Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN ALGORITMA TF/IDF DAN BLEU UNTUK PENILAIAN JAWABAN ESAI OTOMATIS Arief, Ulfah Mediaty; Sukamta, Sri; Nugroho, Hesti Wahyu; Pribadi, Feddy Setio
Edu Komputika Journal Vol 1 No 2 (2014): Edu Komputika Journal
Publisher : Edu Komputika Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap proses pembelajaran memerlukan suatu evaluasi berupa tes. Dalam perkembangannya tes dapat dilakukan secara online. Jenis tes antara lain tes benar salah, test pilihan ganda, tes mencocokan, dan tes esai. Sudah banyak penelitian di luar negeri maupun di dalam negeri yang mengembangkan metode-metode sebagai penilai jawaban esai otomatis. Sebagai contoh Eksperimen LSA untuk esai GMAT (Graduation Management Achievement Test) menghasilkan persetujuan dengan manusia sebesar 85%-91% (Valenti, Neri, & Cucchiarelli, 2003), Electronic Essay Rater (E-Rater) menghasilkan 87%-94% (Valenti, Neri, & Cucchiarelli, 2003), untuk penelitian di dalam negeri hasil uji coba SIMPLE (Ratna, Budiharjo, & Hartanto, 2007) menghasilkan 69.80%-94.64% untuk lima mahasiswa dan 77.18%-98.42% untuk sepuluh mahasiswa. Hasil yang didapatkan masih jauh dari yang diharapkan. Hal ini yang mendasari dilakukannya penelitian mengenai pembobotan yang baik dalam penilaian jawaban esai otomatis. Penelitian ini membandingkan Algoritma pembobotan TF/IDF dan BLEU dengan alat bantu Automatic Essay Scoring yang berbasis web untuk membobotkan jawaban siswa terhadap kunci jawaban esai serta meneliti pengaruh perluasan kunci jawaban serta penyisipan huruf pada kata kurang huruf (toleransi) untuk memaksimalkan hasil penilaian. Algoritma TF-IDF merupakan salah satu skema pembobotan istilah/term dalam pencarian dokumen yang terdiri pembobotan lokal Frequency Term (TF), pembobotan global Inverse Document Frequency (IDF), dan normalisasi. Sedangkan Algoritma BLEU merupakan salah satu sistem evaluasi otomatis yang dikenalkan oleh grup riset IBM. Dalam penelitian ini penulis menghitung nilai BLEU sampai 4-gram (4 kata) saja, sedangkan esai yang dinilai dibatasi pada esai yang merupakan jawaban dari pertanyaan pada tes esai (maksimal 250 kata per jawaban), bukan esai karangan yang panjang (lebih dari 250 kata) dan jawaban yang dinikai berupa kalimat bukan berupa jawaban hasil perhitungan (matematika, fisika dan kimia). Uji coba dilakukan dengan 10 soal esai dengan 22 peserta ujian. Secara keseluruhan, rata-rata korelasi TF/IDF-penilaian guru mencapai 0.70 dengan nilai korelasi tertinggi mencapai 0.98, sedangkan rata-rata korelasi BLEU-penilaian gurur mencapai 0.63 dengan nilai korelasi tertinggi mencapai 0.97. secara keseluruhan nilai yang dihasilkan algoritma TF/IDF lebih tinggi dari BLEU. Every learning process requires an evaluation of a test. In the development of the test can be done online. Types of tests include tests completely false, multiple choice tests, matching tests, and essay tests. There have been many studies abroad and within the country are developing methods as assessor automated essay answers. For example Experimental LSA for GMAT essay (Graduation Management Achievement Test) results in agreement with the human by 85% -91% (Valenti, Neri, & Cucchiarelli, 2003), the Electronic Essay Rater (E-Rater) resulted in 87% -94% (Valenti , Neri, & Cucchiarelli, 2003), for research on domestic trial results SIMPLE (Ratna, Budiharjo, & Hartanto, 2007) resulted in 69.80% -94.64% for the five students and 77.18% -98.42% for ten students. The results obtained are still far from the expected. It is for conducting research on a good weighting in the assessment of automated essay answers. This study compared the weighting algorithm TF / IDF and BLEU with Automatic Essay Scoring tools are web-based to membobotkan answers to the answer key student essay and