Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search
Journal : Respon Publik

STRATEGI PENGELOLAAN PAJAK RUMAH KOS DIKOTA MALANG DALAM MENINGKATKAN PENDAPTAN ASLI DAERAH (Studi Pada Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Malang) Sa’ati Sa’ati; Afifuddin Afifuddin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 16, No 3 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.736 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui pengelolaan pajak rumah kos dikota malang ; (2) untuk mengetahui faktor-faktor apa yang menghambat dan mendukung pengelolaan pajak rumah kos di kota Malang dan yang (3) konstribusi pajak rumah kos dalam meningkatkan pendapatan asli daerah kota malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengambarkan secara jelas, lengkap dan sistematis tentang fokus penelitian yang meliputi pengelolaan pajak rumah kos di kota malang dalam meningkatkan pendapatan daerah kota Malang. Obyek penelitian ini adalah pendapatan Daerah  BAPENDA Kota Malang. Data yang digunakan oleh peneliti adalah data perimer dan skunder dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumtasi. Kemudian peneliti melakukan pencatatan, menganalisis, serta membandingkan pelaksanaan sistem di lapangan dengan teori serta peraturan walikota Nomor 2 Tahun 2015 yang mengatur tentang pajak daerah kota Malang dan pengelolaan pajak rumah kos yang di lakukan oleh Pendapatan Daerah BAPENDA Kota Malang yang kemudian penulis melakukan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan pajak rumah kos yang berada di kota Malang belum bisa di tarik pajak berdasarkan omzed. pemungutan pajak yang ada di kota Malang khususnya dalam pemungutan pajak rumah kos masih belum bisa dipungut pajak berdasarkan omzet,  karena terkunci oleh dasar undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Sehingga banyak masyarakat yang mengeluh karena merasa tidak adil dari peraturan pemerintah kota Malang, karena banyak kos kosan yang dibawah 10 kamar yang memiliki omzed yang jauh lebih besar dibandingkan yang diatas 10 kamar. Pajak daerah, yang selanjutnya sisebut pajak, adalah konstribusi wajib kepada darah yang terutang oleh orang probadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan gunakan untuk keperluan daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.  Kata kunci: pengelolaan, pajak daerah. Konstribusi pajak Daerah.
IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT (Studi Kasus Desa Sumberkarang Kabupaten Mojokerto) Nila Anggraeni; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 14, No 1 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.396 KB)

