Rd Ade Purnawan
Universitas Garut

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Proses Kaderisasi Pada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Garut Miman Nurdiaman; Sartibi Bin Hasyim; Ade Purnawan; Kalamullah Kalamullah
Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora (Jisora) Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.485 KB) | DOI: 10.36624/jisora.v2i2.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kaderisasi yang dilaksanakan di PDI Perjuangan Kabupaten Garut dan mengetahui faktor penghambat proses kaderisasi pada PDI Perjuangan Kabupaten Garut. Berdasarkan temuan peneliti di lokasi penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor penghambat pelaksanaan kaderisasi lapangan yaitu keterbatasan sumberdaya Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut sebagai pelaksana teknis. Keterbatasan sumberdaya tersebut yaitu tidak adanya rencana tindak lanjut paska pelaksanaan kaderisasi kelas untuk membentuk tim monitoring kaderisasi lapangan, Badiklat hanya menyampaikan bahan materi kaderisasi lapangan kepada peserta kaderisasi sehingga peserta bersikap acuh tak acuh untuk melaksanakan tugas kaderisasi lapangan, kaderisasi lapangan tersebut seyogyanya dilaksanakan dalam kurun waktu 6 (enam) bulan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus yang dilakukan secara intensif dan terinci terhadap proses Kaderisasi PDI Perjuangan di Kabupaten Garut. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah (1) Tahap Memasuki Lokasi Penelitian (getting in), (2) Tahap ketika berada di lokasi Penelitian (getting along), (3) Tahap Pengumpulan Data (logging the data) dalam tahap ini menggunakan dua tahap pengumpulan data yaitu (1) Wawancara Mendalam (in-dept interview), (2) Studi Dokumentasi.
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN TAROGONG KALER KABUPATEN GARUT Rd Ade Purnawan; Abdullah Ramdhani; Fahmi Fahmi; Nurbudiwati Nurbudiwati
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 1 (2022): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v9i1.6577

Abstract

Permasalahan kualitas pelayanan pada  Kantor Kecamatan Tarogong Kaler terdapat dalam nilai kesenjangan (gap) negatif sebesar -0,62 (Firmansyah, 2019)  yang mengindikasikan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pelayanan Kecamatan Tarogong Kaler masih relatif rendah karena dari seluruh unsur yang diukur, hasil penilaian kinerja terhadap setiap unsurnya masih di bawah nilai harapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas pelayanan antara harapan masyarakat dengan persepsi masyarakat dengan menggunakan model pengukuran kualitas jasa melalui analisis gap atau kesenjangan yaitu model SERVQUAL (service quality). Analisis Pelayanan Publik di Kecamatan Tarogong Kaler didukung dengan hasil Survei Kepuasan Masyarakat yang dilakukan pada tahun 2019. Pengumpulan data   dilakukan dengan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi, data selanjutnya diolah menggunakan aplikasi Nvivo dan ditampilkan dalam bentuk word cloud, tree map. Hasil menunjukan bahwa Gap 1 Knowledge Gap, Gap 4 Communication Gap, dan Gap 5 Service Gap tidak terjadi Gap, dan Gap 3 Delivery Gap, terjadi kesenjangan dikarenakan Kecamatan belum mampu melaksanakan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kualitas Pelayanan Publik Kecamatan Tarogong Kaler masih perlu adanya perbaikan. Selain itu persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik di Kecamatan  Tarogong Kaler Sudah Baik. Kata Kunci : Kualita,  Pelayanan, Kualitas Pelayanan
Partisipasi Masyarakat Dalam Program Keluarga Berencana (KB) Di Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut Ieke Sartika Iriany; Ade Purnawan; Anggita Yulian Nugraha
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.408 KB) | DOI: 10.36624/jpkp.v10i2.36