examines the impact of the expansion of the answer key and the insertion of letters in the word less letters (tolerance) to maximize the results of the assessment. Algorithm TF-IDF weighting scheme is one term / terms in the search for documents consisting of local weighting Term Frequency (TF), Inverse Document Frequency weighting globally (IDF), and normalization. While the algorithm is one of the BLEU automatic evaluation system introduced by IBM research group. In this study the authors calculate the value to 4-gram BLEU (4 words) only, while the assessed essay essay is limited to the answers of the questions on the test essay (maximum of 250 words per answer), not an essay written by a long (more than 250 words ) and answer dinikai not be the answer in the form of sentence calculation results (mathematics, physics and chemistry). The test is done with 10 essays by 22 examinees. Overall, the average correlation of TF / IDF-teacher ratings reached 0.70 with the highest correlation value reaches 0.98, while the average correlation of BLEU-assessment gurur reached 0.63 with the highest correlation value reaches 0.97. overall value of the resulting algorithm TF / IDF higher than BLEU.
IMPLEMENTASI METODE ANT COLONY UNTUK TRAVELING SALESMAN PROBLEM MENGGUNAKAN GOOGLE MAPS PADA KOTA-KOTA DI JAWA TENGAH Harizka, Awang; Pribadi, Feddy Setio
Edu Komputika Journal Vol 1 No 2 (2014): Edu Komputika Journal
Publisher : Edu Komputika Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan metode Ant Colony untuk Traveling Salesman Problem (TSP) dengan memanfaatkan Google Maps studi kasus pada kota-kota di Jawa Tengah. Algoritma Ant System yang merupakan salah satu algoritma Ant Colony Optimization (ACO) digunakan untuk membangun sebuah rute yang optimal untuk Traveling Salesman Problem pada Google Maps. Dari hasil pengujian untuk inputan kota kurang dari 10, algoritma Ant System mampu memberikan hasil yang optimal. Sedangkan untuk inputan kota lebih dari 10, algoritma Ant System tidak mampu memberikan hasil yang optimal. Oleh karena itu untuk menambah kinerja algoritma Ant System ditambahkan algoritma Local Search 2opt. Perbandingan hasil perjalanan yang dihasilkan kedua algoritma Ant System sebelum dan setelah ditambah dengan algoritma Local Search 2-opt juga dibandingkan dengan algoritma Greedy. Hasil pengujian menunjukan algoritma Ant System Local Search mempunyai bobot jarak dan waktu tempuh yang paling kecil dari dua algoritma yang lain, serta jalur Traveling Salesman Problem yang dibangun optimal. Pada hasil waktu komputasi dalam perhitungan jalur Traveling Salesman Problem, algoritma Greedy membutuhkan waktu komputasi yang paling sedikit dibandingkan dengan algoritma Ant System dan Ant System Local Search. The purpose of this study was to implemented Ant Colony method to solve the Traveling Salesman Problem (TSP) using Google Maps on cities of Central Java. Ant System algorithm is one of the Ant Colony Optimization (ACO) algorithm to determine the optimum route on Google Maps and solves Traveling Salesman Problem. Based on results for 10 cities input, the Ant System algorithm can solves optimum route, the otherwise where input is more than 10 cities it can’t solve optimum route. Therefore to improve performance of Ant System algorithm, the Local Search 2-opt algorithm added to Ant System algorithm. The comparison of the results of route optimum construction both algorithm, that shows the Ant System algorithm with Local Search 2-opt have the best minimum cost tour. And the best results of computation time was produced by Greedy algorithm.
SISTEM LAYANAN MONITORING STATUS GIZI ANAK BERBASIS ANDROID TERINTERGRASI DENGAN WEB Suryanto, Agus; Paramita, Octavianti; Pribadi, Feddy Setio
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v15i1.7394