Abstract

Kampung Keluarga Berencana sebagai salah satu program yang memberikan pelayanan kepada masyarakat yang bertujuan untuk menigkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap indikator di dalam teori tersebut yaitu (1) komunikasi yang berisikan sosialisasi berupa undangan sosialisasi di balai desa dan di berikan pembekalan mengenai kampung keluarga berencana (2) sumber daya yang berisikan sumber daya manusia dengan jumlah anggota yang dapat dibilang cukup banyak, sementara fasilitas yang diberikan yaitu berupa tempat kegiatan dan juga tambahan buku binaan untuk para kader(3) dan struktur birokrasi yaitu terdapat SOP yang mana menggunakan buku Kampung KB sebagai pedoman prosedur pelaksanaan Kampung KB. Ketiga indikator tersebut sudah dikatakan berjalan sesuai dengan tujuan kampung kb. sedangkan indikator lainnya, untuk indikator mengalami sebuah hambatan, dimana hambatan tersebut terletak pada implementor yaitu Kader yang kurang pengetahuan atau maksimal dalam pelaksanaan program Kampung KB, dan mengakibatkan terhambatnya program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif. Implementasi Kampung Keluarga Berencana berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 52 tahun 2009, yaitu tentang keluarga sejahtera. Implementasi program kampung keluarga berencana Desa Sumberkarang sudah baik dengan menrapkan SOP lalu ada pelatihan untuk para anggota kampung. Sedangkan faktor pendukung dari Implementasi Kampung KB inii yaitu dukungan dari pemerintah yang besar, sarana dan prasarana juga memadai. Faktor penghambat yaitu kurangnya partisipasi masyarakat. Kata Kunci : Implementasai, Kampung Keluarga Berencana, Kualitas Hidup Masyarakat
EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN TERTIB ADMINISTRASI (Studi Kasus Pada Kantor Desa Jedong Kecamatan Wagir Kabupaten Malang) Agung Dwi Setiawan; Afifuddin Afifuddin; Langgeng Rachmatullah Putra
Respon Publik Vol 16, No 5 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.66 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui mengenai bagaimana efektivitas pelayanan publik yang ada di Kantor Desa Jedong sebagai upaya tertib administrasi serta faktor pendukung dan penghambat yang ada di lapangan dalam  melaksanankan Pelayanan Publik Untuk memperoleh jawaban dari permasalahan yang diambil  ini, maka jenis penelitian yang dianggap tepat adalah deskriptif,dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian dalam penelitian ini adalah Kepala Desa dan beberapa petugas di Kelurahan dan empat orang masyarakat Desa. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelayanan upaya tertib administrasi di Desa Jedong Kecamatan Wagir Kabupaten Malang terkait dengan prosedur yang telah ditetapkan menunjukkan hasil yang efektif dimana sistem atau tata cara yang ditetapkan dalam menyelesaikan aktivitas tertib administrasi, serta dalam penggunaan sumber daya, mutu pelayanan, dan batas waktu penyelesaian sudah berjalan cukup baik sehingga dapat meningkatkan minat ketertiban adminitrasi pada masyarakat. Kelengkapan sarana prasarana yang memadai serta SDm yang cukup menjadi salah satu faktor pendukung dalam pelayanan, namun perlu adanya pemahaman masyarakat mengenai kelengkapan persyaratan mengenai dokumen yang diurus dan perlunya peningkatan kualitas sumber daya petugas pelayanan seperti halnya pemahaman akan teknologi untuk dapat meningkatkan efektivitas pelayanan yang ada di Desa. Kata Kunci : Efektivitas, Pelayanan publik  , Tertib Administrasi
EFEKTIVITAS INOVASI PROGRAM PELAYANAN PUBLIK BERBASIS EGOVERNMENT (Studi Kasus Aplikasi “Dr.Kepo” Dokter Kependudukan Online di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik) Herlina Wulandari; Afifuddin Afifuddin; suyeno suyeno
Respon Publik Vol 14, No 3 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.121 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) efektifnya pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi Dr. Kepo di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik, (2) faktor pendukung dan faktor penghambat pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi Dr. Kepo di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, dengan mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi dilapangan secara menyeluruh. Peneliti juga menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yakni antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Efektivitas inovasi aplikasi Dr. Kepo dalam pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi tersebut dapat dibilang sudah efektif karena masyarakat merasa puas dan efektif adanya Dr. Kepo di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik. (2) Faktor pendukung aplikasi Dr. Kepo adalah adanya kerjasama dengan pihak-pihak tertentu, dukungan sosialisasi melalui media, dan juga SDM yang memadai. Sedangkan faktor penghambat aplikasi Dr. Kepo adalah kurangnya sosialisasi face to face secara menyeluruh kepada masyarakat, dan permasalahan jaringan internet yang kurang memadai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik.Kata Kunci : Efektivitas, Inovasi, Pelayanan Administrasi Kependudukan, Aplikasi
