Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Influence of Leadership and Work Environment on Organizational Commitment and Employee Performance of PT. Bank Mega, Tbk Regional Makassar during the Covid-19 pandemic Gary Leonard Hendrik; Djabir Hamzah; Andi Reni
Hasanuddin Journal of Applied Business and Entrepreneurship Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Master of Management, Faculty of Economics and Business, Hasanuddin University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26487/hjabe.v4i2.433

Abstract

This study aims to determine the influence of leadership and work environment on organizational commitment and employee performance at PT Bank Mega, Tbk Regional Makassar during the Covid-19 pandemic. This research was conducted at Bank Mega Regional Makassar by taking information from permanent employees who have worked for more than 3 (three) years using a questionnaire, with a total sample of 158 employees. The data were analyzed using a quantitative approach and processed using the SPSS version 22 application. The results of this study indicate that leadership has no significant effect on employee performance during the Covid-19 pandemic, in contrast to the work environment and organizational commitment which have a significant effect on employee performance during the Covid pandemic. -19. This shows that during the Covid-19 pandemic, companies should pay more attention to the quality of the employee's work environment and focus on the process of increasing employee organizational commitment to the company.
Pengaruh Motivasi Kerja dan gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Takalar Sudirman, Sudirman; Hendrik, Gary Leonard; Kaharuddin, Sri Ayu Nuramalia; Oktariani, Andi Rinda
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja dan gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Di Kabupaten Takalar, serta untuk mengetahui faktor yang dominan berpengaruh. Jenis penelitian ini adalah survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kabupaten Takalar yang berjumlah 70 orang, yang berstatus sebagai pegawai organik (PNS). Karena jumlah populasi kecil atau kurang dari 100 orang, maka seluruh populasi dijadikan sebagai sampel (sampel 100%). Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif baik secara parsial maupun secara simultan terhadap kinerja pegawai Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kabupaten Takalar. Hal ini terlihat dari nilai signifikansi koefisien regresi parsial (uji-t) dan uji simultan (uji-F) yang lebih kecil dari nilai alpha 0,5%, dimana faktor kepemimpinan transformasional merupakan faktor yang paling berpengaruh
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN UMKM DESA MELALUI MEDIA SOSIAL DI DESA PA'RASANGANG BERU KECAMATAN GALESONG KABUPATEN TAKALAR Sudirman, Sudirman; Hendrik, Gary Leonard; Oktariani, Andi Rinda; Kaharuddin, Sri Ayu Nuramalia
Jurnal Abdi Negeriku Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v4i1.76428

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian nasional, terutama di wilayah pedesaan. Desa Pa’rasangang Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, memiliki potensi produk unggulan berupa hasil olahan laut, kerajinan tangan, dan pangan lokal yang berpeluang besar untuk dipasarkan lebih luas. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan digital membuat sebagian besar pelaku UMKM di desa ini masih mengandalkan metode pemasaran tradisional sehingga jangkauan pasar terbatas. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan pengembangan produk unggulan UMKM melalui pemanfaatan media sosial.Metode yang digunakan meliputi pelatihan pembuatan akun bisnis di media sosial (Instagram, Facebook, TikTok), strategi branding produk, pembuatan konten foto dan video yang menarik, serta pengelolaan interaksi dengan konsumen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan digital pada pelaku UMKM, ditandai dengan kemampuan mereka mengelola akun bisnis secara mandiri, menghasilkan konten promosi berkualitas, serta memperluas jaringan pemasaran. Program ini juga berdampak pada peningkatan omzet penjualan sebesar 10–25% dalam waktu singkat serta meningkatnya motivasi dan kemandirian pelaku UMKM. Dengan demikian, pendampingan ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM lokal di era digital. Untuk keberlanjutan, diperlukan pendampingan berkelanjutan, pembentukan komunitas UMKM digital desa, serta dukungan infrastruktur internet dari pemerintah daerah guna mendukung promosi dan pemasaran produk unggulan desa secara lebih luas
Melihat Peluang Media Sosial Dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Pada Kalangan Mahasiswa Gary Leonard Hendrik; Sri Ayu Nurmalia Kaharuddin; AR Hidayat
Journal of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 4 No. 01 (2025): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v4i01.599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peluang Media Sosial dalam menumbuhkan jiwa Kewirausahaan dilakangan mahasiswa. Adapun yang melatarbelakangi penelitian ini adalah tingkat intensitas penggunaan media sosial di kalangan anak muda khususnya para mahasiswa. Data PBS tahun 2024, jumlah pengguna media sosial dari segi usia rentang 18 - 34 tahun sebagian besar mengakses media sosial selama 3 jam 14 menit perhari. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 157 mahasiswa aktif pada Universitas Famika. Hasil dari pengumpulan kuesioner mengenai intensitas penggunaan media sosial dengan mayoritas per hari selama 1 -3 jam. Sementara itu dari pernyataan “media sosial banyak menyajikan peluang usaha” mayoritas responden menyatakan ‘setuju”. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peluang media sosial dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan sangat terbuka melihat intensitas penggunaan media sosial sehari-hari serta banyaknya informasi kewirausahaan yang dapat diperoleh dari postingan di media sosial.
Peran Wawasan Kewirausahaan dalam Membentuk Mindset Enterpreneurial Generasi Muda Andi Rinda Oktariani; Gary Leonard Hendrik; Nur Fadilah Ayu Hendrik; Sudirman Sudirman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wawasan kewirausahaan dalam membentuk entrepreneurial mindset generasi muda di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya jumlah wirausaha muda di Indonesia yang menurut BPS (2024) hanya mencapai 3,47% dari total penduduk produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Informan penelitian terdiri dari 12 generasi muda berusia 20–29 tahun yang terlibat dalam pendidikan maupun praktik kewirausahaan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wawasan kewirausahaan berperan signifikan dalam mengubah pola pikir generasi muda dari orientasi mencari pekerjaan menjadi pencipta lapangan kerja. Wawasan tersebut mendorong lahirnya karakter berani mengambil risiko, kreatif, inovatif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan modal, dukungan keluarga, dan akses jaringan, namun dapat diatasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan wawasan kewirausahaan, baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan nonformal, merupakan faktor kunci dalam pembentukan entrepreneurial mindset generasi muda, dengan dukungan ekosistem kewirausahaan yang lebih terintegrasi.  
A Work Motivation Strengthening Program to Enhance Employee Performance in Financial Services Organizations AR Hidayat; Gary Leonard Hendrik; Andi Rinda Oktariani; Andi Reski Nurhikmah
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/sipakatau.v3i1.253

Abstract

This community engagement program aims to strengthen work motivation as a strategic effort to improve employee performance within financial services organizations. The primary challenge faced by management involved declining morale, reduced commitment, and decreasing service quality, which collectively impacted overall productivity. To address these issues, the program implemented a series of motivation-enhancing activities, including training sessions, group discussions, role-play simulations, and coaching, utilizing a participatory approach. Employees were actively involved in identifying core problems, reflecting on work behaviors, and developing action plans and collective commitments. The results indicate a significant improvement in motivation, discipline, and job satisfaction. Based on pre-test and post-test evaluations, work motivation increased by 22.4%, accompanied by measurable improvements in both individual and team performance. The program effectively contributed to strengthening a productive and service-oriented work culture, demonstrating that participatory interventions can serve as an effective strategy to enhance employee performance in the financial services sector.