Abstract

Indonesia:Penelitian ini mencoba merancang suatu aplikasi Layanan Informasi sistem pendukung keputusan yang digunakan untuk menentukan status gizi seseorang. Sistem yang dirancang ini berbasis Android. Hal ini dilakukan karena saat ini telah banyak masyarakat umum yang menggunakan Smartphone ataupun Tablet PC yang berbasis android untuk menunjang kebutuhannya sehari-hari.Tujuan Penelitian ini adalah untuk membuat perangkat lunak  perhitungan (prototipe) status gizi berbasis android dengan memanfaatkan teknologi piranti mobile, sehingga nantinya dapat terbentuk sebuah aplikasi layanan monitoring status gizi anak secara berkelanjutan yang dapat diakses oleh semua pengguna melalui piranti mobile (smartphone atau pc tablet) yang terintergrasi dengan Web.Penelitian ini meliputi tiga aspek utama yaitu : 1) analisis kebutuhan sistem, 2) perancangan prototype sistem, dan 3) pengembangan sistem. Kelayakan Produk aplikasi status gizi ini dilakukan dengan cara mengukur tingkat keakuratan (prosentase kesalahan hitung) dari hasil perhitungan aplikasi. Cara pengujian dengan membandingan hasil perhitungan aplikasi android dan data sampel hasil pengukuran dengan menggunakan  rumus IMT di berbagai posyandu berdasarkan kondisi anak. Proses validasi ini menggunakan tablet PC agar mempermudah pengujian.Kesimpulan  yang diperoleh melalui penelitian ini : Pertama; Pembuatan Aplikasi Android ini mengkonversikan rumus IMT berdasarkan Berat Badan dan Tinggi Badan anak ke dalam sistem aplikasi berbasis android yang terintergrasi dengan Web,  Kedua; Hasil analisis besar kesalahan perhitungan Rumus Indeks Masa Tubuh adalah MSE sebesar 0 sedangkan dalam bentuk persentase MAPE sebesar 0% . Hal ini menunjukan tidak terdapat kesalahan pada perhitungan aplikasi terhadap Rumus IMT.  Semakin  kecil  nilai  MSE  dan  MAPE-nya semakin  tinggi tingkat keakurasinnya., Ketiga; Aplikasi Penentu Status Anak Berbasis Android layak dan dapat dimanfaatkan oleh tenaga medis ataupun umum. Karena tingkat kekurasian sesuai dengan standar WHO.Inggris:This study tried to design an Information Services application decision support system used to determine the nutritional status of a person. Designed system is based on Android. This is done because today has many general public who use the Smartphone or Tablet PC based on Android to support the needs of everyday life.The purpose of this study is to make a calculation software (prototype) nutritional status based on android by utilizing mobile devices, so that later can form a service application monitoring the nutritional status of children in a sustainable manner that is accessible to all users through a mobile device (smartphone or tablet pc) which is integrated with the web.This study includes three main aspects, namely: 1) analysis of the needs of the system, 2) design of prototype systems, and 3) the development of the system. Eligibility Product applications nutritional status is done by measuring the level of accuracy (percentage error count) from the calculation of the application. How the test by comparing the calculation results of android applications and sample data measurement results by using the formula BMI in various posyandu based on the child's condition. This validation process using a tablet PC in order to facilitate testing.The conclusion obtained through this research: First; Android Application Development is converting a BMI formula based Weight and Height of children into android-based application system that is integrated with the Web, Second; The results of the analysis of major miscalculation body mass index formula is the MSE of 0, while in the form of MAPE percentage of 0%. This shows there is no error in the calculation of the formula BMI app. The smaller the value of MSE and MAPE its higher level keakurasinnya., Third; Determinants of Status Applications Android Based Child feasible and can be used by medical personnel or the public. Because kekurasian level according to WHO
Pembuatan Aplikasi Klasifikasi Otomatis Laporan Keluhan Warga di Polrestabes Semarang Akbar, Dawam Muhammad; Pribadi, Feddy Setio
Edu Komputika Journal Vol 4 No 1 (2017): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to simplify the classification document of report complaints in Polrestabes Semarang. This research used cosine similarity algorithm and nearest neighbor algorithm on classification process. Cosine similarity measure between two vector of an inner product space. Nearest neighbor calculate vector distance of the document to another. The result show that the accuracy of cosine similarity algorithm is better than nearest neighbor algorithm. It has the value 93,334% for cosine similarity algorithm and 80% for nearest neighbor algorithm.
Pengembangan Jump Power Meter Sebagai Alat Pengukur Power Tungkai Haryono, Sri; Pribadi, Feddy Setio
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 2, No 1 (2012): July 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v2i1.2550

