Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Surakarta Civil Engineering Review

Analisis Tingkat Pelayanan Jalan pada Perlintasan Sebidang dengan Rel Kereta Api Ragil Budi Kuncoro; Silvia Yulita Ratih; Luky Primantari
Surakarta Civil Engineering Review Vol 2 No 1 (2022): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.594 KB)

Abstract

Kemacetan terjadi pada kawasan yang mempunyai intensitas kegiatan dan penggunaan lahan yang tinggi salah satunya di ruas jalan Mojo Jaten Karanganyar. Jalan tersebut merupakan ruas jalan komplek pabrik dan pergudangan yang dilewati oleh bus dan truk besar. Jalan ini tergolong memiliki aktivitas ruas jalan yang padat dan adanya persimpangan dengan perlintasan rel kereta api sehingga lalu lintas di persilangan tersebut menyebabkan tundaan (delay) ketika kereta api melintas. Metode penelitian yang di gunakan analisis deskriptif. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui Tingkat Pelayanan Jalan, tundaan dan panjang antrian ketika palang pintu di tutup. Berdasarkan hasil penelitian, Tingkat Pelayanan Jalan (Level Of Service) di Jalan Mojo dikategorikan E dengan nilai 0,90<LOS<1 dengan kondisi pelayanan kurang baik. Arus lebih rendah daripada tingkat pelayanan D dengan volume lalu lintas mendekati kapasitas jalan dan kecepatan sangat rendah. Durasi penutupan terlama saat penutupan palang pintu kereta api Jaten adalah 253 detik, sedangkan durasi tersingkat saat penutupan 139 detik. Tundaan rata-rata di Jalan Mojo sebesar 92,63 detik dari arah barat dan 106,63 detik dari arah timur dan panjang antrian rata-rata saat palang pintu ditutup dengan panjang 145,83 m dari arah barat dan 170,45 dari arah timur.
Evaluasi Kinerja Waduk Cengklik dalam Pemenuhan Kebutuhan Nina Pebriana; Luky Primantari; Eny Widyawati
Surakarta Civil Engineering Review Vol 2 No 2 (2022): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.009 KB)

