Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Socialization and Training on Making Wedang Uwuh to Improve the Immune System in Banyumudal Village: Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Wedang Uwuh untuk Meningkatkan Sistem Imun di Desa Banyumudal Tania, Sella Parda; Zachary, Rangga Rifqy; Nurmasari, Eldisa Zenita; Abiarni, Devina Fatma; Wardani, Sinta Jasa; Noviantoro, Hanif Dwi; Kurniati, Citra Hadi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem imun tubuh berperan penting dalam melawan berbagai penyakit yang bisa timbul akibat perubahan cuaca dan lingkungan. Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan, Kebumen menghadapi cuaca yang berubah-ubah, dari panas menyengat hingga angin kencang, hal tersebut memerlukan perhatian khusus terkait daya tahan tubuh. Wedang uwuh sebagai minuman herbal alternatif yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Wedang uwuh, dengan kandungan rempah-rempah alami, memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti menghangatkan badan, mengurangi kolesterol, dan menghilangkan rasa pegal. Kegiatan ini dilakukan dengan sosialisasi dan pelatihan pembuatan wedang uwuh kepada ibu-ibu pengurus PKK Desa Banyumudal, agar berhasil membuat minuman ini secara mandiri. Hasilnya, minuman wedang uwuh memperoleh respon positif dan terjual habis dalam Expo KKN Kabupaten Kebumen. Upaya ini bertujuan untuk memperkenalkan minuman herbal sehat kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah perubahan lingkungan yang dinamis.
Community Empowerment Efforts by Developing Tourism and Economic Potential in Tugu Village: Upaya Pemberdayaan Masyarakat dengan Mengembangkan Potensi Pariwisata dan Ekonomi di Desa Tugu Mugits, Muhammad Ibnu Shina Al; Ferdinan, Adit; Mutmainah, Nafsul; Putri, Yani Salamah; Amalia, Dinda Rizki; Agusstiyani, Mia Ayu; Kurniati, Citra Hadi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Desa Tugu adalah sebuah desa di kecamatan Buayan, Kebumen, Jawa Tengah. Desa tugu mempunyai potensi alam yang mampu dijadikan sebagai objek wisata untuk pengembangan desa. Salah satu obyek yaitu Embung Tanggul Asih. Namun sampai saat ini Embung Tanggul Asih masih belum banyak dikenal dan diketahui keberadaannya oleh wisatawan. Karena keterbatasan masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang ada masih belum maksimal. Tujuan : Upaya pemberdayaan masyarakat dengan mengembangkan potensi pariwisata dan umkm didesa tugu adalah mengenalkan pariwisata desa tugu dan menggali inovasi produk dan mengembangkan produk usaha mikro kecil menengah desa tugu Metode : Memberikan ide dan konsep pemberdayaan pariwisata berupa penghijauan dengan penanaman pohon dan juga pembuatan konten serta untuk Usaha Mikro Kecil Menengah kami melakukan inovasi produk dan kemasan, Pemberdayaan ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, Terdapat dua jenis sumber data di penelitian ini yaitu data primer yang diambil dari hasil wawancara dan data sekunder yang diambil dari berbagai sumber buku-buku, jurnal, dan internet. Hasil : Pemberdayaan pariwisata dan usaha mikro kecil menegah adalah terciptanya hasil inovasi produk umkm aneka rasa dan tersedianya penghijauan dengan adanya penanaman pohon ketapang kencana. Kesimpulan : Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa warga desa tugu ikut antusias program kerja KKN UMP yang dilakukan dengan diberi dorongan semangat untuk menjalankan penanaman bibit pohon ketapang kencana agar meningkatkan keindahan diembung tanggulasih dan inovasi produk usaha mikro kecil menengah.
Socialization of Stunting and Malnutrition Prevention Program in Rogodonoo Village, Buayan Subdistrict, Kebumen Regency: Sosialisasi Program Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk di Desa Rogodonoo Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Anggraito, Lucky; Aprilliani, Lia; Meilantika, Faizati; Agustin, Farhah Pandu; Hafidah, Azzah Ayu Nur; Saputra, Dimas Galih; Kurniati, Citra Hadi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia, sehingga melalui Program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RJPM) pemerintah menargetkan pada tahun 2025 akan mengurangi 40% jumlah balita pendek. Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 12.780 jiwa (42,6%), dan menurut data dari studi status gizi Indonesia mencatat angka stunting di Jawa Tengah tahun 2021 tercatat sebesar 20%. Sedangkan WHO memberikan batasan untuk stunting adalah < 20% (Kemenkes RI, 2018). Desa Rogodono merupakan salah satu desa di Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen yang sebagian bermasyarakatnya berprofesi sebagai konveksi dan sebagian besar wanitanya sebagai ibu rumah tangga. Kondisi masyarakat menengah kebawah ini menyebabkan minimnya informasi yang berkaitan dengan gizi. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan stunting. Program sosialisasi kepada ibu hamil dan kader dan pemberian leaflet diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan pengetahuan tentang stunting. Adapun metode yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat melalui penyuluhan mengenai Pencegahan Stunting di Desa Rogodono kemudian sosialisasi dan pembagian leaflet serta diskusi tanya jawab yang begitu. Hasilnya terjadi Kegiatan sosialisasi berjalan lancar dengan suasana yang kondusif setelah melakukan sosialisasi dan pembagian leaflet serta diskusi tanya jawab yang begitu intens. Simpulan Sosialisasi stunting dengan cara ceramah dan tatap muka dapat meningkatkan pengetahuan tentang stunting.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET Fe DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL Priyantini, Priyantini; Kurniati, Citra Hadi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32397

