Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENINGKATAN RESILIENSI TERHADAP PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL PADA SISWA SDN 2 NGESREP MELALUI PROGRAM KKN EDUKATIF Putri, Revania Galdis Dewanti; Jasandria, Febia Sukma; Apriliani, Vierla Mariska; Priadythama, Ilham
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 5 (2025): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, September 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v2i5.1820

Abstract

The rapid development of digital technology has impacted the learning and play patterns of elementary school students. At SDN 2 Ngesrep, excessive gadget use has led children to become more familiar with digital games than with physical and traditional activities, leading to a decline in social interaction and motor skills. Furthermore, arts instruction in schools remains limited to theory, thus suboptimal opportunities for students' creative exploration. In response, the Community Service Program (KKN) was implemented with the aim of reviving traditional games as a means of character building, practicing environmentally friendly art skills through eco-printing, and introducing tie-dye batik as a form of local cultural preservation. This activity involved 20 students from grades IV-VI, with KKN students acting as facilitators, mentors, and agents of change. The results showed increased student enthusiasm, artistic creativity, motor skills, and resilience to the negative impacts of digital technology development.
ABON IKAN LELE: PROGRAM KKN TEMATIK DESA NGESREP UNTUK PENGUATAN POTENSI LOKAL DAN KEMANDIRIAN PANGAN Egytias, Aik Fiermar; Zahidah, Nabila Nada Shofa Az; Rachma, Ardhy Avrina; Priadythama, Ilham
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 5 (2025): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, September 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v2i5.1821

Abstract

The KKN is a form of student dedication to society through the application of academic knowledge. The socialization and demonstration program on catfish floss production was conducted in Ngesrep Village, Ngemplak Sub-district, Boyolali Regency, in July-August 2025. The aim was to enhance community knowledge and skills in food diversification using catfish and to encourage the development of new business opportunities.The methods included a local potential survey, counseling on the benefits of food diversification, hands-on practice of catfish floss making, and evaluation of community participation. An economic calculation indicated that 1 kg of fresh catfish yields about 250 g of floss with resulting in a net profit of Rp13,000/kg. Thus, the community not only acquired new skills but also discovered business opportunities that could strengthen the local economy.
Perancangan Core Meja pada Kursi Kuliah PPTI II Berbasis Serbuk Kayu Jati Afifi, Saida Rahma; Setyanto, R Hari; Priadythama, Ilham
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v3i1.572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi optimal dari bahan Core meja pada kursi Praktikum Perancangan Teknik Industri II (PPTI II) dengan menggunakan bahan serat alam yang tersedia di pasaran, yaitu serbuk kayu jati dengan ukuran mesh 40 dan 50, serta perekat dari tepung tapioka dan ketan. Penelitian ini dilakukan untuk mempercepat proses pembuatan meja serta meningkatkan kualitas meja dari segi fungsi dan estetika. Metode yang digunakan melibatkan analisis faktorial eksperimental untuk menguji pengaruh berbagai faktor terhadap nilai uji lengkung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran mesh dan komposisi bahan perekat memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai uji lengkung. Mesh 50 menghasilkan nilai uji lengkung yang lebih tinggi dibandingkan mesh 40. Selain itu, komposisi bahan dengan perbandingan 85% serbuk kayu jati dan 15% perekat memberikan hasil uji lengkung yang lebih baik. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pembuatan meja dengan kualitas yang lebih baik dan efisien dalam proses produksinya.
MEMBANGUN BRAND IMAGE MINUMAN KESEHATAN HONEY LEMON SILINA MERUPAKAN HASIL KREATIVITAS MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS SEBELAS MARET MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN Herdiman, Lobes; Priadythama, Ilham; Susmartini, Susy; Setyanto, R. Hari; Rochman, Taufiq
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2310-2328

