Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Perancangan Sistem Monitoring Kualitas Udara Dalam Ruangan Berbasis IoT Rumampuk, Grace Chindy; Poekoel, Vecky C.; Rumagit, Arthur M.
Jurnal Teknik Informatika Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.17.1.2022.34212

Abstract

Polusi udara merupakan permasalahan yang sampai sekarang masih belum bisa terselesaikan. Pencemaran udara dalam ruangan sangat berpengaruh bagi kehidupan makhluk hidup, karena memiliki polutan yang lebih besar. Salah satu upaya penanggulangan pencemaran udara adalah dengan cara mengukur kualitas udara untuk mengategorikan kualitas udara. Maka dalam penelitian ini dirancang sebuah sistem moniroting kualitas udara dalam ruangan, yang dapat memberikan informasi secara real time, menggunakan Sensor MQ135 untuk mendeteksi kualitas udara, MG811 untuk mendeteksi CO², Sensor dust untuk mendeteksi partikel PM2.5, Sensor MQ2 mendeteksi asap, Sensor MQ9 mendeteksi CO, Sensor MQ8 meneteksi H₂, dan menggunakan arduino mega sebagai mikrokontroler. Hasil bacaan sensor secara real time kemudian di kirim melalui modul wifi ke dalam platform IoT OVoRD (Online Value of Real Time Data) dan ditampilkan dalam bentuk web yang mudah dibaca.Kata kunci — Monitoring, Sensor, Platform IoT.
Pembuatan Aplikasi Sistem Monitoring Kualitas Udara Dalam Ruangan Ulaan, Gita Cristiani; Poekoel, Vecky C.; Ontowirjo, Abdul H. J.
Jurnal Teknik Informatika Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.17.1.2022.34695

Abstract

Kualitas udara dalam ruangan sangat berpotensi mengalami polusi udara. Penyebab timbulnya masalah kualitas udara dalam ruangan berupa polutan kimia, polutan fisik dan polutan biologis yang memberikan dampak negatif terhadap kesehatan, kenyamanan dan produktivitas. Monitoring kualitas udara secara otomatis sangat diperlukan untuk bisa mengontrol dan mengetahui bahaya polusi udara. Untuk itu dibuat aplikasi yang bisa memonitoring kualitas udara dalam ruangan secara real time ke smartphone android dengan menggunakan metode pengumpulan data. Dalam penelitian ini menggunakan sensor MQ-135 untuk mendeteksi kualitas udara, sensor MG-811 untuk mendeteksi karbon dioksida (CO²), sensor dust untuk mendeteksi partikel PM 2.5, sensor MQ-2 untuk mendeteksi asap, sensor MQ-9 untuk mendeteksi karbon monoksida (CO), sensor MQ-8 untuk mendeteksi hidrogen (H₂) dan menggunakan arduino mega sebagai mikrokontroler. Hasil pembacaan dari sensor nantinya dilanjutkan dengan mengirim informasi yang didapat secara real time ke smartphone android dengan menggunakan modul bluetooth HC-05. Hasil tampilan memiliki range 0-500, jika hasil dibawah range 500 maka berada dalam kondisi normal, namun jika range berada diatas 500 maka berada dalam keadaan tidak normal.
Perancangan Sistem Monitoring Kondisi Cuaca Berbasis IoT Ratri, Alifia Sekar; Poekoel, Vecky C.; Rumagit, Arthur M.
Jurnal Teknik Informatika Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.17.1.2022.34213