MODEL KESESUAIAN IMPLEMENTASI PROGRAM JUT DAN JAPRO DALAM PENINGKATAN SEKTOR PERTANIAN DI KOTA BATU Maulidina Ainur Rosida; Afifuddin Afifuddin; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 15, No 2 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.269 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar adanya isu atau fenomena tentang menurunya sektor pertanian di Kota Batu pada tahun 2015-2017 dan lemahnya infrastruktur baik fisik dan non fisik dalam sektor pertanian. Maka dari itu, untuk mengatasi hal tersebut Dinas Pertaniam mengeluarkan kebijakan publik bentuk program JUT dan Japro untuk menunjang dan memperlancar kegiatan dibidang pertanian dalam bentuk infrastruktur berupa jalan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model implementasi program JUT dan japro dalam peningkatan sektor pertanian di Kota Batu beserta faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi program tersebut. Untuk mengetahuinya digunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kesamaan antara model implementasi program JUT dan Japro dengan teori Model Kesesuaian Implementasi Program David C. Korten, yakni adanya kesesuaian ketiga elemen tersebut yang diantaranya Program JUT dan Japro, Dinas Pertanian, dan petani/ gapoktan/ masyarakat sama-sama saling terkait dan mempengaruhi keberhasilan implementasi program tersebut. Faktor pendukung dalam implementasi JUT dan Japro di Kota Batu ialah adanya partisipasi masyarakat dan kesadaran masyarakat yang berbentuk gotong royong, tenaga, hingga adanya dana hibah berupa lahan dan adanya usulan dari masyarakat khusunya kelompok tani untuk dibuatkan jalan pertanian guna memperlancar kegiatan usaha tani mereka. Sedangkan, faktor penghambatnya ialah adanya institusi lain yang ikut berperan dalam pembangunan infrastruktur bentuk jalan, sehingga membuat perkembangan program JUT dan Japro menurun dari segi kuantitas. Kata kunci : JUT, Japro, implementasi program, model kesesuaian  implementasi David C. Korten
KEBIJAKAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN PROGRAM INOVASI DESA (PID) DI MASA PANDEMI COVID 19 (Studi Kasus Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang) Erin Ayu Wulandari; Afifuddin Afifuddin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.564 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian Dilakukan Untuk Mengetahui Kebijakan Pemerintah Desa Tirtoyudo Dalam Pengembngan Program Inovasi Desa (PID) Di Masa Pandemic Covid-19 Pada Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Dengan uraian permasalahan yaitu: 1) Kebiajakan Pemerintah Desa Dalam Pengembangan PID Pasca Pandemic Covid-19 Di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang 2) Apa Saja Potensi Desa Tirtoyudo Yang Dapat Di Kembangkan Dalam Mengelola Dan Memaksimalkan Desa Dalam Pengembangan (PID) Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang? 3) faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung dalam Pengembangan (PID) pada masa pandemi covid 19 di Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang? Peneliti ini dilaksanakan pada masa pandemic covid 19 sehingga penelitian mengutamakan keselamatan peniliti dan para informan.Sementara Itu, Penelitian Ini dilihat dari Teori pokok pemberdayaan masyarakat menurut Mardikanto yaitu: Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan dan Bina Kelembagaan Adapun Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif. Dengan fokus sebagai berikut 1)Kebijakan Pemerintah Desa, Peran Kepala Desa, Pengembangan Inovasi 2) Potensi Desa, Pengembangan SDA & SDM, pembentukan Desa mandiri 3) Perubahan Sosial, Ekonomi Masyarakat, Covid 19, dan Infrastruktur Desa. Hasil Penelitian dalam penulisan ini, Hadirnya Program Inovasi Desa (PID), diharapkan memberi banyak manfaat bagi pembagunan desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang antara lain: potensi Sumber Daya Alam (SDA) Dan Sumber Daya Manusia dapat digali, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, meningkatnya pendapatan Asli Desa.namun Realitanya, baru Sebagian kecil saja yang berhasil teralisasikan Sebagian tidak. Hal tersebut disebabkan faktor yang mempengaruhi diantaranya kurangnya sarana prasarana, minimnya inovasi, diperlukan penguatan modal. Sementara Desa Tirtoyudo sendiri masih berstatus desa berkembang maka dari itu diperlukan studi banding terhadap desa-desa yang mandiri. Sehingga perlu adanya penguatan pola pengembangan SDM aparatur dan pemberdayaan masyarakat desa sehingga mendorong percepatan pembangunan desa yang inovatif. Dan adanya pandemic covid-19 sangat mempengaruhi gerak pertumbuhan perekonomian di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.  Kata kunci: Kebijakan, Desa, Pengembangan Program Inovasi Desa (PID), Covid-19
EFISIENSI INOVASI LAYANAN DALAM PROGRAM JEBOL ANDUK (Studi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang) Radhika Nur Oktavia; Afifuddin Afifuddin; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 15, No 8 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.496 KB)