Abstract

Taktik komunikasi pemasaran tradisional dan produk melemah di era konsumen baru. Peran branding produk dalam memperkenalkan identitas visual merek kepada konsumen dalam pemasaran semakin menonjol dan menjadi bagian dari daya saing bisnis. Branding minuman kesehatan berubah menjadi minuman siap minum. Menjamurnya gerai minuman di seluruh kota di Indonesia memunculkan fenomena baru. Namun minat masyarakat terhadap minuman sehat masih rendah dan memberikan prospek pengembangan. Keterlibatan masyarakat ini merupakan kelanjutan dari inisiatif pengabdian masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya yang berfokus pada produk minuman kesehatan Honey Lemon Silina. Bahan utama Honey Lemon Silina adalah madu dan jus lemon, yang memberikan pengalaman menyenangkan bagi pengguna. Aspek terpenting dalam branding minuman kesehatan adalah memastikan konsumen tidak pernah melupakannya untuk mendapatkan keunggulan kompetitif. Branding produk dari mulut ke mulut merupakan strategi untuk membangun dampak merek di kalangan pelajar lain atau konsumen sasaran. Pesan konsumen lebih efektif untuk branding dibandingkan iklan viral. Prioritaskan komunikasi dan keterlibatan dengan mengevaluasi citra merek produk. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa Teknik Industri Universitas Sebelas Maret tentang pendekatan komunikasi pemasaran untuk membangun brand image merek minuman kesehatan “Honey Lemon Silina” yang bekerjasama dengan start up bisnis Honey Lemon Nutrivit. Langkah awal dalam mendidik mahasiswa teknik industri tentang strategi komunikasi pemasaran adalah mengidentifikasi model bisnis saat ini, mengembangkan taktik penjualan, memilih tujuan strategis alternatif, dan menciptakan model bisnis baru.
PELATIHAN PENGGUNAAN MESIN PASTEURISASI UNTUK MEMENUHI STANDAR MUTU PRODUK MADU PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS SEBELAS MARET Herdiman, Lobes; Priadythama, Ilham; Setyanto, R. Hari; Rochman, Taufiq
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.668-681

Abstract

Pasteurisasi madu mentah untuk pengabdian masyarakat menggunakan kombinasi teknologi Heat Transfer Fluid (HTF) and Pulsed Electric Field (PEF) melalui kontrol digital. Teknologi ini bertujuan untuk mengurangi kandungan air, mikroorganisme, kapang, dan khamir pada madu agar tidak terjadi fermentasi. Kegiatan pengabdian ini untuk memberikan kompetensi mahasiswa Teknik Industri Universitas Sebelas Maret di bidang kewirausahaan produk minuman. Luaran kegiatan ini adalah mahasiswa memiliki keterampilan dalam mengoperasikan mesin pasteurisasi, dan mengkontrol mutu produk madu untuk mendukung kewirausahaan. Kegiatan ini dalam empat tahap adalah pengecekan mesin pasteurisasi; pelatihan pengoperasian mesin pasteurisasi; pelatihan produksi madu untuk memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI); dan pelatihan perawatan dan analisis investasi mesin pasteurisasi. Indikator keberhasilan peserta pelatihan pada mahasiswa Teknik Industri yang tergabung di Laboratorium Perencanaan dan Perancangan Produk memiliki kompetensi dalam mengoperasikan mesin pasteurisasi dalam memproduksi madu berstandar SNI. Mahasiswa Teknik Industri mampu mensetting parameter pasteurisasi untuk madu mentah. Kegiatan ini dapat dilanjutkan oleh mahasiswa selanjutnya sebagai upaya peningkatkan kompetensi dalam mengolah produk minuman
MEMBANGUN PELUANG USAHA KULINER NASI BEBEK WkWk KHAS MADURA BUMBU HITAM MELALUI KOLABORASI MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI DAN RISET GRUP PEOPLE-CENTERED INNOVATION Herdiman, Lobes; Priadythama, Ilham; Susmartini, Susy; Saifuddin Faturuzi Annur, Aziz
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.114-130

Abstract

Nasi Bebek WkWk bergerak di usaha kuliner, menawarkan kelezatan khas Madura bagi penggemar olahan daging bebek, ayam, dan ikan dengan sambal spesial bumbu hitam. Lokasi berada di daerah Ngoresan, Jebres Surakarta di arah pintu gerbang belakang Universitas Sebelas Maret, area tempat tinggal mahasiswa. Kualitas daging bebek ditawarkan memberikan sensasi rasa antusiasme dengan rasanya gurih dan renyah, dijual harga Rp 28.000 per porsi. Pemasaran mulut ke mulut (word of mouth marketing) dan dikelola secara efisien melalui transformasi digital. Beberapa masalah pada kuliner ini terhadap perubahan ekspektasi pelanggan dan perlu imbangi dengan inovasi dari sisi konsep usaha dan operasional. Kolaborasi antara mahasiswa Teknik Industri Universitas Sebelas Maret Surakarta selaku pengelola dan dosen di Riset Grup People Centered Innovation memberikan harapan banyak hal positif. Pengelola Nasi Bebek WkWk belum pernah memetakan posisi mengenai kekuatan (Strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats). Analisis SWOT membantu meningkatkan keunggulan kompetitif terdapat perubahan pada lingkungan usaha. Tujuan dari pengabdian masyarakat dalam peluang usaha kuliner Nasi Bebek WkWk ini adalah melatih pemahaman para pengelola dan karyawan melalui analisis SWOT dan memastikan kelangsungan usaha untuk peningkatan pelanggan.
PROGRAM PERBAIKAN SARANA PRODUKSI: USULAN RAK PENDINGIN TAHU UNTUK MENJAGA MUTU DAN KEBERSIHAN PRODUK Herdiman, Lobes; Priadythama, Ilham; Susmartini, Susy; Rochman, Taufiq; Setyanto, R Hari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i11.4288-4301

