Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

KELEKATAN IBU TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA 4-5 TAHUN (STUDI KASUS : IBU RUMAH TANGGA DI KOTA BATU) Novira Dwi Arini; Nurhenti Dorlina Simatupang
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i2.1070

Abstract

Kelekatan ibu dan anak terhadap ibu yang berperan sebagai ibu rumah tangga akan mempengaruhi kemandirian anak usia 4-5 Tahun di Kota Batu. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kelekatan ibu dan anak terhadap kemandirian anak usia 4-5 Tahun (Studi Kasus: Ibu Rumah Tangga). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya hasil dari kelekatan anak dan ibu dari ketiga responden yang telah di wawancara. Dan juga didukung dengan observasi lapangan didapatkan hasil bahwa ibu masih kurang dalam memahami dan mengetahui mengenai kelekatan antara ibu dan anak, namun ibu selalu berusaha untuk memberikan kasih sayang kepada anak-anak mereka, lalu pada anak-anak dari ketiga anak sudah mampu dan cakap dalam melaksanakan aktivitas di rumah tanpa harus selalu meminta bantuan kepada ibunya, tingkat kemandirian sudah dapat dicapai dengan baik walau terkadang masih tidak sesuai atau mengikuti perasaan hati anak, sebagai orang tua memang tidak luput dari pengetahuan mengenai pola pengasuhan, maka dari itu menjadi orang tua adalah proses sepanjang hayat, dari penelitian juga menyebutkan bahwa orang tua memang masih kurang memahami dan memakanai secara luas pentingnya kelekatan serta konsep pola asuh, namun semua orang tua pada dasarnya menerapkan pola asuh didasari dengan rasa kasih sayang.
HUBUNGAN ANTARA KEKERASAN VERBAL DENGAN PERILAKU AGRESIF ANAK USIA 4-6 TAHUN Salfina Rahma Agustina; Nurhenti Dorlina Simatupang
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i2.971

Abstract

This research is based on the background of aggressive behavior that appears in children who experience verbal violence in the Dharma Wanita Persatuan Waru Kindergarten. The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between verbal violence and aggressive behavior in children aged 4-6 years. This research uses correlational quantitative research with 30 samples. Data analysis of this research uses product-moment correlation data analysis with a prerequisite test for normality test and linearity test. The results showed that there was a relationship between verbal violence and aggressive behavior in children aged 4-6 years or Ha was accepted and Ho was rejected because the value of the r-Pearson correlation was 0.869 in the range of r-person correlation values ??(0.81 – 0.99), which means that between variable x (verbal violence) with variable y (aggressive behavior) has a relationship with the high category. In addition, the results of the educational background of parents at Dharma Wanita Persatuan Waru Kindergarten are low, namely at the elementary school (20%), junior high school (26%), junior high/vocational school (46%), D1-D3 (3%), S1 ( 3%). So it can be concluded that the education factor of parents is the cause of verbal abuse to children so that children show aggressive behavior that can disturb themselves and others.
KELEKATAN IBU TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA 4-5 TAHUN (STUDI KASUS : IBU RUMAH TANGGA DI KOTA BATU) Novira Dwi Arini; Nurhenti Dorlina Simatupang
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i2.1070

Abstract

Kelekatan ibu dan anak terhadap ibu yang berperan sebagai ibu rumah tangga akan mempengaruhi kemandirian anak usia 4-5 Tahun di Kota Batu. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kelekatan ibu dan anak terhadap kemandirian anak usia 4-5 Tahun (Studi Kasus: Ibu Rumah Tangga). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya hasil dari kelekatan anak dan ibu dari ketiga responden yang telah di wawancara. Dan juga didukung dengan observasi lapangan didapatkan hasil bahwa ibu masih kurang dalam memahami dan mengetahui mengenai kelekatan antara ibu dan anak, namun ibu selalu berusaha untuk memberikan kasih sayang kepada anak-anak mereka, lalu pada anak-anak dari ketiga anak sudah mampu dan cakap dalam melaksanakan aktivitas di rumah tanpa harus selalu meminta bantuan kepada ibunya, tingkat kemandirian sudah dapat dicapai dengan baik walau terkadang masih tidak sesuai atau mengikuti perasaan hati anak, sebagai orang tua memang tidak luput dari pengetahuan mengenai pola pengasuhan, maka dari itu menjadi orang tua adalah proses sepanjang hayat, dari penelitian juga menyebutkan bahwa orang tua memang masih kurang memahami dan memakanai secara luas pentingnya kelekatan serta konsep pola asuh, namun semua orang tua pada dasarnya menerapkan pola asuh didasari dengan rasa kasih sayang.
HUBUNGAN ANTARA KEKERASAN VERBAL DENGAN PERILAKU AGRESIF ANAK USIA 4-6 TAHUN Salfina Rahma Agustina; Nurhenti Dorlina Simatupang
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i2.971

