Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Lesson Study as an Effort to Improve the Quality of Learning In Freedom to Learn Dina Anika Marhayani; Zulfahita Zulfahita; Andi Mursidi; Abdul Basith; Mariyam Mariyam; Eti Sunarsih; Sumarli Sumarli; Susan Neni Triani; Buyung Buyung; Nindy Citroresmi; Emi Sulistri; Mertika Mertika; Sri Mulyani; Fitri Fitri; Dewi Mariana; Rini Setyowati
International Journal of Public Devotion Vol 5, No 2 (2022): August - December 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v5i2.3487

Abstract

The partners of this service activity are teachers throughout West Kalimantan with partner problems, namely a decrease in the quality of learning in Merdeka Learning. Quality learning cannot be separated from the ability of teachers as planners, implementers, facilitators, and evaluators. One of the efforts that can be done to improve the quality of learning is to carry out lesson study. The purpose of this Community Service activity is the formation of a learning community that consistently makes self-improvement in the learning process to reduce the decline in learning outcomes in Merdeka Learning. The method of implementing this  activity is mentoring lesson study to teachers throughout West Kalimantan. The implementation follows the method of implementing lesson study, namely planning, implementation, and evaluation. Regarding the usefulness of the activity to the 300 participants, data obtained from 300 people felt that this activity was very useful or equivalent to 100% of the number of participants. This shows that the activity of "Lesson Study as an Effort to Improve the Quality of Learning in Independent Learning" has provided positive benefits for participants and its benefits have been felt. The supporting factor for this activity is the enthusiasm of teachers who take part in the service program activities carried out. The inhibiting factor of service activities is the limited time for carrying out activities
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR MENYUSUN TEKS DISKUSI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 SINGKAWANG TAHUN AJARAN 2016/2017 Idawati Idawati; Susan Neni Triani; Sri Mulyani
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 3: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i3.57875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil belajar yang diperoleh siswa dalam menyusun teks diskusi, keterlaksanaan pembelajaran scramble dan respon siswa saat model pembelajaran scramble diterapkan pada materi teks diskusi pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Singkawang. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif metode eksperimen dengan bentuk penelitian Pre-Experimental. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII D di SMP Negeri 5 Singkawang. Objek penelitian meliputiteks narasi dan respon siswa kelasVIII D di SMP Negeri 5 Singkawang. Hasil penelitian didapatkan bahwa menujukan 1) hasil belajar menyusun teks diskusi pada tahap awal, dengan rata-rata 57,083 dan hasil belajar pada tahap akhir, dengan rata-rata 69,167. Berdasarkan hasil rata-rata ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran scramble memberikan dampak yang signifikan pada hasil belajar menyusun teks diskusi. 2) Keterlaksanaan dalam penelitian mencapai 85% pada pertemuan pertama dan 82,60% pada pertemuan kedua. Ini disebabkan oleh banyaknya guru yang memberikan pernyataan keterlaksanaan pada lembar observasi keterlaksanaan dengan memberikan tanda (√) pada setiap item yang tersedia. Hasil tersebut akan memenuhi kriteria dengan baik jika dilihat dari tabel keterlaksanaan. 3) Setelah angket respons siswa dibagikan, diperoleh hasil sangat setuju (SS) 58,478% dan setuju (S) 26,086%. Hasil ini digabungkan ke dalam kategori sangat setuju (SS) dan setuju (S), dan skor persentasenya adalah 84,564. Hasil ini akan termasuk dalam kriteria sangat senang.
Nilai-Nilai Tradisi Tepung Tawar Sebagai Sumber Belajar IPS Di SD Melin Melin; Wasis Suprapto; Sri Mulyani
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): VOLUME 8 NUMBER 3 SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i3.4545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan proses pelaksanaan Tradisi Tepung Tawar pada masyarakat Melayu di Desa Mentibar Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas; 2) untuk mendeskripsikan nilai-nilai yang terdapat dalam Tradisi Tepung Tawar untuk dijadikan sebagai sumber belajar IPS di SD; 3) untuk mendeskripsikan pemanfaatan nilai-nilai dalam Tradisi Tepung Tawar sebagai sumber belajar IPS di SD. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mentibar Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas dan di SDN 8 Mentibar. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses pelaksanaan Tradisi Tepung Tawar di Desa Mentibar ada 2 (dua) tahap, yakni pelaksanaan awal dan pelaksanaan inti. Pelaksanaan awal disebut Pappas bidan dengan serangkaian acara: mandi dengan air tolak bala, turun tanah, be urut, bepappas, dan doa . Sedangkan pelaksanaan inti berisikan acara Tradisi Tepung Tawar, yang mana dengan serangkaian acara : dzikir nazam/ salai, gunting rambut, bepappas dan doa selamat. 2) ada 7 nilai-nilai yang ada dalam Tradisi Tepung Tawar: nilai syukur, nilai agama, nilai sosial, nilai silaturahmi, nilai gotong royong, nilai kebersamaan, dan nilai pelestarian budaya. 3) Pemanfaatan nilai-nilai dalam Tradisi Tepung Tawar sebagai sumber belajar IPS di SD, dapat di implemetasikan pada mata pelajaran IPS KD 3.2 dan KD 4.2 serta 3.3 dan KD 4.3 dalam silabus dan RPP kelas V semester kedua.