Abstract

The government issued a Family Planning Program (KB) aims to actualize the population grow balanced and quality family. The essence of national development is human development and the whole Indonesian society. This research is conducted by using descriptive and qualitative approach. Data obtained from participant , places, documentation and archives and regulations that related to research. In this research data source was chosen purposively. The purpose of this research was to describe public participation consisting of interaction and communication that includes the interest, activeness and contibution of society an d to know the factors that encourage the occurrence of barriers internally and externally in the implementation of family planning program in Bungbulang subdistrict Garut The result of this research shows that public participation in the Family Planning program in Bungbulang subdistrict to actualize the population grow balanced and quality family in 2017 has not gone well as expected.this is because the interest, activeness and contibution of society has not been fully provided to the public. The obstacle factors are the societies did not participate in running KB program, lacking of society support and activeness of society. The society does not understand about the task and everything related to the existing program and does not following the development of informaation in DPPKBPPA in Bungbulang subdistrict.
Analisis Dampak Relokasi Pembangunan Rel Kereta Api Cibatu Garut Ade Purnawan; Nurbudiwati Nurbudiwati; Aji Abdul Wahid; Dea Suci Mawarni
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jpkp.v12i2.120

Abstract

Pertumbuhan kota menimbulkan perubahan sosial salah satunya disebabkan adanya inovasi berupa teknologi atau adanya pembangunan, yang membawa dampak pada perubahan prilaku masyarakat, baik itu secara alamiah maupun terencana. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap relokasi pembangunan rel kereta api, pelaksanaan relokasi pembangunan rel kereta api, dan mengetahui dampak positif dan negatif dalam relokasi pembangunan rel kereta api Cibatu-Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif agar bisa memahami gejala sosial masyarakat secara luas, data didapatkan dengan metode observasi dan wawancara serta studi dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa presepsi masyarakat terhadap relokasi pembangunan rel kereta api Cibatu-Garut menimbulkan pandangan positif dan pandangan negatif. Hal ini disebabkan karena dengan adanya pembangunan ini tentunya akan memberikan kemajuan bagi daerah Jawa Barat khususnya di Kabupaten Garut namun banyak masyarakat yang terdampak sehingga tidak mempunyai tempat tinggal karena rumahnya dibongkar dan kehilangan pekerjaannya yang sebagai besar berprofesi sebagai pedagang.
Analisis Dampak Pemberdayaan Masyarakat Peternak Sapi Perah terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Melalui Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) Ade Purnawan; Rohimat Nurhasan
Jurnal Soshum Insentif Vol 2 No 1 (April, 2019): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.049 KB) | DOI: 10.36787/jsi.v2i1.52

Abstract

This study aims to analyze the impact of community empowerment conducted by Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) on labor absorption and productivity, especially in cooperative working areas. In this study the authors used descriptive explanatory method with respondents of 94 members of KPGS. The results of data processing shows that the empowerment variable has a positive effect on the variable of labor absorption and productivity variables.
EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN KEGIATAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH OLEH DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH KABUPATEN GARUT Rd. Ade Purnawan; Rifad Rahadian; Nurbudiwati Nurbudiwati
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 3 (2022): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v9i3.9349

Abstract

Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah banyak yang belum melengkapi izin usaha, juga terbatasnya sumber daya manusia di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Garut membuat proses pendataan yang dilakukan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Garut tersebut menjadi terhambat,  Padahal program pembinaan dari tahun 2017 sampai 2021 sudah dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Garut. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi program Ppembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten. Garut dengan Model Evaluasi Contetxt, Evaluasi Input, Evaluasi Process dan Evaluasi Product (CIPP) dan dampak program pembinaan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah di Kecamatan Karangpawitan.. Metode penelitian  menggunakan pendekatan kualitatif, data didapatkan melalui studi dokumentasi, observasi dan wawancara. Informan penelitian 2 orang pegawai Dinas Koperasi dan UMKM, 1 orang Kepala Seksi PMD di Kecamatan Karangpawitan, 6 orang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah sebagai sasaran program, Hasil penelitian dengan menggunakan metode Evaluasi Model CIPP yaitu  Evaluasi Konteks menyebutkan bahwa program ini sejalan dengan tujuan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Evaluasi Masukan meliputi Perencanaan program, SDM Aparatur, Sarana dan Fasilitasi. Evaluasi Proses meyebutkan bahwa proses pelaksanaan sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan PUMKM. Evaluasi Hasil menyebutkan Munculnya Ide-ide baru menandakan hasil program pembinaan sudah dapat dirasakan oleh PUMKM. Kata Kunci : Evaluasi,  Pembinaan, Usaha Mikro  Kecil  Menengah, Evaluasi Process dan Evaluasi Product (CIPP)
ANALISIS KEBERHASILAN IMPLEMANTASI KEBIJAKAN PRIORITAS DANA DESA Rd. Ade Purnawan; Nurbudiwati Nurbudiwati; Rizky Bangga Prayuda; Adji Abdul d Wahi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.10365