Abstract

This research is based on the background of aggressive behavior that appears in children who experience verbal violence in the Dharma Wanita Persatuan Waru Kindergarten. The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between verbal violence and aggressive behavior in children aged 4-6 years. This research uses correlational quantitative research with 30 samples. Data analysis of this research uses product-moment correlation data analysis with a prerequisite test for normality test and linearity test. The results showed that there was a relationship between verbal violence and aggressive behavior in children aged 4-6 years or Ha was accepted and Ho was rejected because the value of the r-Pearson correlation was 0.869 in the range of r-person correlation values ??(0.81 – 0.99), which means that between variable x (verbal violence) with variable y (aggressive behavior) has a relationship with the high category. In addition, the results of the educational background of parents at Dharma Wanita Persatuan Waru Kindergarten are low, namely at the elementary school (20%), junior high school (26%), junior high/vocational school (46%), D1-D3 (3%), S1 ( 3%). So it can be concluded that the education factor of parents is the cause of verbal abuse to children so that children show aggressive behavior that can disturb themselves and others.
KELEKATAN IBU TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA 4-5 TAHUN (STUDI KASUS : IBU RUMAH TANGGA DI KOTA BATU) Novira Dwi Arini; Nurhenti Dorlina Simatupang
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i2.1070

Abstract

Kelekatan ibu dan anak terhadap ibu yang berperan sebagai ibu rumah tangga akan mempengaruhi kemandirian anak usia 4-5 Tahun di Kota Batu. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kelekatan ibu dan anak terhadap kemandirian anak usia 4-5 Tahun (Studi Kasus: Ibu Rumah Tangga). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya hasil dari kelekatan anak dan ibu dari ketiga responden yang telah di wawancara. Dan juga didukung dengan observasi lapangan didapatkan hasil bahwa ibu masih kurang dalam memahami dan mengetahui mengenai kelekatan antara ibu dan anak, namun ibu selalu berusaha untuk memberikan kasih sayang kepada anak-anak mereka, lalu pada anak-anak dari ketiga anak sudah mampu dan cakap dalam melaksanakan aktivitas di rumah tanpa harus selalu meminta bantuan kepada ibunya, tingkat kemandirian sudah dapat dicapai dengan baik walau terkadang masih tidak sesuai atau mengikuti perasaan hati anak, sebagai orang tua memang tidak luput dari pengetahuan mengenai pola pengasuhan, maka dari itu menjadi orang tua adalah proses sepanjang hayat, dari penelitian juga menyebutkan bahwa orang tua memang masih kurang memahami dan memakanai secara luas pentingnya kelekatan serta konsep pola asuh, namun semua orang tua pada dasarnya menerapkan pola asuh didasari dengan rasa kasih sayang.
PENGARUH PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI ANAK 4-5 TAHUN Daffa Rizky Widhyadiani; Ruqoyyah Fitri; Eka Cahya Maulidiyah; Nurhenti Dorlina Simatupang
Kumara Cendekia Vol 13, No 3 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i3.91239

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun di beberapa taman kanak-kanak yang berada di kota Surabaya. Ditemukan penyebab dari rendahnya kemampuan mengenal betuk geoemetri anak usia 4-5 tahun yang disebabkan pembelajaran berpusat pada guru dan tidak melibatkan anak secara langsung sedangkan model pembelajaran yang diterapkan adalah model pembelajaran kelompok dengan sudut bermain. Dimana kita ketahui bahwa anak belajar sambil bermain sehingga penting untuk melibatkan anak dalam kegiatan pembelajarannya. Selain itu, model pembelajaran kooperatif terkhusus model pembelajaran kooperatif tipe talking stick masih begitu asing bagi guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking stick terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Design. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang memiliki karakteristik sama sebanyak 50 anak yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil uji Mann-Whitney U dengan SPSS 25 For Windows menunjukkan asymp. Sig (2-tailed) bernilai 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia 4-5 tahun.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN KEMANDIRIAN DALAM AKTIVITAS SEHARI-HARI PADA ANAK 4-6 TAHUN Dwi Ummi Fhadlilah; Nurhenti Dorlina Simatupang; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Melia Dwi Widayanti
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.102292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara penggunaan gadget dengan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari anak usia 4-6 tahun ]. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner yang disebarkan pada responden. Sampel penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun yang berjumlah 139 orang. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji korelasi Pearson Correlation. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan gadget dengan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari pada anak usia 4-6 tahun yang ditunjukkan dengan nilai Sig. < 0.05 dan nilai koefisien korelasi yang ditunjukkan sebesar 0.552 yang artinya kekuatan antar hubungan berada pada kategori sedang. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak menunjukkan penggunaan gadget yang ideal yang ditandai dengan adanya peran orang tua yang baik dalam memberikan pengawasan dan kontrol pada anak serta tingkat kemandirian anak dalam melakukan aktivitas keseharian mayoritas berada di kategori yang baik.
PENGEMBANGAN AUGMENTED REALITY “FARM ANIMAL COUNT” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI ANAK USIA DINI Firasya Nurin Khairina; Eka Cahya Maulidiyah; Nurhenti Dorlina Simatupang; Ruqoyyah Fitri
Kumara Cendekia Vol 12, No 4 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i4.90768

