Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PENDIDIKAN IPS

The Aesthetics of Wayang Klithik as A Study Of Local Cultural Wisdom in Wonosoco Village, Kudus Regency Anisa Ussolihah; Yusuf Falaq
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 13 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v13i2.1346

Abstract

The purpose of this study was to determine the aesthetic values of Wayang Klithik in Wonosoco Village, Kudus Regency. In this study, researchers used a qualitative descriptive method. Data collection techniques were carried out by conducting field studies in the Wonosoco Village, Kudus Regency. The data obtained were then analyzed descriptively. The results of the study show that the figures and characters played in the Wayang Klithik show have important values in life, as well as the elements and principles of wayang Klithik art which are the aesthetic value of Wayang Klithik itself. Wayang Klithik has essential and important values in supporting public knowledge and as an effort to preserve the art of Wayang Klithik. The aesthetic values contained in wayang klithik also have evil and good values, which can be used to be applied in everyday life or in society. As well as efforts to actualize the elements and principles in the art of Wayang Klithik can be used as material for development in increasing harmony. As well as being able to solve environmental problems and be able to develop various natural potentials in the environment.
Peran Konten Keagamaan di Media Sosial dalam Membentuk Sikap Toleransi Antarumat Beragama pada Generasi Z Dhimas Arya Saputra; Eva Dwi Yanti; Noor Saidatul Hidayah; Muhammad Kafiyuddin; Isma Khoiriyah; Yusuf Falaq
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3631

Abstract

Generasi Z sebagai kelompok digital natives banyak mengakses konten keagamaan melalui platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Konten tersebut hadir dalam dua bentuk utama, yakni konten inklusif yang meneguhkan nilai toleransi serta konten eksklusif yang berpotensi menumbuhkan sikap intoleran. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana konten keagamaan di media sosial berperan dalam membentuk sikap toleransi antarumat beragama pada Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis systematic literature review dengan mengkaji berbagai data sekunder dari publikasi ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan melalui pendekatan tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman keagamaan Generasi Z melalui proses mediatisasi agama. Konten inklusif ditampilkan secara ringkas, visual, menggunakan bahasa populer, dan menekankan nilai kemanusiaan universal. Konten eksklusif cenderung memakai narasi dikotomis, membangun framing “kami vs. mereka”, serta menampilkan potongan pesan yang kurang kontekstual. Faktor utama yang menentukan pengaruh konten tersebut adalah literasi digital dan literasi keagamaan, yang membantu Generasi Z bersikap kritis terhadap algoritma dan echo chamber, sehingga mampu memilih konten moderat dan mengembangkan sikap toleran. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan data sekunder, sehingga penelitian berikutnya dianjurkan untuk melibatkan data primer melalui wawancara mendalam guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.