Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA MERAH (Lactuca sativa var. Crispa) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI MACAM DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR Zerin Miftahurahma; Usman Usman; Yukiman Armadi; Eva Oktavidiati; Jafrizal Jafrizal
Agriculture Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v18i1.5586

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya interaksi macam POC dan kosentrasi terhadap tanaman selada merah (Lactuca Satva var. crsipa). Penelitian ini telah dilaksanakan di Jalan Danau Raya, Masjid Jamik Al-Huda, Kelurahan Panorama, Kecamatan Singgaran Pati, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama macam Pupuk Organik Cair (POC) terdiri dari P0 (nasa), P1(daun kelor), P2(daun lamtoro), P3(jakaba). Faktor kedua adalah tingkatan kosentrasi yatu K1(5%), K2(10%) dan K3(15%). Terdapat 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali, setiap kombinasi terdiri dari 5 tanaman, sehingga terdiri dari 180 unit perlakuan percobaan. Hasil penelitian ini menunjukan perlakuan macam POC dan kosentrasi berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 7 hst dan 28 hst, sedangkan pada parameter jumlah daun berpengaruh nyata umur 21 hst hingga 28 hst dan terdapat interaksi pada parameter jumlah daun umur 28 hst. Pada parameter tinggi tanaman umur 7 hst macam POC kelor (P1) berpengaruh nyata dengan POC nasa (P0) akan tetapi berpengaruh tidak nyata dengan semua perlakuan lainya. Macam POC kelor (P1) memberikan hasil yang terbaik dari perlakuan lainya. Berdasarkan perlakuan kosentrasi didapatkan kosentrasi 15% (K3) berpengaruh nyata dengan kosentrasi 5% (K1). Kosentrasi 15% (K3) memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman umur 28 hst. Pada parameter jumlah daun umur 21 hst macam POC kelor (P1) berpengaruh nyata terhadap POC nassa (P0) dan POC lamtoro (P2). Macam POC kelor (P1) memberikan hasil terbaik dari perlakuan lainya. Pada parameter jumlah daun umur 28 hst terjadi interaksi jumlah daun tertinggi 8,89 (P1K3) hingga 10,33 (P3K3). Ketiga POC dapat digunakan dengan kosentrasi terbaik 10% (P2) dan 15 % (P3). Perlakuan macam POC kelor (P1) memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun, sedangkan kosentrasi 15% (K3) memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun. Kata Kunci : POC, Konsentrasi dan Selada Merah (Lactucasativa var. crispa).
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) TERHADAP JENIS MEDIA TANAM DAN JENIS NUTRISI DENGAN SISTEM HIDROPONIK Gusti Priyanda; Rita Hayati; Eva Oktavidiati; Jafrizal; Dwi Fitriani; Yukiman Armadi
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jrips.v1i2.3603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca Sativa L.) terhadap jenis media tanam dan jenis nutrisi dengan sistem hidroponik. Rancangan yang digunakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor pertama Media Tanam (M) : M1 (Rockwool), M2 (Sekam Padi), sedangkan faktor kedua Nutrisi (N) : N1 (AB Mix), N2 (Poc Nasa), N3 (Super Bionik) masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil data dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan apabila berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5 %. Data hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun tanaman, berat segar tanaman, berat akar tanaman dan panjang akar tanaman. Pada perlakuan nutrisi berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun umur 1 MST, 3 MST, 5 MST, berat segar tanaman, berat akar tanaman dan panjang akar tanaman selada.Terdapat interaksi antara penggunaan media tanam dan pemberian nutrisi pada tanaman selada berpengaruh sangat nyata pada berat segar tanaman dan berat akar tanaman selada. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan dan hasil terbaik adalah perlakuan media tanam rockwool dan nutrisi ab mix. Kata kunci :Selada, Media Tanam, Nutrisi, Hidroponik, Pertumbuhan
PENGARUH MACAM NANGAN DAN PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theoroma cacao L.) Neti Kesumawati; Farida Aryani; Rita Hayati; Suryadi; Yukiman Armadi
Agriculture Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v18i2.5936

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh macam naungan dan dosis pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao l.). Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) yang disusun secara factorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah naungan yang terdiri dari perlakuan tanpa naungan (S0), atap rumbia (S1), atap plastic (S2), dan atap gedeg (S3), sedangkan faktor kedua adalah pupuk nitrogen yang terdiri dari dosis 0 gram Urea/bibit (N0), dosis 2,5 gram Urea/bibit (N1), dosis 5 gram Urea/bibit (N2), dosis 7,5 gram Urea/bibit (N3), dosis 10 gram Urea/bibit (N4). Pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun,ndiameter batang, berat basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar, berat kering akar.             Perlakuan pemupukan berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, berat basah akar, berat kering akar, tetapi berpengaru sangat nyata terhadap jumlah daun, berat basah tajuk dan berat kering tajuk. Perlakuan naungan berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat basah basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar dan berat kering akar. Hasil penelitian pengaruh dosis pupuk nitrogrn dan macam naungan  tidak terdapt interaksi terhadap pertumbuhan bibit kakao Kata Kunci : Tanaman kakao, Pupuk nitrogen, Macam naungan
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L. ) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK NPK DAN PUPUK ORGANIK CAIR NASA Ummi Kholifah; Rita Hayati; Usman; Dwi Fitriani; Yukiman Armadi
Agriculture Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v19i1.6730

Abstract

  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi pemberian NPK dan POC Nasa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang mierah, miengietahui Riespoin piertumbuhan dan hasil tanaman bawang mierah tierhadap NPK dan POiC Nasa.  Pienielitian ini tielah dilaksanakan di Kiel. Kandang Limun Kiec. Muara Bangkahulu.  Pienielitian ini mienggunakan Rancangan Acak Kieloimpoik Faktoirial (RAKF) disusun siecara poila faktoirial diengan 3 ulangan.  Tierdiri dari 2 faktoir yaitu : Faktoir piertama adalah NPK : N0= Kointroil ( tanpa pierlakuan ), N1= 100 kg/ha, N2= 150 Kg/ha, N3= 200 Kg/ha.  Faktoir kiedua adalah POiC Nasa : P1= 2 ml/litier, P2= 3 ml/litier, P3= 4 ml/litier.  Tierhadapat 12 Koimbinasi pierlakuan, bierdasarkan hasil siemua paramietier tanaman tidak tierjadi intieraksi antara NPK dan POiC Nasa pada siemua paramietier piengamatan.  Pada pierlakuan NPK tinggi tanaman 42 hst bierpiengaruh nyata, dan tinggi tanaman 56 hst bierpiengaruh sangat nyata,bierpiengaruh tidak nyata pada paramietier lainnya.  Tierhadap pierlakuan POiC Nasa bierpiengaruh tidak nyata pada siemua paramietier bawang mierah Kata Kunci : Bawang merah, NPK, POC Nasa