Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PENINGKATAN KETRAMPILAN MENULIS MELALUI PS-CIRC Arumdani, Agnesita Sekar; Wardani, Naniek Sulistya; Prasetyo, Tego
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan ketrampilan menulis dapat diupayakan melalui PS-CIRC dan bagaimanakah langkah-langkah PS-CIRC yang dapat meningkatkan ketrampilan menulis siswa kelas V SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian minimal 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan observasi serta refleksi. Teknik penelitian adalah teknik observasi dengan instrumen lembar observasi yang dilengkapi dengan rubrik ketrampilan menulis. Teknik analisis data adalah teknik persentase untuk membandingkan ketrampilan menulis antar siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan persentase ketrampilan menulis dengan klasifikasi sangat tinggi yakni sebesar 40 % dari seluruh siswa pada siklus I dan 87 %  dari seluruh siswa pada siklus II melalui pembelajaran PS-CIRC. Pembelajaran PS-CIRC  terdiri dari 10 langkah yaitu : 1) membentuk kelompok yang anggotanya terdiri dari 5 orang, 2) menyimak teks tentang tokoh Proklamasi, 3) merumuskan masalah  tentang tokoh Proklamasi,  4) menyampaikan jawaban sementara tentang tokoh Proklamasi, 5) memberi tanggapan tentang contoh sikap persatuan, 6) mengumpulkan informasi tentang peristiwa setelah Proklamasi 7) mendiskusikan tentang peristiwa setelah Proklamasi 8) menuliskan laporan tentang peristiwa setelah Proklamasi 9) mengomunikasikan hasil diskusi tentang peristiwa setelah Proklamasi 10) menyimpulkan hasil diskusi tentang peristiwa setelah Proklamasi
Efektivitas Model Problem Based Learning Dan Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Winoto, Yudi Cahyo; Prasetyo, Tego
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.348

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model problem based learning dan discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran matematika kelas IV SD. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Gugus Surodirjo. Subjek pada penelitian ini yaitu SDN Tlogo sejumlah 29 siswa sebagai kelas eksperimen 1, SDN Simpar sejumlah 28 siswa sebagai kelas eksperimen 2, dan SDN Tretep sejumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol. Jenis desain penelitian adalah quasi eksperimental. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Pada analisis akhir perhitungan dengan menggunakan uji t diperoleh hasil nilai sig (2-tailed) 0,002 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat perbedaan antara penggunaan model problem based learning dan discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran matematika kelas IV SD. Perbedaan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis pada model problem based learning 74,65 dan model discovery learning 80,57. Jadi dapat diartikan model discovery learning lebih efektif dibandingkan model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis. Perbedaan nilai rata-rata hasil belajar matematika pada model problem based learning 72,7 dan model discovery learning 77,98. Jadi dapat diartikan model discovery learning lebih efektif dibandingkan dengan model problem based learning tehadap hasil belajar matematika
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Solving dan Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Sidiq, Maulid Anwar; Prasetyo, Tego
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.358

Abstract

Penelitian menggunakan jenis penelitian eksperimen semu. Desain penelitian menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model Problem solving, dan Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD dalam pelajaran Matematika. Teknik pengumpulan dalam penelitian ini berupa observasi dan tes. Observasi didapatkan dengan presentase keterlaksanaan data berupa tahapan-tahapan implementasi model pembelajaran, sedangkan teknik tes berupa tes awal (Pretest) dan tes akhir (Posttest) dalam bentuk tes uraian. Teknik analisis data berupa Deskriptif kuantitatif yang digunakan untuk uji prasyarat, dan Uji Annova, agar dapat mengetahui perbedaan rata-rata antara yang menggunakan model kontrol, Problem Solving, dan Discovery Learning.  Hasil uji Annova memperoleh nilai signifikan 0,015<0,05, sehingga H0 ditolak, yang berarti berdapat perbedaan antara yang menggunakan model kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari hasil rata-rata pretest dan posttest pembelajaran konvensional 61,19 dan 69,47. Rata-rata nila pretest dan posttest pada kelompok eksperimen yang menggunakan model Problem Solving yaitu 60,36 dan Posttest 75,6, dan nilai rata-rata postest model Discovery Leraning yaitu 60,92 dan Posttest 70,43. Hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa model Problem Solving lebih efektif dibandingkan dengan model Discovery Learning.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis E-Bookstory untuk Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar Gogahu, Desy Getri Sari; Prasetyo, Tego
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produk yang dikembangkan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran literasi membaca. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D), dengan prosedur pengembangan oleh Sukamadinata yang dikonversi dan dimodifikasi dengan model pengembangan 4D atau Four D Models (Define, Design, Development, dan Dissminate). Pada penelitian ini peneliti hanya sampai pada prosedur pengembangan dan tidak melakukan uji coba secara langsung (Dissminate) dikarenakan kondisi darurat kesahatan akibat dampak dari covid-19. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu melalui uji pakar. Uji pakar yang digunakan adalah uji pakar materi dan uji pakar media. Data hasil validasi produk oleh pakar materi dan pakar media, akan dianalisis menggunakan teknik deskriptif presentase dan kategori untuk menunjukkan keefektivan/kelayakan media. Hasil pengembangan produk yang dilakukan peneliti melalui validasi ahli materi memperoleh skor 49 dengan presentase 81% sehingga dikategorikan sangat tinggi dan layak digunakan. Hasil validasi ahli media 1 memperoleh skor 47 dengan presentase 67%, dan hasil validasi media 2 memperoleh skor 43 dengan presentase 61% sehingga dikategorikan tinggi dan layak untuk digunakan.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Wahyu Ariyani, Oktavia; Prasetyo, Tego
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.892