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merancang dan merealisasikan alat pengukur power tungkai yang bernama JPM, mangetahui nilai validitas alat dan reliabilitas alat, dan menciptakan JPM sebagai alat pengukur power tungkai yang handal. Sampel adalah 20 orang mahasiswa PKLO semester 5 (lima) UNNES tahun 2011 yang melakukan tes vertical jump menggunakan papan vertical jump, Jump DF, dan JPM. Penelitian menggunakan metode observasi, metode perencanaan dan perancangan, metode percobaan dan pengujian, dan analisis. Metode analisis dihitung menggunakan rumus korelasi Pearson dengan terlebih dahulu mengubah data mentah menjadi skor-t.Hasil analisis data diperoleh nilai validitas JPM dibandingkan dengan papan vertical jump sebesar 0,730736. Nilai validitas JPM dibandingkan dengan Jump DF diperoleh nilai validitas sebesar 0,70773. Nilai reliabilitas JPM sebesar 0,9186. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa JPM sebagai alat pengukur power tungkai memiliki tingkat validitas yang tinggi dan reliabilitas yang sangat tinggi sehingga dapat diandalkan sebagai alat pengukur power tungkai.The purpose of this research is to design and realize the leg power meter device called JPM, to value the validity and reliability of the device, and create JPM as a reliable leg power meter. The sample is 20 students from the semester 5th PKLO  UNNES 2011 that doing the vertical jump test using measuring board, Jump DF, and JPM. Research using observational methods, methods of planning and design, method of trial and testing, and analysis. The method of analysis was calculated using the Pearson correlation formula by first transform raw data into t-score. The analysis results for the validity of the JPM compared with vertical jump is 0.730736. The validity of the JPM compared with Jump DF is 0.70773. JPM reliability value is 0.9186. It can be concluded that the JPM as leg power device have a high level of validity and are very high level of reliability, so it can be relied upon as a means of measuring the leg power meter.
RANCANG BANGUN ALAT UKUR KETINGGIAN LOMPATAN DENGAN SENSOR INFRA MERAH Pribadi, Feddy Setio; Haryono, Sri
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v3i1.1557

Abstract

Salah satu manfaat produk teknologi olahraga adalah untuk memudahkan dalam melakukan tespengukuran atlet. Pada proses pembinaan dibutuhkan berbagai macam tes untuk mengetahuiperkembangan yang dialami atlet, salah satunya adalah tes untuk mengukur ketinggian lompatan seorangatlit. Cara konvensional mengukur ketinggian adalah tes vertical jump menggunakan papan ukur,sedangkan cara modern menggunakan alat antara lain Jump DF dan Force Plate. Cara konvensional justrupaling banyak digunakan untuk mengukur power tungkai, yaitu tes vertikal jump. Pada penelitian ini akandikembangkan sebuah alat yang mampu untuk mengukur ketinggian lompatan seoarang atlit denganmemanfaatkan sensor infra merah sebagai sensor pengukur jarak.Alat pengukur ketinggian lompatan yang telah dihasilkan dalam penelitian ini telah mampumengukur ketinggian lompatan yang dilakukan oleh seseorang. Hasil pengukuran yang didapatkan dari alatini mempunyai tingkat validitas yang tinggi yaitu 0,894691 dan 0,830714 dengan dibandingkan pada alatukur sejenis yaitu vertical jump dan jump DF. Kelebihan yang didapatkan dari alat yang lain adalah bahwaalat ini dapat langsung menampilkan nilai ketinggian lompatan yang dihasilkan oleh seorang pelompattanpa harus melibatkan pihak ketiga sebagai pengamat hasil lompatan. Hal ini akan meningkatkan nilaiakurasi dari lompatan yang dihasilkan oleh seorang pelompat. Selain tingkat akurasi yang didapatkan tinggialat pengukur tinggi lompatan ini juga mempunyai ongkos produksi yang jauh lebih mrah dibandingkan alatsejenis.Salah satu manfaat produk teknologi olahraga adalah untuk memudahkan dalam melakukan tespengukuran atlet. Pada proses pembinaan dibutuhkan berbagai macam tes untuk mengetahuiperkembangan yang dialami atlet, salah satunya adalah tes untuk mengukur ketinggian lompatan seorangatlit. Cara konvensional mengukur ketinggian adalah tes vertical jump menggunakan papan ukur,sedangkan cara modern menggunakan alat antara lain Jump DF dan Force Plate. Cara konvensional justrupaling banyak digunakan untuk mengukur power tungkai, yaitu tes vertikal jump. Pada penelitian ini akandikembangkan sebuah alat yang mampu untuk mengukur ketinggian lompatan seoarang atlit denganmemanfaatkan sensor infra merah sebagai sensor pengukur jarak.Alat pengukur ketinggian lompatan yang telah dihasilkan dalam penelitian ini telah mampumengukur ketinggian lompatan yang dilakukan oleh seseorang. Hasil pengukuran yang didapatkan dari alatini mempunyai tingkat validitas yang tinggi yaitu 0,894691 dan 0,830714 dengan dibandingkan pada alatukur sejenis yaitu vertical jump dan jump DF. Kelebihan yang didapatkan dari alat yang lain adalah bahwaalat ini dapat langsung menampilkan nilai ketinggian lompatan yang dihasilkan oleh seorang pelompattanpa harus melibatkan pihak ketiga sebagai pengamat hasil lompatan. Hal ini akan meningkatkan nilaiakurasi dari lompatan yang dihasilkan oleh seorang pelompat. Selain tingkat akurasi yang didapatkan tinggialat pengukur tinggi lompatan ini juga mempunyai ongkos produksi yang jauh lebih mrah dibandingkan alatsejenis.Kata Kunci : Infra merah : Infra merah
Aplikasi Microsoft Office Excel 2010 untuk Menganalisis Butir Soal Pilihan Ganda Pramana, Yanuar Arif; Supraptono, Eko; Pribadi, Feddy Setio
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v5i2.3561