Abstract

Dana desa adalah dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukan bagi desa yang ditransfer APBD Kabupaten/Kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Peraturan Menteri Keuangan menyebutkan bahwa penggunaan dana desa dilaksanakan sesuai dengan prioritas yang ditetapkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Desa Teringgal dan Transmigrasi. Prioritas penggunaan dana desa di atur dalam Permendes PDTT Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 menyebutkan bahwa SDGs (Sustainable Development Goals). Dalam pengelolaan dan penerapan dana desa ditemukan permasalahan dalam penyusunan dan penetapan prioritas dana desa Pemerintah Desa Kadongdong, tidak melibatkan semua unsur masyarakat dan tidak adanya keterbukaan pemerintah desa kepada masyarakat sehingga menimbulkan ketidak pahaman masyarakat dengan bagaimana dan apa saja program prioritas dana desa tersebut. Berdasarkan fenomena tersebut peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam terkait Analisis Keberhasilan Implementasi Kebijakan Prioritas Dana Desa di Desa Kadongdong Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Edward III yang terdapat empat variabel keberhasilan implementasi kebijakan yaitu Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Dengan menggunakan metode penelitian pendekatan deskriptif kulitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan dana desa di Desa Kadongdong dalam pelaksanaannya yang telah peneliti amati di lingkup Desa Kadongdong belum optimal, diihat keberhasilan implementasi kebijakan dari komunikasi bahwa pemerintah desa kadongdong tidak melibatkan seluruh tokoh masyarakat dalam menetapkan prioritas dana desa, faktor kedua sumberdaya bahwa sumber daya staf dan fasilitas yang kurang memadai, selanjutnya faktor disposisi dimana pemerintah desa dalam mengelola dana desa tidak dilakukan dengan transparan anggaran, hal ini akan memberikan indikasi memanipulasi insentif, dan dilihat dari faktor struktur birokrasi pemerintah desa sudah mempunyai SOP sebagai acuan kerja mereka seperti RKPDesa dan Permendes PDTT. Maka dapat disimpulkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan dana desa di Desa Kadongdong belum berjalan dengan maksimal. Pengelolaan dana desa tidak dikelola sesuai dengan mekanisme PermendesPDTT dan program dari prioritas dana desa tidak terealisasi dengan optimal.
STRATEGI OPTIMALISASI PENGELOLAAN IZIN MINIMARKET Nurbudiwati Nurbudiwati; Jajang Suhendar; Rd. Ade Purnawan; Asep Isma A
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.10367

