Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Wanatani

Pengaruh Pemberian Mulsa Hitam Perak dan Pupuk Kotoran Ayam Potong terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Semangka (Citrullus lanatus) Fadhilah Rizky Antika; I Nyoman Arnama
Wanatani Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v3i2.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mulsa hitam perak dan pupuk kotoran ayam potong terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman semangka (Citrullus lanatus). Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Kampus II Fakultas Pertanian, Universitas Cokroaminoto Palopo, Jln. Lamaranginang, Kelurahan Batupasi Kecamatan Wara Utara Kota Palopo mulai dari bulan Oktober sampai Desember 2022. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan yang mendapat pengulangan sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mulsa hitam perak dan pupuk kotoran ayam potong diperoleh hasil yang berbeda nyata pada parameter panjang sulur, jumlah buah, diameter buah, dan berat buah, sedangkan pada hasil pengamatan parameter umur berbunga memiliki pengaruh yang tidak beda nyata. Pada parameter panjang sulur tanaman P4 (mulsa hitam perak 40 gram + pupuk kotoran ayam potong 175 gram) dengan rata-rata 140,10 cm, parameter umur berbunga pada perlakuan P2 (mulsa hitam perak 40 gram + pupuk kotoran ayam potong 125 gram) dan P4 dengan rata-rata 19,50 hari, pada parameter jumlah buah, diameter buah dan berat buah memiliki hasil tertinggi pada P5 (mulsa hitam perak 40 gram + pupuk kotoran ayam potong 200 gram) yaitu jumlah buah dengan rata-rata 1,75 buah, diameter buah dengan rata-rata 31,18cm dan berat buah 787,50 gram. Hal ini diduga bahwa pemberian pupuk kotoran ayam potong ke pada semangka dapat terdekomposisi dengan baik sehingga mampu memenuhi unsur hara untuk proses pertumbuhan tanaman semangka.
Pengaruh Konsentrasi A-B Mix dan Frekuensi Irigasi Tetes Hidroponik Duck Backet Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis Melo L.) Imam Arrasyid; Masluki, Masluki; I Nyoman Arnama
Wanatani Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v4i2.306

Abstract

Pengaruh Konsentrasi A-B Mix dan Irigasi Tetes Hidroponik Duck Backet Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Melon (Cucumis melo L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dan dosis yang efektif dalam pemberian nutrisi A-B Mix terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman melon. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan II Fakultas Pertanian Universitas Cokraminoto Palopo, Jalan Lamaranginang, Kelurahan Batu Pasi, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo pada Bulan 05 April sampai 05 Juli 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan 6 perlakuan 4 ulangan sehingga terdapat 24 unit percobaan. Bedasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil tidak ada perlakuan yang menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, jumlah buah, berat buah dan diameter buah. Hal ini diduga karena kurangnya cahaya sinar matahari yang diterima oleh tanaman sehingga menyebabkan etiolasi pada tanaman. Hal Tersebut sangat berpengaruh pada proses fotosintetis pada tanaman sehingga belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman melon.
Hubungan Perilaku Petani dengan Populasi Penggerek Batang Padi Putih (Schirpophaga innotata) Walker Rahmawasiah, Rahmawasiah; I Nyoman Arnama
Wanatani Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v4i2.319

Abstract

Perilaku petani dalam membudidayakan tanaman padi akan mempengaruhi produksi, lingkungan dan perkembangan usahatani padi di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku petani dalam melakukan usahatani padi dan hubungannya dengan populasi penggerek batang padi putih di Luwu Raya Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan multi stage random sampling. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara terstruktur yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan kepada responden petani yang dituangkan dalam kuesioner. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah karakteristik petani yang meliputi umur, latar belakang pendidikan, pengalaman bertani, luas dan status lahan garapan, budidaya padi yang dilakukan dan pengendalian hama tanaman yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani responden yang umumnya berusia produktif belum pernah mengikuti pendidikan formal di bidang pertanian dan sangat jarang mendapatkan penyuluhan atau pelatihan khususnya dalam hal budidaya padi dan pengendalian hama. Pengalaman responden bertani padi sawah lebih dari 10 tahun dengan rata-rata luas lahan 0,76 – 1 Ha. Usahatani padi mereka umumnya dilakukan dengan menggunakan irigasi teknis yang dilakukan secara monokultur tanpa pergiliran tanaman. Para petani responden ini rata-rata menggunakan benih varietas Ciherang tanpa adanya perlakuan apapun pada benih atau bibitnya. Semua petani responden menggunakan pestisida untuk mengendalikan hama karena zat ini dianggap dapat membunuh dengan cepat. Faktor yang berpengaruh nyata terhadap populasi penggerek batang padi putih adalah tingkat pendidikan, jarak tanam, dan penggunaan pupuk