Strategi Pengembangan Lor Sambi Sebagai Wisata Outbound Di Yogyakarta Kris Cahyani Ermawati; Emmelia Nadira Satiti
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/jstp.v8i2.271

Abstract

Tujuan: Wisata outbond Lor Sambi merupakan salah satu kawasan yang menarik yang berada di Kaliurang Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang tepat yang dapat diaplikasikan untuk pengembangan wisata outbound di Lor Sambi.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pedekatan deskriptif kualitatif, Adapun data diperoleh melalui observasi ke lapangan, wawancara mendalam kepada narasumber, dokumentasi dan studi pustaka. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan SWOT analisis untuk mengetahui strategi yang tepat yang dapat diaplikasikan di Kawasan wisata outbond Lor Sambi.Implikasi: Kelebihan yang dimiliki oleh desa Lor Sambi berupa keanekaragaman aktivitas, lokasi yang mudah dijangkau, pemandangan alam yang indah, serta keterlibatan masyarakat lokal, selain itu terdapat pula tantangan yang dimiliki oleh desa Lor Sambi yaitu  dampak negatif terhadap lingkungan serta persaingan dengan destinasi serupa yang berada disekitarnya. Langkah yang kedua adalah perlu adanya penambahan variasi aktivitas yang menarik sehingga dapat meningkatkan daya tarik wisatawan. Langkah ketiga adalah peningkatan kualitas pelayanan serta memberikan pelatihan untuk staff dan pemandu wisata, hal ini bertujuan untuk memberikan  pengalaman yang memuaskan bagi pengunjung. Keempat, demi menjaga keberlanjutan lingkungan diperlukan keterlibatan dari komunitas lokal. Dengan adanya pengaplikasian dari strategi pengembangan yang komprehensif dan berkelanjutan, membuat desa wisata outbond Lor Sambi mempunyai potensi untuk menjadi tempat tujuan wisatawan yang sukses di Kawasan Kaliurang Yogyakarta. Keterlibatan masyarakat, pengelolaan lingkungan,  peningkatan pelayanan, menambahkan aktivitas yang menarik serta meningkatkan pemasaran menjadi langkah penting dalam mencapai tujuan tersebut.
Development of Local Wisdom at Bahulak Market in Karungan Tourism Village Kris Cahyani Ermawati
JURNAL PENDIDIKAN DAN KELUARGA Vol 15 No 01 (2023): Jurnal Pendidikan dan Keluarga
Publisher : Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpk/vol15-iss01/1173

Abstract

The development of the Pasar Bahulak local market in the Karungan Village Tourism Desa in the Sragen Regency has been hindered. One reason for this is the lack of optimal development in the Pasar Bahulak local market. Therefore, the Pasar Bahulak needs to be developed for local Wisata tourism based on its locality. This study aimed to describe the development, supporting factors, and obstacles of Pasar Bahulak based on locality. This study used a qualitative method. The data collection techniques used in this study were interviews and direct observation. Validity was conducted through triangulation of data sources. The informants in this research were the managers of three tourism villages in Desa Wisata.
PERAN STRATEGIS ROOM DIVISION DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI ARTE HOTEL MALIOBORO Rakhmat Sarwo Adi; Kris Cahyani Ermawati; Darmaesti
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata (IN PRESS)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v9i2.118326

Abstract

The Room Division plays a crucial role in hotel operations. It comprises the Front Office and Housekeeping departments, which work together to ensure the quality of service and overall efficiency of hotel operations. At Arte Hotel Malioboro, the Room Division plays a strategic role in supporting operations and enhancing guest comfort. This study aims to determine how the Room Division plays a role in providing excellent service, managing occupancy rates, increasing sales, and enhancing hotel competitiveness. A qualitative descriptive method was used to examine hotel operations and relevant hotel management theories. Data were obtained through several methods, including observation, interviews with the Room Division Coordinator, Housekeeping Supervisor, Front Office employees, Housekeeping employees, guests, and document analysis. The results indicate that the Room Division is crucial in providing service to guests. This division also ensures smooth communication between departments. The Room Division plays a strategic role in Arte Hotel Malioboro's operations, which prioritize revenue from room sales. Hotel services remain optimal and competitive through coordination, employee training, and standardized service. The Room Division's strategic role not only focuses on operational services but also influences guest comfort and the hotel's ability to compete in the hospitality industry.
Penerapan Fungsi Manajemen pada Operasional Hotel Bintang Tiga di Kota Yogyakarta Kris Cahyani Ermawati; Fera Dhian Anggraini
JURNAL NUSANTARA Vol 9 No 1 (2026): Edisi 17 Mar 2026
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v9i1.134

