Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Efektivitas Pengaplikasian Air Kelapa Dan Berbagai Jenis Media Tanam Terhadap Produksi Microgreen Tanaman Sawi (Brassica juncea L.): Effect of The Application of Coconut Water and Various Types of Planting Media on The Production of Microgreen Mustard Plants Ramli Ramli; Jati Nurcholis; Alfisyah Ramadhani
Jurnal Agrisistem Vol. 19 No. 1 (2023): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v19i1.270

Abstract

Microgreen merupakan tanaman muda yang dipanen dan dikonsumsi pada masa awal penanaman sekitar 7-21 hari tergantung dari tanaman yang di tanam. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaplikasian air kelapa dan berbagai jenis media tanam terhadap produksi microgreen tanaman sawi dan untuk mengetahui pengaplikasian air kelapa serta media tanam yang terbaik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – Juli 2022 di ruang penyapihan kampus I Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Kajian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 8 perlakuan dan 4 ulangan dengan masing-masing perlakuan tiap ulangan terdapat 10 sampel tanaman. Perlakuan Air kelapa dan media tanam cocopeat memberikan hasil terbaik diantara semua perlakuan.
Analisis Korelasi Terhadap Produksi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Dan Pemupukan NPK: Correlation Analysis Of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq.) Production And NPK Fertilization Rossy Mirasari; Puspita, Puspita; Ramli, Ramli
Jurnal Agrisistem Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v19i2.297

Abstract

Ketersediaan unsur hara dapat mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan produksi tanaman. Pupuk NPK merupakan salah satu jenis pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat korelasi linier pada produksi kelapa sawit dalam bentuk tandan buah segar (TBS) dengan pemupukan NPK. Metode penelitian yang dilakukan yaitu deskriptif kuantitatif, dengan mengumpulkan data sekunder produksi tandan buah segar dan jumlah pemupukan NPK dari perusahaan perkebunan sawit, dan melakukan analisis korelasi Pearson antara produksi tandan buah segar dengan pemupukan NPK. Dari hasil perhitungan korelasi Pearson antara produksi TBS dengan pemupukan NPK didapatkan nilai 0,938 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan dengan tingkat koefisien korelasi sangat kuat dan bersifat positif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pemberian pupuk NPK maka produksi TBS juga semakin meningkat.
Aplikasi Pupuk Organik Biosaka dan NPK Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Padi (Oryza sativa L.) : Application of Biosaka and NPK Organic Fertilizer to Increase the Growth of Rice Plants (Oryza sativa L.) Ramli; Ramli, Ahmadi; Adirianto, Bayu; Rachmat, Rachmat
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i1.318

Abstract

Budidaya tanaman padi banyak menggunakan pupuk anorganik dan penggunaan pestisida yang terus menerus sehingga dapat berdampak negatif pada produksi padi yang merupakan makanan pokok di Indonesia. Penggunaan pupuk kimia sintetik yang terus-menerus pada budidaya padi dan sisa panen dikeluarkan dari lahan mengakibatkan kandungan bahan organik tanah rendah. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis pengaruh pupuk organik biosaka terhadap peningkatkan pertumbuhan tanaman padi. Untuk menganalisis interaksi pupuk organik biosaka dan pupuk anorganik terhadap peningkatkan pertumbuhan tanaman padi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak terpisah yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama dijadikan sebagai petak utama adalah anorganik yaitu anorganik 0% (P0), anorganik 25% (P1) dan anorganik 50% (P2), dan faktor kedua dijadikan sebagai anak petak adalah biosaka, biosaka 20 ml(C1), biosaka 40ml (C2), dan biosaka 60ml (C3). Kedua faktor tersebut dikombinasikan sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan diulang empat kali sehingga terdapat 36 perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan jika sangat berpengaruhi nyata maka dilakukan uji lanjut BNT 0,05. Hasil menunjukkan perlakuan pemberian pupuk anorganik 50% memberikan respon tinggi tanaman tertinggi yaitu 96 cm dan pemberian dosis biosaka 50 ml (c2) memberikan jumlah anakan terbanyak yaitu 19,26 batang.Terdapat interaksi pupuk organik biosaka dan pupuk anorganik terhadap peningkatkan pertumbuhan tanaman padi. Kata kunci : Biosaka, padi
Efektivitas Pupuk Organik Eco Farming terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Padi (Oryza sativa L.): Effectiveness Of Eco Farming Organic Fertilizer On The Growth And Production Of Rice (Oryza sativa L.) Rizal, Muhammad; Ramli, Ramli; Nita Rianti Parawansa, Ismaya; Pannyiwi, Tenri; Purwanto, Benang
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i1.322

Abstract

Eco Farming adalah pupuk atau nutrisi berbahan organik super aktif yang sudah mengandung unsur hara lengkap sesuai kebutuhan tanaman juga dilengkapi dengan bakteri positif yang akan menjadi biokatalisator dalam proses memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia dalam rangka mengembalikan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pupuk organik eco farming terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret – Juli 2022 di lahan kampus Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode kajian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok, yang terdiri dari 3 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan penggunaan eco farming 50 ml 15 L-1 memberikan pengaruh yang terbaik di banding perlakuan lainnya.
Aplikasi Pengolahan Bubuk Cabai Merah (Capsicum Annum L.) Dengan Penambahan Daun Jeruk Di Kelompok Wanita Tani (KWT) Berkah: Application of Red Chili Powder Processing (Capsicum Annum L.) In the Peasant Women Group (KWT) Berkah Sukarsih, Sri Endang; Ramli; Hafipah, Ekasari
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i2.328