Abstract

Ramalan cuaca akhir-akhir ini tidak bisa diprediksi karena sering berubah-ubah secara cepat dan terus menerus setiap waktu. Cuaca pada suatu daerah dengan daerah lainnya memiliki parameter cuaca yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kondisi cuaca merupakan suatu informasi yang sangat diperlukan dan banyak digunakan untuk memantau perubahan cuaca yang terus berubah di area tekontrol seperti rumah, industri, kampus, dan lain- lain. Parameter cuaca yang dibutuhkan seperti suhu, curah hujan, kelembapan udara, intensitas cahaya, dan kecepatan angin. Namun, masalah terjadi saat dibutuhkan laporan cuaca yang akurat untuk waktu saat ini. Dengan cuaca sistem pelaporan semua sensor parameter cuaca akan dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32 sebagai server yang akan mengirim semua data yang dikumpulkan oleh sensor ke database. Dalam tugas akhir ini informasi cuaca yang aktual dapat diperoleh melalui pengembangan teknologi pemantauan cuaca berbasis ilmu teknologi yang dapat diakses tanpa harus berada langsung pada daerah yang diinginkan menggunakaan teknologi Internet Of Things (IoT). Tujuan dari perancangan ini untuk memudahkan dalam mendapatkan informasi cuaca melalui jaringan internet dan dapat langsung menganalisis perubahan curah hujan, suhu, kelembaban dan tekanan udara pada daerah tertentu secara real-time.
Rancang Bangun Alat Ukur Desibel (dB) Meter Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno R3 Yongly A. Tuwaidan; Vecky C. Poekoel; Dringhuzen J. Mamahit
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v4i1.6707

Abstract

ABSTRAK- Dunia elektronika sekarang ini mengalami perkembangan yang begitu pesat. Berbagai komponen-komponen berkembang dari segi efisiensi,fungsi,manfaat dan maupun fisik. Desibel adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan kuantitas elektrik dari perubahan kuat-lemahnya amplitudo gelombang sinyal suara yang didengar oleh telinga manusia. Dengan adanya alat ini, maka pemakaian perangkat audio pada suatu pertunjukan konser musik dapat diminimalisasikan dan membantu juga dalam informasi tekanan bunyi yang terjadi disekitar kita dalam keadaan yang berbeda.Microphone akan menangkap sumber suara dan akan diperkuat oleh rangkaian pre-amp,lampu LED akan kedap-kedip.mikrokontroler sebagai pusat pemprosesan alat ini untuk bekerja. Pengukuran yang baik pada jalan raya kondisi siang hari sedangkan pada ruang tertutup pada kondisi malam hari.   Kata Kunci : Arduino, Desibel(dB), Frekuensi, Mikrokontroler, Microphone, Pre-Amp.   ABSTRACT- The world of electronics is now experiencing rapid development. Various components evolve in terms of efficiency, functionality, benefits and or physically. The decibel is a unit used to express the electrical quantities of strong-weak changes in the amplitude of the signal wave sound is heard by the human ear. With this tool, then use the audio device at a music concert performances can be minimized and help also in sound pressure information that is going on around us in a state that berbeda.Microphone will capture the sound source and will be reinforced by a series of pre-amp, the LED light-tight -kedip.mikrokontroler as central processing this tool to work. Good measurement on highway conditions during the day while in the enclosed space at night conditions. Keywords : Arduino, Desibel(dB), Frequency, Microcontroller, Microphone, Pre-Amp.
Rancang Bangun Sistem Pengukuran Kedalaman Sungai Vidia Susilo; Vecky C. Poekoel; Pinrolivic D.K. Manembu
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v4i4.8466

Abstract

AbstractFlood are included in natural disaster that almost happen in every raining season, one of the cause of the floods are the silting of the river.This river depth measure system using a Sonar MB7060 sensor and the data acquisition process using Arduino Uno so it can measure the depth of the river. The river depth measurement process is done from above of a Boat controlled by a remote control. Result of data from the river depth measurement processed done by Visual Basic so formed the contours of the riverbed.Key Words : Arduino Uno, Boat, Sonar MB7060 sensor, Visual Basic.AbstrakBanjir termasuk bencana alam yang hampir pasti terjadi pada setiap datangnya musim penghujan, salah satu faktor penyebab terjadinya banjir adalah pendangkalan sungai.Sistem pengukuran kedalaman sungai ini menggunakan sebuah sensor Sonar MB7060 dan proses akusisi datanya menggunakan Arduino Uno sehigga dapat mengukur kedalaman sungai. Proses pengukuran kedalaman sungai dilakukan dari atas Boat yang dikendalikan menggunakan remote control. Hasil data dari pengukuran kedalaman sungai diolah menggunakan Visual Basic sehingga dapat membentuk kontur dasar sungai.Kata Kunci : Arduino Uno, Boat, Sensor Sonar MB7060, Visual Basic.
Rancang Bangun Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis Berbasis Mikrokontroler Hendra S. Weku; Vecky C. Poekoel; Reynold F. Robot
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 7 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v4i7.10706