Abstract

Industri perhotelan menghadapi tuntutan untuk menerapkan manajemen yang efektif guna menjaga kualitas layanan dan keberlangsungan operasional hotel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian pada operasional hotel bintang tiga di Kota Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan pengumpulan datanya melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak manajemen dan karyawan hotel. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi perencanaan telah diterapkan melalui penyusunan target operasional dan standar pelayanan, fungsi pengorganisasian dilakukan dengan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas, fungsi pengarahan diwujudkan melalui briefing rutin dan koordinasi antarbagian, sedangkan fungsi pengendalian dilakukan melalui evaluasi kinerja serta pemantauan standar operasional prosedur (SOP). Penerapan keempat fungsi manajemen tersebut berkontribusi dalam mendukung efektivitas operasional hotel dan menjaga kualitas pelayanan kepada tamu.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA NDAYU PARK DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATA DI KABUPATEK SRAGEN Yuni Dwi Lestari; Kris Cahyani Ermawati; Sugiman Sugiman; Suharto Suharto
Jurnal Perhotelan dan Pariwisata Vol 4 No 1 (2025): JURNAL PERHOTELAN DAN PARIWISATA (TELPAR)
Publisher : LPPM Politeknik Pajajaran ICB Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59820/telpar.v4i1.412

Abstract

This study aims to determine the development strategies of Ndayu Park in enhancing the tourist appeal of Sragen Regency and the roles of stakeholders involved in the development process. The research questions are: (1) What are the development strategies of Ndayu Park as a tourist attraction? (2) What are the roles of stakeholders in the development of Ndayu Park as a tourist attraction? Research objectives: (1) To identify the development strategies for Ndayu Park. (2) To identify the role of stakeholders in the development of Ndayu Park. The research method used in this study is qualitative descriptive, employing data collection techniques such as observation, in-depth interviews, documentation, and literature review. The research findings indicate that Ndayu Park has significant potential as an educational and family tourist destination through the 4A strategy (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary) and the concept of “Something to See, Something to Do, Something to Buy,” along with a SWOT analysis to outline the Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats of Ndayu Park. This study recommends enhancing digital promotion, adding indoor attractions, and strengthening cross-sector collaboration to position Ndayu Park as a premier destination in Sragen Regency.
STUDI KASUS PERAN STRATEGI EVENT TOURISM FESTIVAL LAMPION WAISAK DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATA RELIGI Anastasia Landasan; Kris Cahyani Ermawati; Titik Akiriningsih
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata (IN PRESS)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v9i2.119781

Abstract

The Vesak Lantern Festival in the Borobudur Temple area, Magelang, has become a premier tourism event representing an international-scale cultural and religious tourism phenomenon in Indonesia. This study aims to: 1) analyze the role of the Vesak Lantern Festival as a tourism event; 2) examine its management strategies; and 3) comprehensively analyze internal and external factors using a SWOT approach. The study employs a qualitative approach, utilizing primary data obtained through interviews, observations, and documentation involving five key informants. The findings indicate that the festival's management remains oriented toward the conduct of religious rituals; funding is borne entirely by WALUBI without budgetary contributions from relevant ministries, and coordination among stakeholders lacks proportionality. Based on the SWOT analysis, a strategy combining the mitigation of weaknesses and threats—through the establishment of a collaborative governance framework with clearly defined responsibilities—was identified as the priority strategy. Conceptually, this study contributes the insight that management weaknesses in religious tourism events stem from the organizers' dual orientation: balancing the preservation of ritual essence with the professional development of tourism potential.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA PAYUNG TANJUNG, KLATEN DENGAN KONSEP COMMUNITY BASED TOURISM Vivin Rosita Devi; Kris Cahyani Ermawati; Made Prasta Yostitia Pradipta
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 7 No 1 (2026): SABBHATA YATRA: Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v7i1.2638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan Desa Wisata Payung Tanjung yang dilakukan pokdarwis melalui pemberdayaan masyarakat dan penerapan konsep Community Based Tourism guna mendorong sinergi masyarakat mewujudkan desa wisata berkelanjutan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu mendeskripsikan kembali data yang telah terkumpul dari objek penelitian. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder dengan melalui beberapa Teknik pengumpulan data yaitu studi Pustaka, pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah strategi pengembangan Desa Wisata Payung Tanjung telah terlaksana dengan baik dan terstruktur dengan dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tanjung. Namun, pengembangan desa wisata masih menghadapi sejumlah kendala seperti, sebagian masyarakat berfikiran negatif dan yang menghambat partisipasi aktif pengelolaan desa wisata, belum adanya lahan parkir, homestay, warung makan, pemandu wisata, dan pusat oleh-oleh yang memadai, serta atraksi wisata yang monoton. Maka dari itu, solusi dari kendala ini adalah melakukan pelatihan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, meningkatkan fasilitas pendukung pariwisata, dan diversifikasi atraksi wisata.