Abstract

UKM Tahu Sari Murni di Mojosongo, Surakarta, milik Bapak Aco Sudarso, menghadapi kendala serius dalam proses pendinginan tahu pasca-pengepresan. Tahu yang diletakkan langsung di meja atau lantai menyebabkan ruang produksi menjadi sempit, alur kerja terhambat, kualitas produk menurun akibat tertindih, serta meningkatkan risiko cedera pada pekerja karena postur yang tidak ergonomis. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah program pengabdian merancang rak pendingin tahu yang lebih fungsional. Perancangan dilakukan melalui pendekatan rekayasa desain, yang meliputi observasi, wawancara, dan pemodelan menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor. Hasilnya adalah sebuah usulan desain rak vertikal berbentuk silinder dengan sistem rak bertingkat yang disusun spiral. Desain ini secara efektif memanfaatkan ruang ke atas dan menggunakan material berlubang untuk menjaga kebersihan produk dengan mengalirkan sisa air. Rak ini dirancang untuk mengoptimalkan alur produksi dan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan kerja. Dengan penerapan solusi ini, diharapkan UKM Tahu Pak Aco dapat meningkatkan produktivitas, menjaga mutu serta kebersihan tahu, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan ergonomis bagi para pekerjanya.
Penentuan Kriteria Performansi pada Eksternal Fiksator Berbasis Hexapod Menggunakan Delphi dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Apriani, Durkes Herlina; Priadythama, Ilham; Herdiman, Lobes
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 1 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.18.1.18968

Abstract

An external fixator is a medical device to support bones that require correction due to a defect or fracture. An external fixator with a hexapod system is the right device for correction of complex deformities because of its ability to repair bone in three dimensions. There are many external hexapod fixator products that are sold commercially with varied designs. So far, the success rate of fixators has only been reviewed from the final results on bone correction and frame specifications for biomechanical testing. This study aims to determine the criteria for an external fixator and determine the level of importance between the criteria. Determination of criteria and ranking of interests is carried out by Delphi and Analytical Hierarchy Process (AHP). The results of this study indicate that there are four main criteria for external fixators for each criterion assessment. The benefit of this research is to further develop hexapod based external fixator products.
Perancangan Ulang Kursi Roda Manual Menggunakan Kriteria Standar ISO 7176-5 Pradita, Ayu Anggit; Priadythama, Ilham; Susmartini, Susy
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 17, No 1 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 1 Maret 2018
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.217 KB) | DOI: 10.20961/performa.17.1.19068

Abstract

In Indonesia, the Ministry of Health of the Republic of Indonesia (2014) states that the percentage of persons with disabilities who have limitation in walking and climbing up the stairs are 10.26% from the total of disable people. Currently, the equipment which is used frequently is wheelchair, nevertheless, the availability of the wheelchair that fulfill the standard of ISO 7176-5 still deeply limited because it’s pricey and should be imported. In Indonesia, the distributed wheelchair which competes in the commercial market is dominated by Chinese product and some local makers. The purpose of the research is to redesign manual wheelchairs which fulfill the criteria ISO 7176-5. The research is using ISO 7176-5 as a reference design to redesign the main frames of initial wheelchair. The research is begun by comparing and observing 2 types of wheelchairs A and B in commercial market. The 2 wheelchairs (A and B) are measured and compared based on the ISO 176-5 dimension which consists of 27 items. From the measurement and comparison, the wheelchair A is chosen as referenced design because they have more adjustment amount. After that, the dimensions of wheelchair A will be adjusted to ISO 7176-5 and will be tested with Autodesk Inventor software to determine the strength of the main frames. The conclusion of the research is that the result of the suggested frame consist of displacement, von misses stress and safety factor which is revealed as safe. In addition, the dimension of the suggested wheelchair fulfill ISO 7176-5 which guarantees safety and comfort for the users.