Abstract

ABSTRAKPelayanan publik menjadi suatu tolak ukur kinerja pemerintah yang harus ditingkatkan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Pelaksanaan Jebol Anduk akan berkunjung ke desa-desa dan melakukan layanan pengurusan surat kependudukan. Sehingga, warga tidak perlu datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang. Layanan ini cukup efektif dan diminati masyarakat. Pelaksanaan Jebol Anduk sejak tahun 2018, pihaknya sudah melayani ribuan surat kependudukan program Jebol Anduk ini digelar tiap seminggu sekali,khususnya wilayah-wilayah yang letak geografisnya jauh dari pusat pelayanan. Program Jemput Bola Administrasi Kependudukan diterapkan untuk menjangkau masyarakat yang belum mempunyai dokumen ditempuh untuk bisa sampai ke pusat pelayanan mengingat luasnya wilayah Kabupaten Malang. faktor penghambat dari program jebol anduk salah satunya adalah keterbatasan fasilitas, sarana dan prasarana kendala yang dihadapi ialah jaringan yang belum maksimal kurangnya tingkat kesadaran masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan dalam pelayanan dokumen kependudukan terhadap pelayanan kepada masyarakat sebagai penerima pelayanan. Kata Kunci: Efisiensi, Inovasi, Pelayanan Publik, Jebol Anduk
AKUNTABILITAS DALAM KEPENGURUSAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) (Studi Kasus Sistem Online Single Submission Di Kantor Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab TTS, NTT) Jumharani Ramdan; Afifuddin Afifuddin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 16, No 7 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.278 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) akuntabilitas proses pelayanan surat izin usaha perdagangan (SIUP) dengan penerapan layanan online single submission dilihat dari transparansi prosedur pelayanan dan responsivitas (2) kendala yang dihadapi oleh dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu dalam pengurusan surat izin usaha terkait informasi prosedur pelayanan dan implementasi informasi pelayanan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif  yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, dengan mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi dilapangan secara menyeluruh. Peneliti juga menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yakni antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Akuntabilitas dalam pengurusan surat izin usaha perdagangan dengan menggunakan sistem online single submission  keterbukaan dalam prosedur pelayanan surat izin usaha sudah cukup bagus, mulai dari keterbukaan terhadap masyarakat, prosedur pelayanan yang sesuai dengan peraturan Bupati, serta responsivitas pegawai terhadap masyarakat. (2) Kendala yang sering dihadapi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dalam melayani pengurusan surat izin usaha adalah kurangnya antusias masyarakat atau sikap acuh masyarakat yang beranggapan bahwa informasi yang diberikan tidak penting dalam menerima informasi prosedur pelayanan dan akses transportasi yang kurang memadai juga menjadi kendala bagi masyarakat untuk menerima informasi. Kata Kunci : Akuntabilitas, Online Single Submission, Kendala
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT (Studi Pada Puskesmas Lawang Kabupaten Malang) Iga Kur’ani; Afifuddin Afifuddin; Taufiq Rahman Ilyas
Respon Publik Vol 15, No 8 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.381 KB)

Abstract

ABSTRAKPuskesmas merupakan organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat. Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan. Strategi juga merupakan perluasan misi guna menjembatani organisasi dengan lingkungannya, biasanya dikembangkan untuk isu strategis, dimana menjelaskan respon organisasi terhadap pilihan kebijakan pokok. Strategi secara umum akan gagal, pada saat organisasi tidak memiliki konsisten antara apa yang dilakukan dan apa yang diusahakan. Berdasarkan latar belakang yang ada peneliti mengambil rumusan masalah sebagai berikut: bagaimana strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas Lawang kabupaten Malang, apa saja kendala yang mempengaruhi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, Bagaimana solusi terhadap kendala yang dihadapi Puskesmas lawang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat pada Puskesmas Lawang kabupaten Malang, Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian Descriptive dengan pendekatan Kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya pendekatan kualitatif matriks Swot untuk mengetahui faktor eksternal dan internal selanjutnya analisis data Swot kualitatif dikembangkan secara pengangkaan melalui perhitungan Analisis Swot model Balance score dengan hsil dari kuesioner agar diketahui secara pasti posisi organisasi yang sebenarnya. .Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas Lawang Kabupaten Malang sudah terbilang cukup baik, dan sesuai dengan keinginan masyarakat. peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas mengalami peningkatan yang bagus dan dapat memenuhi keinginan masyarakat yang akan berobat ke Puskesmas Lawang. kendala-kendala yang terjadi dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas tidak menjadi hambatan bagi pihak puskesmas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di Pukesmas Lawang. Kata Kunci: Kualitas, Pelayanan Publik
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) MELALUI SISTEM ZONASI PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KABUPATEN JEMBRANA PROVINSI BALI Moh. Wahyu Rhomadhon; Afifuddin Afifuddin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 14, No 4 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.22 KB)

Abstract

ABSTRAKPendidikan merupakan akar dari pembangunan sumber daya manusia guna mencapai cita-cita luhur bangsa. Peran dari pemerintah ialah memberikan  pelayanan pendidikan dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Berbagai Sistem Pendidikan telah diterapkan di Indonesia salah satunya ialah Penerimaan Peserta Didik Baru melalui sistem zonasi yang telah berjalan saat ini. Latar belakang adanya kebijakan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru di Indonesia adanya keinginan bisa mensejajarkan serta menyetarakan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan luasnya wilayah Kabupaten Jembrana 841.80 KM2 dan dengan persebaran penduduk yang belum merata tentunya akan mempersulit proses penerimaan peserta didik baru melalui sistem zonasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif  (Interactive model) dari Milles and Hubberman dan Saldana (2014:14). Implementasi kebijakan beorientasi pada pelaksanaan dari kebijakan yang telah ditetapkan sehingga implementasi lebih ditekankan terhadap hasil luaran berupa penerapan atas hasil dari kebijakan yang telah dibuat. PPDB sebagai bagian dari ruang lingkup administrasi pendidikan memiliki peranan yang cukup penting bagi berlangsungnya implementasi kebijakan sistem zonasi ini. Dalam implementasi kebijakan sistem zonasi pada PPDB tingkat SMA negeri di Kabupaten Jembrana mengacu pada Pemendikbud No 51 Th 2018 dan Juknis Pelaksanaan PPDB sistem zonasi Provinsi Bali. Adanya permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan PPDB berupa respon masyarakat yang mempertanyakan kebijakan ini kepada pihak sekolah. Faktor internal dan eksternal sekolah serta faktor teknis penyelenggara menjadi faktor keberhasilan terselenggaranya kebijakan sistem zonasi ini. Berkaitan dengan hasil penelitian yang sudah peneliti jelaskan, maka saran yang dapat peneliti berikan ialah ada regulasi baru berupa perbaikan sistem mengenai prosentase penerimaan melalui jalur zonasi yang proporsional dengan jalur lainnya serta rekomendasi penerapan kebijakan zona lingkungan lokal. Kata kunci :  ilmplementasi kebijakan, sistem zonasi, PPDB SMA