Abstract

Masyarakat membutuhkan air sebagai kebutuhan utama sehari-hari. Waduk adalah danau buatan sebagai hasil pembangunan bangunan air yang disebut bendungan. Kualitas dan kebutuhan air sebagai kebutuhan utama setiap orang terutama masyarakat sekitar waduk sangat diperlukan. Salah satunya adalah peningkatan produktivitas tanaman pangan sebagai komoditas penting di Indonesia khususnya padi, pemenuhan air mempunyai peran penting pada kegiatan ini. Pemenuhan kebutuhaan air untuk pertanian penyalurannya diakukan melalui irigasiyang berasal dari suatu tampungan yang bernama embung ataupun waduk. Waduk adalah suatu badan air dengan cara membendung sungai dengan modifikasi manusia dan dapat dikontrol dalam pemanfaatnannya. Salah satu waduk yang terletak di Jawa Tengah, dimana salah satu fungsinya untuk melayani irigasi pertanian adalah waduk Cengklik.Waduk Cengklik melayani lahan irigasi seluas 1.578 ha dengan luas Daerah Aliran Sungai (DAS) sekitar 10.69 km2. Secara umum wilayah disekitar Waduk Cengklik beriklim tropis, dengan 2 musim yaitu penghujan dan kemarau, temperatur rata-rata 24Oc hingga 32Oc dan curah hujan tahunan rata-rata sebesar 1.470 mm. Menurunnya daya tampung air di waduk Cengklik secara lamping salah satunya dikarenakan terjadinya sedimentasi hebat yang diperkirakan saat ini mencapai 8,5 juta meter kubik tentunya mengakibatkan menurunnya daya tampung air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi kinerja tampungan waduk dalam memenuhi kebutuhan (demand) terhadap pelepasannya (release).
2. Redesain Ruas Jalan Raya Pungkruk - Mungkung Kabupaten Sragen STA 0+000 s/d 0+550 Rian Yuli Setiawan; Silvia Yulita Ratih; Luky Primantari
Surakarta Civil Engineering Review Vol 3 No 1 (2023): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan raya Pungkruk - Mungkung Kabupaten Sragen sejak tahun 1998 sampai dengan tahun 2021 pernah terendam air sungai beberapa kali. Bahkan di tahun 2010, jalan terendam air kurang lebih 70 cm sehingga jalan tidak dapat di lalui oleh kendaraan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan tindakan yang sesuai, salah satunya adalah redesain atau perencanaan ulang utamanya pada ruas jalan yang sering terendam air yaitu pada Sta 0+000 sampai dengan 0+550. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode studi kasus yaitu studi dengan melakukan pengujian secara rinci terhadap satu latar atau satu orang subjek atau satu tempat penyimpanan dokumen atau satu peristiwa tertent. Dari hasil analisis didapat bahwa factor-faktor yang mempengaruhi kerusakan Jalan Ruas Jalan Raya Pungkruk - Mungkung Kabupaten Sragen adalah ketinggian jalan mulai dari STA 0+000 s/d 0+550 lebih rendah mengakibatkan jalan mudah rusak karena terendam air hujan dan luapan air sungai mungkung. Tebal perkerasan yang sesuai dengan Redesain Ruas Jalan Raya Pungkruk - Mungkung Kabupaten Sragen STA 0+000 s/d 0+550 adalah 200 cm diatas permukaan jalan lama dan dibuat talud jalan untuk menahan tebal perkerasan jalan yang baru. Kata kunci : Redesain Jalan
Evaluasi Saluran Drainase pada Jalan Soegijapranata Kabupaten Ngawi Jawa Tengah Diki Andrian; Nina Pebriana; Luky Primantari
Surakarta Civil Engineering Review Vol 3 No 2 (2023): Surakarta Civil Engineering Review (SCER)
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan saluran drainase drainase pada jalan Segijapranata, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur yang merupakan akses cukup penting kendaraan untuk menuju kabupaten Ngawi perlu mendapatkan perhatian yang serius. Banjir disepanjang jalan Soegipranata membuat setiap tahunnya pada musim penghujan selalu tergenang air. Hal ini menimbulkan permasalahan lingkungan pemukiman, prasarana transportasi dan prasarana umum lainnya sehingga dapat menimbulkan terganggunya kegiatan perekonomian dan kenyamanan pengguna jalan. Penelitian ini menggunakan data curah hujan Kabupaten Ngawi, dengan menggunakan data curah hujan 10 tahun terakhir, yang dipertoleh dari Badan Pusat StatistiK Kabupaten Ngawi, sementara data lain diperoleh dari survey di lapangan. Selanjutnya untuk pengelolahan data menggunakan metode mononobe untuk menganalisis intensitas curah hujan. Metode rasional digunakan untuk menganalisis debit banjir rencana, sedangkan analisis dimensi saluran menggunakan rumus manning. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh dimensi saluran drainase eksisting kanan B= 0,30m m dan H = 0,45 m dan dimensi saluran eksesting kiri B= 0,45 m dan H = 0,55 m sehingga didapatlah debit drainase eksisting kanan 0,344m3/detik dan debit drainase eksisting kiri 0,835m3/detik. Maka direncanakan penampang saluran berbentuk persegi panjang (B = 0,80 m, H = 0,55 m) dan tinggi jagaan = 0,11cm. Untuk analisis saluran yang ramah ligkungan dan ekonomis dilakukan juga perhitungan perencanaan dimensi.Kata kunci : Evaluasi, Drainase , Debit Rencana, Kapasitas Saluran
Analisis Indeks Kinerja Waktu pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi Nur Kholis; Silvia Yulia Ratih; Luky Primantari
Surakarta Civil Engineering Review Vol 4 No 1 (2024): Surakarta Civil Engineering Review (SCER)
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPelaksanaan proyek konstruksi memerlukan pengaturan yang baik supayadapat mencapai tujuan yang telah direncanakan. Ketepatan biaya, waktu dan mutu sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu proyek, Pengendalian waktu dilakukan agar tidak terjadi penyimpangan terhadap jadwal rencana sehingga mengalami keterlambatan. Salah satu metode untuk pengendalian waktu adalah Metode Konsep Nilai Hasil (Earned Value Concept). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Objek penelitian proyek gedung di Boyolali yang bertujuan untuk mengetahui indeks kinerja waktu. Data penelitian ini menggunakan data laporan mingguan dari periode minggu ke-1 sampai periode minggu ke-25 dengan total durasi pekerjaan 33 minggu. Dari hasil analisis pada minggu ke-25 nilai BCWP (Budget Cost Work Performance) sebesar Rp 5.224.871.328, dan nilai BCWS (Budget Cost Work Shcedule) sebesar Rp 6.326.290.876. Pada akhir peninjuan di minggu ke-25 kinerja jadwal proyek atau SPI (Schedule Performance Indeks) sebesar 0,347 (<1) lebih kecil dari 1, menunjukkan bahwa waktu pelaksanaan terlambat dari jadwal yang direncanakan, pekerjaan baru selesai sebesar 52,486% dari rencana awal proyek yang direncanakan sebesar 63,549%. Terindikasi proyek mengalami keterlambatan jadwal.Kata Kunci: kinerja, jadwal, konstruksi