Abstract

Cabai merah memiliki peluang pasar yang besar, namun pada saat panen raya produksi meningkat dan harga menurun. Diperlukan kajian untuk pengolahan hasil produksi cabai merah. Tujuannya, untuk mengaplikasikan pengolahan bubuk cabai merah dengan penambahan daun jeruk dan mengetahui peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Metode kajian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan. Parameter yang diamati adalah tekstur, aroma, rasa dan warna. Hasil kajian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik yaitu P2 dengan nilai rata-rata pada tekstur 3.33, aroma 3.22, rasa 3.42, dan warna 3,51
Marketing Strategy for Processed Coffee at Kahayya II Farmer Group in Kindang District, Bulukumba Regency Pundising, Rudy Immanuel; Ramli, Ramli; Sukarsih, Sri Endang; Junaidi, Junaidi; Ramadhani, Andi Nurul Amalia; Samaria, Samaria
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 4 No. 02 (2024): VOLUME 04, NOMOR 02, DESEMBER 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v4i02.800

Abstract

Coffee has a vital role in Indonesia's economic activities. Kahayya coffee is an ancestral heritage from the wilderness of Kahayya Village. In several lines of coffee production centers, farmers and farmer groups in Kahayya sell raw coffee and generally sell their production to intermediary traders at relatively low prices. This is one of the reasons why the price obtained could be more optimal. Also, farmers consider it an advantage because their agricultural products are quickly sold and do not need to incur costs for the distribution process, namely transportation to the market. The results showed that Kahayya Coffee Marketing still needs to be optimal; many farmers still sell at low prices due to the limited ability of farmers to analyze competitor price information. The strategy is to conduct a market survey by visiting Kahayya Coffee's salesplaces, such as coffee shops or other cafes. The purpose of conducting this research is also to find out the price sold in the market, whether it shows profit or even harms farmers. One of the strategies is the existence of a cafe in Kahayya. Nature tourism facilitates farmers' marketing because when visitors go to Kahayya, they can enjoy Kahayya coffee while enjoying the tourist attractions in Kahayya.
Pemanfaatan Bakteri Fotosintetik Dan Asap Cair Dalam Formulasi Pupuk Hayati Untuk Meningkatkan Produksi Jagung Pulut (Zea Mays Ceratina) : Utilization of Photosynthetic Bacteria and Liquid Smoke in Biofertilizer Formulation to Increase Glutinous Corn Production (Zea Mays Ceratina) ramli, ahmadi; Ramli; Aimanah, Ummu; Rachmat
Jurnal Agrisistem Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v21i1.496

Abstract

Penggunaan pupuk kimia dan pestisida dalam budidaya jagung pulut (Zea mays ceratina) masih menjadi praktik umum yang memberikan hasil jangka pendek, namun berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pemupukan dan pengendalian hama berbasis ramah lingkungan melalui pendekatan hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kombinasi bakteri fotosintetik (Photosynthetic Bacteria/PSB) dan asap cair sebagai pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produksi jagung pulut. PSB merupakan bakteri autotrofik yang mampu mengubah bahan organik menjadi asam amino dan senyawa aktif biologis yang bermanfaat bagi tanaman. Sementara itu, asap cair yang berasal dari pirolisis bahan organik seperti sekam padi dan serbuk gergaji, terbukti efektif sebagai pestisida nabati yang mampu menekan serangan hama secara signifikan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan alternatif teknologi pertanian yang berkelanjutan, meningkatkan produktivitas jagung pulut, serta mengurangi ketergantungan petani terhadap input pertanian berbasis kimia. Hasil yang diperoleh dari kombinasi perlakuan ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan, bobot tongkol, dan ketahanan tanaman terhadap serangan organisme pengganggu.
Distribution areas of quarantine plant pest organisms of the fruit fly Bactrocera musae (Diptera: Tephritidae) in South Sulawesi, Indonesia Junaidi, Junaidi; Gassa, Ahdin; Ramli, Ramli; Patandjengi, Baharuddin
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 26 No. 1 (2026): MARCH, JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA: JOURNAL OF TROPICAL PLANT PE
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhptt.12668-77

Abstract

Bactrocera musae is one of the most damaging fruit fly species affecting tropical fruit crops, particularly bananas. In Indonesia, this species is classified as an A2 Quarantine Plant Pest due to its economic impact and potential to spread into key production and export regions. However, updated information on its spatial distribution in South Sulawesi remains limited. This study aimed to map the occurrence and distribution of B. musae through field surveillance. Fruit fly specimens were collected using traps baited with methyl eugenol and installed across selected survey locations representing fruit-producing areas. Morphological identification was performed using standard taxonomic keys for Bactrocera species. The survey results confirmed that the distribution of B. musae in South Sulawesi is relatively extensive. The pest was detected in Makassar City and the regencies of Gowa, Takalar, Jeneponto, Bulukumba, Bantaeng, Sinjai, and Bone. These areas are characterized by the presence of tropical fruit crops, including banana, mango, guava, and papaya, which may serve as suitable host plants and support population establishment. The confirmed presence of B. musae in multiple regions indicates the need for strengthened surveillance, early detection programs, and quarantine measures. The findings of this research provide important baseline data for future pest risk analysis and policy development, particularly regarding pest status determination and preventive actions in South Sulawesi and other vulnerable regions. Further studies on population ecology, host interactions, and management strategies are recommended to support more effective control efforts.
Ekstrak pati biji alpukat sebagai edible coating pada buah tomat (Solanum lycopersicum L.) Nurcholis, Jati; Magfira, Ultapri Ultapri; Adiputra, Rachmat; Ramli, Ramli; Aimanah, Ummu
COMPOSITE : Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v8i1.953

Abstract

Abstract belum tersedia.