Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Museum Pahlawan Nasional A.K. Gani Sebagai Sumber Sejarah Lokal Dalam Pembelajaran Sejarah Nurul Monica Lestari; L.R. Retno Susanti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4239

Abstract

Sejarah lokal merupakan jenis pembelajaran sejarah yang wajib diketahui peserta didik sebagai bagian dari masyarakat. Melalui sejarah lokal, peserta didik dapat mengenal persitiwa masa lalu yang terjadi pada suatu wilayah secara terstruktur dan terperinci. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran museum sebagai sumber belajar sejarah lokal, dalam hal ini ialah Museum Pahlawan Nasional A.K.. Penelitian ini menguraikan latar belakang berdirinya Museum Pahlawan Nasional A.K., koleksi yang ada di dalamnya, hingga pemanfaatan museum tersebut sebagai sumber sejarah lokal dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian berlokasi di Museum Pahlawan Nasional A.K., Kota Palembang. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan sumber data adalah tenaga pengajar SMA Negeri 13 Palembang dan buku, artikel, internet, foto, serta dokumentasi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah lokal di SMA Negeri 13 Palembang yang memanfaatkan Museum Pahlawan Nasional A.K. sebagai sumber belajar mendorong keaktifan peserta didik. Selama pembelajaran di museum, peserta didik menjadi lebih aktif, memiliki semangat belajar yang tinggi, tidak bosan atau jenuh dengan pelajaran sejarah yang hanya berupa teori saja, menambah sikap sosial, serta peserta didik mengaktifkan semua inderanya dalam kegiatan ekplorasi, mulai dari penelusuran, pengamatan, wawancara dengan tokoh narasumber hingga melakukan dokumentasi.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PERANGKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS TPACK BAGI GURU-GURU DI KECAMATAN TALANGBALAI KABUPATAN BANYUASIN SUMATERA SELATAN Hudaidah Hudaidah; LR Retno Susanti; Muhammad Reza Pahlevi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v4i2.1446

Abstract

ABSTRACTThis activity was carried out by the Service Team for the History Education Study Program, FKIP Sriwijaya University in 2021 using the Zoom Meeting application. The urgency behind the implementation of this activity is to develop professional competence by increasing learning interactions based on Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). The ability to use technology for learning must of course be listed in the teacher's learning tools. Teachers should be professional educators, have the skills to use various technologies that can be used in learning and show exemplary attitudes to their students. The method used in this activity is the lecture method which is varied with discussion and question and answer, as well as assignments. Based on the results of the satisfaction questionnaire given, this activity can be said to have been successfully carried out with indicators of an increase in teachers' understanding of TPACK-based learning tools after mentoring.Keywords: TPACK-Based Learning Tools, Teachers in BanyuasinABSTRAKKegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya tahun 2021 dengan menggunakan aplikasi zoom meeting. Adapun urgensi yang melatarbelakangi dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kompetensi profesional dengan meningkatkan interaksi pembelajaran berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Kemampuan pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran ini tentunya harus tercantum dalam perangkat pembelajaran guru. Guru hendaknya menjadi pendidik yang profesional, memiliki skill untuk menggunakan berbagai teknologi yang dapat digunakan dalam pembelajaran serta menunjukkan keteladanan sikap kepada anak didiknya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah yang divariasikan dengan diskusi dan tanya-jawab, serta penugasan. Berdasarkan hasil angket kepuasan yang diberikan, kegiatan ini dapat dikatakan berhasil dilaksanakan dengan indikator terjadinya peningkatan pemahaman para guru mengenai perangkat pembelajaran berbasis TPACK setelah dilakukannya pendampingan.Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran Berbasis TPACK, Guru-Guru di Banyuasin
Pengaruh Penerapan Model Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X Di SMAN 1 Tanjung Raja Andika Juliansyah; L.R Retno Susanti
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i02.436

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh dari penerapan model pembelajaran Snowball Throwing terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Tanjung Raja. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 4 Agustus-1 September 2022 di SMAN 1 Tanjung Raja. Metode yang diterapkan dalam penelitian yaitu metode quasi experiment yang dalam penerapanya hanya digunakan satu sampel yang menjadi kelas ekperimen. Berdasarkan tehnik simple random sampling maka didapatkan kelas X.2 sebagai kelas ekperimen. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data digunakan tes pretest dan posttest. Adapun penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas data, uji linieritas data dan uji regresi sederhana sebagai tehnik prasyarat analisis data dengan taraf signifikansi   >  dengan taraf = 0,05. Hasil yang diperoleh dari perhitungan data yaitu  >  atau  = 34,63 >  = 4,17. Dapat disimpulkan berdasarkan perhitungan data yang dilakukan maka dapat dikatakan bahwa penelitian ini memiliki suatu pengaruh terhadap hasil belajar setelah diterapkan model snowball throwing di kelas X SMAN 1 Tanjung Raja.
THE EFFECT OF IMPLEMENTATION OF CANVA BASED DIGITAL HANDOUT DEVELOPMENT ON PANCASILA PHASE B EDUCATION SUBJECT USING THE RICOSRE LEARNING MODEL IN PRIMARY SCHOOL Maya Novitasari; L.R Retno Susanti; Evy Ratna Kartika Waty; Makmum Raharjo
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v10i3.8992