Abstract

Abstrak— Kegiatan menganalisis butir soal merupakan salah satu “kewajiban bagi setiap guru”. Dikatakan kewajiban karena setiap guru pada akhirnya harus dapat memberikan informasi kepada lembaganya ataupun kepada siswa itu sendiri tentang bagaimana dan sejauhmana penguasaan dan kemampuan yang telah dicapai siswa terhadap materi dan keterampilan-keterampilan mengenai mata pelajaran yang telah diberikan. Pekerjaan menganalisis hasil ulangan harian atau ulangan akhir semester bagi guru tentu banyak menyita waktu untuk melaksanakannya. Sehingga belum semua guru yang mampu melaksanakan analisis untuk semua hasil ulangan maupun hasil ujian. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat saat ini, analisis terhadap butir soal dapat dilakukan menggunakan program komputer yang sudah dikenal untuk menganalisis soal, misalnya menggunakan microsoft excel. Program ini sudah memasyarakat karena hampir disetiap unit komputer telah tersedia program microsoft excel sehingga mudah untuk menggunakannya. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development), dengan metode pengumpulan data angket yang digunakan untuk mengetahui apakah Aplikasi Analisis Butir Soal Pilihan Ganda Menggunakan Microsoft Office Excel 2010 mempunyai desain yang sesuai dan mudah digunakan guru. Aplikasi ini diujicobakan pada responden pakar dan Guru SMK di Karangawen, Demak. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif presentase. Ujicoba yang telah dilakukan, menurut uji pakar, diperoleh nilai presentase 83,33% untuk seluruh aspek, yang masuk pada kategori sangat baik, menurut hasil ujicoba terbatas diperoleh presentase 85,03% juga untuk seluruh aspek yang dinilai. Uji coba sebenarnya memperoleh presentase keseluruhan 85,26%, yang masuk dalam kategori sangat baik, dari data yang dihasilkan, maka dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Analisis Butir Soal Pilihan Ganda Menggunakan Microsoft Office Excel 2010 mempunyai desain yang sesuai dan mudah digunakan guru untuk menganaliis soal pilihan ganda. Keywords— Aplikasi, analisis butir soal; Microsoft Office Excel 2010
Penerapan Cosine Similarity dalam Aplikasi Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (Wetboek Van Koophandle Voor Indonesia) Kesuma, Hirroe Wijaya Ani; Pribadi, Feddy Setio
Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v8i1.8790

