Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PERSEDIAAN OBAT DI DINAS KESEHATAN PROVINSI SUMATERA UTARA DENGAN METODE PERIOD ORDER QUANTITY (POQ) Indrayana Siboro; Humuntal Rumapea; Edward Rajagukguk
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 8 No. 2 (2018): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol8No2.pp1-10

Abstract

Masalah pengendalian persediaan merupakan salah satu masalah yang penting yang dihadapi oleh perusahaan. Persediaan yang terlalu besar ataupun terlalu kecil dapat menimbulkan masalah dalam perusahaan. Kekurangan persediaan akan mengakibatkan proses produksi terhambat. Sehingga permintaan konsumen tidak dapat dipenuhi pada waktu yang tepat. Sedangkan persediaan yang berlebihan atau terlalu banyak akan menimbulkan biaya ekstra disamping resiko yang dihadapi perusahaan. Sehingga dapat dikatakan bahwa manajemen persediaan yang efektif sangat mempengaruhi proses produksi. Metode Period Order Quantity (POQ) menggunakan pendekatan pada konsep jumlah pemesanan yang dipakai pada setiap periode yang bersifat permintaan diskrit atau beragam. Perhitungan metode period order quatity (poq) menggunakan dasar pemesanan ekonomis yang nantinya akan digunakan sebagai data pendukung untuk menghitung interval pemesanan yang optimal. Serta dalam memperkirakan ketersediaan stok selanjutnya di gunakan peramalan Trend Linear, yang dapat mencegah pembelian stok obat yang berlebihan.
PENYULUHAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI BAGI SISWA-SISWI PADA SMA GKPI PADANG BULAN MEDAN Larosa, Fati Gratianus Nafiri; Rumapea, Humuntal; Manalu, Darwis Robinson; Maslan, Jhoni; Rumapea, Sri Agustina; Sarkis, Indra M.; Hasibuan, Doli; Rumapea, Yolanda Y. P.; Rajagukguk, Edward; Gea, Asaziduhu; Silalahi, Arina Prima; Samosir, Nettina; Aritonang, Mendarissan; Lumbanraja, Posma; Purba, Mufria J.
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol3No1.pp66-70

Abstract

Information technology plays a very important role in the world of education, especially when blended learning is carried out, where there is a combination of face-to-face and virtual meetings. In addition, Blended Learning is a part or element of social interaction that grows and develops among students. Face-to-face meetings prioritize direct interaction both gestures or body language, voice intonation and eye gaze. There is strong information technology support that bridges interpersonal interactions, so this also influences the interactions between teachers/educators and students. Practical, eye-catching and easy to carry around, making Laptops or Smartphones a very popular Information and Communication Technology product, Blended Learning is no exception. The applications used are also very easy to install and some are even free, for example Kahoot!, Quizizz, Padlet and Canva.