Abstract

Abstrak - Pemberian pakan merupakan salah satu hal penting untuk usaha budidaya ikan. Saat ini pemberian pakan umumnya masih tergantung pada sumber daya manusia yang bersifat manual. Oleh karena itu dirancang alat untuk memberi pakan ikan yang dapat bekerja secara otomatis berdasarkan waktu atau jadwal pemberian pakan dan jumlah atau takaran pakan. Pemberian pakan ikan otomatis ini menggunakan hardware berupa Mikrokontroler ATMega16 yang merupakan pengontrol utama, Wavecom M1306B untuk pengiriman sms, Keypad berfungsi mengatur pilihan jadwal dan takaran, Motor servo untuk membuka dan menutup katup, Sensor photodioda berfungsi mendeteksi ada tidaknya pakan dalam tampungan, DI-Smart RTC.1307 sebagai pewaktu yang memberikan waktu real, dan catu daya sebagai sumber tegangan serta galon untuk penampung pakan ikan. Dengan menggunakan komponen-komponen alat di atas serta beberapa software yang mendukung berjalannya alat, maka  pemberi pakan ikan secara otomatis dapat berkerja sesuai dengan pilihan jadwal yang telah diatur sebelumnya, serta mampu mengirimkan sms pemberitahuan ketika pakan telah diberikan dan ketika tampungan dalam keadaan kosong/habis. Kata Kunci : Mikrokontroler ATMega16, Pakan, Photodioda, Wavecom M1306B Feeding is one of the important thing in  the case of fish cultivation and harvesting. Nowadays, in general feeding is still depending  on direct human help, so that people now just found a new technique to feed fish,  runs and operates  the tools automatically regarding to time and  schedule that is provided or based on operation time of period they wanted and how much they want to feed. This automatic feeding method is using hardware like microcontroller ATMega16 which is the main controller, Wavecome M1306B for message Delivery, Keypad used to control and set the schedule options  and the dosage. Motor Servo is to open and close the valve , photodiode sensor used to detect that there is any Feed or not  in the valve. DI-smart RTC.1307 as a timer that gives  real time, and the power supply as a voltage source and resecervior gallon for fish feed. By using the components above and some software that support this device, the automatic fish feeding can be operated according to the schedule options that have been set before, and capableto send message information when feed has been given when the bin is empty. Keyword : Feeding, Microcontroller ATMega16, Photodiode, Wavecom M1306B
Sistem Pengepakan Botol Minuman Kemasan Berbasis Programmable Logic Controller Samuel Y. Dimpudus; Vecky C. Poekoel; Pinrolinvic D.K. Manembu
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 7 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v4i7.10717

