Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Buletin Profesi Insinyur

Kajian pemanfaatan agregat lokal kalimantan selatan sebagai material perancangan beton normal Irfan Prasetia; Wiku A Krasna
Buletin Profesi Insinyur Vol 3, No 2 (2020): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v3i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton dengan variabel agregat dan air dari beberapa lokasi kuari di Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Pada penelitian ini telah dilakukan pemeriksaan bahan campuran beton (baik kerikil, pasir dan air yang digunakan), pembuatan rencana campuran beton, serta hasil uji tekan sampel beton dan rekomendasi yang dapat diberikan. Pada penelitian ini menggunakan acuan pembuatan campuran beton (Job Mix) sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 11/PRT/M/2013 tentang Pedoman Analisis Harga Satuan Pekerjaan Bidang Pekerjaan Umum. Untuk kerikil yang diuji yaitu batu batu split Katunun, batu split gunung Martadah dan batu split gunung Awang Bangkal. Adapun air yang diuji adalah air dari sungai maluka dan awang bangkal. Adapun air PDAM juga digunakan pada sampel kontrol. Adapun faktor air semen ditetapkan sebesar 0.5 terkecuali campuran beton dengan agregat Awang Bangkal dan air PDAM yang menggunakan faktor air semen 0.4, 0.45 dan 0.5. Dari penelitian ini diketahui bahwa agregat batu gunung Martadah memberikan nilai kuat tekan yang lebih konsisten. Adapun untuk struktur beton dengan kekuatan sedang, penggunaan agregat Awang Bangkal sangat direkomendasikan. Sedangkan ketiga jenis air yang diujikan pada penelitian ini dapat digunakan dalam campuran beton.  Kata kunci: agregat lokal, campuran beton, kuat tekan beton
Bridge Management System dan Bridge Condition Rating pada Evaluasi Kondisi Jembatan Girder Baja Komposit di Kabupaten Tapin Ade Yuniati Pratiwi; Nursiah Chairunnisa; Irfan Prasetia; Iphan Fitrian Radam; Ratni Nurwidayati
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 1 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i1.180

Abstract

Kerusakan pada jembatan biasanya terjadi akibat penurunan mutu material hingga adanya beban benturan pada struktur jembatan. Sehingga perlu dilakukan evaluasi kondisi jembatan tahap awal yaitu penilaian kondisi jembatan. Dilakukan evaluasi nilai kondisi Jembatan Girder Baja Komposit yang terletak di Kabupaten Tapin untuk mengetahui penanganan yang tepat baik untuk proses pemeliharaan, rehabilitasi, atau penggantian elemen jembatan yang rusak. Dua metode penilaian kondisi jembatan yang digunakan untuk evaluasi yaitu metode Bridge Management System (BMS) dan Bridge Condition Rating (BCR). Dari hasil penilaian kondisi, akan dihitung prediksi umur jembatan akibat kerusakan elemen. Berdasarkan hasil penilaian kondisi, diketahui bahwa jembatan memiliki nilai kondisi 2,42 untuk metode BMS dengan usulan perbaikan segera dan nilai kondisi 4,308 untuk metode BCR dengan usulan penanganan rehabilitasi dan tingkat kondisi sedang. Umur jembatan setelah dilakukan penilaian kondisi adalah 35,8 tahun berdasarkan BMS dan 33,9 tahun berdasarkan BCR. Sisa umur jembatan jika umur rencana jembatan 50 tahun adalah 16,1 tahun berdasarkan nilai kondisi BCR. Dari umur jembatan dan nilai kondisi jembatan juga diketahui bahwa jembatan memasuki fase perkembangan kerusakan dan memerlukan penanganan rehabilitasi.Kata kunci: nilai kondisi, umur, kerusakan, jembatan, BMS, BCR