Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Employee Performance: Effect of Competency and Quality of Work-life Poppy Arnold Kadir; M. Liga Suryadana
Kontigensi : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 8 No 2 (2020): Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Pasundan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.437 KB) | DOI: 10.56457/jimk.v8i2.82

Abstract

This study aims to determine competence, quality of work-life and employee performance in one of the hotels in the city of Bandung and to analyze the influence of competence on employee performance and the influence of the quality of work-life on employee performance and the influence of competence and quality of work-life together on employee performance. The method used in this research is a survey method with an associative explanation level. Respondents in this study were 95 employees. The data collection techniques used literature study, documentation study, and field study using interviews and questionnaires. The data analysis technique used is a quantitative analysis and statistical analysis. The quantitative analysis includes the respondent's score, while the statistical analysis uses path analysis. The finding shows there is a positive relationship between competence and performance of 0.418, there is a positive relationship between the quality of work-life and performance of 0.596. there is a positive relationship between competence and quality of work-life of 0.371 and epsilon (factors others not researched) of 0.286.
Sistem Penyimpanan Bahan Makanan Untuk Menjaga Kualitas Bahan Makanan di Kitchen TC Damhil UNG Asminar Mokodongan; Poppy Arnold Kadir; Indry Pakaya
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i2.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem penyimpanan bahan makanan untuk menjaga kualitas bahan makanan di kitchen TC Damhil UNG. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana sistem penyimpanan bahan makanan perishable dan groceries yang ada di TC Damhil Gorontalo, dan bagaimana upaya manajemen dalam menjaga kualitas bahan makanan di TC Damhil Gorontalo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, prosedur pengumpulan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa sistem penyimpanan bahan makanan perishable maupun groceries di kitchen TC Damhil sudah cukup baik, namun untuk pengelompokan bahan makanan (grouping), perisable belum dipisahkan antara jenis bahan makanan yang mengeluarkan bau dan tidak, adapun untuk foodi labeling, classifiying untuk sayur, telur, dan frozen food bahan makanan perishable belum sesuai. Dengan melalui tahapan sistem penyimpanan bahan makanan dengan baik, maka kualitas makanan yang akan disajikan kepada tamu dapat terjaga dengan baik, dan manajemen TC Damhil dapat meminimalisir kerugian, kerusakan maupun kehilangan bahan makanan yang tersedia. This study aims to analyze the food storage system to maintain the quality of food ingredients in the kitchen of TC Damhil UNG. The formulation of the problem in this study is how the storage system for perishable foodstuffs and groceries is at TC Damhil Gorontalo, and how management efforts are to maintain the quality of foodstuffs at TC Damhil Gorontalo. This study uses qualitative research, data collection procedures obtained through observation, interviews, and documentation, data sources obtained from primary data and secondary data. Based on the results of the study, it was found that the storage system for perishable foodstuffs and groceries in TC Damhil's kitchen was good enough, but for grouping, perishables had not been separated between types of foodstuffs that emit odors and those that did not, as for food labeling, classifiying for vegetables , eggs, and frozen food perishable food ingredients are not appropriate. By going through the stages of a food storage system properly, the quality of the food that will be served to guests can be well maintained, and the management of TC Damhil can minimize losses, damage or loss of available food ingredients.
Persepsi Tamu OTA Terhadap Dimensi Pelayanan Tangible, Resposiveness, Realibility, Empathy, Assurance di TC Damhil dalam Meningkatkan Tingkat Hunian Kamar Poppy Arnold Kadir; Meilinda Lestari Modjo
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i4.539

