Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI SAK ETAP DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI (STUDI KASUS PADA KOPERASI MITRA DUTA PONTIANAK UNTUK PERIODE TAHUN 2013) PURNAMA SUBARDI B41111136, HANI MEILITA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dibuatnya laporan keuangan koperasi oleh pengurus atau pengelola adalah untuk menyediakan informasi yang berguna bagi pemakai utama dan pemakai lainnya. Adapun dalam penyajian laporan keuangan tersebut telah diatur ketentuanya oleh Ikatan Akuntan Indonesia dengan dikeluarkannya SAK ETAP pada bulan Mei 2009 dan berlaku secara efektif pada atau setelah 1 Januari 2011. Dengan adanya aturan penyajian laporan keuangan pada SAK ETAP ini diharapkan koperasi akan lebih mudah dalam mengimplementasikannya serta mampu menyajikan informasi yang handal dalam laporan keuangan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan laporan keuangan Koperasi Mitra Duta saat ini dengan penyajian berdasarkan aturan SAK ETAP serta mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan koperasi belum menerapkan SAK ETAP pada penyusunan laporan keuangannya. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang bersifat deskriptif kualitatif, yakni mendeskripsikan dan menggambarkan data berdasarkan temuan fakta yang didapat oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laporan keuangan Koperasi Mitra Duta hanya terdiri dari laporan laba rugi dan neraca, hal ini tentu belum sesuai dengan aturan penyusunan laporan keuangan yang diatur oleh SAK ETAP yakni yang terdiri dari laporan laba rugi, neraca, laporan perubahan modal, laporan Arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan Koperasi Mitra Duta belum menerapkan SAK ETAP dalam penyajian laporan keuangannya adalah pertimbangan dari segi biaya yang dikeluarkan dengan manfaat yang didapatkan, terbatasnya staf yang ada pada koperasi, dan kurangnya sosialisasi dan pelatihan dari Ikatan Akuntan Indonesia dan Departemen Koperasi dan UKM dalam menyusun laporan keuangan berbasis SAK ETAP. Kata Kunci : Laporan Keuangan, Koperasi, SAK ETAP
Mekanisme Pembiayaan Fintech Peer to Peer Lending Syariah Bagi UMKM di Indonesia Hani Meilita Purnama Subardi
Jurnal Produktivitas: Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Pontianak Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Produktivitas: Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Pontianak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpr.v8i2.3458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik pembiayaan yang telah diterapkan pada Fintech Peer to Peer Lending Berbasis Syariah bagi UMKM serta akad apa saja yang digunakan. Selanjutnya akad pembiayaan ini akan ditinjau berdasarkan aturan yang berlaku dari segi fatwa DSN MUI dan Pernyataan Standar Akuntansi Syariah. Jenis penelitian yang digunakan adalah Literatur Review dengan objek penelitiannya adalah Fintech Ammana.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Fintech Pembiayaan Peer To Peer Lending Syariah yang telah diterapkan oleh Ammana.id dalam membantu pembiayaan pada UMKM telah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
Kebutuhan AAOIFI Sebagai Standar Akuntansi Keuangan Syariah Dalam Harmonisasi Penyajian Laporan Keuangan Hani Meilita Purnama Subardi
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2019): Owner Vol 3 No. 1, Periode Februari 2019
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.501 KB) | DOI: 10.33395/owner.v3i1.81