Abstract

Pelaksanaan pengelolaan izin minimarket di Kabupaten Garut memiliki banyak permasalahan antara lain dalam pelaksanaan pemberian izin jarak minimarket yang terlalu dekat, pelaksanaan pemberian izin jam operasional melebihi waktu yang ditetapkan dan kurangnya pengawasan dalam operasional pengelolaan izin minimarket. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan izin minimarket, perlu strategi yang tepat agar tercipta bahan pertimbangan bagi kantor DPMPT dalam pengelolaan izin minimarket yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sumber data yang diperoleh berasal dari data primer dan sekunder dengan Time Series Analysis. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi pustaka. Instrumen yang digunakan adalah pedoman pengamatan dan kamera. Selanjutnya, metode AHP sebagai teknik analisis dalam menyelesaikan permasalahan dengan alat analisis Expert Choice 2011 untuk membantu pemilihan alternatif. Penelitian ini menghasilkan beberapa alternatif yakni sosialisasi, kebijakan, dan kerja sama. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan software expertchoice, diketahui bahwa alternatif yang terpilih sebagai strategi optimalisasi pengelolaan izin minimarket adalah alternatif kebijakan dengan jumlah nilai 0,356 dan nilai konsistensi 0,00 sehingga dapat dikatakan konsisten, karena kurang dari 0,1. Kemudian, temuan berdasarkan analisis hierarki proses dalam penelitian ini yakni: kriteria pengelolaan izin minimarket menjadi kriteria yang paling penting, alternatif yang menjadi peringkat pertama yaitu kebijakan dengan nilai paling tertinggi, alternatif kerja sama menjadi peringkat kedua, dan alternatif dengan peringkat ketiga yaitu sosialisasi.Kata kunci : Strategi Optimalisasi, Pengelolaan,  Izin Mini Market, Analisis Hirarki Proses
Analisis Proses Kaderisasi Pada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Garut Miman Nurdiaman; Sartibi Bin Hasyim; R. Ade Purnawan; Kalamullah Kalamullah
Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora (JISORA) Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.485 KB) | DOI: 10.36624/jisora.v2i2.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kaderisasi yang dilaksanakan di PDI Perjuangan Kabupaten Garut dan mengetahui faktor penghambat proses kaderisasi pada PDI Perjuangan Kabupaten Garut. Berdasarkan temuan peneliti di lokasi penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor penghambat pelaksanaan kaderisasi lapangan yaitu keterbatasan sumberdaya Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut sebagai pelaksana teknis. Keterbatasan sumberdaya tersebut yaitu tidak adanya rencana tindak lanjut paska pelaksanaan kaderisasi kelas untuk membentuk tim monitoring kaderisasi lapangan, Badiklat hanya menyampaikan bahan materi kaderisasi lapangan kepada peserta kaderisasi sehingga peserta bersikap acuh tak acuh untuk melaksanakan tugas kaderisasi lapangan, kaderisasi lapangan tersebut seyogyanya dilaksanakan dalam kurun waktu 6 (enam) bulan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus yang dilakukan secara intensif dan terinci terhadap proses Kaderisasi PDI Perjuangan di Kabupaten Garut. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah (1) Tahap Memasuki Lokasi Penelitian (getting in), (2) Tahap ketika berada di lokasi Penelitian (getting along), (3) Tahap Pengumpulan Data (logging the data) dalam tahap ini menggunakan dua tahap pengumpulan data yaitu (1) Wawancara Mendalam (in-dept interview), (2) Studi Dokumentasi.
Partisipasi Masyarakat Dalam Program Keluarga Berencana (KB) Di Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut Ieke Sartika Iriany; Ade Purnawan; Anggita Yulian Nugraha
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik (JPKP) Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jpkp.v10i2.65

Abstract

The government issued a Family Planning Program (KB) aims to actualize the population grow balanced and quality family. The essence of national development is human development and the whole Indonesian society. This research is conducted by using descriptive and qualitative approach. Data obtained from participant , places, documentation and archives and regulations that related to research. In this research data source was chosen purposively. The purpose of this research was to describe public participation consisting of interaction and communication that includes the interest, activeness and contibution of society an d to know the factors that encourage the occurrence of barriers internally and externally in the implementation of family planning program in Bungbulang subdistrict Garut The result of this research shows that public participation in the Family Planning program in Bungbulang subdistrict to actualize the population grow balanced and quality family in 2017 has not gone well as expected.this is because the interest, activeness and contibution of society has not been fully provided to the public. The obstacle factors are the societies did not participate in running KB program, lacking of society support and activeness of society. The society does not understand about the task and everything related to the existing program and does not following the development of informaation in DPPKBPPA in Bungbulang subdistrict.