Abstract

This study aims to determine the perception of OTA (Online Travel Agent) guests on the dimensions of tangible, responsiveness, realibility, empathy, assurance services at TC Damhil UNG (Gorontalo State University), to determine the room occupancy rate at TC Damhil, and to determine the efforts made management to improve the Service Dimensions Tangible, Responsiveness, Realibility, Empathy, Assurance at TC Damhil UNG in increasing the room occupancy rate. This research data collection through observation, interviews, and literature study, the type of qualitative research. Primary and secondary data are the data sources used in this study. In accordance with the results of the study, it shows that the perception of OTA guests towards the assessment of the service dimensions, both tangible, empathy, realibility, irresponsiveness, and assurance on room occupancy rates is very good on 4 dimensions, namely empathy, realibility, responsiveness, and assurance. As for the tangible dimension, it still needs to be improved, especially regarding the improvement of physical facilities owned by TC Damhil. HR Reliable and professional human resources are a strength for TC Damhil in improving the quality of services in the accommodation sector in Gorontalo because the State University of Gorontalo has alumni who have the ability and knowledge in the hospitality sector. OTA Online Travel Agent is a digital marketing that is very effective in increasing the room occupancy rate and becomes a reference for the manager to be able to fix what is a deficiency for guests. The room occupancy rate is an indicator of the success of the management in the accommodation sector. To be able to increase the room occupancy rate, the quality of service provided by TC Damhil must be able to meet the needs and desires of guests. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi tamu OTA (Online Travel Agent) pada dimensi pelayanan tangible, responsiveness, realibility, empathy, assurance di TC Damhil UNG (Universitas Negeri Gorontalo), untuk mengetahui tingkat hunian kamar di TC Damhil, dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan manajemen dalam meningkatkan Dimensi Pelayanan Tangible, Responsiveness, Realibility, Empathy, Assurance di TC Damhil UNG dalam meningkatkan tingkat hunian kamar. Pengumpulan data penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, jenis penelitian kualitatif. Data primer dan sekunder merupakan sumber data yang digunakan pada penelitian ini. Sesuai dengan hasil penelitian, menunjukkan persepsi tamu OTA terhadap penilaian pada dimensi pelayanan baik tangible, empathy, realibility, responsiveness, dan assurance terhadap tingkat hunian kamar sudah sangat baik pada 4 dimensi yakni empathy, realibility, responsiveness, dan assurance. Sedangkan untuk dimensi tangible masih perlu diperbaiki terutama mengenai perbaikan fasilitas fisik yang dimiliki oleh TC Damhil. Sumber daya manusia yang handal dan profesional merupakan kekuatan bagi TC Damhil dalam meningkatkan kualitas pelayanan di bidang akomodasi di Gorontalo karena Universitas Negeri Gorontalo memiliki alumni yang memiliki kemampuan dan pengetahuan di bidang hospitality. OTA merupakan digital marketing yang sangat efektif meningkatkan tingkat hunian kamar dan menjadi rujukan bagi pihak pengelola untuk dapat memperbaiki apa yang menjadi kekurangan bagi tamu. Tingkat hunian kamar merupakan indikator penilaian keberhasilan dalam pengelolaan di bidang akomodasi. Untuk dapat meningkatkan tingkat hunian kamar, maka kualitas pelayanan yang diberikan oleh TC Damhil harus dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan tamu.
Keputusan Tamu Menginap di Jambura INN Sebagai Laboratorium Jurusan Pariwisata Universitas Negeri Gorontalo Poppy Arnold Kadir
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 4 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui profil tamu yang menginap di Jambura inn dan untuk mengetahui apa saja pertimbangan tamu dalam memilih jambura inn sebagai laboran jurusan pariwisata Universitas Negeri Gorontalo sebagai tempat menginap bagi tamu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Responden dalam penelitian ini adalah tamu domestik dan tamu mancanegara yang menginap di Jambura inn sebanyak 70 Responden. Teknik Pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, studi dokumentasi, dan studi lapangan menggunakan cara wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian penilaian tamu terhadap Jambura Inn sudah Menarik perhatian dari tamu domestik maupun tamu mancanegara, hal ini tamu dapat melihat dari guest review booking.com dimana ulasan tamu terhadap Jambura Inn memiliki score yang paling tinggi dibandingkan hotel-hotel lain yang berada di Gorontalo. Dalam pemilihan produk atau jasa, dimana tingkat sesuaian antara fasilitas kamar dan jumlah uang yang dikeluarkan oleh tamu sudah sangat sesuai sehingga tamu sudah sangat puas atas pembelian jasa yang ditawarkan. Tingkat kesesuaian kamar, kebutuhan tamu, pelayanan kamar, dan kemudahan pembayaran sudah sangat sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh Jambura Inn. Tamu yang datang dan memutuskan untuk menginap di Jambura Inn dikarenakan oleh 5 (lima) hal yakni Promosi, harga yang ditawarkan, lokasi dan citra yang di miliki oleh Jambura inn. Factor promosi merupakan aspek penilaian tertinggi oleh tamu untuk memutuskan menginap di Jambura Inn sedangkan factor citra merupakan factor keputusan tamu untuk menginap di Jambura Inn. Fasilitas kamar yang dimiliki oleh Jambura Inn sudah cukup memadai dan tidak kalah lengkapnya dengan fasilitas hotel berbintang lainnya yang berada di Gorontalo, sedangkan harga yang ditawarkan masih tergolong cukup murah dan sangat diminati oleh tamu domestik maupun tamu mancanegara.
Strategi Marketing melalui Online Travel Agent dalam Meningkatkan Tingkat Hunian Kamar di Training Center Damhil Universitas Negeri Gorontalo Poppy Arnold Kadir
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 2 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i2.276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi marketing melalui kerja sama dengan online travel agent dalam meningkatkan tingkat hunian kamar di Training Center Damhil Universitas Negeri Gorontalo. memiliki dampak yang cukup baik terhadap jumlah tingkat hunian tamu di Training Center Damhil. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara (1) mengidentifikasi masalah yang terdapat pada strategi marketing melalui OTA di TC Damhil, (2) mengklarifikasi, (3) menganalisis, (4) mendeskripsikan, dan (5) menyimpulkan berbagai data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama dengan online travel agent memiliki dampak yang cukup baik terhadap jumlah tingkat hunian tamu di Training Center Damhil. Tamu dapat secara langsung memberikan pendapat mengenai tempat menginap selama mereka tinggal. Hasil dari persepsi wisatawan yang akan diperoleh dari indikator-indikator yang ada di dalam TripAdvisor seperti nama dan alamat hotel, foto, lokasi, fasilitas, tanya jawab, tipe kamar, dan tampilan harga yang kemudian akan mempengaruhi keputusan wisatawan dalam memilih tempat menginap atau hotel. Ketika harapan atau ekspektasi wisatawan sesuai dan bahkan lebih dari yang diharapkan, maka tamu akan menuliskan atau membuat ulasan baru tentang pengalaman mereka selama menginap di dalam trip-advisor yang nantinya akan memberikan sitmulus bagi tamu berikutnya yang akan datang. Dengan strategi marketing yang dilakukan oleh manajemen Training Center Damhil dapat terlihat jumlah tamu yang menginap pada bulan-bulan yang biasanya sepi tidak ada tamu, mulai terisi dengan tamu yang melakukan reservasi melalui online travel agent.
Makanan Lokal “Tatake” sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Desa Botutonu’o Kabupaten Bone Bolango Yumanraya Noho; Meilinda L. Modjo; Poppy Arnold Kadir
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i4.545