Abstract

Dengan pesatnya pertumbuhan lembaga keuangan islam yang terjadi di berbagai negara, masih terdapat keraguan akan perlunya standar akuntansi berbasis syariah yang khusus mengatur entitas keuangan islam seperti yang telah dikeluarkan oleh Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institution (AAOIFI). Hasil Studi literatur ini menawarkan bukti tentang pengaruh standar akuntansi AAOIFI dalam pelaporan Lembaga Keuangan Islam. Temuan menunjukkan ada kebutuhan dalam menyusun pedoman khusus atau standar untuk Lembaga Keuangan Islam dalam kerangka IFRS dalam skala Internasional. Maka dari itu, perlu adanya harmonisasi dan keselarasan antara standar akuntansi yang telah diterima secara umum dan diterapkan di banyak negara seperti IFRS dengan standar akuntansi khusus lembaga keuangan islam. Tanpa kolaborasi semacam itu, pedoman spesifik yang dimaksudkan untuk LKI tidak akan mungkin diterima secara global.
EFEKTIVITAS GERAKAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH DALAM MENGEDUKASI MASYARAKAT MEMAHAMI PRODUK KEUANGAN SYARIAH Hani Meilita Purnama; Indri Yuliafitri
Banque Syar'i : Jurnal llmiah Perbankan Syariah Vol 5 No 1 (2019): Januari - Juni 2019
Publisher : Departement of Islamic Banking, Faculty of Islamic Economics and Business, The State of Islamic University (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.232 KB) | DOI: 10.32678/bs.v5i1.1937

Abstract

[English] The Shari'ah financial literacy movement is a strategic effort to support the government in educating the public to understand Islamic financial products. Islamic financial products have three pillars, among others, Promoting education programs and national financial literacy campaigns, Strengthening financial literacy infrastructure. With the rapid sharia industry sector and the sizeable Muslim population in Indonesia, it has an impact on the importance of Islamic Financial Literacy to introduce Islamic financial products to the public. This study uses the Library Review method by exploring various reports and journals that are available to obtain information regarding the background of the problem. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Islamic financial literacy movement that has been carried out by the Financial Services Authority (OJK) and other Financial Institutions to find the right solution for the acceleration of Islamic Financial Literacy. [Indonesia] Gerakan literasi keuangan Syariah adalah upaya strategis untuk mendukung pemerintah dalam mendidik masyarakat untuk memahami produk keuangan Islam. Produk keuangan syariah memiliki tiga pilar, antara lain; mempromosikan program pendidikan dan kampanye literasi keuangan nasional, memperkuat infrastruktur literasi keuangan dengan sektor industri syariah yang cepat dan populasi Muslim yang cukup besar di Indonesia, ini berdampak pada pentingnya Literasi Keuangan Islam untuk memperkenalkan produk keuangan Islam kepada publik. Penelitian ini menggunakan metode Library Review dengan mengeksplorasi berbagai laporan dan jurnal yang tersedia untuk memperoleh informasi mengenai latar belakang masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas gerakan literasi keuangan syariah yang telah dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Keuangan lainnya untuk menemukan solusi yang tepat untuk percepatan literasi keuangan syariah.
ANALISIS TINGKAT EFISIENSI BADAN PENGELOLA ZAKAT DI TIGA NEGARA ASEAN (INDONESIA, MALAYSIA DAN SINGAPURA) Hani Meilita Purnama Subardi; Citra Sukmadilaga; Indri Yuliafitri
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1347.448 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v11i1.139

Abstract

Zakat diyakini dapat menjadi sarana untuk menciptakan keadilan distribusi kekayaan masyarakat. Namun, nyatanya realita yang muncul di Indonesia menunjukkan bahwa dana zakat yang berhasil dikumpulkan masih jauh dari potensi yang ada. Di Malaysia, permasalahan distribusi zakat juga masih banyak ditemukan di berbagai negara bagian yang ada. Oleh karena itu dibutuhkan optimalisasi zakat melalui efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi Badan Pengelola Zakat di ASEAN khususnya Indonesia, Malaysia dan Singapura selaku negara yang memiliki Organisasi Pengelola Zakat dan mempublikasikan laporan keuangannya pada periode 2013 hingga 2017. Efisiensi pada penelitian ini diolah mengguakan Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan produksi. Metode ini mengukur rasio antara input dan output yang diperbandingkan antar Badan Pengelola Zakat yang diteliti. Variabel output yang digunakan pada penelitian ini meliputi dana terhimpun dan dana tersalurkan. Sedangkan variabel input yang digunakan adalah Biaya Personalia, Biaya Operasional dan Biaya Sosialisasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Efisiensi optimal secara konsisten selama lima tahun dimilki oleh MAIK dan MUIS sedangkan pada BAZNAS sempat mengalami inefisiensi pada tahun 2013 sebesar 84,73% dan pada tahun 2015 sebesar 75,14%. Kontribusi penelitian ini dapat menjadi alat evaluasi bagi Badan Pengelola Zakat dalam hal mengelola dana dan mengatur strategi dalam penghimpunan dan penyaluran dana lebih baik lagi.
Increasing Reading Literacy in Al-Barokah Islamic Boarding School Students in Sungai Asam Village through Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Julianto; Aulia Azimi; Hani Meilita Purnama Subardi; Wulan Wahyu Ningrum; Pratiwi Kurniati; Dini Lestary; Muhammad Tezar; Dewa Ruci; Nur Atiqah; Reni Helvira; Monica Olivia; Ari Widiati; Syamratun Nurjannah
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): May 2023
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v7i1.1494

