Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI TERNAK LELE UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DI KAMPUNG MEDOKAN SEMAMPIR SURABAYA Aryansyah Putra Budi Utomo; Widodo Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat di tengah pandemi sangat dibutuhkan, apalagi perekonomian di Indonesia terkena dampak sehingga mengalami penurunan. Adanya program pemberdayaan diharapkan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Salah satu program yang dilakukan pemerintah yakni pemberdayaan masyarakat melalui ternak lele, namun apakah pemberdayaan masyarakat melalui ternak lele efektif dilakukan untuk meningkatkan pendapatan di kampung Medokan Semampir Surabaya. Pada penelitian ini, akan menjelaskan mengenai efektivitas pemberdayaan masyarakat melalui ternak lele untuk meningkatkan pendapatan. Jenis penelitian ini yakni penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yakni pengawas dari DKPP, Ketua KWT Sumber Rejeki, Pengurus harian, dan masyarakat sekitar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian, pemberdayaan masyarakat melalui ternak lele cukup efektif, dikarenakan masyarakat memiliki antusias yang tinggi dan menjunjung kesetaraan dalam proses pemberdayaan, sehingga hasil pemberdayaan yang didapatkan mampu memberikan tambahan bagi pendapatan masyarakat.
STRATEGI PEMBELAJARAN PARTISIPATIF DALAM MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHA MASYARAKAT MELALUI PENDIDIKAN KECAKAPAN WIRAUSAHA (PKW) BARBERSHOP DI UPTD SPNF SKB SIDOARJO Siti Luthfia Nurdianti Putri; Widodo Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis data : a) Strategi pembelajaran partisipatif pada program PKW Barbershop, b) Pertumbuhan jiwa wirausaha masyarakat melalui program PKW Barbershop, c) Faktor pendukung penerapan strategi pembelajaran partisipatif dalam menumbuhkan jiwa wirausaha masyarakat melalui program PKW Barbershop, d) Faktor penghambat penerapan strategi pembelajaran partisipatif dalam menumbuhkan jiwa wirausaha masyarakat melalui program PKW Barbershop. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dengan model Miles dan Huberman dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa strategi pembelajaran partisipatif dalam menumbuhkan jiwa wirausaha masyarakat melalui program PKW Barbershop di UPTD SPNF SKB Sidoarjo meliputi : 1) Tahap perencanaan, berupa identifikasi kebutuhan belajar masyarakat, rekruitmen instruktur dan pelatih yang berkompeten dalam bidang barbershop, serta rekruitmen calon peserta program PKW Barbershop, 2) Tahap pelaksanaan, adanya keterlibatan antara peserta pelatihan dengan instruktur dan pelatih serta dengan peserta pelatihan lainnya sehingga tercipta iklim yang kondusif dalam belajar, 3) Tahap evaluasi, dilaksanakan penilaian proses dan penilaian hasil. Dari ketiga tahapan pembelajaran partisipatif akan berpengaruh pada output peserta pelatihan berupa sikap kewirausahaan, kemudian outcome peserta pelatihan setelah mengikuti program PKW Barbershop dapat berwirausaha barbershop secara mandiri untuk dapat mensejahterakan perekonomian keluarganya.
UPAYA MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN WIRAUSAHA MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PKW PELATIHAN TATA RIAS (MUA) DI SKB SIDOARJO Faisnatul Choirun Nisak; Widodo Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya menumbuhkan kemandirian wirausaha masyarakat melalui pelaksanaan program pendidikan kecakapan wirausaha pelatihan tata rias. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah koleksi data, reduksi data, display data, dan verifikasi. Sedangkan uji keabsahan data peneliti menggunakan uji kredibilitas yaitu menggunakan triangulasi dan bahan referensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya menumbuhkan kemandirian wirausaha masyarakat melalui pelatihan tata rias berjalan dengan baik, hal itu dapat dilihat dari selesainya tahapan di setiap komponen penyelenggaraan program pendidikan kecakapan wirausaha yaitu 1). Identifikasi peluang usaha dan peserta didik 2). Pembelajaran ketrampilan dan kewirausahaan 3). Evaluasi hasil belajar 4). Pendampingan dan perintisan usaha. Sedangkan peningkatan kemandirian dapat dilihat dari beberapa indikator, antara lain : memiliki rasa tanggung jawab, tidak bergantung kepada orang lain, mampu memenuhi kebutuhan pokok minimal, memiliki etos kerja tinggi, disiplin, dan berani mengambil resiko.