Abstract

Abstract - The sophistication of machines in the global world today has grown rapidly. The increasing human needs also spur its development. In order to facilitate human life that formerly cooking water for their drink, at this time water is packaged in bottles to be consumed anywhere. Therefore, factory of qualified bottled water is highly demanded to meet the health needs of consumers. Most plants already have automated tools ranging from raw material to finishing product, but there are also plants that do not have one of these technologies included in North Sulawesi. Then the technology developer in North Sulawesi, especially colleges is need to try to develop these technologies, including the packing section which is still using manpower. Design and manufacture of packing system's prototype for bottled water (more specifically the packaging for 600ml) with good mechanical parameters and good software will support these packing process. Using Electricity even air (pneumatic) in the system manufacture was performed. For controlling system, there used PLC (Programmable Logic Controllers) Siemens S7-300 CPU 314C-2 DP. Mechanical systems use materials armed with iron and aluminum with propulsion of direct current electric motors and pneumatic cylinders. Based on the size of the bottle and carton, frame and mechanical systems are made. Maximum average current of 12V DC motor is for lifting weights with 2,036 A, and on a 24 V DC motor is for right motion (with load) with 0.184 A. The force generated from pneumatic cylinder with 2 bar pressure for clasping load is 40.192 N while at the starting position/ release the load is 36.267 N. The total volume of air compression required for cylinder is 0.1415512 liters. From the test results, it was concluded that the system can work well although with a slightly longer time. It is hoped that an air vacuum system can be used in the future development to facilitate packing bottles of bottled water. Keywords: bottles, force, motor, packing, PLC, pneumatic, time, volume Abstrak - Kecanggihan mesin di dunia global sekarang ini telah berkembang dengan sangat pesat. Semakin bertambahnya kebutuhan manusia pun memacu perkembangan hal itu. Demi mempermudah kehidupannya pun manusia yang pada awalnya memasak air minum pada saat ini mengemasnya dalam botol untuk dapat dikonsumsi dimana saja. Karena itu, pabrik air minum kemasan yang berkualitas sangat dituntut untuk memenuhi kebutuhan kesehatan konsumen. Kebanyakan pabrik telah memiliki alat otomatis mulai dari bahan mentah sampai produk jadi, tetapi ada juga pabrik yang belum memiliki teknologi tersebut salah satunya di Sulawesi Utara. Maka pengembang teknologi di Sulawesi Utara terutama pendidikan tinggi yang ada harus berusaha mengembangkan teknologi tersebut, termasuk pada bagian pengepakan yang masih menggunakan tenaga manusia. Perancangan dan pembuatan prototipe sistem pengepakan botol air minum dalam kemasan (lebih khusus kemasan 600mL) dengan parameter mekanik dan program yang baik akan menunjang proses pengepakan yang dimaksud. Penggunaan listrik bahkan udara (pneumatik) dalam pembuatan sistem pun dilakukan. Untuk pengontrolan sistem, digunakan PLC (Programmable Logic Controller) Siemens S7-300 CPU 314C-2 DP. Mekanik sistem menggunakan bahan besi dan aluminium berbekal penggerak berupa motor listrik arus searah dan silinder pneumatik. Berdasarkan pada ukuran botol dan karton, rangka dan mekanik sistem dibuat. Arus rata-rata maksimum pada motor DC 12V adalah pada saat mengangkat beban yaitu 2,036 A, dan pada motor DC 24 V adalah pada saat gerak ke kanan (dengan beban) yaitu 0,184 A. Gaya yang dihasilkan silinder pneumatik pada saat menjepit beban dengan tekanan 2 bar adalah sedangkan pada saat posisi awal/melepas beban adalah . Jumlah volume kompresi angin yang dibutuhkan silinder adalah 0,1415512 liter. Dari hasil pengujian, disimpulkan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik walaupun dengan waktu yang sedikit lama. Dengan begitu, diharapkan bahwa alat sistem vakum udara dapat digunakan ke depannya untuk mempermudah pengepakan botol air minum dalam kemasan. Kata kunci: botol, gaya, motor, pengepakan, , PLC, pneumatic, volume, waktu
Pengambil Sampel Air Hujan Secara Otomatis Di Bandara Sam Ratulangi Hamrin .; Vecky C. Poekoel; Jane Litouw
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 3 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v5i3.12557

Abstract

Abstrak Pengambilan sampel air hujan adalah suatu proses yang tersusun secara sistematis agar sampel air hujan tidak mengalami perubahan pH atau terkontaminasi. Sampel air hujan memiliki karakteristik ion yang rendah dan sangat mudah terkontaminasi. Sehingga tujuan dari pengambilan sampel ini adalah mengumpulkan sampel yang mewakili keseluruhan kondisi air hujan awal untuk analisis kimia dengan cara yang dapat mempertahankan kondisi kimia yang terkandung dalam air hujan tersebut. Perancangan pengambilan sampel air hujan berawal dari sensor hujan dan sensor level air dijadikan sebagai masukan, Mikrokontroler sebagai pengontrol, motor DC sebagai penggerak, mekanik, LCD dan komunikasi serial RS 232 sebagai output, dan sensor limit switch sebagai umpan balik. Agar dapat mempermudah dalam merancang maka harus di bagi dalam beberapa bagian komponen beserta fungsinya, seperti pengontrol mikrokontroler ATMEGA 16, Untuk input atau pengambilan data penulis menggunakan sensor hujan dan sensor level air, Motor DC digunakan untuk penggerak, beserta driver relay sebagai pengendali pergerakan motor, dan  untuk keluarannya adalah tampilan LCD dan VB (komunikasi serial RS 232) untuk monitoring kenaikan level air. Dari hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa pengukuran dengan Pengambil Sampel Air Hujan Otomatis lebih mudah, akurat dan cepat.   Kata Kunci : Level air, Microcontroller ATMega16, Pengambil sampel air hujan,  RS-232. Abstract Rainwater sampling is a process that is systematically arranged so that the rain water samples did not experience changes in pH or contaminated. Samples of rainwater has a low ionic characteristics and very easily contaminated. So the goal of this sampling was collecting samples that represent the overall condition of the initial rain water for chemical analysis in a way that maintains the chemical conditions contained in the rainwater. The design of rain water sampling started with a rain sensor and a water level sensor as an input, microcontroller as a controller, DC motor as a driver, mechanic, LCD and serial communication RS 232 as output and limit switch sensors as feedback. In order to simplify in designing it should be divided into several parts of the components and their functionality, such as ATMEGA microcontroller 16 as controllers, for input or data retrieval the author uses rain sensors and water level sensors, DC motors are used for propulsion, along with the relay driver as the governing movement of the motor, and for the output is an LCD display and VB (RS 232 serial communication) for monitoring the rise of water level. From the test results, it can be concluded that the measurement with Automatic rain water Sample Takers is more easier, accurate and fast. Key Word : Microcontroller ATMega16, Rain water sampler,RS-232,  water level.
Osiloskop Portable Digital Berbasis AVR ATmega644 Abdurraziq Bachmid; Vecky C. Poekoel; Janny O. Wuwung
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v6i1.15568