Abstract

Gorontalo is a tourist destination that is rich in both, nature and culture. One of the cultural attractions that are quite popular in Gorontalo is culinary. Botutonu'o village which is located in the coastal area of ​​Tomini Bay, Kabila Bone District, Bone Bolango Regency has a unique local food appeal that has not been widely explored and introduced to the community. It is a type of dish made from shellfish or what the local community calls "Tatake". This study aims to raise the uniqueness of the local food "Tatake" as a culinary attraction in Botutonuo Village. This study used descriptive qualitative method. The results showed that the local food "tatake" has the potential to be used as a culinary tourism attraction that can be developed in Botutonu'o Village to support the natural attraction of a beach that has already been developed. Gorontalo merupakan salah satu destinasi wisata yang kaya akan alam dan budaya. Salah satu Daya Tarik budaya yang cukup diminati di Gorontalo adalah kuliner. Desa Botutonu’o yang terletak di wilayah pesisir Teluk Tomini, Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. memiliki daya tarik makanan lokal yang unik, belum banyak dieksplorasi, dan diperkenalkan ke masyarakat, yakni jenis masakan berbahan baku kerang atau yang disebut masyarakat lokal sebagai “Tatake”. Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat keunikan makanan lokal “Tatake” sebagai daya tarik wisata kuliner di Desa Botutonuo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan lokal “tatake” memiliki potensi untuk dijadikan daya tarik wisata kuliner yang bisa dikembangkan di Desa Botutonu’o untuk mendukung daya tarik alam berupa pantai yang sudah lebih dahulu dikembangkan.
Sistem Pengelolaan Lena Oleh Laundry Section Di Hotel Copthorne Orchid Penang Malaysia Poppy Arnold Kadir; Krishna Anugrah; Rita Andrayana Sari
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 4, No 2 (2018): May 2018
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.4.2.169-178.2018

