Saat ini banyak bangunan yang kurang memperhatikan konsep pencahayaan atau lighting. Penerangan atau lighting adalah banyaknya cahaya pada area kerja yang diperlukan untuk melaksanakan aktivitas secara efektif. Pencahayaan yang kurang dapat mempengaruhi produktivitas seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hasil pengukuran pencahayaan pada ruang perpustakaan dan membandingkannya dengan standar yang berlaku yaitu SNI 16-7062-2004 apakah sudah sesuai atau belum. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, untuk mengetahui gambaran pencahayaan pada ruangan. Pengukuran pencahayaan dengan menggunakan lux meter dilakukan pada 6 titik, dimana satu kali pengukuran sebanyak 3 kali. Penentuan 6 titik tersebut berdasarkan SNI, yaitu apabila luas ruangan kurang dari 50m2 maka banyaknya titik pengukuran memperhitungkan bahwa 1 titik pengukuran mewakili luas maksimal 3m2. Hasil yang diperoleh rata-rata pencahayaan yang diterima pada perpustakaan utara sebesar 111 lux, dan perpustakaan selatan sebesar 239 lux. Berdasarkan hasil pengukuran menunjukkan bahwa tingkat penerangan pada ruang perpustakaan institusi belum sesuai dengan SNI 16-7062-2004, sehingga perlu dilakukan langkah perbaikan seperti penggantian lampu yang rusak dan redup, pemeliharaan rutin, penataan rak buku yang tidak menghalangi arah cahaya masuk, dan mengubah warna dinding agar pencahayaan dalam ruangan bisa maksimal.