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dilaksanakan saat proses belajar berlangsung. Namun pada kenyataannya kemampuan berpikir kritis pada siswa masih tergolong sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik siswa kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian meta analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui pencarian artikel-artikel di Google Cendekia. Dari hasil pencarian artikel di Google Cendekia didapatkan 20 artikel yang konkret. Uji hipotesis menggunakan uji ancova yang menunjukkan f hitung > f tabel yaitu 3,462 > 3,20 dan signifikasinya 0,079 > 0,05 yang berarti Hₒ ditolak dan Hₐ diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan dalam menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving dalam kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik siswa kelas IV SD. Hasil analisis Effect Size menggunakan uji ancova pada model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving diperoleh hasil Correct Model yang diketahui Partical eta Squared sebesar 0,161 dengan nilai signifikasi 0,079 yang berarti model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving memberikan pengaruh yang tergolong kecil. Berdasarkan pengolahan data, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Solving untuk kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik siswa kelas IV SD
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Dan Discovery Learning Terhadap Kecakapan Berfikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Septiyowati, Tri; Prasetyo, Tego
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.893

Abstract

Model pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran tematik masih menjadi hambatan bagi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran tematik ketika kegiatan pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kecakapan berfikir kritis yang diupayakan melalui model pembelajaran Problem Based Learning dan model pembelajaran Discovery Learning dari berbagai penelitian eksperimen yang sudah dipublikasikan. Penelitian ini termasuk penelitian meta-analisis. Populasi dalam penelitian adalah jurnal pendidikan yang telah dipublikasikan secara nasional, dan tugas akhir mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar UKSW, sementara sampelnya adalah 20 jurnal pendidikan yang telah dipublikasikan secara nasional, dan 1 (satu) tugas akhir mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar UKSW yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, teknik pengambilan data menggunakan teknik dokumentasi, dan alat analisis yang digunakan adalah independent sampel t-test, dimana hipotesis diterima jika diperoleh nilai p-value ≤ nilai alpha (0,05). Uji prasyarat menunjukkan kedua kelas homogen dan berdistribusi normal. Uji T menggunakan uji T Independent Sample Test menunjukkan bahwa besarnya nilai p-value adalah 0,747 > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan. Selanjutnya dilakukan uji normalitas yang menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran yaitu model problem based learning dan discovery learning dinilai sama-sama memiliki efektifitas yang baik dalam meningkatkan kecakapan berfikir kritis siswa SD
Pengaruh Pendekatan Inkuiri Terhadap Sikap Ilmiah Siswa Kelas 4 Pada Pembelajaran Tematik Galih Pamuji, Albertus; Sulistya Wardani, Naniek; Prasetyo, Tego
International Journal of Elementary Education Vol 3 No 1 (2019): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v3i1.17277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan inkuiri terhadap sikap ilmiah siswa kelas 4. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain posttest only control group design. Penelitian dilakukan terhadap siswa kelas 4 SD Fx. Marsudirini 78 sebagai kelas eksperimen dan SD St. Theresia Marsudirini 77 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen berupa angket yang berisi 20 pernyataan. Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui normalitas data pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Normalitas kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing dengan df. 40, dan Sig. 0.200 > 0.05 untuk kelas eksperimen, dan Sig. 0.152 > 0.05, maka data kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal. Uji homogenitas One-way Anova menunjukan hasil Sig. 0.60 > 0.05, maka data bersifat homogen. Teknik analisis data menggunakan uji t (independent sample t-test) dengan taraf sig. 0,05. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh pendekatan inkuiri terhadap sikap ilmiah siswa kelas 4 yang ditunjukan oleh hasil Sig. (2-tailed) 0.00 < 0.05 dan hasil perhitungan uji t sebesar 22.671 > 2.024, maka Ho ditolak dan Ha diterima.