Abstract

Literacy is a person's ability to process and understand information when carrying out the process of reading and writing. Literacy has many types, such as reading and writing literacy, numeracy literacy, digital literacy, scientific literacy, financial literacy, and cultural literacy, and several other forms of literacy. Literacy refers to competencies or abilities that are more than just the ability to read and write. Through this PKM activity carried out by lecturers in Sungai Asam Village regarding literacy to build the Village Economy in Sungai Asam Village, lecturers can express and convey ideas in helping children, students, and the surrounding community to provide an understanding of the importance of education and literacy in increasing community expertise in managing Natural Resources in Sungai Asam Village which has the potential to improve the economy of the surrounding community. The Lecturer PKM activity was attended by lecturers, IAIN Pontianak students, the surrounding community including students from the Al-Barokah Islamic Boarding School in Sungai Asam Village.
Analisis Tingkat Efisiensi Penghimpunan dan Penyaluran Dana Zakat Pada BAZNAS untuk Periode Tahun 2013 Hingga 2017 Subardi, Hani Meilita Purnama
AKTIVA: Journal Of Accountancy and Management Vol 1 No 1 (2023): Aktiva: Journal Of Accountancy and Management
Publisher : Faculty Of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/aktiva.v1i1.1037

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi dari pengelolaan dana zakat yang telah dihimpun dan didistribusikan oleh Badan Amil Zakat Nasional pada periode 2013 hingga 2017. Desain / metodologi / pendekatan: Analisis pada tingkat efisiensi ini diolah menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan produksi. Variabel Output yang digunakan meliputi dana terhimpun dan dana tersalurkan. Sedangkan variabel input yang digunakan adalah Biaya Personalia, Biaya Operasional dan Biaya Sosialisasi. Temuan Penelitian: Hasil dari penelitian ini menunjukkan dari tahun 2013 hingga tahun 2017 BAZNAS sempat mengalami inefisiensi pada tahun 2013 sebesar 84,73% dan pada tahun tahun 2015 sebesar 75,14%. Kontribusi Teoretis / Orisinalitas: Kontribusi penelitian ini dapat menjadi alat evaluasi bagi Badan Pengelola Zakat dalam hal mengelola dana dan mentaur strategi dalam penghimpunan dan penyaluran dana lebih baik lagi. Keterbatasan dan implikasi penelitian: Penelitian ini masih terbatas pada analisis tingkat efisiensi pada pengelolaan dana zakat. Sehingga perlu diadakan peneitian lanjutan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi penghimpunan dan pendistribusian dana zakat yang telah dikelola.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis ISAK 35 Pada Rumah Ibadah Umat Islam, Kristen Dan Budha Di Kota Pontianak Subardi, Hani Meilita Purnama; Tezar, Muhammad; Atikha, Suci; Agoesthin, Messy; Saputri, Okta; Berliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2810