Abstract

Abstract — This final project aims to designed and implemented a simple digital oscilloscope capable of measuring the AC / DC voltage in the range of −20 V to +20 V and a frequency in the range of 0 Hz to 20,000 Hz, using AVR ATmega644, 128 × 64-pixel monochrome LCD, ADC0820 and some other components by prioritizing portability properties. Based on the measurement comparison performed between oscilloscope that has been made with a reliable measurement instrument showed that the average difference in measurement is varies. The smallest average difference in voltage measurements is 0.0056 V and the largest value is 0.2344 Vpp for frequency measurements the smallest average difference is 1.833 Hz and the largest is 9.578 Hz. From the paired t-test analysis with a significance level = 0.01 (confidence level 99%) indicate that the measurement of oscilloscopes that has been made is not differ significantly from the comparative measurement tool.Keywords — ATmega644, AVR, Oscilloscope, Portable Abstrak — Tugas akhir ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sebuah osiloskop digital sederhana yang mampu mengukur tegangan AC/DC pada kisaran −20 V sampai +20 V dan frekuensi pada kisaran 0 Hz sampai 20.000 Hz, dengan menggunakan MCU AVR ATmega644, LCD monochrome beresolusi 128 × 64 pixel, ADC0820 dan beberapa komponen lainnya dengan mengutamakan sifat portabelitas. Berdasarkan perbandingan pengukuran yang dilakukan antara osiloskop yang dibuat dengan alat ukur pembanding yang reliable didapatkan hasil bahwa rata-rata selisih pengukurannya bervariasi. Rata-rata selisih pengukuran tegangan yang terkecil adalah 0,0056 V dan yang terbesar adalah 0,2344 Vpp, sementara untuk pengukuran frekuensi rata-rata selisih pengukuran yang terkecil adalah 1,833 Hz dan terbesar 9,578 Hz. Dari analisis uji-t berpasangan dengan tingkat signifikansi = 0,01 (confidence level 99%) menunjukkan bahwa hasil pengukuran dari osiloskop yang dibuat tidak berbeda secara signifikan dengan alat ukur pembanding yang digunakan.Kata kunci — ATmega644, AVR, Osiloskop, Portable
Rancang Bangun Robot Bawah Air Yogie Junan; Vecky C. Poekoel; Muhamad D. Putro
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i1.19139