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK TUTOR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KEJAR PAKET C DI UPTD SPNF SKB SIDOARJO Hilda Eryani; Widodo Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi pedagogik adalah kemampuan seorang tenaga pendidik yang berkaitan langsung dengan peserta didik. Motivasi belajar adalah dorongan dalam dan luar diri peserta didik yang menimbulkan kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar sehingga tujuan yang dikehendaki subjek belajar dapat tercapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik tutor terhadap motivasi belajar peserta didik program kejar paket C di UPTD SPNF SKB Sidoarjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan penelitian korelasional. Jumlah responden adalah 33 peserta didik. Metode pengumpulan data yaitu angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan hasil nilai (3,334) > (2,034) dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian yaitu kompetensi pedagogik tutor berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik kejar paket C. Oleh karena itu, tutor harus meningkatkan kompetensi pedagogiknya agar dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
HUBUNGAN KOMPETENSI DENGAN KINERJA PAMONG BELAJAR PADA PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B DI SKB GRESIK Rio Prabandaru; Widodo Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pendidikan non formal dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya adalah kinerja pamong belajar selaku tenaga pendidik. Kinerja pamong belajar sendiri dipengaruhi oleh kompetensi yang dimiliki pamong belajar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara kompetensi dengan kinerja pamong belajar pada program pendidikan kesetaraan paket B di SKB Gresik. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel total karena terbatasnya populasi yang kurang dari 30. Dua variabel yang digunakan dalam peneitian ini adalah kompetensi pamong belajar sebagai variabel independen, dan variabel kinerja sebagai variabel dependen. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan jenis penelitian korelasional. Untuk teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket. Instrument penelitian menggunakan pengukuran penilaian dengan skala likert. Pengujian prasyarat analisis menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas untuk menguji angket penelitian. Uji normalitas dan uji korelasi rank spearman digunakan untuk menganalisis data penelitian. Setelah pengolahan data menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS (pengolah data statistik), diketahui nilai koefisien korelasi sebesar 0,678 dan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000. Dari hasil tersebut mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara variabel kompetensi yang dimiliki pamong belajar dengan kinerja pamong belajar pada program pendidikan kesetaraan paket B di SKB Gresik.
PENGARUH PENGELOLAAN TAMAN AGROWISATA TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA SAMBIBULU KECAMATAN TAMAN Nadhila Yusrina M.; Widodo Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Konsep Andragogi pada Program Kursus Menjahit untuk Meningkatkan Kompetensi Warga Belajar di UPT SKB Mojokerto Berlian Nurul Aini; Widodo Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan (1) implementasi konsep andragogi pada program kursus menjahit untuk meningkatkan kompetensi warga belajar (2) Faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi program kursus menjahit untuk meningkatkan kompetensi warga belajar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pengelola, instruktur, dan warga belajar yang mengikuti pelatihan kursus menjahit. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Data terkumpul akan dilakukan teknik analisis data Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi konsep andragogi berdasarkan Knowles sudah berjalan dengan baik karena tutor melibatkan warga belajar dalam praktek menjahit, seperti orang dewasa memiliki kebutuhan untuk mengetahui, konsep diri, pengalaman sebelumnya, kemauan untuk belajar, orang dewasa memiliki orientasi belajar, dan orang dewasa memiliki motivasi belajar. Konsep andragogi pada program kursus menjahit berpengaruh pada peningkatan hasil kompetensi warga belajar meliputi peningkatan pemahaman warga belajar mengenai materi-materi yang diberikan setelah mengikuti pelatihan. Perubahan sikap menjadi lebih bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. 2) Faktor pendukung adalah bakat, minat, alat menjahit yang lengkap serta ruangan yang nyaman. Kendala yang hadapi diantarannya ada warga belajar yang kurang serius dan berkonsentrasi, mengakibatkan perhatian warga belajar kurang sehingga tutor selalu mengingatkan.