Abstract

The covid-19 pandemic has has a major influence on obstacle in the learning process which has resulted in a decrease in learning outcome. This obstacle refers to the lack of teaching materials that support the learning process, while the learning process must be carried out online. Therefore, it is necessary to use technology that can make it easier fpr educators to present material and give students the freedom to carry out the learning process wherever and whenever. Considering that online-based technology has a high level of flexibility. The research aims to explain the effect of implementing Canva based digital handout development on Pancasila Phase B Education subject with the Reading, Identifying, Construction, Solving, Reviewing, Extending (RICOSRE) learning model in primary schools. The subjects of this research were fourth grade students at state primary school 81 Palembang. The research method used is Research and Development with reference to the Rowntree research model. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, questionnaires and group discussion forums (FGD). The research results refer to the increase in learning outcomes shown through the pretest with an average pretest score of 61.66% and an average posttest of 90.33%, while the N-Gain results show 0.76 which is in the high category. This shows that there is an increase in learning outcome of 28.7% and is included in the very effective category. Based on the research results, it can be concluded that the implementation of Canva-based digital handout development can have an influence that refers to improving learning outcomes in Pancasila Phase B Education subject.
Studi Sosial, Ekonomi Transmigrasi Jawa-Bali di Desa Tugumulyo Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatra Selatan L.R. Retno Susanti; Hudaidah; Abrar Abrar; Made Darme; Nur Aeni Marta; Wahyu Rizky Andhifani; Luh Suwita Utami
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v13i3.75018

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis perubahan sosial dan ekonomi masyarakat Jawa-Bali di Desa Tugumulyo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian fenomenologi, kemudian dianalisis menggunakan tiga tahap, yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi lebih lanjut. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, jurnal, buku, dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Hasil temuan dari penelitian menunjukkan transmigrasi Desa Tugumulyo bukan program transmigrasi rancangan dari pemerintah. Transmigran Jawa, Bali, dan penduduk asli melakukan perambahan hutan untuk membangun lahan pertanian dan tempat tinggal. Perambahan lahan tersebut menuai hasil, karena Tugumulyo memiliki pH tanah yang cukup subur. Transmigran memanfaatkan untuk menanam bibit padi dan perolehan panen sesuai harapan transmigran. Pemerintah setempat juga menobatkan Tugumulyo penghasilan beras terbanyak di Kabupaten OKI. Perpindahan transmigran ke lahan baru telah membawa warna kehidupan yang lebih baik dan membentuk hubungan sosial melalui perayaan hari besar keagamaan, pernikahan, sunatan, dan yasinan. Pembinaan desa semakin teratur ketika para pemimpin desa membangun desa menjadi lebih maju dan mendapat penghargaan “Desa Terbaik” dari Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi. Semakin membaiknya Desa Tugumulyo, pemerintah kembali membangun desa di bidang pendidikan, mulai dari tingkat dasar, menengah, atas, dan perguruan tinggi. Dengan adanya pendidikan tersebut, masyarakat transmigran dapat menikmatinya sesuai kebutuhan di era masa kini.
Menganalisis Perbandingan Sistem Pendidikan Sekolah Menengah Atas di Indonesia dan Malaysia Sela Juliyanti; LR Retno Susanti; Erna Retna Safitri; Fakhili Gulo
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.14580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan sistem pendidikan sekolah menengah atas di indonesia dan malaysia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka yang menggunakan metode library research yang memanfaatkan bahan pustaka sebagai sumber informasi dan data yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Telah didapat hasil Di Indonesia, pendidikan menengah atas berlangsung selama tiga tahun dengan pemilihan jurusan pada kelas 11, sementara di Malaysia berlangsung dua tahun dengan pilihan jalur pada tingkatan 4. Kurikulum Merdeka di Indonesia menekankan kreativitas dan pembelajaran mandiri, sedangkan KSSM di Malaysia fokus pada keterampilan berpikir kritis dan nilai-nilai spiritual. Penilaian di Indonesia menggunakan AKM dan penilaian berbasis sekolah, sedangkan Malaysia mengandalkan SPM dan PBS. Dalam metode pembelajaran, Indonesia mulai mengadopsi PBL dan PjBL, sedangkan Malaysia telah menerapkan pembelajaran abad ke-21. Teknologi pendidikan di kedua negara semakin berkembang, dengan Indonesia menggunakan platform seperti Google Classroom, dan Malaysia memanfaatkan Frog VLE. Penelitian ini memberikan wawasan untuk pengembangan sistem pendidikan di kedua negara Kata Kunci: Sistem Pendidikan, Indonesia, Malaysia