Abstract

Pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini penting untuk mengembangkan berbagai aspek termasuk perkembangan kognitif yang mencakup kemampuan numerasi. Tujuan  penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality “Farm Animal Count” untuk memudahkan anak belajar numerasi pengenalan bilangan 1-10. Metode pada penelitian ini adalah Research and Development dengan model ADDIE. Sementara subjek dalam penelitian ini ialah 20 anak di TK JJ Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menyebar angket, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan menggunakan rumus skala likert dan analisis keefektifan menggunakan teknik Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan media memiliki kelayakan untuk digunakan berdasarkan hasil uji validasi materi memperoleh persentase sebesar 97% dan validasi ahli media memperoleh 96%. Sementara berdasarkan uji coba pengguna guru dan anak menunjukkan bahwa media telah sesuai dengan capaian pembelajaran dan kebutuhan anak. Hasil uji efektivitas media Farm Animal Count menunjukkan bawah Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 sehingga Sig. (2-tailed) < 0.05 atau 0.000 < 0.05 maka Ha diterima. Berdasarkan tersebut dapat diketahui bahwa penggunaan media “Farm Animal Count” efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan numerasi pengenalan bilangan 1-10  pada anak usia 4-5.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA PERMACIL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA ANAK USIA 5-6 TAHUN Galuh Resa Wulandari; Nurhenti Dorlina Simatupang; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Melia Dwi Widayanti
Kumara Cendekia Vol 13, No 2 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i2.101104

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peluang untuk meningkatkan kemampuan literasi budaya anak kelompok B TK Negeri Pembina Surabaya melalui program kegiatan Gerbaku (Gerakan Baca Buku). Di samping itu, literasi budaya anak di sekolah tersebut juga masih perlu ditingkatkan karena beberapa anak tumbuh dengan paparan budaya yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan, validitas, dan efektivitas media buku cerita Permacil untuk meningkatkan literasi budaya anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku cerita Permacil yang dikembangkan termasuk dalam kategori valid dan sangat layak digunakan dengan perolehan validasi dari ahli materi sebesar 96% dan ahli media sebesar 92,5%, sementara untuk uji kepraktisan oleh guru dan anak masing-masing memperoleh 100% dan 97%, sehingga dikategorikan sangat praktis. Selanjutnya, hasil output pada uji N-gain skor nilai mean yang didapatkan sebesar 0,8782 yang berarti bahwa efektivitas penggunaan media buku cerita Permacil tinggi. Selain itu, N-gain persennya memperoleh nilai rata-rata 87,82%, sehingga dapat ditafsirkan sebagai efektif. Dapat disimpulkan bahwa media buku cerita Permacil efektif digunakan untuk meningkatkan literasi budaya anak usia 5-6 tahun.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA DIGITAL “SERASA” UNTUK MENGEMBANGKAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI Alfin Nur 'Aini; Nurhenti Dorlina Simatupang; Muhammad Reza; Sri Widayati
Kumara Cendekia Vol 12, No 2 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i2.87870

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan perilaku prososial dalam hal kerja sama anak yang belum sesuai standar tingkat pencapaian perkembangan anak usia 5-6 tahun. Anak cenderung tidak mau membereskan alat bermain ketika selesai digunakan dan tidak mau bergabung bermain bersama teman. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui kelayakan dan keefektifan media buku cerita bergambar digital “SERASA” terhadap perilaku prososial anak  usia dini. Jenis penelitian ini yakni Research and Development dengan model ADDIE yakni analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah 12 anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya. Media buku cerita bergambar digital “SERASA” telah dilakukan validasi oleh ahli materi dan ahli media. Hasil validasi oleh ahli materi mendapat skor sebesar 92,5% dan validasi oleh ahli media mendapat skor 95% yang artinya media buku cerita bergambar digital “SERASA” sangat layak digunakan. Uji efektivitas media melalui uji wilcoxon dengan SPSS 25 menunjukkan asymp. Sig (2-tailed) bernilai 0.002 maka  p < 0.05 atau 0.002 < 0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat perbedaan rata-rata pada pretest dan posttest dimana nilai posttest mengalami kenaikan sehingga media buku cerita bergambar digital “SERASA” efektif digunakan dalam mengembangkan perilaku prososial anak usia 5-6 tahun.