Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

SILSILAH YESUS KRISTUS, ANAK DAUD, ANAK ABRAHAM BERDASARKAN MATIUS 1:1 DARI SUDUT PANDANG BIBLICAL DAN HISTORICAL Janes Sinaga; Juita Lusiana Sinambela; Rudolf Weindra Sagala; Raden Deddy Kurniawan
DA'AT : Jurnal Teologi Kristen Vol. 4 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Program Studi Teologi, Fakultas Teologi, Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/djtk.v4i1.1043

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah agar setiap orang Kristen memahami keberadaan Yesus Kristus sebagai Mesias atau Juruselamat, denga napa yang dituliskan pada Kitab Matius. Melalui kitab Matius 1:1 dipaparkan mengenai silsilah Yesus Kristus sebagai anak Daud dan Anak Abraham. Sepintas seakan-akan itu hanya sebuah informasi bagi setiap pembaca, namun di dalamnya ada makna teologis dan historical mengenai silsilah tersebut. Kitab Matius pada zamannya ditujukan kepada orang Yahudi. Pemaparan mengenai silsilah Yesus kristus dalam Kitab Matius sangat penting bagi orang Yahudi, untuk mengetahui keakuratan asal usul Yesus dan Apakah Yesus layak untuk dihormati atau mendapat tempat bagi orang Yahudi. Pada zaman Kristen modern dan Yahudi hal ini penting untuk mengetahui apakah benar Yesus adalah Mesias yang dijanjikan dalam perjanjian Daud dan Abraham, sehingga menolak keraguan kemesiasan Yesus sebagai Raja alam semesta dan tempat keimanan kita digantungkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mendapatkan sumber daftar Pustaka, Alkitab, buku-buku dan jurnal, yang dipaparkan secara deskriptif untuk mendapatkan informasi dan pemahaman yang tempat mengenai Yesus Kristus sebagai Anak Daud dan Anak Abraham.
Raising Responsible Children: Forms of Parental Concern in Providing Character Education Janes Sinaga; Juita Lusiana Sinambela; Dale Dompas Sompotan; Daniel Siswanto; Kingston Pandiangan; Beni Chandra Purba
Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 1 (2023): January, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.276 KB) | DOI: 10.55927/modern.v2i1.2745

Abstract

The purpose of this paper is so that every parent understands their role in providing the first education before or after the child enters formal education in general. Often parents leave education problems to their teachers at school, but parents forget that education must start at home and parents are the teachers. By providing the first education at home through parents, the parents will be able to properly direct what are the goals or aspirations of the parents towards their children, both formally and in character. If parents do not neglect this, there will be many children who can be educated properly and correctly according to the expectations of the parents in the future. The research was conducted using qualitative methods by collecting data from bibliography of books and scientific journals as well as online media. It is hoped that this research can increase parental awareness in providing the first education to their children
Kajian Peran Penting Pendidikan Sekolah Advent Dalam Mengembangkan Tabiat dan Karakter Melalui Pratik Pembelajaran Di Sekolah sebagai Wujud Prestasi yang Dicapai Janes Sinaga; Max Lucky Tinenti; Bernard Maruli Hutabarat; Juita Lusiana Sinambela; Dale Dompas Sompotan
Journal of Education and Culture (JEC) Vol. 2 No. 3 (2022): Journal of Education and Culture
Publisher : Indra institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.281 KB) | DOI: 10.58707/jec.v2i3.281

Abstract

After sin entered this world, sin destroyed every system in this world, including the education system. Adventist schools in addition to instilling world knowledge, emphasizes the development of character and character as the government's 2013 Curriculum Education goals and where the goals of character and character development have been carried out for years by Adventist school education everywhere with one goal is to save the spiritual soul by restoring The image and image of God that has been damaged by sin in order to gain eternal life. This study used a qualitative method by processing data from books and journals related to the research material. The purpose of this research is for everyone to understand the purpose and important role of education, especially in Adventist schools which prioritize character education apart from science education. The main goal of Adventist Education is to restore the Image and Image of God in a real form, namely salvation and eternal life someday.
PELAYANAN PENGGEMBALAAN KEPADA ANGGOTA JEMAAT YANG KEHILANGAN MATA PENCAHARIAN KARENA PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) Janes Sinaga; Deddy Panjaitan; Juita Lusiana Sinambela
TEMISIEN: Jurnal Teologi, Misi, dan Entrepreneurship Vol 2, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.667 KB)

Abstract

Kehilangan pekerjaan (PHK) berdampak negatife pada psikologis, rohani, ekonomi, keharmonisan rumah tangga dan pelayanan gereja. Berdasarkan latar belakang diatas, maka bagaimana penggembalaan seperti apa yang harus dilakukan pendeta kepada anggota yang demikian? Tujuan penelitian ini adalah: Satu, bagaimana memberikan pendampingan, penggembalaan secara rohani, psikologis dan ekonomi kepada anggota yang kena PHK. Dua, bagaimana menolong anggota yang di PHK supaya tetap setia dan kembali bekerja. Tiga, bagaimana meneguhkan iman anggota korban PHK bahwa Tuhan akan menolong dan memberikan pekerjaan yang baru kepada mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini bermanfaat kepada para pendeta, penatua dan kalangan umum, antara lain: Satu, meningkatkan kepekaan sosial dan rohani bahwa masalah PHK masalah serius karena menyangkut hidup seseorang dan gereja. Dua, menjadi bahan untuk menolong menggembalakan mereka yang terkena PHK dan membantu memberikan jalan keluar bagi mereka.
Penginjilan Dan Pertumbuhan Gereja Di Provinsi Yogyakarta Janes Sinaga; Deddy Panjaitan; Juita Lusiana Sinambela
Missio Ecclesiae Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v11i2.184