Abstract

Pendampingan penyusunan Laporan keuangan Berbasis ISAK 35 pada rumah ibadah di Kota Pontianak ini dilakukan dari bulan Oktober hingga November dengan tujuan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan pada rumah ibadah. Objek Pengabdian yang menjadi sasaran program ini meliputi masjid Amanatul Hasanah, GPIB Siloam dan Vihara Dhammasiri Jaya dengan fokus pada penggunaan aplikasi Google Spreadsheet sebagai media pencatatan keuangan. Pendekatan yang digunakan adalah Community Based Research (CBR), yang melibatkan kolaborasi antara mahasiswa prodi Akuntansi Syariag Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak serta mitra Kerjasama yakni CV Atzhar Solutions yang meliputi observasi awal, sosialisasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi.Sebelum pelaksanaan program, pencatatan keuangan rumah ibadah dilakukan secara sederhana, terbatas pada kas masuk dan keluar, serta tidak mencatat aset secara sistematis. Setelah pendampingan, pengurus rumah ibadah memahami standar penyusunan laporan keuangan berbasis ISAK 35, mulai mendata aset yang dimiliki. Mereka juga diperkenalkan dengan sistem pencatatan berbasis teknologi, yang memungkinkan pengelolaan keuangan lebih transparan dan sistematis.Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pengurus terhadap pentingnya standar akuntansi dan implementasi Google Spreadsheet untuk mendukung pencatatan transaksi. Rumah ibadah mulai menyusun laporan keuangan yang lengkap dan sesuai standar, mencakup pencatatan aset dan pengeluaran. Perubahan ini berhasil meningkatkan kepercayaan jamaah serta memperkuat kapasitas pengelolaan dana. program menunjukkan peningkatan kemampuan pengurus dalam menyusun laporan keuangan yang terstruktur dan sesuai standar, mendukung transparansi, serta memperkuat kepercayaan jamaah dan donatur. Program ini berkontribusi pada penguatan moderasi beragama dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan dana rumah ibadah lintas agama.
RGEC-Based Comparative Study of Health Levels in Indonesia's Sharia Banks (2019-2023) Subardi, Hani Meilita Purnama
Basic and Applied Accounting Research Journal Vol 4 No 1 (2024): Basic and Applied Accounting Research Journal
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/baarj.04.01.07

Abstract

This research aims to analyze the comparative health ratings of Islamic banking using the RGEC method based on the regulations established by Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 4/PJOK.03/2016 concerning the Assessment of Commercial Bank Health Levels. This study employs descriptive research with a quantitative approach. The data sources used include the annual reports and GCG reports of Islamic Banks from 2019 to 2023.The results of this study indicate that Islamic banks in Indonesia have achieved varied health ratings. Bank Aceh Syariah, Bank NTB Syariah, and BCA Syariah received the "very healthy" rating for their health assessment from 2019 to 2023. Meanwhile, Victoria Syariah received a "healthy" rating consistently over the five-year period. The other six Islamic banks showed varied results each year.
QRIS Socialization as an Effort to Strengthen the Digital Economy And Entrepreneurship Anggatia Ariza; Rahmah Yulisa Kalbarini,M.SEI; Verdianti, M.Sc,Ak; Ema Elisa, M.E.I; Reni Helvira, ME; Hani Meilita Purnama Subardi,M.Ak; Syamratun Nurjannah,M.S.I; Wulan Wahyu Ningrum, M.Ak; Novita, MM; Fitri Jayanti, M.Pd
Amala Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Faculty of Economics and Islamic Business State Islamic University of Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/e01ar095

Abstract

In the era of technology 5.0, entrepreneurship needs to be strengthened and QRIS needs to be socialized to support MSMEs and encourage an entrepreneurial spirit. The students and guardians of SMK N Sui Kakap are the intended participants in this program. This activity includes MSME and entrepreneurship seminars, FGDs, and QRIS socialization. This activity shows that entrepreneurship education is essential for accelerating the growth of community knowledge, abilities, and skills as well as for encouraging an inventive and creative attitude. In the era of technology 5.0, entrepreneurship needs to be strengthened and QRIS needs to be socialized to support MSMEs and promote an entrepreneurial spirit. The students and guardians of SMK N Sui Kakap are the intended participants in this program. FGDs, QRIS socialization, and MSME and entrepreneurship workshops make up this activity. This exercise demonstrates how entrepreneurship education is essential for accelerating the growth of community knowledge, abilities, and skills as well as for encouraging an inventive and creative attitude. To achieve good synergy and promote financial inclusion and MSMEs, collaboration is required among academics, the village government, and the business sector.