STRATEGI ORANG TUA DALAM MENANAMKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN AL - HIKMAH DUSUN POLAMAN DESA PURWOJATI KECAMATAN NGORO KABUPATEN MOJOKERTO Rizqi Nur Fauziah; Widodo Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan Program Life Skill Menjahit Tingkat Dasar dalam Upaya Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Peserta Didik Kejar Paket C di UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Gresik Rohmatul Ummah; Widodo Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 12 No. 1 (2023): J+PLUS, Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Life Skill programme is determined by UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Gresik according to the learning needs of students, one of which is the basic level sewing Life Skill programme. This study aims to describe the management of the basic level sewing life skills programme in fostering the entrepreneurial spirit, and describe the supporting factors and inhibiting factors of the basic level sewing life skills programme. This research method uses a qualitative approach with descriptive methods at UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Gresik. Data collection techniques in this research use in-depth interview techniques, participatory observation, and documentation. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data display, and conclusion verification. The data validity criteria include internal validity (Credibility), external validity (Transferability), and dependability (Vaiability), objectivity (Confirmability). The results of this study are the management of the basic level sewing life skills program based on planning, organising, implementing, and supervising. However, there are several aspects that have not been implemented properly which affect the development of the basic level sewing life skills programme. Efforts to foster an entrepreneurial spirit in students can be seen through the learning process of the basic level sewing Life Skill programme which includes aspects of hard work, discipline, risk-taking, and creative and innovative
Entrepreneurship-Based Non-Formal Education Program Development Through Coaching Clinic Widodo Widodo; I Ketut Atmaja; Heru Siswanto; Arif Firmansyah; Ali Yusuf
Journal of Nonformal Education Vol. 10 No. 1 (2024): Community education and community empowerment
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jone.v10i1.1587

Abstract

The Community Learning Center (CLC) as a Non Formal Education (NFE) unit has the principles of 'from', 'by' and 'for' the community in management. CLC has an equality education Package program which is an alternative solution for affordable primary and secondary education services. Development of the NFE program at CLC based on entrepreneurship through coaching clinics with activities; delivery of material related to the NFE program and independence strategy, consulting on various problems faced by CLC, field visits to ensure the strategies chosen in developing the NFE program can be implemented properly, and building a shared commitment to developing the NFE program, so as to create self-reliance based CLC entrepreneurship. The objective of this research is to analyze the implementation of Package equality learning based on entrepreneurship in creating independence. This research uses descriptive qualitative, with data analisys; (1) data reduction through department-interviews, participant observation, documentation, (2) data display, (3) conclusions. As for checking the validity of the data to measure the degree of trust (credibility) with transferability and confirmability. The results of the study show changes in conducting entrepreneurship learning for Package students which are more contextual and emphasize hands-on practice. Entrepreneurship-based NFE program development carried out in CLC is carried out through 3 stages, namely (1) the stage of context analysis and identification of community learning needs in which there are problems and resources that can be used for learning. (2) The stage of managing entrepreneurship learning which includes planning, organizing, implementing, and supervising entrepreneurship learning programs. (3) The evaluation stage is carried out to find out the learning outcomes and processes. Learning outcomes through theory and performance exams during practical work, while process evaluation is carried out at each stage of implementing entrepreneurship learning. The conclusion is that the development of an entrepreneurship-based NFE program through a coaching clinic can provide changes in the management of culinary and barista entrepreneurship learning  as a program advantage in CLC. The novelty of this research is learning equality education packages combined with vocational skills which accelerate students' independence.