Abstract

Abstract — Underwater robot is one of the most indispensable robotic technologies for underwater exploration. In this research, underwater robots are made to have arduino control centers, the input device is a wireless remote control and 4 pieces of brushless motor controlled by ESC (electronic speed control). This underwater robot can move well in the water and can display the result of shooting in water. Testing of this robot includes testing the robot velocity moving forward, backward, dive, rise to the surface, turn left or right, testing the depth of the robot can dive and test the camera showing the video directly. This robot research gets the deepest diving result is 1.5 meters in the pool and display the result of observation in the water in the form of video displayed on the monitor directly. This underwater robot still needs some development to used in the sea. Keywords : Arduino, ESC (electronic speed control), remote control, Technologies of Robot, Underwater robot. Abstrak — Robot bawah air merupakan salah satu teknologi robot yang sangat diperlukan untuk ekplorasi bawah air. Pada penelitian ini, robot bawah air dibuat memiliki pusat pengendali arduino, perangkat masukan berupa remote control tanpa kabel dan 4 buah motor brushless yang dikendalikan oleh ESC (electronic speed control). Robot bawah air ini dapat bergerak dengan baik di dalam air dan dapat menampilkan hasil pengambilan gambar dalam air. Pengujian robot ini meliputi pengujian kecepatan robot bergerak maju, mundur, menyelam, naik ke permukaan, berbelok kekiri atau kekanan, pengujian kedalaman robot dapat menyelam dan pengujian kamera menampilkan video secara langsung. Penelitian robot ini mendapatkan hasil penyelaman terdalam yaitu 1.5 meter dalam kolam renang dan menampilkan hasil pengamatan dalam air berupa video yang ditampilkan pada monitor secara langsung. Robot bawah air ini masih memerlukan beberapa pengembangan agar dapat digunakan dalam laut.                                                                                                                                                            Kata kunci : Arduino, ESC (electronic speed control), Remote Control, Robot Bawah Air, Teknologi Robot.
Co-Authors Abdul Haris Junus Ontowirjo Abdurraziq Bachmid Afyudin M. Umanailo Agus, Glori V. Jr. Alfano B.C. Dien Anggi Roppon Arie Lumenta Arthur M. Rumagit B.N. Najoan, xaverius Bachmid, Abdurraziq Bobby Y. Prawira Christin P.R. Tuuk Colia, Yeheskiel Devid D. Tahiru Dien, Alfano B.C. Djamaludin, Fikri P. Dringhuzen J. Mamahit Fauziah Y.Q. Ontowirjo Feisy D. Kambey Feisy D. Kambey, Feisy D. Fikri P. Djamaludin Franklin T.M. Rajagukguk Glori V. Jr. Agus Hamrin . Hardy S. Saroinsong Hendra S. Weku Hendra S. Weku, Hendra S. Jane Litouw Jane Litouw, Jane Janny O. Wuwung Jurgen R. Sangian Juvindi Walalangi Kaloh, Karina M. Lumintang, Yuek V.R Mandagi, Marlon M. Marlon M. Mandagi Martinus Pakiding Meicsy E.I. Najoan Meita Rumbayan Meita Rumbayan Moha, Mohamad I. Molle, William Herianto Sie Muhamad D. Putro Muhamad D. Putro, Muhamad D. Ontowirjo, Abdul H. J. Ontowirjo, Fauziah Y.Q. Pesik, Priscilia A.L. Pinrolinvic D. K. Manembu Pinrolinvic D. Manembu Pinrolinvic D.K. Manembu Pinrolinvic D.K. Manembu Pinrolinvic Manembu Pinrolivic D.K. Manembu Pinrolivic D.K. Manembu, Pinrolivic D.K. Poekoel, Riecky S.S. Prawira, Bobby Y. Priscilia A.L. Pesik Putro, Dwisnanto Rajagukguk, Franklin T.M. Ratri, Alifia Sekar REYNOLD F. ROBOT Riecky S.S. Poekoel Rindengan, Yaulie Deo. Y Rivaldo Karel Roppon, Anggi Rumampuk, Grace Chindy Sampebua, Peres Samuel Y. Dimpudus Samuel Y. Dimpudus, Samuel Y. Sangian, Jurgen R. Saroinsong, Hardy S. Sherwin R.U.A. Sompie Sibuea, Tommy P.J. Sojow, Christian T. P. Takapente, Claudia B. Takarendengan, Michael M. Tjoanapessy, Ferdy Tommy P.J. Sibuea Tumbel, Bryan Ulaan, Gita Cristiani Umanailo, Afyudin M. Vidia Susilo Vidia Susilo, Vidia Walalangi, Juvindi Xaverius B.N. Najoan Yeheskiel Colia Yogie Junan Yongly A. Tuwaidan