Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PILIHAN RASIONAL IBU DALAM MEMILIH MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MPASI) UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA ANAK Saifuddin Zuhri
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i2.2208

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pilihan rasional ibu dalam memilih makanan pendamping ASI (MPASI) serta faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan tersebut, sekaligus menilai pengetahuan ibu tentang nutrisi anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik purposive sampling pada ibu yang memiliki anak di bawah usia 2 tahun sebagai informan utama. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan ibu, sedangkan data sekunder diperoleh dari sumber literatur terkait. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman serta teori pilihan rasional dari James S Coleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu mempertimbangkan banyak hal dalam memilih makanan pendamping ASI (MPASI) untuk anaknya, termasuk nutrisi, preferensi anak, kemudahan persiapan dan penyajian makanan. Ada beberapa faktor seperti pendidikan, usia, pengalaman ibu, pekerjaan, paparan media, dukungan keluarga, dan pendapatan yang memengaruhi pilihan rasional ibu dalam memilih makanan pendamping ASI (MPASI). Penelitian ini juga menunjukkan pentingnya meningkatkan pengetahuan ibu tentang nutrisi anak untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam memilih makanan pendamping ASI (MPASI) sehingga dapat mencegah stunting pada anak dan meningkatkan kualitas hidup mereka di masa dewasa. Kata Kunci: Pilihan Rasional; MPASI; Stunting
Perubahan Sosial Pikukuh Karuhun Masyarakat Suku Baduy di Tengah Modernisasi Donna Juliasa Nurdillah; Atik Catur Budiati; Saifuddin Zuhri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.473 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.11935

Abstract

Perubahan sosial Pikukuh Karuhun pada kehidupan masyarakat Suku Baduy dipengaruhi oleh wisatawan yang membawa pengaruh modern dan kebutuhan ekonomi masyarakat Baduy. Hal ini yang merubah cara pandang masyarakat Baduy dan menimbulkan perselisihan dengan kelompok yang terus memaksa mempertahankan status quo dan kelompok yang ingin adanya perubahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan sosial dan konflik yang meryertainya serta mengetahui peran apa yang dilakukan Jaro pemerintah baduy untuk mempertahankan adat mereka. Metode peneliatin menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan mengkaji permasalahan dengan perspektif Teori Konflik Ralf Dahrendorf.
Modal Sosial dan Pengembangan Profesi Berkelanjutan Guru Sosiologi di Boyolali dan Surakarta Yosafat Hermawan Trinugraha; Abdul Rahman; Septina Galih Pudyastuti; Saifuddin Zuhri; Okta Hadi Nurcahyono; Nurhadi Nurhadi
Society Vol 12 No 2 (2024): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v12i2.355

Abstract

This study aims to identify and analyze the forms and potential of social capital possessed by sociology teachers in Boyolali Regency and Surakarta City. It also seeks to explore the actors and institutions involved in developing teachers’ social capital and examines how sociology teachers utilize and enhance their social capital for professional development. Data were collected through interviews and document studies using a descriptive qualitative approach. The findings reveal that sociology teachers in Surakarta City have diverse perspectives on sustainable professional development. However, they agree that it must be continuously nurtured and advanced. Regarding social networks, a key component of social capital, teachers have leveraged existing networks such as Subject Teacher Deliberations at city/regency and provincial levels. Additionally, some teachers have sought alternative networks, including international NGOs and writing communities, to support their professional growth. The study highlights the need for teachers to embrace alternative networks beyond traditional ones to expand their social capital and sustain their professional development effectively.