Abstract

This study aimed at revitalizing the management system of lena by laundry section in hotel Copthorne Orchid Penang to fulfill the Operational Standard Procedure. This research applied qualitative method which provided data description of written and spoken from the respondent by using observation, interview, and documentation.The research result showed that lena management system by laundry section in hotel of Copthorne Orchid Penang did not fulfill the operational standard procedure because the officers did not follow the procedure and there was no facility of laundry in the hotel which was caused the outside laundry played the role of lena management, in consequence it distrubed the operational of the hotel. As a result, it is a major concern to the hotel to provide the laundry facility and gain the employee to maximize the lena management system by laundry section in Hotel Copthorne Orchid Penang.
OPTIMALISASI EXPERIENTIAL MARKETING DI MAQNA HOTEL PADA MASA PANDEMI COVID – 19 Poppy Arnold Kadir; Dea Ramadhanningsih; Rendy Wijaya
Jurnal Darmawisata Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL DARMAWISATA (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.582 KB) | DOI: 10.56190/jdw.v1i1.3

Abstract

Maqna Hotel Gorontalo merupakan salah satu properti Prasanthi Hotels and Resorts. Prasanthi Hotels and Resorts merupakan jaringan operator hotel xviokal yang mengangkat potensi budaya Indonesia, namun pada awal tahun 2020 WHO sudah menetapkan wabah Covid-19 sebagai pandemik global. Beberapa sektor kehidupan di indonesia terpengaruh oleh adanya Covid-19 ini, seperti sektor ekonomi, pendidikan, sosial dan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis sense, feel, think, act, dan relate pada pelanggan di Maqna Hotel by Prasanthi dalam mengoptimalkan experiential marketing. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa yang menjadi faktor penggerak sense, feel, think, act, dan relate pada pelanggan di Maqna hotel by prasanthi dan Bagaimana strategi hotel Maqna mengoptimalkan experience para tamu yang pernah menginap. Penelitian ini menggunkan jenis penelitian kuantitatif, prosedur pengumpulan data yang diperoleh melalui pengumpulan angket/questioner, observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. sumber data diperoleh dari data primer dan sekunder. Teori yang saya gunakan yaitu teori dari Bernd H. Schmitt, 1999,buku tersebut menceritakan tentang Experiential Marketing (How to Get Customers to sense, feel, think, act, and relate to Your Company and Brands). Adapun permasalahan dilapangan yang sering terjadi seperti Ac rusak, tamu yang mendapatkan kamar yang tidak memiliki jendela, lift rusak,pelayanan kurang responsive, dan kurangnya penataan karawo sebagai budaya Gorontalo. Yang saya temukan dilapangan yaitu banyaknya keluhan terhadap prodak dan pelayanan yang diberikan oleh Hotel Maqna kepada pelanggan. Dan kesimpulan yang saya tarik dari permasalahan diatas bahwa sebagian pengunjung menyatakan sangat setuju dari aspek Relate.
POTENSI PENGEMBANGAN USAHA AKOMODASI DAN KULINER DI DESTINASI WISATA HUTAN PINUS DULAMAYO KABUPATEN GORONTALO Poppy Arnold Kadir
Jurnal Darmawisata Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL DARMAWISATA (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.573 KB) | DOI: 10.56190/jdw.v1i2.11