Abstract

Anemia kehamilan adalah kondisi di mana kadar hemoglobin dalam darah di bawah normal sehingga akan mengakibatkan mortalitas dan morbiditas bagi ibu dan bayi. Kondisi tersebut disebabkan oleh kurangnya kepatuhan ibu hamil terhadap rekomendasi penggunaan tablet besi.. Kejadian anemia pada kehamilan di kabupaten Banyumas pada tahun 2022 yaitu 17,09%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Purwojati tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif desain yang digunakan adalah correlation analitik dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan purpose sampling yaitu sebanyak 61 ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya ke Puskesmas Purwojati. Instrumen penelitian yaitu data rekam medis dan buku KIA. Dari analisis data didapatkan hasil ibu hamil mayoritas berada pada golongan usia subur (18-40 tahun) sebanyak 56 (91,8%), Memiliki status pekerja sebanyak 31 (50,8%) dan tergolong dalam paritas multipara sebanyak 39 (63,9%). Sebagian besar ibu hamil tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe sebanyak 34 (44,3%). Terdapat hubungan karakteristik ibu meliputi umur (p=0,017), paritas (p=0,000),pekerjaan (p=0,000) dan terdapat hubungan antara kepatuhan ibu yaitu (p=0,000). Dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan antara karakteristik ibu dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Purwojati tahun 2023.
The Relationship Between Maternal Characteristics and Compliance with Iron Tablet Consumption and the Incidence of Anemia in Third-Trimester Pregnant Women at Puskesmas Purwojati in 2023 Priyantini; Citra Hadi Kurniati
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 9 (2026): Proceeding of the 1st Holistic Healthcare Delivery through Community-Based Approaches
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v9i1.2225

Abstract

Pregnancy-related anemia is a common condition that can lead to increased morbidity and mortality for both mothers and their infants. Anemia in pregnancy is often influenced by non-compliance with iron supplementation. The prevalence of anemia in pregnant women in Banyumas Regency was 17.09% in 2022, with Puskesmas Purwojati showing a higher prevalence of 25.34%. This study used a cross-sectional design with a quantitative approach. A total of 61 third-trimester pregnant women attending antenatal care at Puskesmas Purwojati were selected through purposive sampling. Data were collected using medical records and Maternal and Child Health (MCH) books. The incidence of anemia was defined as hemoglobin levels below 11 g/dl. Descriptive and inferential statistics, including Chi-square tests, were used for data analysis.  The majority of participants were in the reproductive age group (91.8%) and employed (50.8%). A significant portion (55.7%) did not comply with the iron tablet regimen. The incidence of anemia was 28.6%. Significant relationships were found between maternal characteristics (age, parity, occupation) and anemia (p<0.05). Non-compliance with iron tablet consumption was strongly associated with anemia (p=0.000). Maternal characteristics such as age, parity, and occupation, along with non-compliance with iron supplementation, significantly contribute to the incidence of anemia in third-trimester pregnant women. Interventions aimed at improving compliance with iron supplementation, especially among high-risk groups, are essential to reducing anemia prevalence.  
Hubungan Kecanduan Penggunaan Gawai dengan Gangguan Kesehatan Mental Remaja di SMAN 1 Ajibarang Khalisha Dhya Rizky Ariyani; Citra Hadi Kurniati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1014

Abstract

Remaja rentan mengalami gangguan kesehatan mental akibat perubahan biologis, psikologis, dan sosial selama masa pubertas. Peningkatan penggunaan gawai berpotensi menimbulkan kecanduan yang berdampak pada depresi, kecemasan, dan stres, sehingga penting dikaji dalam upaya mendukung kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kecanduan penggunaan gawai dengan tingkat depresi, kecemasan, dan stres pada remaja di SMA Negeri 1 Ajibarang. Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional melibatkan 148 responden yang dipilih menggunakan proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan Smartphone Addiction Scale (SAS) dan Depression Anxiety Stress Scale for Youth (DASS-Y), kemudian dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,4% responden mengalami kecanduan gawai kategori tinggi, sedangkan sebagian besar memiliki tingkat depresi (60,1%), kecemasan (56,1%), dan stres (65,5%) kategori normal. Terdapat hubungan signifikan antara kecanduan penggunaan gawai dengan depresi (p = 0,046; r = 0,165), kecemasan (p = 0,018; r = 0,194), dan stres (p = 0,010; r = 0,210). Disimpulkan bahwa kecanduan penggunaan gawai berhubungan signifikan dengan tingkat depresi, kecemasan, dan stres pada remaja, meskipun kekuatan hubungannya tergolong sangat lemah hingga lemah. Oleh karena itu, penggunaan gawai yang sehat perlu ditingkatkan sebagai upaya mendukung kesehatan mental dan kesehatan reproduksi remaja.