Abstract

Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) merupakan salah satu kitab hukum yang dipakai di Indonesia.  KUHD terbagi atas dua kitab dan 23 bab. Permasalahan yang muncul adalah mencari bagian pasal maupun ayat yang dilakukan secara manual. Oleh karena itu dibutuhkan suatu aplikasi yang menerapkan konsep sistem temu kembali (Information Retrieval) yang dapat melakukan pencarian kembali suatu indeks berdasarkan query yang diinput user.  Salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk mencocokkan dan menghitung kedekatan antara query dengan indeks suatu pasal tertentu dalam kitab adalah Vector Space Model yang menggunakan nilai cosinus untuk melihat kedekatan antara keduanya. Metode ini dikenal dengan Cosine Similarity. Kemudian untuk melihat kinerja sistem dalam menerapkan metode ini, dapat dilihat melalui perhitungan performance measure dengan nilai recall sebesar 55,04%, nilai precission sebesar 63,33%, dan nilai f-measure sebesar 56,93%.
Implementasi Sistem Pendukung Keputusan Peminatan Peserta Didik SMA menggunakan Metode AHP (Analytic Hierarchy Process) dan SAW (Simple Additive Weighting) Purwitasari, Kitnas Dian; Pribadi, Feddy Setio
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v7i2.8583

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan yang dapat memudahkan dalam proses peminatan peserta didik SMA dan memberikan alternatif peringkat hasil proses peminatan. Sistem pendukung keputusan (SPK) merupakan suatu sistem yang mendukung manajer dalampengambilan keputusan untuk permasalahan semi terstruktur dengan tujuan sebagai alat bantu manajer untuk memperluas kapabilitas mereka dalam pengambilan keputusan dan bukan untuk menggantikan manajer. Dengan kurikulum 2013 ini, banyak kriteria yang digunakan dalam peminatan yang bertujuan agar peminatan dapat memasukan peserta didik ke dalam kelompok peminatanyang sesuai dengan bakat dan minat mereka. Apabila antara minat, bakat, kemampuan dan harapannya dengan peminatan yang dipilih tidak sesuai, maka kemampuannya tidak optimal. Guru BK dalam menentukan peminatan peserta didik, banyak kriteria-kriteria yang harus dipertimbangkan. Oleh karena itu dibutuhkan sistem pendukung keputusan untuk memudahkan guru BK dalam menentukan peminatan peserta didik. Metode AHP merupakan suatu metode sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan bobot pada kriteriapeminatan peserta didik dan menguji konsistensinya. Metode SAW merupakan suatu metode penjumlahan terbobot. Dalam penelitian ini metode AHP digunakan untuk memberikan bobot dari setiap kriteria peminatan peserta didik di SMA Negeri 1 Maos. Kriteria yang digunakan dalam peminatan peserta didik di SMA Negeri 1 Maos adalah nilai raport, nilai ujian nasional, peminatan peserta didik dan peminatan orang tua. Bobot yang diperoleh dari metode AHP menjadi nilai input pada metode SAW dalam menentukan alternatif yang akan dipilih. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat membantu guru BK dalammenentukan peminatan peserta didik di SMA Negeri 1 Maos.Kata kunci— SPK, AHP, SAW, peminatan, SMA
Implementasi Algoritma Naive Bayes Classifier dalam Pengklasifikasian Teks Otomatis Pengaduan dan Pelaporan Masyarakat melalui Layanan Call Center 110 Handayani, Fitri; Pribadi, Feddy Setio
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v7i1.8585

Abstract

Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan salah satu lembaga yang menyediakan layanan pelaporan dan pengaduan melalui call center 110 dengan mengirimkan teks singkat kepada staff terdekat dengan Tkp, kasus yang dilaporkan atau diadukan akan segera ditinjau dan ditindak lanjut. Banyaknya data yang masuk ke dalam sistem dengan pengklasifikasian kasus secara manual membuat petugas kesulitan dalam pengolahan data, oleh karena itu dibutuhkan sistem klasifikasi teks pelaporan dan pengaduan melalui layanan 110 . Pada penelitian ini metode yang digunakan dalam pengklasifikasi teks otomatis menggunakan metode Naive bayes Classifier. Metode Naive Bayes Classifiers yaitu salah satu metode  klasifikasi teks berdasarkan probabilitas kata kunci dalam membandingkan dokumen latih dan dokumen uji. Keduanya dibandingkan melalui beberapa tahap persamaan, yang akhirnya diperoleh hasil probabilitas tertinggi yang ditetapkan sebagai kategori dokumen baru.Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu pengklasifikasian teks otomatis pelaporan dan pengaduan mayarakat dengan menggunakan metode Naive bayes Classifiers menghasilkan rata-rata akurasi yang tinggi,yaitu recall 93%, precission 90 %,dan f-measure 92%.