Abstract

Desa dulamayo memiliki keunikan sendiri dengan memiliki destinasi wisata hutan pinus, perkebunan, pertanian, potensi alam gunung, udara yang sejuk dan dingin, memiliki aksesibilitas yang cukup baik. Jarak tempuh dari kota juga tidak begitu jauh, hanya saja lebarnya jalan masih cukup untuk 1 kendaraan saja ketika melintah ke arah hutan pinus dulamayo. Penulis tertarik melakukan penelitian terhadap potensi pengelolaan akomodasi dan wisata kuliner sebagai fasilitas pendukung dari destinasi wisata hutan pinus dulamayo, Fasilitas pendukung lain seperti akomodasi di destinasi wisata ini belum terlihat. Ada beberapa akomodasi yang dibangun oleh pemerintah namun nampaknya belum dikelola dengan baik dan belum dilakukan pemasaran yang tidak terlalu dikenal oleh masyarakat. Ada beberapa villa yang didirikan oleh perorangan yang dipergunakan oleh pemiliknya sendiri dan tidak untuk disewakan bagi wisatawan yang datang berkunjung, peluang untuk usaha jasa akomodasi ini sangat potensial bagi pengusaha maupun masyarakat dulamayo dalam meningkatkan perekonomian di daerah ini. Dengan adanya potensi usaha akomodasi dapat memberikan masyarakat dalam usaha meningkatkan pendapatan dapat dimaksimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi potensi usaha akomodasi di destinasi wisata Hutan Pinus Dulamayo (2) Mengidentifikasi potensi usaha kuliner di destinasi wisata Hutan Pinus Dulamayo (3) Untuk mengidentifikasi peran pemerintah dalam usaha akomodasi dan usaha kuliner bagi masyarakat di desa Dulamayo dalam mendukung fasilitas pendukung wisata Hutan Pinus Dulamayo. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode diskriptif interpretatif. Teknik pengumpulan data melalui beberapa instrument yang digunakan dalam penelitian ini disesuaikan dengan kebutuhan data di lapangan, yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan data melalui instrument yang digunakan adalah wawancara mendalam, pengamatan, dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwa Desa dulamayo merupakan desa yang memiliki keindahan alam yang sangat sejuk, indah, pemandangan alam perkebunan dan memiliki keindahan kabut yang sangat dingin. Desa dulamayo memiliki potensi usaha akomodasi baik homestay, villa maupun cottage baik dikelola oleh kelompok masyarakat maupun per orangan. Hal ini dapat menambah income/pendapatan dari masyarakat yang sebagian merupakan petani perkebunan.
UPAYA PEMASARAN ORASAWA RESTO DI KABUPATEN GORONTALO DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE PELANGGAN Krishna Anugrah; Fauzan Basalama; Poppy Arnold Kadir; Meilinda Lestari Modjo
Jurnal Darmawisata Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL DARMAWISATA (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jdw.v2i2.25

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang mulai menjadikan pariwisata sebagai industri yang dapat diandalkan untuk meningkatkan sektor perekonomian dinegaranya. Pariwisata merupakan salah satu sektor industri yang memegang peranan penting dalam perdagangan dan perekonomian global saat ini. Dinegara-negara berkembang sektori ndustri pariwisata menjadi faktor pendorong dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi mereka, mengingat tiap tahun pertumbuhan pariwisata global cenderung meningkat. Salah satu usaha yang dapat menjadi fasilitas bagi pariwisata khususnya di Kabupaten Gorontalo adalah usaha yang bergerak dibidang makanan dan minuman. Dimana didalamnya terdapat restoran, rumah makan dan cafe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Pemasaran Orasawa Resto di Kabupaten Gorontalo Dalam Membangun Brand image Pelanggan. Analisis data yang digunakan pada penulisan ini adalah qualitative descriptive method. Dalam penulisan ini penulis mengamati obyek penelitian dan menggambarkan suatu keadaan yang ada dalam obyek penelitian tersebut. Data tersebut berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian disusun dan diuraikandalam bentuk narasi, sumber data di perolehdari data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa upaya pemasaran Orasawa Resto dalam membangun brand image pelanggan sudah memenuhi standar yang menciptakan ‘citraproduk’ dengan mengangkat makanan khas Gorontalo. Kemudian dari sisi ‘citra produsen’ Orasawa Resto memiliki konsep ‘Rest area’ karenaberlokasi di jalan raya bebas hambatan ini merupakan salah satu upaya dalam membangun brand image Orasawa Resto. Namun dalam segi digital marketing, Orasawa Resto belum dilengkapi dengan website Orasawa Resto yang berisi informasi lebih lengkap. Kata kunci: