Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBERDAYAAN IBU PKK DESA PENDEYAN TASIKMADU MELALUI PEMBUATAN STRAP HP SEBAGAI PRODUK KREATIF DAN BERNILAI JUAL Prastiwi, Iin Emy; Mutia Azizah Nuriana; Fany Nur Zabrina; Merliana Dewi Astuti; Kurniawan; Rizka Fadhilah Amaliah; Sintya Larasati; Zulfa Annida
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17272

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat memiliki peran penting meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan ekonomi. Hanya saja salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelatihan ibu-ibu PKK di Desa Pendeyan, Tasikmadu, seputar pembuatan strap HP. Pelatihan ini dilakukan guna agar dapat memproduksi produk kreatif yang bernilai jual supaya bisa menjadi sumber pendapatan mereka dalam hal tambahan. Langkah yang dilakukan dalam program ini adalah melalui pelatihan teknis dan penilaian produk. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa ibu PKK mampu menbuat strap HP dengan variasi desain yang menarik dan mengeRTi strategi pemasaran sederhana. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemberdayaan berbasis keterampilan dapat meningkatkan potensi ekonomi masyarakat desa secara signifikan.
MODEL DESAIN KURIKULUM PAI INTEGRATIF muhammad sularno; Mutia Azizah Nuriana
Lisyabab : Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 6 No 2 (2025): Lisyabab, Jurnal Studi Islam dan Sosial
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jurnallisyabab.v6i2.421

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh fenomena meningkatnya pengaruh media digital terhadap perilaku, cara belajar, dan pola pikir peserta didik, yang berdampak pada perlunya inovasi kurikulum yang relevan, adaptif, dan kontekstual. Kurikulum PAI tradisional umumnya lebih fokus pada aspek kognitif dan belum sepenuhnya mengintegrasikan penggunaan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran karakter yang interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Proses pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, wawancara mendalam dengan guru PAI, dan focus group discussion dengan pakar kurikulum, praktisi pendidikan karakter, serta ahli literasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model desain kurikulum PAI integratif yang dikembangkan memiliki empat komponen utama, yaitu: (1) rumusan capaian pembelajaran berbasis kompetensi karakter religius dan literasi digital; (2) integrasi materi ajar yang memadukan konten nilai-nilai akhlak dengan praktik penggunaan media digital secara bijak; (3) strategi pembelajaran interaktif berbasis blended learning; dan (4) evaluasi autentik yang mengukur pencapaian karakter dan keterampilan digital secara simultan. Implementasi model ini pada uji coba terbatas di sekolah menengah pertama menunjukkan bahwa peserta didik memiliki pemahaman lebih mendalam mengenai nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi, sekaligus meningkatkan kemampuan literasi digital dalam mencari, mengelola, dan memproduksi konten pembelajaran agama secara positif. Selain itu, guru merasa terbantu dengan adanya panduan pengembangan materi dan media pembelajaran digital yang terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain kurikulum PAI integratif mampu memberikan alternatif inovasi pembelajaran yang relevan dengan karakteristik generasi digital native. Model ini diharapkan menjadi rujukan bagi pengembang kurikulum, pendidik, dan lembaga pendidikan dalam memperkuat peran PAI sebagai instrumen pembentukan karakter yang adaptif terhadap dinamika perkembangan teknologi.