Abstract

Diidentifikasi masalah mengapa pertumbuhan gereja lambat yaitu karena kurangnya keterlibatan anggota. Hal ini terjadi karena kurangnya dorongan dan pelatihan jemaat untuk melayani. Kemudian kurangnya strategi dan inovasi dalam penginjilan. Adapun maksud dan tujuan penulis melakukan makalah ini adalah sebagai berikut: Agar anggota GMAHK boleh memiliki tingkat pemahamanakan pentingnya pertumbuhan gereja secara kuantitas dan kualitas. Agar anggota memiliki pemahaman yang benar tentang pentingnya peranan anggota dalam pertumbuhan gereja. Agar para anggota terlibat aktif dalam penginjilan supaya banyak jiwa yang diselamatkan. Metode Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif, dengan menganalisa data-data yang diperoleh dari daftar Pustaka sehingga mengasilkan penelitian kepada pertumbuhan gereja. Gereja yang sehat adalah gereja yang bertumbuh. Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang mengalami pertumbuhan atau peningkatan, baik secara kualitas ataupun secara kuantitas. Secara kualitas, pertumbuhan gereja dapat dilihat dari peningkatan kerohanian anggota jemaat gereja. Sedangkan secara kuantitas, pertumbuhan gereja dapat dilihat dari pertambahan jumlah keanggotaan gereja. Gereja yang sehat itu diawali dari pertumbuhan secara kualitas yang menuju kepada pertumbuhan secara kuantitas. Pertumbuhan Gereja dan Penginjilan secara khusus di Daerah Istimewa Yogyakarta perlu dihadirkan satu strategi. Dimana dimulai dari kebangunan rohani, doa yang sungguh-sungguh. Melatih anggota jemaat untuk menginjil dan mengutus mereka. Gereja harus memberitakan Injil supaya bertumbuh dan bertambah, kalau tidak gereja akan hilang.
Test of Faith when Experienced Temptation Based on James 1:2-3 Janes Sinaga; Juita Lusiana Sinambela; Kingston Pandiangan; Beni Chandra Purba
International Journal of Scientific Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.855 KB) | DOI: 10.55927/ijsmr.v1i1.3200

Abstract

Suffering and trials seem unavoidable in every aspect of life. Problems happen to everyone, even experienced by believers. Sometimes when trials occur, some think temptations come from God so they tend to make trouble with God. The purpose of this research is for every believer to understand that trials are not God's plan, but God allows trials to occur as a means of testing the faith of every one of His people. This study uses descriptive qualitative research methods by analyzing and concluding data obtained from library sources such as the Bible, journals and books. Trials do not come from God, but when His people experience trials, God will be ready to provide help to give strength
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN BAGI ANAK MENGGUNAKAN METODE BERCERITA BERDASARKAN ULANGAN 6:7 Juita Lusiana Sinambela; Janes Sinaga; Stepanus Pelawi; Max Lucky Tineti
Sesawi Vol 3, No 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v3i2.76

Abstract

Tujuan penelitian ini diharapkan agar orang tua dalam kehidupan rumah tangganya dapat memberikan Pendidikan Kristen kepada anak-anaknya, karena kewajiban memberikan Pendidikan rohani kepada anak-anak adalah menjadi tanggungjawab utama sebagai orang tua dalam kehidupan rumah tangga. Pendidikan Agama Kristen dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang sederhana yaitu bercerita. Mendengarkan cerita adalah sesuatu yang sangat digemari anak-anak, apabila hal tersebut dilakukan orang tua diwaktu anak-anak sedang bersantai maupun sebelum tidur, hal ini sesuai dengan nasihat Firman Tuhan dalam Ulangan 6:7 mengajarkan anak-anak berulang-ulang pada setiap kesempatan. Cara terbaik menyampaikan pesan moral dan pembinaan kerohanian terhadap anak adalah dengan bercerita, dikarenakan pada umumnya anak lebih mudah mengingat sebuah pesan melalui cerita daripada metode lain. Bahan cerita Kristiani yang dapat digunakan oleh orang tua adalah adalah Alkitab, Alkitab berisi cerita kisah orang-orang beriman yang dapat menjadi panutan iman bagi anak-anak Kristen. Metode penelitian ini dengan metode kualitatif dengan mengumpulkan data-data dari daftar Pustaka berupa Alkitab, buku-buku dan jurnal. Penelitian ini diharapkan membuat orang tua dapat mengimplementasikan Pendidikan Agama Kristen Bagi anak-anak dengan metode bercerita, sehingga lebih mudah diingat dan dimengerti setiap anak.